LARI ESTAFET

-
Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru memiliki ciri khas dalam menyajikan kebenaran firman TUHAN. Perjanjian Lama (PL) menyajikan dengan bentuk kisah (narasi), sedangkan Perjanjian Baru (PB) menyajikannya dalam pengajaran atau doktrin. Hal ini tidak menunjukkan pertentangan, tetapi justru menunjukkan hal yang sinkron.

Di dunia modern ini, sebagai orang-orang Kristen bisa saja kita memiliki pengetahuan yang begitu baik mengenai TUHAN, tapi belum tentu sudah mengalami TUHAN dalam kehidupan sehari-hari. Padahal firman yang kita dengar tidak cukup berhenti di mengetahui, tapi harus melakukan atau menghidupi firman itu.

Ibrani 11 adalah pasal yang unik. Kenapa? Karena sebagai pasal dalam PB-yang menyampaikan firman dalam bentuk pengajaran-, Ibrani 11 justru menyajikan kebenaran firman dalam bentuk narasi atau cerita; dan ayat 32 dengan jelas menyatakan bahwa kisah iman adalah suatu UNENDING STORY atau kisah yang tidak berakhir. Lalu, siapa yang melanjutkan kisah dari Nuh, Musa, Daud dan Ester? Jawabannya adalah, anda dan saya, orang-orang percaya! Kita-lah yang melanjutkan kisah iman yang tidak berakhir, sampai kedatangan Kristus yang kedua. Rajin ke gereja saja tidak berarti mengikuti firman TUHAN. Melainkan dalam segala dimensi atau peranan kehidupan kita, kita harus dapat MELANJUTKAN perjalanan iman para pendahulu kita.

Jika kita membahas Nuh, maka perintah-Nya untuk Nuh membangun bahtera di situasi alam yang belum pernah terjadi banjir akan terdengar aneh dan konyol. Malah mungkin kata “banjir” atau “air bah” adalah sesuatu yang sama sekali baru didengar oleh orang-orang pada zaman itu. Yang membuat lebih aneh lagi adalah, bahtera itu dibangun diatas gunung!

Bagaimana dengan kita? TUHAN memberi perintah “Kuduslah kamu sebab AKU kudus”. Untuk kita yang hidup di tengah dunia dimana korupsi, hidup tanpa moral dan hidup bebas semaunya dianggap wajar, bukankah ini terdengar aneh? Namun dari Nuh kita belajar 2 hal: i. Karena iman, maka Nuh taat dan ii. Karena iman, Nuh menghukum dunia dan menjadi pewaris janji Kerajaan ALLAH. Dalam terjemahan lain dikatakan: because of obedience by faith, Noah put the world in a wrong condition. Iman Nuh memposisikan dunia terlihat salah! Luar biasa!

Pastikan bahwa kita memiliki iman seperti Nuh, dan melanjutkan “Lari Estafet” iman para pendahulu kita, untuk menyatakan kemuliaan TUHAN dan menjalani hidup penuh makna.

*Disadur dari khotbah di Grand Chapel UPH 21 Oktober 2008*
 

--

Pemain Manchester United, Ryan Giggs, berhasil merebut penghargaan Golden Foot 2011. Giggs mendapatkan jumlah suara terbanyak mengalahkan sembilan nominasi lainnya.

Pemungutan suara dilakukan secara online di situs resmi Golden Foot. Giggs menerima hadiah berupa cetakan kaki emas dengan bintang dari berlian yang diserahkan oleh Pangeran Monako, Albert II di Monte Carlo, Senin (10/10) malam waktu setempat.

Sebagai bagian dari hadiahnya, Giggs akan memiliki cetakan kaki permanen di "Champions Promenade", Walk of Fame sepakbola internasional di Kerajaan Monaco. 

Nama pesepakbola Wales itu akan terpampang bersama pemenang di edisi-edisi sebelumnya seperti Roberto Baggio, Pavel Nedved, Andriy Shevchenko, Ronaldo, Alessandro Del Piero, Roberto Carlos, Ronaldinho dan Francesco Totti.

Giggs mengaku sangat terhormat bisa memenangi penghargaan ini. Penghormatan tak lupa disampaikannya untuk Sir Alex Ferguson yang telah membimbingnya selama 20 tahun membela MU.

"Dia keras tapi adil. Dia menuntut banyak dari para pemainnya seperti dia kepada dirinya sendiri," sahut Giggs saat penerima penghargaan itu. "Dia adalah manajer terbaik dan sungguh hebat memiliki dia di sana selama karierku."

Meskipun usianya kini telah mencapai 37 tahun, Giggs mengaku masih menikmati sepakbola bersama The Red Devils sehingga pensiun belum terlintas di pikirannya.

"Kehormatan besar bisa memenangi penghargaan ini dan mendapatkan cetakan kakiku bersama beberapa pemain terhebat adalah hal yang sangat istimewa," lanjut pemain yang beroperasi di sektor sayap itu.

"Aku sungguh beruntung bisa bermain bersama manajer-manajer hebat, bermain untuk manajer terhebat dan bermain untuk klub terbaik di dunia."

"Saat ini aku masih menikmati sepakbola jadi belum berpikir kapan aku akan berhenti tapi jika semuanya berakhir besok, aku bisa bilang aku sudah punya karier fantastis dan tak akan menukarnya dengan siapapun," demikian Giggs seperti diwartakan ManUtd.com.

Rival Giggs dalam penghargaan ini termasuk eks rekan se-timnya David Beckham. Nominasi lainnya adalah Gianluigi Buffon (Juventus/Italia), Didier Drogba (Chelsea/Pantai Gading), Samuel Eto'o (Anzhi/Kamerun), Iker Casillas (Real Madrid/Spanyol), Javier Zanetti (Inter Milan/ Argentina), Carles Puyol (Barcelona/Spanyol), Raul (Schalke/Spanyol) dan Xavi (Barcelona/Spanyol).

--

Sempat terpinggirkan dari skuad Chelsea, periode Frank Lampard di Stamford Bridge diisukan segera berakhir. Sang gelandang menepis itu semua dengan performanya di atas lapangan, lewat empat gol di dua laga.

Spekulasi soal masa depan Lampard dimulai saat dia mulai jarang jadi pemain starter dalam skuad Andre Villas-Boas. Dalam laga kontra Norwich City, Sunderland dan Manchester United sang gelandang harus puas jadi pemain pengganti.

Puncaknya adalah saat menjamu Swansea, di mana dia sama sekali tak dimainkan dan santer dikabarkan meninggalkan bench sebelum laga tuntas. Itu kemudian memunculkan isu tak sedap bahwa pesepakbola 33 tahun itu sudah tak terpakai lagi di skuad The Blues.

Namun Lampard membuktikan kalau dirinya masih jauh dari habis. Kalau tidak karena penalti di jelang berakhirnya laga, satu gol yang dibuat Lampard akan memenangkan Chelsea dalam lawatan ke Valencia di Liga Champions.

Dan malam tadi dia membuktikan kalau fisik dan ketajamannya masih sangat baik. Tiga gol dia persembahkan saat 'Si Biru' menghajar Bolton Wanderers dengan skor meyakinkan 5-1.

"Jika Anda terus bekerja keras maka hal baik akan datang pada Anda, dan saya pikir hal baik itu datang pada saya. Selalu memuaskan untuk bisa bermain dan menyenangkan untuk bisa berkontribusi," sahut Lampard di ESPNStar.

Trigol tersebut membuat Lampard sejauh ini sudah menyumbang 175 gol buat Chelsea di semua kompetisi sejak membela klub tersebut di musim 2001/02.

"Tim bermain sangat baik musim ini dan sepanjang waktu dan saya hanya ingin berkontribusi saat saya bermain. Menyenangkan bisa bermain bersama pemain hebat. Stubbs (Daniel Sturridge) menyediakan (assist) yang memudahkan saya di gol pertama."

"Saya merasa saya masih punya banyak yang tersisa di diri saya dan saya hanya ingin menjadi bagian sukses tim ini dan menjalani musim yang bagus," tuntas Lampard.

--

Pablo Daniel Osvaldo mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Cesare Prandelli yang sudah memanggilnya ke tim nasional Italia. Penyerang AS Roma ini juga membela diri soal status kewarganegaraannya.

Prandelli memasukkan Osvaldo ke skuad yang disiapkan untuk laga kualifikasi Piala Eropa 2012 melawan Serbia dan Irlandia Utara. Osvaldo dipanggil karena Mario Balotelli dan Giampaolo Pazzini mengalami cedera.

"Saya sangat bahagia bisa ada di sini untuk pertama kalinya dan saya masih melihat ke sekeliling dengan perasaan tak percaya," girang Osvaldo kepada La Gazzetta dello Sport.

"Saya ingin berterima kasih kepada Prandelli atas kepercayaannya kepada saya. Memang benar saya ada di sini karena krisis cedera, tapi saya masih menganggap penting bahwa diri saya ada di dalam pikiran pelatih," katanya.

Osvaldo tak mau terlalu memusingkan apakah dirinya nanti akan ikut dimasukkan ke skuad Piala Eropa 2012 yang dibawa ke Polandia dan Ukraina. Baginya, bisa dipanggil ke timnas senior saja sudah menyenangkan.

"Masih terlalu dini untuk mengatakan apakah saya akan jadi bagian skuad Piala Eropa 2012. Sekarang rasanya seperti mimpi ada di sini," tutur Osvaldo.

Mantan pemain Espanyol ini juga menanggapi komentar sejumlah pihak yang menilainya tak pantas membela Gli Azzurri karena dirinya lahir di Argentina dan bukan orang Italia asli.

"Kritik dari para politikus sungguh konyol. Saya punya istri Italia, anak-anak Italia, dan keluarga Italia dan saya juga main di Seri A," ujar Osvaldo.

"Selain itu, saya juga sudah menyanyikan lagu kebangsaan untuk tim nasional U-21. Tak akan masalah kalau saya menghadapi Argentina di masa depan karena itu berarti saya akan jadi bagian tim nasional Italia," simpulnya.

Italia sudah lolos ke putaran final Piala Eropa 2012. Mereka akan melakoni laga terakhir di babak kualifikasi dengan menjamu Irlandia Utara di Pescara, Rabu (12/10/2011) dinihari WIB.

-

Kiper Birmingham Ben Foster tampil gemilang saat mengantar timnya mengatasi Chelsea. Namun ada sebuah ironi tersimpan di balik kiper yang disebut "beraksi layaknya Gordon Banks" ini. 

Lee Bowyer memang pencetak gol tunggal kemenangan Birmingham 1-0 atas Chelsea, Sabtu (20/11/2010) malam WIB. Meski begitu jangan lupakan pula jasa Ben Foster. 

Aksi gemilang kiper nasional Inggris itu menggagalkan peluang-peluang matang yang dimiliki oleh tim asuhan Carlo Ancelotti. Data dari Soccernet menunjukkan bahwa Chelsea melakukan sembilan shots on goal dan Birmingham melakukan sembilan penyelamatan. 

Aksi Foster membuatnya mendapatkan pujian selangit. "Lihatlah, salah satu penyelamatan dia seperti penyelamatan yang dilakukan (kiper timnas Inggris) Gordon Banks terhadap serbuan yang dilakukan Pele," ujar manajer Birmingham Alex McLeish seperti dikutip dari SkySports. 

Aksi yang dimaksud McLeish adalah ketika sang shot stopper menghentikan tandukan Didier Drogba. Hal itu dinilai mirip dengan penyelamatan Banks di Piala Dunia 1970 saat Inggris menghadapi Brasil. 

"Saya selalu mengatakan bahwa seorang kiper adalah yang terpenting. Dia bisa membawamu menjadi juara, memberikan poin penuh, menyelamatkan poin, atau menjaga tim Anda untuk tetap bertahan di kompetisi," tandas McLeish dikutip dari ESPN. 

Namun di balik itu ada ironi yang tersimpan. Seperti kebanyakan kiper timnas Inggris yang lainnya, Foster juga diterpa kritik. Ini terkait dengan kekalahan The Three Lions 1-2 dari Prancis dalam laga persahabatan tengah pekan lalu. 

Soal ini, McLeish pasang badan membela mantan pemain Manchester United itu. "Ben melakukan segalanya dengan sangat luar biasa. Saya pikir kritikan yang ditujukan padanya saat membela Inggris sedikit menyakitkan. Hari ini Ben melakukan sejumlah penyelamaatan luar biasa dan dia telah berada di performa puncak sejak dia bergabung di sini," tukas sang manajer. 

Benjamin Anthony Foster lahir pada 3 April 1983. Ia memulai karir seniornya di Racing Club Warwick apda tahun 2000. Setelah hilir mudik memperkuat klub-klub semenjana, ia bergabung dengan Manchester United tahun 2005. 

Selama lima tahun dikontrak The Red Devils, Foster sempat dipinjamkan ke Watford pada tahun 2005 hingga 2007. Ketika memperkuat MU, Foster sempat diberitakan terlibat adu mulut dengan manajer Sir Alex Ferguson pasca laga melawan Sunderland, Oktober tahun lalu. 

Pertengahan tahun 2010 Foster mendarat di Birmingham dan dia diikat kontrak selama tiga tahun.

--

Musim lalu Michael Essien tak bisa sering ambil bagian di skuad Chelsea akibat cedera. Seiring dengan mulai kembalinya performa Essien musim ini, Carlo Ancelotti pun merasa senang.

Gangguan cedera lutut di akhir tahun lalu membuat Essien harus mendekam hingga penghujung musim 2009/2010. Alhasil dua turnamen besar Piala Dunia dan Piala Afrika pun dilewati gelandang 28 tahun itu.

Total musim lalu Essien hanya mengoleksi 21 penampilan dan empat gol di seluruh kompetisi yang diikuti The Blues. Sebuah jumlah yang minim mengingat dalam lima musim terakhir ia adalah pilar utama tim.

Kini Essien perlahan tapi pasti mulai mengembalikan performanya. Ia sendiri sudah memutuskan untuk rehat sementara dari timnas Ghana demi berkonsentrasi pada hal itu.

Hasilnya pun terlihat saat Essien jadi bintang kemenangan Chelsea pada partai keempatnya di Liga Inggris musim ini. Dwigol pertama 'Si Bison' membawa Chelsea menang 3-1 dan menguasai puncak klasemen dengan nilai sempurna.

Hal yang disambut suka cita oleh Ancelotti yang tentunya sangat membutuhkan "tenaga besar" Essien di lini tengah. Apalagi Chelsea punya beban mempertahankan dua gelar yang direbut musim lalu serta target trofi Liga Champions pertamanya.

"Kami kehilangan Essien musim lalu karena dia adalah salah satu gelandang top di dunia. Kami senang dia kembali dan kami harap dia bisa mempertahankan level permainannya," girang Ancelotti di situs resmi klub.

"Sekarang dia sudah fit. Kami harus memperhatikannya karena ia sudah bermain di seluruh game sejak awal musim, dia mencetak gol hari ini dan dia seorang pelompat yang fantastis. Saya harap dia bisa mempertahankan kondisinya selama mungkin," demikian Ancelotti.

-

Didier Drogba tampil luar biasa saat Chelsea menggilas Wigan Athletic, dengan mencetak hat-trick. Bukan dalam urusan gol melainkan assist.

Chelsea menang besar enam gol tanpa balas saat dijamu Wigan, Minggu (22/8/2010) dinihari WIB. Florent Malouda membuka pesta gol, disusul masing-masing dua gol dari Nicolas Anelka dan Salomon Kalou, sebelum Yossi Benayoun menutupnya.

Tak ada nama Drogba di sana, tapi topskorer Liga Primer musim lalu tersebut tetap menunjukkan kilaunya dengan membuat tiga assist untuk rekan-rekannya dalam pesta gol itu.

Kian luar biasa untuk Drogba jika menilik kemenangan 6-0 Chelsea lainnya di laga pembuka Premiership menghadapi West Bromwich Albion, pekan lalu. Saat itu si bomber asal Pantai Gading membuat tiga gol untuk 'Si Biru'.

Lebih jauh lagi, dalam laga terakhir Chelsea di Liga Primer musim lalu pun Drogba mencetak tiga gol untuk timnya. Saat itu Chelsea menang besar 8-0 atas Wigan yang baru saja dilibas.

Dengan torehan tersebut Drogba bak membuktikan kalau dirinya bukan hanya punya naluri tajam bikin gol tapi juga mampu membuat peluang untuk rekan setimnya.

--

Branislav Ivanovic akhirnya menemukan kestabilan di Chelsea. Permainan yang baik dan konsisten membuat bek Serbia itu memperoleh tempat reguler di tim pertama Carlo Ancelotti.

Mulai berseragam The Blues di musim panas 2008, Ivanovic tidak mendapat banyak kesempatan main, baik sebagai bek kanan maupun bek tengah, dua posisi yang bisa ia jalankan. Total ia cuma kebagian 26 pertandingan di semua pertandingan, 16 di antaranya di Premier League, dan cuma 11 kali sebagai starter.

Ia mulai menemukan tempatnya menjelang akhir musim lalu. Dua gol yang dia cetak ketika Chelsea mengalahkan Liverpool di babak perempatfinal Liga Champions membuat manajer Guus Hiddink menjadikannya pemain inti sampai musim selesai. Fans pun mulai menyukainya.

Ivanovic beruntung, di musim ini Ancelotti tetap memberi perhatian pada permainannya. Ditambah Jose Bosingwa cedera, pemain 26 tahun ini berhasil "menguasai" posisi bek kanan, sekaligus memenangi persaingan interen dengan bek kawakan Portugal Paulo Ferreira dan defender gaek Brasil Juliano Belletti.

Di musim ini Ivanovic sudah bermain 22 kali, 20 di antaranya dari menit pertama. Ia juga menorehkan gol pertamanya di level Premiership saat membantu Chelsea mengungguli Bolton Wanderers 4-0 di Reebok Stadium pada 31 Oktober 2009.

Ivanovic mungkin akan bersaing lagi dengan Bosingwa jika pemain Portugal itu pulih dan siap kembali merumput. Tapi sampai sebelum itu terjadi, bahkan Joe Cole pun sudah memberinya penilaian yang sangat tinggi.

"Dia fantastis. Saya pikir, jujur saja, dia sudah menjadi Player of the Year kami," puji gelandang serang Inggris itu untuk Ivanovic. ( a2s / key ) 

--

Bersama dua klub berbeda Jose Mourinho sudah memenangi dua trofi Liga Champions. Pelatih asal Portugal itu belum puas, karena dia menargetkan meraih titel ketiga bersama klub yang berbeda.

Penaklukan Mourinho terhadap Eropa dengan memenangi Liga Champions dimulai saat dia masih membela FC Porto di tahun 2004. Dua tahun lalu dia mengulang sukses serupa dengan mengantar Inter Milan menjadi kampiun Eropa.

Dua sukses besar tersebut melambungkan Mourinho sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia saat ini. Kondisi yang tak cukup memuaskannya karena dia punya target lain untuk kembali diraih, yakni memenangi Liga Champions untuk kali ketiga bersama klub berbeda.

"Saya ingin memenangi Liga Champions ketiga saya bersama tim ketiga dan di sinilah jalan saya, nama saya akan memiliki tempat yang khusus di sepakbola. Saya akan melakukannya," sahut Mourinho penuh percaya diri.

Peluang Mourinho meraih trofi Liga Champions untuk kali ketiga memang terbuka lebar bersama Real Madrid. Mourinho punya bekal yang kebih dari cukup mengingat El Real memiliki skuad sangat baik.

"Tidak rumit mengantur tim ini. Apakah mereka menghormati saya? Mereka (pemain) melihat diri mereka sendiri sebagai sebuah ikon sepakbola dan mereka melihat ke saya juga sebagai sebuah ikon. Saya sama seperti mereka," lanjut Mourinho dalam wawancaranya dengan sebuah koran Turki dan diberitakan Marca.

"Sangat mudah mengatur tim jika Anda adalah seorang ikon sepakbola. Tak ada perbedaan status antara Anda dan mereka (pemain)," tuntas dia.

--

Klub ambisius Anzhi Makhachkala tampaknya belum akan berhenti berburu pemain-pemain top. Kini klub liga Rusia itu membidik Nicolas Anelka, Robin van Persie, dan Neymar.

Setelah diakuisisi oleh Suleyman Kerimov pada awal tahun ini, Anzhi langsung menggeliat di bursa transfer. Setelah mendatangkan Roberto Carlos, mereka juga sukses memboyong Samuel Eto'o dan Yuri Zhirkov.

Dengan kekuatan finansial yang luar biasa, klub yang berbasis di Republik Dagestan itu membidik bintang-bintang lainnya. Tak tanggung-tanggung, tiga penyerang top masuk daftar incaran mereka.

"Anelka bukan satu-satunya pemain. Nene dari PSG dan Van Persie dari Arsenal adalah pemain-pemain yang akan menyusul. Dan Neymar? Saya sudah bicara padanya," ungkap Carlos, yang kini merangkap jabatan pelatih, kepada Canal Football Club.

"Kalau Real (Madrid), Barca, atau Manchester United tak membayar biaya transfer, maka kami yang akan membayarnya. Suleyman Kerimov bisa menawarkan apa yang dia mau," tambah mantan bek timnas Brasil ini.

Carlos menjelaskan bahwa klubnya saat ini tengah menapaki jalan untuk menjadi klub papan atas Eropa, seperti halnya Real dan Barca. Sebagai langkah awal, mereka mengumpulkan para pemain top.

"Kami ingin membuat klub sekaliber Real atau Barca. Kami memiliki potensi untuk punya tim kuat. Kami sudah jadi tim terbaik di Rusia dan saya serius saat mengatakan itu," pungkasnya.

--

Setelah dihantam cedera panjang musim lalu, Kaka perlahan mulai kembali menunjukkan performa terbaiknya. Atas kebangkitan tersebut, mantan pemain terbaik dunia itu berterima kasih pada Jose Mourinho.

Sejak dibeli dengan mahal dari AC Milan di tahun 2009, Kaka lebih banyak jadi penghangat bangku cadangan Santiago Bernabeu. Sempat absen panjang pasca operasi plus beberapa cedera ringan yang didapat membuat dia jarang dapat jatah bermain dari Mourinho.

Awal musim 2011/12 menjadi semacam kebangkitan kembali gelandang asal Brasil itu. Beberapa kali dimainkan, Kaka memberi kontribusi besar buat El Real. Keberhasilan untuk kembali bangkit usai musim menjalani musim yang berat disebut Kaka banyak terbantu oleh Mourinho.

"Mourinho bisa saja mendepak saya tapi dia melakukan yang sebaliknya, dia mendukung dan menolong saya," sahut Kaka di TheSun.

"Presiden (Florentino Perez) bertanya pada saya masalah apa yang saya hadapi di sini dan saya katakan padanya kalau masalahnya adalah saya. Mourinho dan Perez bilang kalau mereka ingin saya bertahan dan saya akan mencoba untuk memastikan semuanya berjalan lancar. Saya berutang pada mereka dan pada Real Madrid," lanjut pesepakbola 29 tahun itu.

Kaka sudah dimainkan enam kali di ajang La Liga musim ini, dengan empat di antaranya menjadi starter. Dalam kesempatan tersebut dia berhasil membuat dua gol dan tiga assist.

"Saya pikir saya akan sukses di Madrid. Saya bahagia di sini dan saya ingin memainkan peran yang penting, Kami harus terus berkembang."

"Musim lalu kondisi fisik saya tidak bagus. Beberapa hal kadang tak sesuai keinginan. Saya merasa seperti robot di lapangan, itu sangat mudah diprediksi, sangat mekanis," tuntas Kaka.

--

Guus Hiddink telah menyelesaikan tugasnya di Chelsea. Satu trofi telah ia persembahkan, di masa tugasnya yang kurang dari empat bulan tersebut. Bagaimana jejak langkah sang meneer di London Barat? 

Hiddink ditunjuk Chelsea pada 11 Februari, menggantikan posisi Luis Felipe Scolari. Disepakati, Hiddink bertugas hingga akhir musim. Pria asal Belanda ini melakoni jabatan rangkap, yakni dengan menukangi Chelsea tanpa meninggalkan posisinya di tim nasional Rusia. 

Tugas pertamanya dilalui dengan baik, yakni dengan mengalahkan Aston Villa 1-0

. Di laga debutnya, sang meneer melakukan terobosan yakni menduetkan Didier Drogba dan Nicolas Anelka. Sesuatu yang jarang sekali dilakukan oleh Scolari. Oleh Hiddink, Drogba-Anelka dijadikan senjata andalan. 

Kurang dari sebulan, sentuhan midas Hiddink menunjukkan khasiatnya. Chelsea yang ketika ditinggalkan Scolari berada di posisi keempat klasemen sementara, langsung dibawanya ke tangga runner up di pada akhir Februari. 

Memasuki bulan kedua, Hiddink terus mendulang kemenangan di kompetisi domestik dan meloloskan The Blues ke babak perempatfinal Liga Champions, usai menyingkirkan Juventus dengan agregat 3-2. 

Deretan tujuh laga tanpa kalah di seluruh ajang yang diikuti Chelsea akhirnya terhenti di akhir Maret. Adalah Tottenham Hotspur yang menghadirkan kekalahan perdana bagi Hiddink. Kekalahan itu harus membuat The Pensioner, julukan lain Chelsea, turun ke tangga ketiga klasemen sementara.

April menjadi bulan yang sibuk bagi Chelsea. Agenda padat dijalani John Terry dkk. harus bertarung di Liga Primer, perempat final Liga Champions, dan semifinal FA Cup.  Praktis setiap tiga hari sekali Chelsea harus turun bertanding. 

Lawan berat siap menghadang. Liverpool di Liga Champions, Arsenal di Piala FA, serta di Liga Primer lawan-lawan alot seperti Bolton dan Everton harus dihadapi. 

Meneer Hiddink sukses melewati ujian berat itu. Lewat sebuah laga thriller, mantan pelatih Korea Selatan itu meloloskan Chelsea ke semifinal Liga Champions usai mendepak Liverpool. Di Piala FA, tiket final diraih usai mengandaskan Arsenal 2-1. Meski begitu, upaya Hiddink di Liga Primer belum bisa memperbaiki posisi Chelsea. 

Mei adalah bulan terakhir Hiddink di kursi manajer Chelsea. Bulan Mei dihiasi dengan kekecewaan, yakni tersingkirnya Chelsea dari Liga Champions di tangan Barcelona. Hiddink pun direpotkan dengan sikap negatif pemainnya pasca tersingkir. Sebuah tindakan yang membuat Chelsea dikenai dakwaan bersalah oleh UEFA. 

Sementara di Liga Primer, hingga akhir musim Hiddink gagal mengkatrol posisi Chelsea. Alhasil tim yang didanai milarder Roman Abramovich itu mengakhiri kompetisi musim ini dengan berada di posisi ketiga.

Perpisahan Hiddink hadir di hari terakhir Mei 2009, tepatnya tanggal 30. Pria berusia 62 tahun itu berpamitan dengan cara yang indah. Ia meninggalkan sebuah gelar Piala FA di lemari trofi Stamford Bridge. Gelar yang menjadi satu-satunya raihan The Blues pada musim ini. 

Dalam tiga setengah bulan Hiddink telah melalui 22 pertandingan yang berakhir dengan 16 kemenangan, lima imbang, dan sekali kalah, serta sebuah piala.

Kini, kebersamaan yang sangat singkat itu harus berakhir. Hiddink akan kembali ke Rusia, menjalani tugas utamanya sebagai pembesut tim Beruang Merah. 

Bedankt, Guus. Tot ziens, Hiddink.

--

Frank Lampard adalah gelandang paling subur yang pernah dimiliki Chelsea. Empat gol yang dilesakkannya ke gawang Aston Villa, mengantar pesepakbola 31 tahun itu naik ke posisi tiga daftar pemain tersubur Chelsea.

Berlaga di Stamford Bridge, Sabtu (27/3/2010) malam WIB, Chelsea memetik kemenangan telak dengan skor 7-1 atas Aston Villa. Empat dari gol yang dibuat 'Si Biru' hadir atas nama Frank Lampard, dengan dua di antaranya merupakan hasil eksekusi penalti.

Torehan empat gol tersebut kembali menegaskan status Lampard sebagai salah satu gelandang tersubur di dunia. Khusus di Liga Inggris musim ini saja, mantan pemain West Ham United itu sudah melesakkan 13 gol.

Terkait empat gol yang dibuatnya ke gawang Villa, Lampard kini juga berhasil naik dua anak tanggak ke posisi tiga sebagai pemain terbur Chelsea sepanjang masa. Memperkuat The Blues sejak 2001, Lampard total sudah membuat 151 gol di semua kompetisi.

Lampard menggeser Peter Osgood (1964-1974 &1978-1979) serta Roy Bentley (1948–1956) yang sebelumnya berada di atasnya dengan masing-masing telah menyumbang 150 gol. Sementara di posisi teratas daftar pencetak gol Chelsea masih menjadi milik Bobby Tambling (1959–1970) dengan 202 gol dan Kerry Dixon (1983–1992) dengan 193 gol.

Dari daftar pemain yang masih aktif merumput, di urutan 10 besar Lampard ditemani Didier Drogba. Striker Pantai Gading itu kini duduk di posisi delapan dengan gol yang dibuat berjumlah 124.

'Lampard berharga buat kami. Kemampuannya untuk kembali ke belakang membantu pertahanan adalah brilian dan dia bekerja sangat keras. Minggu demi minggu dia tetap sama saja. Dia berlatih sebagaimana bermain dan begitulah seharusnya," sanjung Ray Wilkins di sirus resmi Chelsea.

'Saat Anda secara konsisten mencetak gol dan bermain di level yang dia mainkan dalam beberapa tahun terakhir, Anda akan berkata kalau dia adalah pesepakbola kelas dunia," lanjut asisten pelatih Chelsea itu.

--

empat mengalami masa-masa paceklik mencetak gol. Namun setelah 'memecahkan telur', striker Chelsea itu bagai tak ingin berhenti merobek jala gawang tim lawan.

Masa-masa paceklik yang dimaksud adalah waktu di mana Drogba kembali ke Chelsea seusai memperkuat tim nasional Pantai Gading bertarung di Piala Afrika 2008 di Ghana, awal Februari lalu.

Sekembalinya dari Ghana, Drogba seperti sedang puasa memperlihatkan ketajamannya. Ada lima pertandingan yang dilakoni Drogba seusai Piala Afrika itu. Kesemuanya berakhir dengan nihilnya gol atas nama Drogba.

Kebuntuan Drogba berakhir tengah pekan lalu. Dalam pertandingan melawan Tottenham Hotspur, bomber berusia 30 tahun itu menorehkan gol pertama bagi Chelsea. Laga itu sendiri berkesudahan sama kuat 4-4.

Rupanya, gol saat kontra Spurs itu seperti 'pemecahan telur' bagi Drogba. Melawan Arsenal, eks ujung tombak Marseille itu memborong dua gol Chelsea dan membawa 'Si Biru' menang 2-1.

Bagi Drogba, dua gol itu menggenapkan jumlah gol yang telah dicetaknya di Liga Inggris menjadi total 10 gol. Sedangkan bagi tim yang diperkuatnya, gol ganda itu mengangkat posisi Chelsea ke kursi runner-up Premiership.

Grafik menanjak yang tengah diperlihatkan Drogba membuat girang hati Avram Grant, manajer Chelsea. "Didier tidak tampil terlalu bagus sejak pulang dari Piala Afrika," aku Grant di The Sun.

"Pekan lalu melawan Spurs, dia membaik. Hari ini dia sangatlah bagus," puji manajer asal Israel itu.

Catatan 10 gol yang ditorehkan Drogba itu tentu masih jauh dari total 25 gol yang telah dihasilkan oleh Cristiano Ronaldo, pemain Manchester United. Drogba butuh upaya yang sangat keras untuk bisa mendekati raihan Ronaldo. 

Tanpa perlu memandang catatan Ronaldo pun, prestasi Drogba dalam urusan bobol-membobol gawang lawan musim ini jauh menurun dibanding apa yang ia lakukan musim lalu. Sebagai komparasi, Drogba menggoreskan 33 gol di berbagai ajang di musim 2006/2007.

Namun jangan pernah sekali-kali meremehkan Drogba. Ia sudah membuktikan bahwa ketajamannya telah kembali. Bukan tidak mungkin striker bertubuh tinggi kekar itu bakal terus menambah pundi-pundi golnya di pertandingan-pertandingan yang akan datang.

Di luar persoalan jumlah gol pribadi, ada satu misi yang sejatinya lebih penting bagi Drogba. Tugas itu adalah tetap fokus membawa Chelsea bersaing dengan MU (dan Arsenal) dalam perebut trofi jawara Inggris. Mampukah Drogba?

--

Tidak ada yang pernah menyangka bahwa Branislav Ivanovic bakal menjadi pahlawan kemenangan Chelsea melawan Liverpool. Padahal Ivanovic tidak bermain di posisi terbaiknya.

Liverpool tampak akan mudah memenangi partai pertama perempatfinal Liga Champions yang digelar di Anfield, Kamis (9/4/2009) dinihari WIB, ketika Fernando Torres mencetak gol di menit keenam.

Tetapi datanglah bencana bagi tuan rumah. Ivanovic membatalkan keunggulan The Reds di menit 39 lewat sundulannya. Skenario gol yang sama diulanginya di babak kedua sebelum Didier Drogba menggenapi kemenangan Chelsea jadi 3-1.

Munculnya nama Ivanovic sebagai pahlawan memang mengejutkan karena menghadapi Liverpool baru menjadi partai kedua bek Serbia itu di Liga Champions. Selain itu, Ivanovic juga tidak bermain di posisi naturalnya, bek tengah.

"Dia pria yang sangat bersemangat. Ketika Anda dikontrak Chelsea dan tidak sering bermain, itu tidaklah mudah," ujar manajer Chelsea Guus Hiddink kepada situs resmi klub.

"Namun dia tetap berlatih dengan mentalitas yang sangat bagus dan meski bukan posisi alaminya, dia bermain baik sebagai bek kanan. Normalnya dia bermain di jantung pertahanan," puji manajer asal Belanda tersebut.

Semenjak didatangkan dari Lokomotiv Moskow Januari 2008, Ivanovic memang lebih banyak menjadi penghangat bangku cadangan. Pasalnya, di posisi bek tengah sudah ada duet tangguh John Terry dan Ricardo Carvalho. Belakangan, juga ada Alex yang mulai sering dipercaya merumput.

Meski kurang mendapat kepercayaan, Ivanovic tak putus asa. Bek berusia 25 tahun itu memilih bertahan dan tidak pernah melontarkan keinginan untuk hijrah. Keyakinan yang terbayar di Anfield.

"Bahkan bila Anda tidak bisa melihat adanya prospek bagus, Anda tetap harus melanjutkan dan di sebuah klub besar, itu terbayar. Menyenangkan melihat mentalitasnya," tukas Hiddink masih dengan nada menyanjung.

Di leg kedua, Chelsea akan kehilangan kapten John Terry yang mendapat akumulasi kartu kuning. Dengan Carvalho yang masih cedera, bek tengah tersisa tinggal Alex dan Ivanovic. Mungkin saat itu akan datang peluang bagi Ivanovic untuk bermain di posisi terbaiknya.

--

Nicolas Anelka telah menjelma menjadi goal getter baru bagi Chelsea. Di tengah cederanya Didier Drogba, kehadirannya jelas menjadi angin segar bagi The Blues.

Sejak Drogba hadir di Stamford Bridge pada musim 2004/05, lini depan Chelsea hampir selalu identik dengan pemain asal Pantai gading. Entah ketika masa kepelatihan Jose Mourinho ataupun Avram Grant. Meski banyak penyerang lain keluar-masuk, nama Drogba hampir selalu menjadi pilihan utama.

Lalu, masuklah Anelka pada bulan Januari 2008. Penampilan subur bomber asal Prancis ini bersama Bolton Wanderers menjadi alasan utama manajemen Chelsea memboyongnya. Ia pun dihargai mahal, yakni sebesar 15 juta poundsterling (sekitar Rp 266 miliar).  

Awalnya, penampilan Anelka tak sesubur ketika ia masih di Bolton. Dari 24 kali dimainkan, ia hanya mencetak dua gol. Alhasil ketika Drogba absen akibat cedera tak ada pengganti sepadan di lini depan Chelsea. "Si Biru" jadi tak memiliki goal getter murni.

Memasuki musim 2008/09, Anelka pun mulai menunjukkan tajinya. Ketika Drogba belum bisa dimainkan akibat belum sepenuhnya pulih dari cedera, ia muncul sebagai bomber tersubur di skuad Chelsea.

Dari 11 kali bermain di Premier League musim ini, ia telah menghasilkan delapan gol. Tiga koleksi terakhirnya ia ciptakan akhir pekan lalu ketika Chelsea melumat Sunderland 5-0.

Catatan tersebut jelas membuat pelatih Luiz Felipe Scolari tersenyum. Pelatih berkebangsaan Brasil ini mengatakan, Anelka akan tetap menjadi pilihan utamanya, setidaknya hingga pertandingan Liga Champions melawan AS Roma midweek ini.

"Anelka adalah 'pemakai nomor sembilan' di tim ini dan selalu memberikan yang terbaik untuk tim. Dia memiliki banyak kesempatan di sini. Drogba memang telah kembali, tetapi keputusan saya untuk melawan Roma mudah: Anelka dalam kondisi yang lebih baik, jadi dia yang main," tukas Scolari di AFP.

Anelka sendiri memilih bersikap tenang atas keputusan manajernya itu. Ia tak mau berkomentar banyak soal performanya yang tengah menanjak saat ini. Pemain berusia 29 tahun ini mengungkapkan bahwa ia lebih suka bermain sebagai team player. Tim di atas segalanya.

"Selama kami bisa menciptakan banyak peluang dan memenangi pertandingan, kami sudah cukup bahagia," ujar Anelka singkat.  

--

Dua gol Frank Lampard ke gawang Liverpool menjadikan gelandang Chelsea itu sudah lima kali menjebol gawang The Reds di dua musim terakhir. Lampard kian akrab menjebol gawang Liverpool.

Lampard menjadi man of the match tatkala Chelsea menyingkirkan Chelsea di perempatfinal Liga Champions, Rabu (15/4/2009) dinihari WIB. Dua golnya berkontribusi untuk hasil 4-4 yang menjadikan The Blues lolos dengan agregat 7-5.

Gol kedua Lampard ke gawang Liverpool terasa sangat spesial karena gol itu bisa dibilang mengunci tiket semifinal ke tangan Chelsea. Dalam keadaan Liverpool unggul 4-3, satu gol tambahan dari pasukan Rafa Benitez bisa menamatkan kans Chelsea.

Tampilnya Lampard menjadi penentu mengulangi kiprah yang sama darinya tahun lalu. Juga di Liga Champions, gelandang 30 tahun itu mencetak satu gol ke jala Liverpool yang membawa Chelsea menang 3-2 sekaligus lolos ke final kompetisi terakbar Eropa tersebut dengan agregat 4-3.

Lagi-lagi, status satu gol Lampard saat itu juga sangat penting. Gol di babak perpanjangan waktu itu menjadikan Chelsea memimpin 2-1 sebelum Didier Drogba melengkapinya jadi 3-1. Gol Ryan Babel kemudian hanya memperkecil kekalahan Liverpool saja.

Gol itu juga menjadi istimewa karena dicetak hanya beberapa hari setelah ibu Lampard, Pat, meninggal dunia. Kala itu, Lampard terlihat sangat emosional seusai mencetak gol. Musim itu, Lampard mencetak tiga gol ke gawang Liverpool; masing-masing satu di Liga Champions, Liga Inggris dan Piala Liga. 

Dua gol yang disarangkan ke jala Liverpool, Rabu (15/4/2009) dinihari WIB, menjadikan Lampard rutin membobol gawang 'Si Merah' di tiap musim sejak 2007-08. Namun dua gol itu menjadi yang pertama sekaligus terakhir karena Chelsea tidak akan berjumpa Liverpool lagi musim ini.

Meski menjadi man of the match, Lampard tidak mau memonopoli sanjungan untuk dirinya saja. Baginya, keberhasilan tim London barat itu ke empat besar adalah berkat kontribusi seluruh pemain.

"Itu adalah sebuah pertandingan sepakbola yang hebat. Kami mempersulit diri sendiri dan Liverpool adalah tim yang fantastis. Tetapi menyenangkan bisa lolos," kata Lampard kepada ITV.

"Karakter kami pada saat jeda, untuk bisa membalikkan keadaan, menggambarkan (karakter) para pemain," tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s