si bos

Rule no 1: Boss is always right. Rule no 2: When boss is not right, see rule no 1. Bagi sebagian orang, ungkapan tersebut hanya membuat mereka tersenyum. Tetapi bagi sebagian yang lain, kalimat tersebut membuat mereka marah karena teringat bosnya yang dianggap tidak becus bekerja. Mungkin Anda pernah menemui seorang atasan yang terkesan tidak pernah bekerja, dan hanya menuntut bawahannya untuk melakukan semua pekerjaan untuknya. Atau atasan yang seenaknya sendiri meminta Anda lembur setiap hari, sementara ia bisa pulang cepat dan jalan-jalan ke mall bersama keluarganya. Atau atasan yang dengan mudahnya menyalahkan Anda bila terjadi masalah di perusahaan, padahal masalah terjadi sebagian karena hasil kebijakannya juga. Kalau sudah begini, pantaskah bila bos selalu disebut benar? Dalam kenyataannya, tidak semua bos seperti ini. Bahkan, jumlah bos yang menjengkelkan dan tidak becus bekerja seperti yang Anda gambarkan tak banyak jumlahnya. Masih banyak bos yang bekerja sungguh-sungguh untuk menyukseskan bisnisnya, dan menyejahterakan karyawannya, kok. Jika Anda merasa bos telah memberikan kebijakan yang hanya menyusahkan karyawan dan lantas membencinya -boleh percaya boleh tidak- hal itu sudah diketahuinya sebelum ia menyampaikan kebijakannya tersebut. Sebagai bos, ia memang harus siap dibenci. Toh, ia tetap melakukannya karena ia tahu ia benar. Dan, Anda tak bisa menyalahkannya. Mengapa? Bos direkrut untuk menjadi pemimpin dan mengelola bawahan. Pekerjaan mereka yang utama bukan melakukan suatu tugas, tetapi memastikan pekerjaan dilaksanakan oleh sebuah tim yang memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan untuk melakukan tugas-tugas tersebut. Bos sendiri memang diberi posisi untuk memberi instruksi dan mengarahkan tim ini. Ketika ia berusaha menekan Anda, ingatlah selalu bahwa ia pun berada di bawah tekanan atasannya sendiri untuk memastikan bahwa tim di lini bawah menyelesaikan tugas sesuai instruksi. Bos memang harus mengambil risiko. Anda dan rekan-rekan kerja Anda mungkin merasa bahwa apa yang dilakukan bos tidak benar. Namun, Anda tak lantas harus langsung memprotes keputusan atau kebijakannya. Tidak semua keputusan masuk akal; situasi lah yang kadang membuatnya harus begitu. Ketika sedang menyampaikan pendapat, Anda tentu berharap si bos menunjukkan respek terhadap masukan Anda, dan tidak langsung mengabaikan ide-ide atau inisiatif Anda tersebut. Nah, bos Anda pun berharap begitu terhadap Anda ketika ia sedang menyampaikan kebijakannya. Anggap saja ini sebagai feedback yang membangun. Kemampuan dan prioritas setiap orang berbeda. Apa kriteria bos yang baik menurut Anda? Mungkin Anda akan menyebutkan: pintar, bijaksana, adil, tegas tapi tidak galak, dan mampu berempati terhadap karyawan. Dalam kenyataannya, tidak semua bos memenuhi kriteria semacam itu karena bagaimanapun karakter setiap orang berbeda. Seorang bos bisa saja sangat memerhatikan kepuasan karyawan, tetapi ia tidak menunjukkannya dengan cara terang-terangan seperti rajin membawakan makanan saat Anda lembur, atau memberikan bonus khusus setiap Anda menciptakan prestasi. Sebab, baginya mungkin ada hal lain yang perlu dijadikan prioritas. Bos memang lebih tahu, setidaknya untuk beberapa masalah tertentu. Sebab, ia lah yang memiliki akses ke para pembuat keputusan di perusahaan. Bos lah yang secara berkala menghadiri rapat manajemen bersama dewan direksi, atau bersama para relasi bisnisnya, sehingga mengetahui dengan pasti bagaimana situasi bisnis dalam industri yang dijalani perusahaan. Maka, sebelum Anda memprotesnya karena merasa Anda lah yang lebih tahu, pastikan bahwa pendapat atau ide-ide Anda didukung oleh dasar yang kuat berdasarkan fakta-fakta yang ada. Siapa tahu dengan demikian Anda dan bos bisa saling melengkapi untuk menjadikan perusahaan menjadi lebih baik? Ia sudah bekerja keras untuk mencapai posisinya saat ini. Jabatan bos tidak diturunkan dari langit, atau dihadiahkan begitu saja pada seseorang. Bosnya si bos tentu tidak sembarang menunjuk seseorang untuk menjadi pemimpin, melainkan memilih seseorang yang memenuhi kualifikasi dan dinilai cocok untuk menempati posisi tersebut setelah berhasil membuktikan prestasinya dalam kurun waktu tertentu. Kalau ada seseorang yang ditunjuk jadi bos karena cantik atau pintar mengambil hati atasannya, percayalah, kondisi seperti itu tak banyak jumlahnya. Jadi, tunggu saja sampai Anda mendapat giliran untuk memimpin.

Jatuh Cinta pada Pandangan Pertama? Inilah Faktanya

Datangnya cinta memang sulit diduga, termasuk saat pertama mata Anda bertemu pandang dengannya. Sayangnya, love at first sight ini tergolong langka karena kebanyakan orang butuh waktu untuk saling mengenal sebelum mereka saling jatuh cinta.

Dalam penelitian terhadap 1.500 pria dan 1.500 wanita terungkap bahwa 20 persen (1 dari 5) pria mengatakan pernah jatuh cinta pada pandangan pertama. Sebaliknya, hanya 10 persen wanita yang mengungkapkan hal serupa dan mayoritas tidak bisa menentukan apakah yang mereka rasakan itu hal yang nyata sampai kencan yang keenam.

Tak dimungkiri bahwa pria adalah makhluk visual karena dari jawaban para responden terungkap bahwa pria memilih penampilan fisik sebagai faktor penting untuk hadirnya cinta.

Sementara itu, wanita memerlukan waktu lebih panjang sebelum benar-benar merasa klik. Alexander Gordon, profesor psikologi, mengatakan, wanita lebih pandai membaca situasi sosial dan mengevaluasi apakah ia sungguh jatuh cinta. “Wanita juga cenderung memilih pria yang bisa membuatnya aman dan juga pria yang kelak bisa menjadi ayah yang baik,” katanya.

Di lain pihak, pria pada umumnya lebih mudah kagum pada lawan jenisnya, terutama yang cantik, sehingga rata-rata pria menjawab mereka sudah tiga kali jatuh cinta dalam hidupnya, sedangkan wanita menjawab satu kali.

Kekaguman pada sosok wanita yang membuatnya tertarik juga mendorong pria lebih mudah mengucapkan “I love you” pertama kali dan lebih sering bertepuk sebelah tangan.

Meski dalam beberapa sisi pria dan wanita berbeda, tetapi mereka sama-sama sepakat bahwa cinta pertama adalah hal yang paling sulit untuk dilupakan. Satu dari empat responden mengatakan, mereka masih belum sembuh dari patah hati karena cinta pertamanya.

Peringkat Jepang-China Berpeluang Terpangkas

Lembaga pemeringkat Fitch Ratings memperingatkan adanya kemungkinan penurunan peringkat utang China dan Jepang. Khusus untuk China, Fitch menyatakan bahwa penurunan peringkat itu bisa terjadi dalam dua tahun ke depan. Sedangkan bagi Jepang,menurut Fitch,kesempatan penurunan peringkat utang luar negerinya jauh lebih besar dibanding China.

Kepala Fitch Ratings untuk kawasan Asia-Pasifik Andrew Colquhon mengatakan, berdasarkan perhitungannya, peringkat utang dari mata uang lokal China menghadapi risiko downgrade selama 12?24 bulan berikutnya. “Kami melihat adanya kemerosotan kualitas pada aset bank,” ujarnya seperti dilansir dari Reuters.

Dia menambahkan,jika terdapat masalah dalam sistem perbankan, risiko penurunan rating akan lebih buruk. Sebelumnya, Fitch telah menurunkan prospek jangka panjang utang mata uang lokal China dengan outlook negatif dari sebelumnya stabil pada April lalu. Penurunan itu dikarenakan kekhawatiran mengenai stabilitas keuangan Negeri Panda setelah lonjakan pinjaman dalam dua tahun terakhir.

Saat ini Fitch memberikan peringkat utang luar negeri kepada China di level ?AA-? atau tingkat tertinggi keempat dalam skala lembaga pemeringkat itu. Negara yang populasi penduduknya mencapai 1,3 miliar jiwa lebih itu sebelumnya melaporkan bahwa utang pemerintah daerah mencapai 10,7 triliun yuan pada akhir 2010.

Selain itu, China masih memiliki utang dalam bentuk obligasi senilai 347 miliar yuan yang dananya dialokasikan untuk investasi pembangunan perkotaan dalam kurun waktu 2005?2010. ?Level utang tersebut relatif tinggi disebabkan adanya sejumlah faktor yang membuat kondisi nyaman seperti kuatnya keseimbangan neraca dan kualitas aset,?kata Colquhon (chindya citra)

Ujian Air Panas

Posted: 08 Sep 2011 03:54 AM PDT
Yakobus 1:2-3
Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.

Ketika kemalangan datang menenggelamkan hidup, apa reaksi anda? Mungkin anda pernah mendengar ilustrasi berikut: kentang, telur, dan bubuk kopi baru saja mengalami kemalangan yang sama. Yaitu, sama-sama dimasukkan dalam air mendidih. Yang berbeda adalah reaksi mereka masing-masing. Kentang mula-mula keras, kuat dan tidak mau tunduk, tapi setelah melewati waktu yang cukup lama, ia menjadi lunak dan lemah. Telur yang awalnya mudah pecah dan rapuh, akhirnya ia menjadi keras dan padat. Lain halnya dengan bubuk kopi, semula ia tidak menarik, tapi ketika ia dimasukkan ke air panas, ia justru mampu mengubah air panas sekelilingnya menjadi kopi yang harum dan memikat.

Masuk ke kelompok mana anda dalam ilustrasi tersebut? Apa persoalan anda hari ini? Pengkhianatan, sakit penyakit, kegagalan. Selamat! Itu berarti anda masuk dalam panasnya air mendidih. Seperti ilustrasi di atas, hasil akhir ada di tangan anda, karena hal itu bergantung pada cara anda bereaksi terhadap masalah dan penyelesaiannya. Maju dan keluar sebagai pemenang atau mundur sebagai pecundang. Firman Tuhan dalam Yakobus 1:12 menegaskan orang yang bertahan dalam pencobaan akan menerima upahnya. Dan semua ujian itu akan menghasilkan ketekunan.

Respon positif dalam menghadapi masalah dapat menjadikan anda lebih dari seorang pemenang.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s