Mensyukuri Apa Pun yang Terjadi

Setelah menjalani libur panjang Lebaran, pulang kampung bertemu dengan keluarga besar, selayaknya kita kembali dengan semangat baru yang menggebu. Ibarat baru mandi, kita akan mendapatkan badan yang bersih, segar, dan semangat luar biasa.

Akan tetapi tak semua orang mengalami kebahagian sepenuhnya. Seperti kita baca di berbagai media, ada banyak kecelakaan yang menimpa sejumlah orang dengan korban jiwa sampai 600-an orang. Ada yang belum sempat sampai ke kampung halaman ketika menghadapi kejadian itu, ada pula yang dalam perjalanan kembali ke rumahnya.

Salah satunya adalah yang menimpa artis Saipul Jamil. Dalam kecelakaan lalu-lintas yang dialaminya, sang istri meninggal di tempat kejadian. Hampir seluruh televisi menayangkan berita duka itu. Namun sang artis, meski dalam suasana berduka, bisa menerima kejadian itu dan melepas sang istri dengan ikhlas.

Sahabat yang Luar Biasa!

Banyak orang yang tidak bisa terima dengan musibah yang dialaminya. Timbul rasa marah dan bahkan frustrasi sehingga semangat hidupnya turun. Tetapi di sisi lain, banyak yang bisa menerimanya bahkan bersyukur karena di balik semua itu ada manfaat dan peringatan pada diri kita yang bisa diambil sebagai bahan pembelajaran hidup.

Musibah seperti itu hanya satu kejadian yang tak diinginkan. Dalam kenyataannya kita sering menemukan berbagai hal mulai dari kegagalan, fitnahan, kekhilafan, penyakit, bencana alam, dan sebagainya. Bisakah kita bersyukur saat seperti itu?

Memang kita mudah mengucapkan kata syukur saat memperoleh kemajuan, memperoleh kebahagiaan. Namun sulit melakukannya saat menghadapi kesusahan. Tema inilah yang saya bawakan pada talkshow pagi tadi di jaringan Radio Sonora: “Apa pun yang Terjadi, Patut Disyukuri”. Intinya, kita patut bersyukur baik di kala suka maupun di saat suka.

Bagi saya, ilmu bersyukur adalah ilmu hidup yang sulit dan perlu belajar untuk melakukannya. Tanpa belajar, kita tak akan bisa. Karena itu, mari belajar bersyukur dalam keadaan apapun karena itu adalah kekayaan jiwa sejati.

“Mendobrak Diri Sendiri”

Batasan, kadang hanya kita sendiri yang menciptakan. Karena itu, butuh keberanian, tekad, dan kematangan diri untuk mendobrak dan menciptakan kesuksesan demi kesuksesan sejati!

Setiap kali menghadapi tantangan dan cobaan, sebenarnya kita sedang dipersiapkan untuk menjadi insan luar biasa yang mampu menjadi pemenang-pemenang sejati kehidupan.

Pepatah Tiongkok kuno mengatakan: zi wo tu po (mendobrak diri sendiri)! Maka sebenarnya setiap insan tercipta dengan segala macam potensi untuk mengatasi berbagai halangan & rintangan. Hanya saja, adalah pilihan bagi kita, untuk mau selalu “mendobrak”, atau sekadar menerima kondisi kenyamanan yang telah diterima.

Manusia pada dasarnya punya hawa nafsu yang membuatnya tak pernah puas. Jika dilihat dari sisi positif, sebenarnya sifat tak pernah puas ini justru akan mendorong orang menuju pada target yang selalu diperbarui. Sehingga, selalu ada kekuatan dan “daya dobrak” yang akan mengangkat derajat seseorang menuju pada level lebih tinggi yang terus diperbaiki. Namun sebaliknya, jika ia langsung berpuas diri saat menerima hasil yang telah diraih-kemudian bertahan di zona nyaman tersebut-bisa jadi ia hanya akan jadi “katak dalam tempurung” yang tak tahu dunianya sendiri.

Takut gagal sebelum memulai, takut ditolak sebelum presentasi, takut jatuh sebelum berusaha. Semua itu memang mungkin terjadi. Ketakutan itu memang bisa saja nyata. Tapi, tanpa mencoba, kita tak pernah tahu, ada hal apa di balik ketakutan itu jika berhasil kita terobos.

Karena itu, sebenarnya, keberanian untuk mendobrak diri sendiri harus kita miliki. Sebab, sebagai manusia, kita diberikan berjuta potensi oleh Yang Maha Kuasa. Adalah tanggung jawab kita untuk memilih, potensi apa yang patut kita kedepankan agar mampu meraih prestasi demi prestasi. Atau, kita hanya berhenti pada satu titik dan kemudian menunggu mati.

Mari, dengan sikap & semangat mendobrak diri, kita maksimalkan segala potensi untuk mencapai prestasi! Untuk itu, kita harus mau membayar lebih. Dengan berjuang lebih keras, bekerja lebih giat, berkarya lebih rajin pada titik di mana kita memiliki kemampuan. Berbekal kemauan kuat dan kekayaan mental, kita wujudkan rasa syukur atas karunia Tuhan, dengan memaksimalkan segala potensi yang telah diberikan-Nya. Sehingga, dengan semangat tersebut, saat sukses diraih, akan segera disusul sukses lain yang lebih tinggi. Begitu seterusnya hingga batasan itu berhenti pada titik ajal, sehingga kita bisa meninggalkan dunia ini dengan penuh arti.

“Penderitaan Orang Pelit”

Suatu ketika ia marah habis-habisan kepada istrinya, lantaran istrinya itu membeli seekor ikan untuk lauk mereka makan. “Kamu ini perempuan boros. Aku saja tidak pernah membeli ikan, kok kamu berani-beraninya beli ikan,” bentak lelaki itu uring-uringan.

Si istri yang sabar dan sangat hapal tabiat suaminya itu berusaha membela diri. “Bukan saya yang beli, tetapi tetangga sebelah yang memberikan ikan ini untuk kita,” dalihnya.

Kalau begitu, potong-potong ikan itu menjadi 7 bagian untuk jatah lauk makan kita selama 7 hari. Kalau mau menggoreng beri garam, tapi sedikit saja nanti garamnya cepat habis,” sahut lelaki itu memberi solusi sekaligus instruksi.

Beberapa hari kemudian, lelaki itu jatuh sakit, badannya demam dan tak mampu beraktifitas seperti biasa. Si istri kasihan melihat kondisi suaminya. Ia bergegas pergi ke sebuah toko obat untuk membeli obat penurun panas.

Ketika si istri menyodorkan obat tersebut, suaminya justru menutup mulut rapat-rapat karena menilai bahwa membeli obat adalah pemborosan besar. “Jangan khawatir, obat ini adalah obat paling murah. Lagipula, di dalam kotak obat ini ada kupon yang bisa ditukar dengan hadiah,” bujuk istrinya sembari memberikan obat. Tetapi suaminya itu tetap mengunci mulutnya.

Tak kurang akal, si istri langsung membisikkan sesuatu di telinga suaminya. “Ehmm, sebenarnya saya tadi bohong. Obat ini sudah kedaluarsa. Jadi toko obat itu memberikannya gratis kepada saya,” bisik istrinya. Barulah setelah itu si lelaki pelit tadi bersedia meminum obat. Setelah minum obat diapun tersenyum, kemudian memuji istrinya pintar.

Pesan :
Harta kekayaan dapat berfungsi sebagai sumber kebahagiaan apabila kita mempunyai kemampuan untuk mendapatkannya sekaligus menggunakannya dengan benar dan tepat. Bila kita kesulitan mencari sumber penghasilan jelas akan mengurangi kualitas kehidupan. Begitupun bila kita tak dapat mengelola keuangan dengan baik maka hal itu akan menjadi sumber petaka dalam kehidupan kita.

Hidup sederhana bukan berarti harus mengurangi kualitas kehidupan, melainkan hidup tidak berlebih-lebihan dan sedapat mungkin memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain. Sedangkan kisah di atas adalah sebuah fenomena tentang seseorang yang tidak dapat menggunakan kekayaannya dengan baik. Sikapnya tergolong terlalu pelit, sehingga merampas kenikmatan hidup yang seharusnya ia dapatkan.

Charles Spurgeon mengatakan, “Yang penting bukanlah berapa banyak yang kita miliki tetapi berapa banyak yang kita nikmati.” Sebab kekayaan akan mempunyai arti bila kita dapat menikmatinya. Sehingga kalaupun kita ingin mengumpulkan lebih banyak harta kekayaan seharusnya tidak dengan cara bersikap pelit, karena langkah tersebut hanya akan mengurangi kualitas hidupnya. Langkah yang seharusnya ia tempuh adalah menambah sumber penghasilan.

Selain menambah sumber penghasilan, langkah selanjutnya adalah hidup sederhana. Karena di dalam kesederhanaan ada kemuliaan dan ketentraman hati. Berbeda dengan hidup pelit, dimana di dalamnya hanya ada kesusahan karena kekhawatiran berlebih hartanya akan berkurang.

Oleh sebab itu, hindarilah sikap pelit. Upayakan untuk menambah kualitas kehidupan. Manfaatkan harta kekayaan yang kita miliki dengan baik dan tepat, sehingga menjadi sumber kebahagiaan tersendiri.

Oleh : Andrew Ho – Managing Director PT. KK. Indonesia, motivator, pengusaha, dan penulis buku-buku bestseller

Bank of England officials said they may need to buy more bonds to bolster a faltering recovery after holding off adding stimulus this month in a decision that was “finely balanced.”
Most policy makers said it was “increasingly probable that further asset purchases to loosen monetary conditions would become warranted at some point,” the minutes of the Monetary Policy Committee’s Sept. 8 decision said. “For some members, a continuation of the conditions seen over the past month would probably be sufficient to justify an expansion of the asset purchase program at a subsequent meeting.”
The nine-member MPC, led by Mervyn King, voted 8-1 to maintain the size of the bond plan at 200 billion pounds ($313 billion) and were unanimous in keeping the benchmark rate at a record low of 0.5 percent.
No-one joined Adam Posen, who kept up his vote for a 50 billion-pound increase in purchases. His solo run on expanding so-called quantitative easing comes as policy makers in the U.S. and elsewhere refocus their attention on faltering growth and threats from Europe’s debt crisis. The Federal Reserve may announce a third round of asset purchases today to stoke growth and reduce unemployment.
“There had been significant downside news on activity over the month, including in the U.S. and the core euro-area countries, which had pointed to a synchronized slowing in global growth,” the minutes said. Along with surveys in the U.K., growth in the second half of 2011 may be “materially weaker” than projected in the Inflation Report in August.
The central bank will publish new forecasts in November.
Pound Declines
The pound extended its decline against the dollar after the release of the minutes, falling to an eight-month low of $1.5614. It traded at $1.5670 as of 10:48 a.m. in London, down 0.4 percent on the day. Government bonds rose after the report before slipping back, leaving the 10-year gilt yield up 3 basis points at 2.42 percent. It fell to a record-low 2.18 percent on Sept. 12.
Officials considered ways of loosening policy at this month’s meeting, including “changing the maturity of the portfolio of assets held” and “revisiting the earlier decision” not to cut their key interest rate below 0.5 percent. They also discussed whether to provide “explicit guidance” on the future path of the benchmark.
“At the current juncture, none of these options appeared to be preferable to a policy of further asset purchases should further policy loosening be required,” the minutes said.
‘Dovish Direction’
“This is clearly a major swing in a dovish direction,” James Knightley, an economist at ING Group in London, said in an e-mailed note. “Should the Bank of England cut its growth and inflation forecasts, as pretty much everyone else has, then a November increase in asset purchases will look likely.”
The Bank of England said in its quarterly bulletin on Sept. 19 that the bond plan has so far had “economically significant” effects. The asset purchases that began in March 2009 and finished at the start of 2010 may have raised gross domestic product by 1.5 percent to 2 percent and equaled a cut in the key interest rate of 150 to 300 basis points, it said.
Chief Economist Spencer Dale said in the report there was “considerable uncertainty” around the effects of the asset purchases. He will speak at the South Tyneside Manufacturing Forum in South Shields, England at 12:35 p.m. today.
Fed’s Twist
In the U.S., the Federal Reserve policy makers will decide to replace short-term Treasuries in its $1.65 trillion portfolio with long-term bonds, according to 71 percent of 42 economists surveyed by Bloomberg News. “Operation Twist,” named for its goal to bend the yield curve, will probably fail to reduce the 9.1 percent unemployment rate, 61 percent of economists said. The Fed will issue a statement at 2:15 p.m. New York time.
In a separate report, the Bank of England said spending growth on goods and services had “weakened further,” employment intentions pointed to “only modest” job creation over the next year and manufacturing growth had slowed. Still, inflation remains “elevated” at more than twice the bank’s 2 percent goal.
“Justifying an explicit change in policy in favor of easing when inflation and expectations for it are so high is an extremely difficult communication challenge,” said Philip Rush, an economist at Nomura International Plc in London. “So the MPC has collectively started to prime the public and its policy cannons for the launch of QE2.”

Canada’s dollar pared its drop as a government report showed the annual rate of inflation was higher in August than economists forecast.
The loonie, as the Canadian currency is known for the image of the aquatic bird on the C$1 coin, depreciated 0.1 percent to 99.40 cents per U.S. dollar at 7:02 a.m. in Toronto, from 99.27 cents yesterday. The currency earlier slid 0.3 percent.
Consumer prices advanced 3.1 percent in August from a year earlier after a 2.7 percent gain in the previous month, Statistics Canada said today in Ottawa. The median forecast of 26 economists in a Bloomberg News survey was for a 2.9 percent annual pace.
Bank of Canada Governor Mark Carney said yesterday in Saint John, New Brunswick, that borrowing costs may stay low beyond when full output is restored. He said the domestic recovery will be hobbled by a weak U.S. economy.
Speculation that the Bank of Canada will raise its benchmark overnight target rate from 1 percent this year has faded on concern the global economy may be headed for a recession, crimping Canadian exports.
The central bank on Sept. 7 kept its main interest rate unchanged for an eighth meeting and said there is a “diminished” need for an increase as Europe’s fiscal crisis and a slow U.S. rebound hobble the global recovery.
Canada’s economy, the world’s 10th largest, shrank at a 0.4 percent annualized pace in the second quarter, the national statistics agency said Aug. 31. It was the first contraction since the recession two years ago.
The International Monetary Fund cut Canada’s economic growth forecast yesterday to 2.1 percent for this year from 2.9 percent, citing weaker demand from the U.S., the nation’s biggest trade partner, and slower government spending.

pound weakened to an eight- month low against the dollar after Bank of England officials said they may need to buy more bonds to keep borrowing costs low as the recovery falters.
Sterling fell for the first time in four days versus the euro as policy makers said in minutes of their Sept. 8 meeting that growth in the second half of 2011 may be “materially weaker” than projected in August. The pound also weakened after an industry report showed U.K. consumer confidence dropped to a four-month low in August.
“The Bank of England is making clear that further measures will be used if the situation worsens, and therefore the pound reacted negatively,” said You-Na Park, a foreign-exchange strategist at Commerzbank AG in Frankfurt. “What is quite clear is that the outlook for the U.K. and the global economy is very uncertain and there are a lot of downside risks.”
Sterling declined 0.4 percent to $1.5667 at 11:14 a.m. in London, after earlier falling to $1.5614, the weakest level since Jan. 12. The currency depreciated 0.2 percent to 87.27 pence per euro.
The minutes showed most of the nine-member Monetary Policy Committee said an expansion of the 200 billion-pound bond purchase program was “increasingly probable.” The committee voted 8-1 to maintain the current size of the plan and was unanimous in keeping the benchmark at a record low 0.5 percent.
Officials considered ways of loosening policy, including “changing the maturity of the portfolio of assets held” and “revisiting the earlier decision” not to cut the interest rate below 0.5 percent.
Sterling ‘Exposed’
“The shift in the discussion of the MPC has moved more than the market was anticipating,” said Ian Stannard, London- based head of European foreign-exchange strategy at Morgan Stanley. “Sterling is increasingly going to become exposed to the global slowdown.”
Sterling has depreciated 5.1 percent in the last 12 months, making it the second-worst performer among 10 developed-market currencies after the dollar, according to Bloomberg Correlation- Weighted Currency Indexes. Morgan Stanley predicts the pound will weaken to $1.53 by the year-end.
Short-sterling futures extended gains after the minutes were released. The implied yield on the June 2012 contract dropped three basis points to 0.86 percent, signaling traders added to bets for lower interest rates.
Investors are betting the Bank of England will refrain from raising interest rates until after July next year, data from Tullett Prebon Plc on forward contracts for the sterling overnight interbank average, or Sonia, show.
Nationwide Building Society said today its index of consumer sentiment slipped 1 point in August from the previous month to 48. A gauge of consumers’ future expectations for the economy in the next six months declined 1 point to 65.
U.K. government bonds fell, snapping a three-day gain. The 10-year yield climbed three basis points to 2.42 percent. Two- year yields were little changed at 0.53 percent.

Untuk Apa Melukai Harga Diri Orang Lain”

Peter Daniels adalah seseorang yang lain daripada yang lain, yang kehidupannya ibarat Horatio Alger. Dilahirkan di Australia, orang tuanya adalah generasi ketiga yang hidup dari tunjangan karena miskin. Peter sekolah dasar di Adelaide.Karena masalah pembelajaran, ia kesulitan memahami serta menggabungkan kata-kata. Konsekuensinya ia dicap bodoh oleh para guru yang entah terlalu sibuk atau kurang peduli untuk memahaminya.

Seorang guru, Miss Phillips, suka menyuruh Peter berdiri di depan kelas di mana ia akan merendahkan Peter dengan berkata, “Peter Daniels, kamu anak nakal yang tidak akan pernah menjadi apa-apa.” Tentu itu tidak ada manfaatnya bagi harga dirinya. Akibatnya, ia gagal dalam setiap mata pelajaran di sekolah. Salah satu pilihan karirnya yang pertama adalah menjadi tukang batu. Beberapa tahun kemudian, menikah dengan keluarga muda, ia putuskan untuk membuka usaha sendiri. Usaha pertamanya gagal total dan dalam waktu satu tahun ia sudah kehabisan uangnya. Tidak kapok, ia melihat peluang lainnya dan menyalurkan energinya untuk menjadikannya sukses. Nasib serupa menantinya, ia sudah kehabisan uang dalam waktu delapan bulan.

Dengan tekad baja untuk mengatasi kemunduran-kemunduran tersebut, Peter kembali menerjunkan dirinya ke dunia bisnis yang kompetitif, lagi-lagi kehabisan uang untuk ketiga kalinya. Sekarang ia mempunyai rekor yang sulit dipercaya: kehabisan uang tiga kali dalam waktu lima tahun. Kebanyakan orang akan menyerah pada titik ini. Tetapi Peter Daniels tidak. Sikapnya adalah, “saya sedang belajar dan saya tidak membuat kesalahan yang sama dua kali. Ini pengalaman yang sangat baik.” Meminta istrinya, Robena, untuk mendukungnya sekali lagi, ia putuskan untuk menjual real estat pemukiman maupun komersil.

Suatu keterampilan yang telah diasah Peter selama bertahun-tahun adalah kemampuannya meyakinkan orang. Ia seorang promotor yang alami. Sebagian besar karena terus harus berhadapan dengan para kreditor yang menagih.

Selama sepuluh tahun berikutnya nama Peter Daniels sudah diasosiasikan dengan ril estat pemukiman maupun komersil. Lewat seleksi yang hati-hati dan negosiasi yang cerdik ia akumulasikan portfolio yang bernilai beberapa juta dolar. Sekarang ini Peter sudah menjadi pengusaha yang diakui secara internasional, yang telah menciptakan usaha-usaha sukses di banyak negara di seluruh dunia.

Teman-temannya mencakup keluarga bangsawan, kepala negara, dan para penggerak serta pengguncang terkemuka di dunia komersil. Ia juga seorang pemerhati kesejahteraan sesama yang sangat bersemangat membantu sesamanya, dan yang kemurahannya telah banyak mendanai upaya Kristiani. Peter Daniels telah menjalani hidup dari seorang anak yang gagal di sekolah menjadi multijutawan.

Peter sekarang sudah menulis beberapa buku paling laris, salah satunya berjudul Miss Phillips, You Were Wrong!” Bagi Anda yang berprofesi apa pun, jangan pernah menghakimi atau melontarkan kata-kata atau kalimat yang mungkin tanpa disadari akan melukai harga diri orang lain. Apalagi yang profesinya sebagai guru atau dosen tidak lucu kan kalau suatu waktu ada murid atau mahasiswa Anda yang menulis buku dengan judul dimana kata pertamanya adalah nama Anda lalu diikuti dengan kata-kata Anda Salah! atau bahkan dituliskan nama Anda lalu diikuti dengan kata-kata Anda Salah Besar! Melukai harga diri orang lain tidak ada manfaatnya sama sekali baik bagi orang yang dilukai maupun bagi yang melukai. Akan lebih bijaksana dan bermanfaat jika orang diberikan penghargaan yang tulus.

Paul Harvey, dalam salah satu siaran radionya, “Kisah yang Tertinggal,” menceritakan bagaimana penghargaan yang tulus mampu mengubah kehidupan seseorang. Dia melaporkan bahwa beberapa tahun yang lalu seorang guru di Detroit meminta Stevie Morris untuk membantunya menemukan seekor tikus yang lolos di ruang kelas. Ia menghargai kenyataan Yang Maha Kuasa telah memberi Stevie sesuatu yang tak dimiliki teman sekelasnya. Yang Maha Kuasa telah memberi Stevie sepasang telinga yang tajam untuk mengimbangi matanya yang buta. Penghargaan yang tulus untuk kedua telinganya yang luar biasa itu merupakan hal yang pertama kalinya didapatkan Stevie. Kini, bertahun-tahun kemudian, dia berkata bahwa tindakan penghargaan ini adalah awal dari kehidupan barunya.

ejak saat itu dia mengembangkan anugerah pendengarannya yang menjadikannya seorang bintang yang terkenal dengan nama Stevie Wonder yang merupakan salah seorang penyanyi pop dan penulis lagu terbesar di tahun tujuh puluhan. I Just Call to Say I Love You adalah salah satu lagunya yang sangat terkenal. Jelaslah lebih bermanfaat memberikan penghargaan tulus kepada seseorang daripada melukai harga diri orang lain. Untuk apa melukai harga diri orang lain kalau sudah jelas itu tidak bermanfaat sama sekali. Dalam bukunya 12 Simple Secreet of Happniness (Finding Joy in everyday Relationships) Glenn Van Ekeren mengatakan, dalam hubungan antar manusia dapat ditingkatkan salah satunya dengan cara memperlakukan orang lain secara bermartabat. Less Giblin dalam bukunya Skill with People juga menegaskan bahwa setiap orang pada dasarnya ingin diperlakukan sebagai seseorang (diorangkan).

Perlakukanlah orang secara bermartabat dan sangat besar kemungkinannya Anda pun akan diperlakukan secara bermartabat. Penghargaan yang jujur membawa hasil sementara kritik dan cemoohan gagal mendapatkannya. Kalau pun kritik hendaknya disampaikan, sampaikanlah dengan cara yang elegan yaitu dengan cara menyampaikan kritik tersebut secara pribadi.
Tetapi jika Anda hendak memuji atau mau mengapresiasi orang lakukan kalau perlu didepan orang banyak. Seperti yang ditegaskan oleh Mary Kay Ash, Founder of Mary Kay Cosmetics, “Everyone wants to be appreciated, so if you appreciate someone, don’t keep it a secret.” Ingatlah bahwa semua orang pada umumnya sangat “lapar” akan penghargaan.

Berikan penghargaan yang jujur dan tulus. Kalau hal ini Anda lakukan, bahkan pengurus pemakaman pun akan menyesal tatkala Anda meninggal dunia.

Selamat Tahun Baru 2008. Salam sukses luar biasa buat Anda.

Besar Dahulu, Untung Belakangan (amazon.com)”

Banyak orang yang berpikiran bisnis harus cepat untung. Tidak ada yang salah dengan harapan tersebut, namun ada fakta menarik khususnya untuk bisnis dotcom. Anda pasti tahu Amazon.com, tapi tahukah anda kalau Amazon yang didirikan pada tahun 1995 baru mendapatkan keuntungan delapan tahun kemudian, yaitu pada tahun buku 2003?.Buku yang berjudul “Dari Garasi Jeff Bezos Mendirikan Amazon.com” dapat memberikan inspirasi kepada para pebisnis dan penggiat TI yang ingin eksis dalam bisnis dotcom.
Bahwa bisnis dotcom memiliki aturan main dan paradigmanya sendiri yang harus dipahami dan dicermati. Kini telah tumbuh apa yang disebut sebagai google economy, sebagai salah satu dari cabang bisnis dotcom. Amazon.com sendiri dapat merepresentasikan gambaran bisnis online yang sesungguhnya. Berbeda dengan, misalnya perusahaan yang memasarkan online sebagai alternatif outletnya yang telah dibuka sebelumnya.
Selama delapan tahun operasinya Amazon.com tidak berhasil mencetak keuntungan dari bisnisnya yang tumbuh pesat dan mendunia. Pada tahun 2000, kalimat “mendapatkan laba” bagi Amazon.com masih lah sebuah mimpi.

Pada suatu kesempatan di akhir tahun 2000 di depan seluruh karyawannya, Jeff Bezos, pendiri Amazon.com, mengumumkan bahwa bisnis mereka dapat menguntungkan. Karyawan hanya terdiam, karena pada waktu itu, karyawan tidak pernah mendengar bahwa perusahaan mendapatkan keuntungan. Tapi kemudian mereka bersorak, setelah si CEO meyakinkan bahwa dia serius denganucapannya.Bezos memang sepertinya santai dengan tingkat profitabilitas dan nilai pasar perusahaan. Ketika terjadi ledakan balon ekonomi dotcom pada Januari 2000, saat itu saham Amazon.com turun sebesar 40%nya dan harus memecat 1.300 karyawan, Bezos santai saja karena dia tahu Amazon.com telah melayani dua juta pelanggan pada tahun 2000, enam juta lebih besar dari tahun sebelumnya, dan terus tumbuh.
Dengan jumlah pelanggan di atas, Bezos tetap yakin bahwa pertumbuhan yang konstan di masa mendatang tetap menjanjikan masa depan gemilang.Apa yang dilakukan Amazon.com dalam perjalanan bisnisnya adalah seperti motto yang dianutnya: “Tumbuh Besar dengan Cepat”. Motto tersebut betul-betul dilakukan sampai-sampai mengabaikan kepentingan pemegang saham. Amazon.com tanpa henti melakukan ekspansi bisnis. Baik dengan memperbesar kapasitas gudang dan distribusi, mengakuisisi berbagai perusahaan dotcom lainnya, dan memperbanyak produk yang dijual secara online. Yang mencengangkan adalah kemampuan Amazon.com dalam menjual mimpinya sebagai sebuah bisnis.
Bisnis online yang merupakan hal baru dan tekor laba ternyata mampu meyakinkan investor untuk terus menggelontorkan dana untuk memperbesar skala bisnis. Lazimnya, walaupun skala bisnis terus tumbuh (karena investasi), kinerja laba rugi perusahaan seharusnya mendukung. Ini lah bukti kemampuan Bezos dan tim keuangannya yang gigih dan cerdas dalam meyakinkan para investor.Sebelum membaca buku ini, saya membaca buku Google Story yang ditulis secara sangat menarik dan lengkap. Terus terang membaca buku ini saya merasakan banyak sekali kekurangan. Terutama adalah masih banyak pertanyaan yang belum terjawab seputar bagaimanan Amazon.com beroperasi. Seperti misalnya bagaimana Amazon.com menjalin kerjasama dengan perusahaan kargo sehingga dapat memastikan pelayanan pelanggan dalam hal pengiriman. Atau kenapa untuk sebagian buku atau produk tidak dapat dikirimkan ke negara seperti Indonesia. Simpulan saya buku ini terlalu tipis untuk menuliskan bisnis sebesar Amazon.com. Mungkin saya harus memilih buku lain yang lebih lengkap untuk membedah Amazon.comTerakhir, saya suka dengan semboyan Bezos,”Bekerja keras, bersenang-senang, membuat sejarah”.

European stocks fell after officials said they plan to return to Greece next week to complete a review of the economy. U.S. index futures were little changed while the dollar gained before the Federal Reserve concludes a two-day meeting.
The Stoxx Europe 600 Index lost 0.8 percent at 7:15 a.m. in New York and Standard & Poor’s 500 Index futures slid less than 0.1 percent. The Dollar Index advanced 0.3 percent. The Swiss franc weakened against most of its 16 major peers, and the pound dropped 0.6 percent versus the dollar after the Bank of England said officials considered ways to add stimulus to the economy. The 30-year U.S. Treasury yield added two basis points, with the German two-year note yield falling three basis points.
A “full mission” will return to Athens next week after Greek Finance Minister Evangelos Venizelos made “good progress” in talks with the European Union and the International Monetary Fund yesterday, according to the EU. The Fed may say today it will replace short-term Treasuries in its $1.65 trillion portfolio with long-term bonds, a move that 61 percent of economists surveyed by Bloomberg said will probably fail to lower the U.S.’s 9.1 percent unemployment rate.
“We’re seeing some big slowdowns in Europe and the U.S.,” Mark Burgess, chief investment officer at Threadneedle Investments, said in a Bloomberg Television interview in Hong Kong. “A Greek default is a certainty, but in the grand scheme of things, Greece is not that relevant. The issue is really whether they can contain it.”
Peugeot, Daimler
About three shares declined for every one that gained in the Stoxx 600, which jumped 1.8 percent yesterday. Automakers were the biggest drag on the index, as PSA Peugeot Citroen and Daimler AG lost more than 2.5 percent. Deutsche Lufthansa AG sank 4.2 percent as Europe’s second-largest airline said it expects fuel expenses to climb and Deutsche Bank AG downgraded the shares.
S&P 500 futures pared an earlier gain of as much as 0.6 percent. Oracle Corp. rose 3.2 percent in German trading after the software maker reported profit that topped analysts’ estimates, boosted by increased spending on database programs and applications that help run businesses.
Sales of existing homes dropped in July to the lowest since November, and the median price slid 4.4 percent from a year earlier, according to a Bloomberg survey of economists. Rising foreclosures, tighter lending standards and unemployment stuck near 9 percent for more than two years are all weighing on the market. The Fed is scheduled to issue its policy statement at about 2:15 p.m. in Washington.
Dollar, Euro
The Dollar Index, which tracks the U.S. currency against those of six trading partners, climbed for the third time in the past four days, while the euro weakened 0.3 percent versus the greenback and slid 0.5 percent against the yen. The Swiss franc depreciated 0.5 percent against the euro and lost 0.8 percent versus the dollar, falling for the fourth consecutive day.
The yield on the Italian two-year note rose eight basis points to 4.38 percent, while the 10-year yield increased two basis points. That left the difference in yield with benchmark German bunds little changed at 392 basis points. The Greek two- year note yield jumped 125 basis points to 65.43 percent, rising for the third consecutive day.
The MSCI Emerging Markets Index fell 0.4 percent, heading for the lowest level since July 2010. Russia’s Micex Index retreated 0.3 percent as oil declined. Indonesia’s Jakarta Composite index (JCI) slid 1.5 percent as the nation’s domestic vehicle sales slowed in August.
The Shanghai Composite Index jumped 2.7 percent after the Conference Board said its leading indicator index rose in July. The Czech PX Index rose 2.2 percent, led by power utility CEZ AS after newspaper Lidove Noviny reported domestic energy companies will get some carbon-dioxide permits for free until 2020.
Oil slid 0.6 percent to $86.37 a barrel in New York. Gold advanced for a second day, rising 0.3 percent to $1,808.22 an ounce.

Memilih tempat menabur

Memilih Tempat Menabur (3)
MONDAY, 20 JUNE 2011
Total View : 1403 times

Menabur Dalam Iman dan Keyakinan

Langkah hidup orang Kristen adalah langkah iman, melangkah bahkan ketika kita tak yakin kita punya semua yang diperlukan untuk merampungkan pekerjaan. Semuanya terkait dengan iman bahkan menabur pun dilakukan dalam iman. Petani menabur karena ia melihat panen yang akan tiba di hari depan. Dia tak tahu bagaimana panen yang akan tiba di hari depan. Dia tak tahu bagaimana benih itu bertumbuh, yang ia tahu benih itu pasti bertumbuh. Tugasnya hanyalah mengolah tanah dan menanam benihnya di sana.

Beginilah hal Kerajaan Allah itu: seumpama orang yang menaburkan benih di tanah, lalu pada malam hari ia tidur dan pada siang hari ia bangun, dan benih itu mengeluarkan tunas dan itu makin tinggi, bagaimana terjadinya tidak diketahui orang itu. Bumi dengan sendirinya mengeluarkan buah, mula-mula tangkainya, lalu bulirnya, kemudian butir-butir yang penuh isinya dalam bulir itu. Apabila buah itu sudah cukup masak, orang itu segera menyabit, sebab musim menuai sudah tiba. (Markus 4:26-29)

Saat memberi, kita mesti memberi dengan iman sambil membayangkan hasil panennya. Jika mengibaratkan iman adalah visi, memberi dengan iman akan memampukan kita memiliki visi dari hasil menabur itu. Visi itu adalah harapan dan kita akan menabur dengan penuh pengharapan. Panen yang kita lihat adalah orang-orang yang datang kepada Kerajaan Allah. Kita harus memiliki cara pandang Yesus dalam melihat jiwa-jiwa, saat menabur untuk pekerjaan Tuhan, dan bukan memberi hanya karena kebiasaan saja.

Kita mungkin sedang memberi untuk mengelabui atau membuat orang lain terkesan, tetapi Allah tak akan menanggapi dan melipatgandakan benih yang ditabur untuk tujuan kedagingan seperti itu. Allah akan melipatgandakan apa yang ditabur dalam kasih, ketaatan, dan keyakinan.

Menabur untuk kehidupan menuntut keyakinan yang radikal bahwa Allah sedang bekerja dan akan memenuhi apa yang kita butuhkan tepat ketika kita membutuhkannya. Sebagai contoh, jika kita memiliki hasrat untuk melakukan pekerjaan misi tetapi sedang tak cukup dana untuk melakukannya, kita sebaiknya menabur kepada mereka yang sedang melakukannya. Jika saatnya sudah tepat bagi kita untuk berangkat, kita bisa yakin bahwa seseorang akan menyediakan uang yang kita butuhkan.

Langkah menabur kembali kepada Allah dalam keyakinan menyatakan bahwa kita telah menerima dengan baik semua yang kita yakini. Kita berserah kepada Allah dengan apa yang sebelumnya telah Ia berikan dalam keyakinan kita. Kita harus setia mengurus apa yang Allah berikan kepada kita. Apapun yang kita miliki, datang dari Allah dan kembali kepadaNya. Itulah yang telah dilakukan oleh Bapa.

Yesus tahu, bahwa BapaNya telah menyerahkan segala sesuatu kepadaNya dan bahwa Ia datang dari Allah dan kembali kepada Allah. (Yohannes 13:3)

Bapa surgawi telah menabur kasih dan kemurahanNya ke dalam dunia. Ia menabur benih, anakNya yang tunggal, untuk menuai panen (gerejaNya, yaitu Anda dan saya). Ia menabur Benih yang harus mati untuk mendatangkan kehidupan dan hasil panen.

Benih kudus ini menghasilkan panen yang terus menerus berlipat ganda hingga keabadian. Kita punya sebuah pola dan contoh untuk diteladani. Bapa menabur sebuah Benih untuk kehidupan, kehidupanNya sendiri.

Alkitab mengatakan bahwa pada suatu hari segenap bumi akan dipenuhi kemuliaan Tuhan oleh para orang sucinya (Anda dan saya) yang karenanya Ia menabur Benih kepunyaanNya untuk panen besar itu.

Begitu juga dengan kita. Jika panen yang kita dapat belum memenuhi harapan, kita harus menabur lebih banyak benih untuk mencapai hasil akhir yang kita cari.

Mitra CBN, tetaplah menabur benih bagi pekerjaan Tuhan!

Pameran Kontroversial : Yesus Berkuping Mickey Mouse

Di Filipina ada sebuah pameran yang kontroversial sehingga terpaksa harus dibubarkan. Pameran ini telah dihentikan setelah presiden Filipina turun tangan langsung. Pasalnya, pameran seni ini menampilkan salib dengan menempelkan model penis. Tentu saja hal ini membuat umat Katolik marah. Apalagi Filipina memang bermayoritas penduduk Katolik.

Presiden Benigno Aquino sendiri mengatakan bahwa acara yang dimulai pada bulan Juni lalu ini merupakan hal yang menghina. Bahkan sehari sebelumnya, mantan ibu negara Imelda Marcos juga melayangkan protesnya terhadap penyelenggaraan acara. Seperti dilansir BBC, Rabu (10/8), acara yang bertema Politheisme ini, bahkan juga memajang patung Yesus dengan telinga Mickey Mouse. Terdapat juga sebuah dinding dengan gambar Yesus Kristus dan Bunda Maria disandingkan dengan Patung Liberty dan Presiden Barack Obama.

Menurut penyelenggara acara, tujuannya dalam menyelenggarakan pameran ini adalah untuk menunjukkan bahwa semua itu hanyalah ikon penyembahan. “Ini berbicara mengenai objek yang kita sembah, bagaimana kita menciptakan tuhan-tuhan dan idola ini, hingga pada akhirnya kita diciptakan oleh tuhan-tuhan dan idola ini,” ujarnya. Cruz memang mengatakannya sendiri bahwa dia mencoba memancing reaksi, namun tidak menyangka bahwa reaksi yang didapatkan ternyata sangat keras. Dia bahkan mendapatkan surat ancaman kematian dan beberapa karyanya dirusak.

Tidak ada satu orangpun yang suka jika Tuhannya seolah-olah dijadikan olokan. Hal ini tentu akan mendatangkan kemarahan. Namun, yang harus benar-benar kita perhatikan adalah jangan sampai simbol itu memiliki arti yang lebih penting dari yang seharusnya. Simbol bagaimanapun juga hanyalah sebuah simbol keagamaan.

-
Editorial Jawaban.com – Suara dari Tragedi Rawagede

64 tahun yang lalu tepatnya pada 9 Desember 1947 sebuah peristiwa yang tidak akan pernah dilupakan terjadi di Kampung Rawagede Karawang ketika serdadu Divisi 7 Desember kerajaan Belanda mengeksekusi 431 penduduk yang tidak mau bekerjasama memberitahu keberadaan tentara Indonesia.

Peristiwa yang dinamai dengan Tragedi Rawagede ini membawa pilu dan kesedihan berkepanjangan untuk para keluarga korban selama berpuluh tahun. Pada kurun waktu itu juga tidak ada perhatian yang memadai dari pemerintah Indonesia untuk keluarga korban. Hingga atas nama keadilan pulalah yang membuat beberapa janda yang suaminya ikut terbunuh pada peristiwa itu, berjuang bersama beberapa LSM HAM terkait untuk mendapatkan keadilan yang mereka cari sebagai peretas penyelesaian tragedi yang telah terkubur puluhan tahun lamanya.

Perjuangan yang dibawa hingga ke pengadilan tinggi Belanda, akhirnya membuahkan hasil yang diharapkan. Pada 14 September 2011, Pengadilan Den Haag Belanda menyatakan, Kerajaan Belanda bertanggung jawab atas eksekusi mati tersebut berikut kompensasi yang harus dipenuhi untuk para keluarga korban. Beberapa catatan penting pun terungkap ke permukaan pada proses pencarian keadilan ini.

Pertama, tidak ada langkah dan usaha dari pemerintah untuk setidaknya ikut membantu dan menjembatani pengungkapan kasus ini. Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha pun hanya mengatakan, pemerintah hanya menunggu sikap pemerintah Belanda dan mengikuti sekaligus menghormati tiap putusan yang dikeluarkan.

Kedua, Pengurus Yayasan Rawagede Sukarman menuturkan bahwa Pemerintah Belanda sempat mengklaim pernah memberikan hibah kepada para janda dan ahli waris korban peristiwa Rawagede sekitar 8.500 Euro yang setara lebih dari Rp10 miliar pada 2009 melalui pemerintah Indonesia. Namun hibah dari Pemerintah Belanda itu tidak pernah diperoleh. Lagi-lagi tidak ada penjelasan resmi dari pemerintah Indonesia terkait hal ini.

Ketiga, setiap kasus pelanggaran HAM yang terjadi dan dialami oleh masyarakat di negeri ini selalu menguap dan hilang dengan sendirinya tanpa pengungkapan yang tuntas dari pemerintah. Jikapun ada maka hanya seremonial peringatan semata tanpa adanya penelusuran sejarah lebih detail untuk mengungkap dan meluruskan masalah.

Berkaca pada putusan pengadilan Belanda ini sudah seharusnya para punggawa hukum di Indonesia termasuk pemerintah belajar bahwa, keadilan adalah diatas segalanya tanpa memihak pihak manapun. Pengadilan Belanda berani mengatakan dan membuktikan bahwa pemerintahnya sendiri bersalah dan harus bertanggungjawab. Terakhir, masih banyak deretan pengungkapan kasus pelanggaran HAM yang antri untuk diselesaikan dan ditelusuri, bukan hanya untuk dicatat dan diketahui.

-
EF English Proficiency Index berhasil menemukan beberapa kunci yang menarik selama data uji unik (metodologi khusus) pada lebih dari dua juta orang di 44 negara yang menggunakan tes gratis secara online selama kurun waktu tiga tahun yakni 2007-2009. Salah satunya adalah kemampuan berbahasa Inggris di Asia adalah rendah.

India sekarang tidak lebih cakap berbahasa Inggris dibanding Cina walaupun punya warisan sebagai kolonial Inggris dan reputasi sebagai negara berbahasa Inggris. Tentu sulit mengestimasi jumlah pasti pengguna bahasa Inggris di dua negara itu meski survey menunjukkan jumlah yang hampir sama. Cina diperkirakan melampaui India di beberapa tahun mendatang.

Temuan lainnya yakni Spanyol dan Italia tertinggal jauh dari negara Eropa Barat lainnya. Eropa Utara adalah pengguna bahasa Inggris tertinggi di dunia tentu bukan gambaran utama. Sekarang 90 persen siswa di Eropa wajib belajar bahasa Inggris di sekolah. Ditambah perusahaan dan pabrik di Eropa mengharuskan pekerjanya menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantar.

Yang mengejutkan lagi adalah bahasa Spanyol mengalahkan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar di Amerika Latin. Amerika Latin menjadi daerah terbawah dengan kemampuan berbahasa Inggris yang hampir tidak melampaui batas akhir kemahiran tes. Ini dapat menunjukkan berbahasa Spanyol lebih penting di karena digunakan untuk bisnis internasional, diplomasi dan perjalanan.

Terakhir, negara dengan kemampuan berbahasa Inggris baik mempunyai pendapatan per kapita tinggi. EF EPI menunjukkan hubungan antara kemampuan berbahasa Inggris dengan penghasilan tinggi. Kasus sebab dan akibat. Negara berpenghasilan tinggi punya tendensi berinvestasi lebih di bidang pendidikan termasuk bahasa Inggris, bahasa pengantar utama di ekonomi global.(JUM)

Bandung (ANTARA News) – 176 anak di Jawa Barat terinfeksi HIV/AIDS karena tertular dari sang ibu. Angka tersebut berdasarkan data Dinas Kesehatan Jawa Barat.

“Itu belum diakumulasikan, jadi kemungkinan ada peningkatan jumlah dan data terbaru karena data itu masih terhitung Juni 2011,” kata Sekretaris Harian Komisi Penaggulangan AIDS Jawa Barat, Ari Lesmana, di Bandung, Senin.

55 di antaranya merupakan penderita yang terdapat di Kota Bandung, 49 lainnya merupakan anak terinfeksi HIV yang tersebar di empat kota dan kabupaten di Jawa Barat, yaitu Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, kota Tasikmalaya, dan kabupaten Tasikmalaya.

Ari menuturkan, 55 anak yang terinfeksi HIV di kota Bandung tersebut termasuk yang mendapatkan pelayanan dan kemudahan yang disediakan KPA. Sedangkan sisanya bisa dikatakan masih belum tersentuh.

“Anak yang terinfeksi HIV/AIDS rata-rata hanya sanggup bertahan selama 5 tahun. Namun, saat ini ada usia anak terinfeksi HIV yang paling lama sanggup bertahan, yaitu hingga 15 tahun,” ujar Ari.

Kematian dua warga Desa Saringkulit, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, yang diduga akibat keracunan susu cair akhirnya terkuak. Dua dari tiga warga yang keracunan tersebut ternyata bukan meminum susu, melainkan racun rumput yang jika diseduh warnanya sama seperti susu.

Dua warga yang tewas masing-masing Sri boru Barus (35), Satrio (7). Sementara satu korban lagi, Rizki (7) berhasil diselamatkan dan saat ini menjalani perawatan intensif di RSUP Adam Malik Medan.

Salah seorang warga desa, Segel Keliat, mengatakan, warga mengetahui para korban ternyata meminum racun setelah memeriksa sisa minuman yang ada di botol mineral tempat racun diseduh. Selain itu, juga dari sampah bungkus racun sachetan yang ada di rumah korban Sri.

“Racun rumput ini memang kalau dikasih air warnanya putih kayak susu,” kata Segel saat dihubungi okezone, Senin (19/9/2011)

Segel mengisahkan, saat itu Sri sedang sendirian di rumahnya. Karena tidak bisa membaca, Sri yang juga mengalami gangguan jiwa ini, menyedu racun rumput sachetan, yang dikiranya susu.

“Padahal biasanya kalau mau minum susu, dia beli dulu susu sachetan di kedai,” ujar Segel.

Mirisnya, tidak hanya Sri yang meminum racun tersebut. Dua bocah yang saat itu bersama dirinya usai bergotong-royong membersihkan jalan, juga ikut serta meminumnya. Dua bocah ini juga mengira kalau minuman tersebut adalah susu.

Akibatnya, ketiga korban kejang-kejang. Sri dan Satrio meninggal, sementara Rizki berhasil diselamatkan karena hanya meminum sedikit.

-

Pejabat Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Bali mengatakan bahwa setiap tahunnya sekitar 300 bayi di Pulau Dewata tertular virus HIV dan dibutuhkan peran masyarakat untuk mencegah serta menanggulangi penyakit itu.

Hal itu disampaikan Koordinator Pokja Humas Informasi Pencegahan & Advokasi Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Bali, Prof Mangku Karmaya, disela kegiatan sosialisasi yang bertajuk “Bankers Go Surf, Stop AIDS!” pada Minggu.

“Namun angka yang cukup besar itu dapat ditekan, jika seluruh kalangan masyarakat mau bergerak untuk mencegah penularan kepada generasi penerus,” katanya.

Dia menjelaskan, cara mencegah dapat dilakukan dengan menggalakkan program prevention mother to child transmission (PMTCT) di kalangan ibu hamil.

Program itu bertujuan untuk memberikan kesadaran kepada para ibu hamil yang memiliki pasangan dengan gaya hidup beresiko, maka disarankan untuk melakukan “voluntary counseling and testing” (VCT).

Mengenai pemeriksaan VCT, ucap Karmaya, dapat dilakukan di seluruh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang ada di kabupaten/kota se-Bali. Pemeriksaan tersebut semuanya tanpa dikenai biaya.

“Apabila hasil tes tersebut positif, maka akan segera dilakukan pencegahan terhadap bayi dengan secara rutin mengkonsumsi obat antiretrovirus (ARV) supaya nantinya bayi tidak tertular,” ujarnya.

Selain itu, ucap Karmaya, dalam proses persalinan, sang ibu diwajibkan menjalani proses kelahiran dengan cara operasi caesar.

Menurut Karmaya, apabila program PMTCT itu dapat berjalan dengan baik maka dipercaya akan menekan angka penularan HIV kepada bayi.

“Jika program tersebut berjalan dengan baik maka diperkirakan dalam setahun hanya 14 bayi saja yang tertular,” katanya.

Oleh karena itu, tambah Karmaya, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi mengenai program pencegahan penularan HIV dari ibu ke bayi ke seluruh kawasan Pulau Dewata.

EF English First, lembaga pendidikan terkemuka dunia mengumumkan laporan komprehensif pertama tentang indeks kemampuan berbahasa Inggris di 44 negara dimana bahasa Inggris bukan bahasa yang digunakan. Hasil EF English Proficiency Index menempatkan Indonesia di peringkat 34 dari 44 negara.

Indeks menggunakan data uji unik (metodologi khusus) pada lebih dari dua juta orang di 44 negara yang menggunakan tes gratis secara online selama 2007-2009. Dengan nilai ekonomis yang dihabiskan untuk belajar bahasa Inggris pada sektor swasta, kemampuan bahasa Inggris negara Asia di bawah perkiraan.

Selanjutnya, walaupun negara Eropa performanya lebih baik, Spanyol dan Italia tertinggal dari Eropa Barat lainnya. EF English Proficiency Index juga menunjukkan korelasi antara kemampuan berbahasa Inggris dengan pendapatan nasional per orang di negara itu. Korelasi terlihat antara tingginya tingkat pendidikan dan kemapanan bidang ekspor negara bersangkutan.

“Di era kompetisi dan ekonomi global, kemampuan berbahasa Inggris adalah mutlak diperlukan untuk bekerja,” kata Bill Fisher, Presiden divisi online EF Englishtown. Lebih lanjut katanya, “bagi negara berkembang untuk bisa berkompetisi di industri global dan memanfaatkan tren bisnis outsourcing, kemampuan berbahasa Inggris merupakan prioritas utama bagi masyarakatnya”.

Laporan perdana EF EPI di 44 negara memberikan ilustrasi perbedaan kemampuan berbahasa Inggris terkini. Perbandingan negara dengan tetangga, bisnis asosiasi dan sekutunya menunjukkan hasil studi berbeda tentang prioritas nasional dan kebijakan sistem pendidikan di Eropa, Asia, dan Amerika Latin.(JUM

-

Fernando Torres mencetak satu gol dan secara keseluruhan tampil oke di Old Trafford. Namun kegagalan dia menjebol gawang Manchester United yang sudah kosong jadi kisah baru El Nino.

Fernando Torres dipasang sebagai starter oleh pelatih Andre Villas-Boas saat Chelsea mendatangkan Old Trafford, Minggu (18/9/2011) malam. Dia jadi salah satu dari tiga pemain depan selain Daniel Sturridge dan Juan Mata.

Dia antara nama-nama tersebut, Torres sesungguhnya layak dianggap yang terbaik, bahkan jika dibandingkan dengan seluruh pemain The Blues yang dimainkan. Bukan semata karena golnya, tapi kontribusi besar yang dia berikat buat seluruh timnya.

Torres musim ini memang sudah jauh lebih rajin, lebih bersemangat dan mengurangi keindividualannya di muka gawang. Hal mana kembali dia buktikan malam tadi.

El Nino melepas umpan mendatar di dalam kotak penalti, yang sayangnya gagal diceploskan ke gawang oleh Ramires meski saat itu dia punya kesempatan sangat besar mencetak gol. Sementara di kesempatan lain, eks Atletico Madrid dan Liverpool itu menunjukkan aksi individu yang mengancam gawang David De Gea.

Namun yang paling akan diingat dalam pertandingan tersebut adalah kegagalan Torres menjebol gawang MU saat dia tinggal menghadapi gawang yang kosong, benar-benar kosong dan tak satupun ada penghalang antara dia dan gol keduanya.

Momen tersebut terjadi di menit 83. Torres ketika itu lolos dari jebakan offside saat menerima umpan terobosan. Dengan mudah dia memperdaya De Gea untuk punya peluang mengubah kedudukan menjadi 3-2.

Tingga beberapa langkah saja jarak Torres dengan garis gawang, yang sudah tanpa penghuni tentunya. Sementara fans ‘Setan Merah’ saat itu seperti sudah rela gawangnya akan kebobolan untuk kali kedua. Torres melepaskan tembakan…. dan meleset.

Dalam tayangan televisi terlihat beberapa fans MU tertawa dan bertepuk tangan melihat hal tersebut. Sebuah kondisi yang disebut Villas-Boas jamak terjadi di sepakbola, sebagaimana Wayne Ronney gagal mengeksekusi penalti lantaran terpeleset di pertandingan yang sama.

“Anda harus bersikap fair. Kita telah melihat dua striker terbaik dunia membuang mensia-siakan peluang yang sangat baik. Fernando dengan kegagalannya dan Wayne Rooney dengan penaltinya. Tak ada yang dramatis, tapi kadang itu bisa menjadi sesuatu,” ungkap Villas-Boas di BBC.

“Saya pikir semua pemain telah tampil fantastis dengan usaha yang mereka lakukan untuk bereaksi terhadap apa yang terjadi (setelah tertinggal 3-0),” tukas pria asal Portugal itu.

Terlepas dari kegagalan mengerikan tersebut, Torres menyudahi penantian mencetak gol. Gol malam tadi merupakan yang pertama dia buat musim ini, atau yang kedua sejak dia didatangkan dari Liverpool di musim dingin lalu.

Pertandingan Manchester United kontra Chelsea berlangsung seru dengan kedua tim gantian melancarkan serangan. Laga yang berkesudahan dengan skor 3-1 itu disebut Sir Alex Ferguson mirip pertandingan bola basket.

MU memetik kemenangan 3-1 atas Chelsea dalam lanjutan Liga Inggris pekan kelima. Meski unggul lebih dulu 3-0, The Red Devils dapat perlawana sengit dari tamunya terutama di babak kedua.

Statistik pertandinga menunjukkan kalau The Blues bahkan lebih unggul dalam hal membuat peluang. John Terry cs melepskan 20 tembakan, sementara kubu tuan rumah membuat 12 tembakan. Kondisi yang disebut Fergie seperti pertandingan basket.

“Sulit untuk menganalisa karena ada banyak sekali kesalahan. Itu membuat pertandingan berjalan menarik. Seperti pertandingan basket – mereka menyerang dan Anda menyerang. Sangat terbuka buat mereka,” sahut Fergie dalam wawancaranya dengan Skysport.

Diakui Fergie Chelsea tampil bagus dalam laga di Old Trafford tersebut. Anak didik Andre Villas-Boas sayangnya membuang beberapa peluang matang yang dimiliki baik di babak pertama maupun kedua.

“Mereka bisa saja mencetak tiga atau empat di babak pertama, namun kami menampilkan sepakbola yang hebat saat itu,” tuntas Fergie.

Punya lebih banyak peluang namun akhirnya Chelsea harus kalah dari Manchester United. Plus apa yang terjadi saat pertandingan, Andre Villas-Boas menyebut laga ini “gila”.

Bertandang di Old Trafford, Minggu (18/9/2011) malam WIB, Chelsea sudah tampil menyerang sejak awal.

Tapi sayangnya mereka kebobolan lebih dulu dari gol Chris Smalling di menit 7. Sesudahnya Chelsea masih menguasai jalannya laga tapi lagi-lagi ketidaktenangan di depan gawang membuat gol urung tercipta.

Sebaliknya MU yang bermain lebih efektif malah bisa mencetak dua gol tambahan lewat Luis Nani dan Wayne Rooney.

Masuk di babak kedua gol Fernando Torres memperkecil ketertinggalan. Chelsea nyaris kebobolan lagi andaikan Rooney sukses mengeksekusi penalti di pertengahan babak kedua.

Lagi-lagi peluang emas dibuang tim tamu saat Torres yang tinggal berhadapan dengan gawang kosong di menit ke-83 malah mengarahkan bola ke samping gawang.

Soccernet mencatat The Blues membuat 22 shot dengan delapan on goal. Sementara The Red Devils cuma punya 14 shot dengan enam on goal.

“Ini pertandingan yang gila. Skor akhir tidak menunjukkan apa yang terjadi di pertandingan. Kami punya banyak peluang yang sangat bagus namun kami membuang-buang peluang,” sesal Villas-Boas usai laga seperti dilansir BBC.

Ada kekecewaan besar dirasakan Sir Alex Ferguson menyusul kemenangan 3-1 Manchester United atas Chelsea. Manajer asal Skotlandia itu mengecam dengan keras tekel Ashley Cole pada Javier Hernandez.

Hernandez gagal bermain hingga laga MU vs Chelsea benar-benar tuntas. Dia ditarik keluar di menit 79 dan digantikan Demitar Berbatov setelah mendapat cedera di kaki kanannya.

Cedera tersebut didapat Hernandez akibat tekel keras yang dilancarkan Ashley Cole. Peristiwanya terjadi saat dia melepaskan tembakan keras dari dalam kotak penalti dan Cole datang melakukan tekel sambil menjatuhkan diri berniat memblok.

Wasit kemudian memberi kartu kuning pada Cole. Namun itu tak memuaskan Fergie yang merasa aksi wing back timnas Inggris itu membahayakan kondisi pemainnya.

“Saya tidak tahu apa yang akan kami lakukan. Buat saya tekel itu mengejutkan, benar-benar tekel yang mengejutkan,” sahut Fergie di Skysport.

Hingga kini Fergie belum mengetahui secara pasti kondisi Chicharito. Apakah striker itu akan absen atau bisa langsung bermain di laga berikutnya Fergie juga tak bisa memastikan.

Dari kejadian tersebut Fergie juga mengkritik keputusan wasit yang tidak memberi timnya hadiah penalti menyusul kejadian tersebut. Padahal Cole dapat kartu kuning akibat aksinya itu.

“Wasit sudah mengkartu dia, tapi jika dia dikartu kuning saya tidak tahu kenapa itu tak berujung penalti. Saya harus bertanya padanya.”

“Kami akan menunggu hingga pagi. Saat ini kakinya mati rasa dan dia tak merasakan apapun. Jadi dia bisa absen beberapa pekan mungkin,” tuntas Fergie

Real Madrid menyerah kalah di kandang Levante. Menurut entrenador Madrid Jose Mourinho, hasil itu adalah cerminan dari sepakbola “kotor” yang dimainkan tuan rumah.

El Real pulang dari Ciutat de Valencia, Senin (19/9/2011) dinihari WIB, dengan kekalahan 0-1 atas tuan rumah. Madrid juga harus menuntaskan laga minus satu pemain menyusul kartu kuning kedua yang diterima Sami Khedira pada menit 40.

“Aku hanya perlu memberi selamat kepada mereka (Levante) yang cerdas karena mereka tahu bagaimana cara memprovokasi, mereka tahu bagaimana cara berpura-pura, mereka tahu bagaimana cara mengulur waktu, mereka tahu bagaimana cara menahan-nahan bola, mereka tahu ini adalah bagian dari sepakbola,” ujar Mourinho di AFP.

“Dan di sini aku setuju kalau pemain kami sama sekali tidak nyaman dalam permainan seperti itu. Kami punya para pemain yang sangat pandai tampil di level besar, dan mereka datang ke mari dan tidak bisa beradaptasi dengan situasi,” lanjutnya.

Dalam pertandingan itu sendiri, Madrid sebenarnya cukup mendominasi permainan. Terbukti dengan penguasaan bola Madrid yang dicatat Soccernet mencapai 70%. Madrid juga membuat 14 tembakan, sedangkan Levante 11. Namun, Mourinho menilai strategi negatif Levante terbukti lebih jitu.

“Aku tidak mau menggunakan kata-kata ini, aku tidak tahu apa kata-kata ini kasar, jika demikian itu bukanlah niatku, tapi aku tidak bisa menemukan kata-kata lain–inilah sisi kotor dari sepakbola, Anda tahu: berpura-pura, provokasi, mengulur waktu, menahan-nahan bola,” sindir Mourinho.

Selain menyindir lawan, pria Portugal tersebut sebelumnya juga tidak segan menyalahkan Khedira yang dinilainya sudah termakan provokasi lawan. Tapi selain itu Mourinho juga menilai kalau wasit pun pegang andil dalam kekalahan Madrid.

“Tapi seperti yang saya katakan, wasit juga memiliki kesalahan karena sebuah hukuman seperti kartu merah adalah hal besar, di dalam sebuah permainan yang berimbang pun itu hal besar, dan kesalahan dilakukan kami, diriku sendiri dan juga para pemain yang ada di lapangan,” paparnya.

Belanja musim panas Manchester City rupanya belum memuaskan Roberto Mancini. Buktinya si manajer City mengaku masih kekurangan pemain.

Laju menawan City di awal musim ini akhirnya teredam di Craven Cottage, Minggu (18/9/2011) malam WIB. Dijamu Fulham, The Citizens hanya bisa bermain seri.

City unggul lebih dulu lewat sepasang gol Sergio Aguero, yang diboyong musim panas ini, dan sepertinya akan memperpanjang rekor kemenangan 100% di awal musim Liga Primer.

Akan tetapi, dua gol City di paruh pertama itu bisa dibalas Fulham lewat gol Bobby Zamora dan Danny Murphy di babak kedua. Skor akhir 2-2.

Mancini jelas kecewa atas hasil imbang tersebut. Usai pertandingan, si Italiano lantas mengeluhkan kalau City masih kekurangan pemain.

“Saya hanya bisa mengganti para full-back dan penyerang. Saya cuma punya dua pemain tengah karena James Milner dan Nigel de Jong cedera,” keluhnya di Mirror.

“Saat ini kami kekurangan pemain,” simpul Mancini.

Selama tiga musim terakhir, City disebut-sebut sudah menghabiskan lebih dari 300 juta poundsterling, sekitar Rp 4,1 triliun, untuk belanja pemain.

Musim panas ini saja setidaknya ada lima pemain bernama besar yang sudah diboyong City, dengan nama Aguero dan Samir Nasri yang berturut-turut konon dibeli dengan harga 35 juta poundsterling dan 25 juta poundsterling, termasuk di antaranya.

Akan tetapi, melihat komentar Mancini tersebut, City niscaya akan kembali aktif berbelanja di bursa transfer musim dingin nanti.

Kekalahan Real Madrid atas Levante masih menyisakan rasa getir di kubu El Real. Levante pun disebut beruntung sedangkan Madrid dirugikan wasit.

Melawat ke markas Levante di Ciutat de Valencia, Senin (19/9/2011) dinihari WIB, Madrid pulang dengan kekalahan 0-1 setelah bermain minus satu pemain sejak akhir babak pertama.

Kartu merah itu sendiri diberikan wasit Javier Turienzo Álvarez kepada Sami Khedira pada menit 40, setelah kartu kuning pertama diacungkan di menit ke-25.

“Kartu merah itu mempengaruhi hasil. Permainan Levante membaik dan mereka bikin kami menderita. Kami harus lebih kompak lagi untuk menghindari hal seperti itu,” ujar Ricardo Carvalho di situs Madrid.

“Kami punya sedemikian banyak peluang bikin gol dan kami bermain bagus sampai dengan adanya kartu merah itu. Mereka kemudian beruntung dan bikin gol,” sesal bek Madrid tersebut.

Rekan Carvalho, Pepe, turut menyoroti keputusan-keputusan wasit di dalam pertandingan tersebut. Menurutnya, pengadil lapangan saat itu cenderung berat sebelah.

“Wasit memainkan peranan penting. Ia menghukum kami dengan pelanggaran-pelanggaran yang tidak kami lakukan.”

“Wasit-wasit harus melakukan pekerjaannya dan mereka tidak melakukan itu malam ini. Sebelum kartu merah Khedira, ada pelanggaran terhadap (Angel) Di Maria yang tidak diberikan oleh hakim garis. Wasit harus adil kepada kedua kubu,” sergah Pepe.

ntastis Manchester United. Menyusul kemenangan atas Chelsea, The Red Devils menjalani start terbaiknya sejak musim 1985.

Kemenangan 3-1 MU atas Chelsea membuat The Red Devils meraih hasil 100% kemenangan dari lima pertandingan. Cuma ‘Setan Merah’ yang punya catatan sebagus itu, setelah Manchester City diimbangi Fulham 2-2, yang membuat mereka duduk sendiri di puncak klasemen.

Rentetan kemenangan yang didapat MU disebut Fergie mengejutkan dirinya. Apalagi Wayne Rooney cs tampil luar biasa dalam laga-laga tersebut dengan di antaranya menghancurkan Arsenal 8-2 dan mengungguli Tottenham Hotspur 3-0.

Total ada 21 gol dibuat pemain-pemain MU dalam lima pertandingan tersebut. Sementara gawang mereka cuma kemasukan empat kali.

“Tak pernah sebelumnya saya memiliki tim yang mengawali musim dengan performa luar biasa seperti ini dan banyak mencetak gol dengan banyak. Ini sebuah capaian baru buat saya — dan bisa mengatakan hal ini saat saya berada di tahap karir seperti sekarang ini, itu sungguh berarti,” sahut Fergie di TheSun.

Lima kemenangan di lima laga pertama merupakan start terbaik MU sejak tahun 1985. Ketika itu MU belum dibesut Alex Ferguson, yang baru datang setahun kemudian.

“Saya antusias dan kenapa tidak? Karena kami telah mencapai sesuatu yang spesial. Tentu saja, Anda tidak bisa berpikir ini akan bertahan terus menerus. Setelah seumur hidup menekuni permainan ini, sepakbola mengajari saya sering sekali ada peluang Anda tergelincir.”

“Kami mungkin akan kesulitan menpertahankan keberhasilan mencetak banyak gol di sepanjang Premier League musim ini. Tapi saya yakin kami akan bisa mengatasi lawan-lawan kami dan menjadi penantang serius titel juara lagi,” tuntas Fergie.

Duel Manchester City kontra Birmingham bisa menjadi ajang debut Owen Hargreaves. Meski masih menanti konfirmasi, Roberto Mancini mengaku sudah memplot Hargreaves untuk tampil.

Tengah pekan ini City akan menjamu Birmingham dalam ajang babak ketiga Piala Liga Inggris. Untuk laga tersebut, Mancini siap melakukan rotasi pemain, salah satunya dengan menurunkan Hargraves.

Mantan pemain Bayern Munich dan Manchester United itu nyaris sudah tidak memainkan partai kompetitif secara penuh dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Tetapi performa Hargreaves dalam sesi latihan sepertinya sudah cukup membuat Mancini menaruh kepercayaan untuknya.

“Saya harus bicara dengan Owen dan pada hari Selasa kami akan menentukan apa ia akan bermain, tapi kemungkinan besar ia bakal bermain,” jelas Mancini di ESPN Soccernet.

“Ia sudah berlatih secara penuh tapi ia belum 100%. Mungkin ia bisa bermain selama 30 atau 45 menit,” lanjutnya menganalisis si pemain yang diboyong City secara gratis pada musim panas ini.

Selain Hargreaves, Mancini juga sudah menyiapkan pemain-pemain pelapis lainnya untuk tampil. Pasalnya, ia butuh mengistirahatkan sejumlah pemain kuncinya, menyusul laga kontra Fulham yang berakhir 2-2 di Liga Primer akhir pekan lalu.

“Saya akan mengubah total tim karena saya mesti memberikan istirahat untuk lima atau pemain. Kami ingin terus maju di kompetisi ini tapi kami juga harus melakukan perubahan,” terangnya.

Besar kemungkinan Mancini akan mengandalkan Carlos Tevez di lini depan sedangkan Kolo Toure, yang sudah kembali pasca hukuman enam bulan, juga akan diturunkan demi memberinya waktu bermain.

Wise When You Speak

Posted: 18 Sep 2011 07:59 PM PDT
Amsal 10:19
Di dalam banyak bicara pasti ada pelanggaran, tetapi siapa yang menahan bibirnya, berakal budi.

Firman Tuhan ini selalu mengingatkan saya untuk bijak dalam berbicara. Beberapa kali saya menyesal telah mengatakan sesuatu yang seharusnya tidak perlu dikatakan pada saat-saat tertentu. Beda kepentingan, beda status sosial, beda keyakinan, beda pendidikan dan beda pola pikir dapat menimbulkan salah paham.

Saya belajar banyak dari cara Yesus berbicara. Ia kadangkala menolak untuk mengungkapkan kebenaran tentang diri-Nya sendiri, bahkan di saat yang kelihatannya bagi kita merupakan ‘kesempatan untuk bersaksi’. Dia tidak selalu mengatakan siapa diriNya. Dia menyuruh beberapa orang yang disembuhkanNya untuk tidak menyebarkan mujizat yang terjadi. Ia tahu waktu yang tepat kapan Ia harus menutup dan membuka mulutNya. Ia tidak perlu menyesal untuk apa yang telah Ia katakan, karena sepanjang waktu Ia bijak dalam menggunakan mulut-Nya.

Sebagai manusia, seringkali kita tidak bijak dalam berkata-kata. Tapi hal tersebut bisa didapat dalam doa dan praktik sehari-hari. Minta kebijakan untuk berdiam diri ketika hal tersebut merupakan hal yang tepat untuk dilakukan. Minta untuk diingatkan bahwa kita tidak perlu mengatakan segala sesuatu dan hanya ada sedikit hal yang perlu dikatakan. Dan di sisi lain mintalah kata-kata yang tepat ketika harus berbicara.

Berhikmatlah dalam berkata-kata! Membangun atau menjatuhkan itu merupakan pilihan Anda.

Keajaiban Memberi (2)
TUESDAY, 05 APRIL 2011
Total View : 1675 times

Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau

meminjam dari padamu. (Matius 5:42)

Dua, memberi itu memperpanjang umur.

Ingin panjang umur dan awet muda? Rahasianya sangat sederhana, banyak-banyaklah memberi! James House di risetnya menyimpulkan, “Menolong orang lain secara sukarela meningkatkan kebugaran tubuh dan angka harapan hidup.” Barangkali Anda pernah membaca kisah hidup John D. Rockeffeler, seorang filantropi atau dermawan yang sangat terkenal. Sebelumnya Rockefeller adalah seorang yang tidak bahagia, sering sulit tidur, dan dokter memvonis hidupnya tinggal setahun lagi. Rockefeller mencoba menemukan arti hidupnya, lalu dia memutuskan untuk memberikan sebagian besar uangnya untuk amal, kaum papa dan orang-orang miskin. Luar biasa, justru hidupnya berbalik seratus delapan puluh derajat, kesehatannya membaik berlawanan dengan perkiraan dokter, ia bisa hidup sampai umur 98 tahun. Dengan memberi, Rockefeller mendapat “bonus” usia sampai 45 tahun. Tidak perlu heran ketika seseorang merasa hidupnya berarti dan merasa bahagia, maka secara otomatis itu akan berpengaruh pada kesehatan tubuhnya.

Tiga, memberi membuat kita berbahagia.

Elizabeth Dunn telah melakukan riset berkali-kali terhadap orang yang suka memberi. Dari hasil penelitian tersebut, Dunn menyimpulkan bahwa memberi sesuatu kepada orang ternyata mendatangkan kebahagiaan yang luar biasa. Bukankah kita sendiri mengalami hal tersebut di atas? Ketika kita mengulurkan tangan untuk menolong sesama dan berbagi hidup dengan mereka, maka kita merasakan kebahagiaan yang sangat dalam, kita merasakan bahwa hidup jauh lebih berarti ketika kita memberi dan menolong sesama.

Ketika kita menerima pemberian orang lain, pastilah kita merasa senang. Tapi jika ingin rasa senangnya dua kali lipat lebih banyak, kitalah yang harus memberi. Memberi itu ajaib. Sepertinya apa yang kita miliki berkurang, tapi sesungguhnya kebahagiaan kita akan bertambah. Dan tak lama setelah itu pasti ada pelipatgandaan dari apa yang telah kita tabur. Anda percaya?

Memilih Tempat Menabur (1)
MONDAY, 06 JUNE 2011
Total View : 1821 times

Menabur adalah sebuah keputusan antara hidup dan mati. Bila memilih menabur untuk diri sendiri, kita mengikat tangan Tuhan sehingga Ia tak bisa memberkati kita. Tak ubahnya seperti berdiri di tengah ladang dengan benih di genggaman, kita tidak menanamnya, tapi seraya mengharapkan hasil yang lebih banyak. Benih itu tentu tak bisa tumbuh di tangan kita.

Bagian Alkitab ini mengajar prinsip yang lain: Kita akan melayani dimana kita menabur. Bila menabur ke dalam daging, kita akan mengabdikan diri pada kedagingan; bila menabur untuk Tuhan, kita melayani Tuhan. Kita tak bisa melayani keduanya. Yesus berkata, “Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon” (Matiu 6:24).

Menabur Pada Hal Kedagingan

Dalam logika sederhana, menabur dalam daging sama dengan menanam semua milik saya untuk memenuhi kebutuhan sesaat tanpa mengindahkan hal-hal yang sifatnya abadi. Dalam kasus ini, pendapatan saya dihabiskan untuk kenyamanan yang sebagaian besar tidak benar-benar saya perlukan. Saya memilih untuk merasa nyaman atau menyenangkan kedagingan dari pada menyimpan dan menginvestasikan benih yang Tuhan telah berikan bagi saya. Dengan begitu, saya mengabaikan Tuhan dan menyenangkan diri sendiri.

Paulus berkata di Galatia 6, “Allah tidak membiarkan diriNya dipermainkan.” Dengan kata lain, kita tak bisa membodohi Tuhan. Kita bisa mengangkat dagu di hadapan Allah seperti anak yang manja dan tak tahu terima kasih. Sama seperti anak muda yang mengambil uang ayahnya, menghabiskannya di bar dan berakhir di kandang babi mencari ampas makanan (baca Lukas 15:11-18). Kita menyombongkan diri pada Bapa surgawi dengan tidak mengakuinya sebagai sumber dari apa yang kita miliki.

Dengan begitu, kita memilih untuk hidup dengan kekuatan sendiri dan melupakan segala berkat yang telah diberikan Allah. Banyak orang bergumul dalam pertempuran hebat untuk mengatasi kesulitan keuangan. Apa pun yang mereka lakukan, mereka tak pernah bisa mengatasinya. Mereka bekerja keras mencari penghasilan yang tak pernah mencukupi. Masalahnya, mereka memakan benih itu sendiri dan bukan menaburnya kembali bagi Tuhan. Bila tidak ada yang ditaburkan, otomatis tak ada yang bisa dipanen.

Ketika kita menabur dalam kedagingan, dalam kebiasaan berkubang dalam dosa, kita hanya akan mendapatkan lebih banyak kedagingan. Hanya ada satu ujung bagi kedagingan-mengalami kerugian dan mati.

Cukup dengan berjalan dari rumah saja, Anda akan bisa melihat benih yang telah ditaburkan. Gaya hidup mereka menunjukkan bahwa mereka menggunakan benih mereka untuk kesenangan sesaat. Bukannya mereka tak mampu menyimpan dan menabur; mereka cuma tak melakukannya. Mereka menabur benih dengan cara yang tak menghasilkan. Lebih banyak lagi benih terbuang sia-sia pada akhir bulan ketika tagihan telepon datang. Karena semua benih telah habis terpakai, akhirnya mereka tidak bisa membayar tagihan, dan seperti orang bodoh berbicara dengan telpon yang tak aktif lagi.

Menyumbang uang untuk kegiatan yang positif atau pada pengkhotbah di televisi atau pada orang miskin juga tak cukup. Yesus tak pernah tergerak oleh kebutuhan, karena Ia hanya menjalankan perintah BapaNya. Benih kita harus ditabur dalam kerajaan Allah melalui gereja lokal.

Kepada orang miskin kita tak memberi benih, tetapi membagi hasil panen (roti). Alkitab berkata agar kita memberikan roti kepada orang miskin (lihat Yesaya 58:7). Roti adalah apa yang kita miliki di rumah kita, benih adalah milik Tuhan. Benih adalah apa yang kita tabur. Anda tidak bisa memberikan perpuluhan kepada orang miskin dan mengharap panen. Anda bisa memberikan roti hasil panen kepada orang miskin dan Tuhan akan melipatgandakannya. Tetapi bila Anda memberikan benih kepada orang miskin, mereka akan memakannya dan tidak ada lagi untuk ditanam.

Taburlah benih pada hal-hal yang bisa berlipat ganda dengan sendirinya. Hanya benih yang ditaburkan yang dapat dibuat bertambah banyak oleh Allah.
-

Menabur yahhh

Mengenai Penyelenggaraan Adikodrati
MONDAY, 19 SEPTEMBER 2011
Total View : 187 times

1 Raja-raja 17:15-16,

“Lalu pergilah perempuan itu dan berbuat seperti yang dikatakan Elia; maka perempuan itu dan dia serta anak perempuan itu mendapat makan beberapa waktu lamanya. Tepung dalam tempayan itu tidak habis dan minyak dalam buli-buli itu tidak berkurang seperti firman Tuhan yang diucapkanNya dengan perantaraan Elia.”

Penyelenggaraan adikodrati terjadi ketika yang alami tidak cukup. Jika kita tidak melakukannya sendiri, maka iman tidak diperlukan. Tidak perlu percaya kepada Allah. Dan berlaku, jika kita tidak memiliki iman dan tidak membutuhkan Allah, Dia tidak akan memasuki bidang-bidang yang kita simpan untuk kita kendalikan sendiri. Prinsip penyelenggaraan adikodrati adalah bahwa Dia kuat bila manusia tidak.

Filipi 4:9,

“Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaanNya dalam Kristus Yesus.”

Perhatikan bahwa Kitab Suci tidak mengatakan bahwa perusahaan yang mempekerjakan Anda akan memenuhi kebutuhan Anda. Kitab suci juga tidak berkata, pengusaha bank setempat atau petugas pemberi pinjaman akan memasok kebutuhan Anda. Kitab suci mengatakan bahwa Allah, dan bukan yang lain, akan memenuhi kebutuhan Anda. Allah adalah satu-satunya Sumber Anda! Bukan pekerjaan Anda yang memberi Anda penghasilan. Allahlah yang menyediakan kebutuhan-kebutuhan Anda.

Kisah ini sudah diceritakan kepada banyak generasi, yaitu kisah tentang keluarga Kristen yang mengalami masa-masa sulit. Mereka begitu kekurangannya sehingga mereka bahkan tidak lagi punya makanan. Sang ayah dan ibu berlutut dan berseru kepada Allah, mereka meminta makanan agar anak-anak mereka tidak kelaparan. Seorang laki-laki yang bukan orang Kristen sedang berjalan dekat rumah mereka dan mendengar doa mereka. Bukannya merasa kasihan, ia malah memutuskan untuk mempermainkan mereka.

Ia pergi ke toko bahan makanan dan membeli sekotak besar bahan makanan, menaruhnya di teras rumah mereka, dan membunyikan bel pintu. Ketika orang tua Kristen ini melihat bahan makanan di beranda, mereka dengan sengaja mulai berterima kasih kepada Allah. Lalu si orang yang tidak percaya itu muncul dan berkata,”Mengapa berterima kasih kepada Allah? Aku yang menaruh bahan makanan itu di sana.” Sang ayah Kristen menjawab, “Oh, bukan, Allah yang menjawab doa kami dan memberikan bahan makanan. Tetapi, aku mau berterima kasih padamu karena sudah menjadi pesuruhNya untuk membawakan bahan makanan ini kepada kami!”

Allah adalah sumber Anda satu-satunya, penyelenggara satu-satunya. Lewat Dia dan hanya Dia sajalah segala kebutuhan Anda terpenuhi. Pekerjaan yang merupakan profesi Anda hanyalah terbatas sebagai pekerjaan dan profesi, bukan segalanya. Bila perekonomian mencapai kapasitas terendah keuangan negara. Bila perusahaan jatuh, pekerjaan hilang. Bila sektor industri yang mempekerjakan Anda bangkrut, pekerjaan Anda lenyap bersamanya. Jangan bersandar pada pendidikan Anda, jangan bersandar pada pengalaman Anda, jangan bersandar pada pekerjaan Anda; bersandarlah pada Allah.

Memberi, Bukan Menerima (1)
MONDAY, 05 SEPTEMBER 2011
Total View : 994 times

2 Korintus 8:7,

“Maka sekarang, sama seperti kamu kaya dalam segala sesuatu, — dalam iman, dalam perkataan, dalam pengetahuan, dalam kesungguhan untuk membantu, dan dalam kasihmu terhadap kami – demikian juga hendaknya kamu kaya dalam pelayanan kasih ini.”

Apakah mempunyai banyak uang merupakan kunci untuk segalanya? Apakah uang menyebabkan kebahagiaan? Apakah uang memberi Anda jalan keluar dari masalah-masalah dalam hidup ini? Kapan Anda akan berhenti membeli, mengumpulkan, meraup, dan mengambil keuntungan? Kekayaan kita tidak berasal dari apa yang kita akumulasikan dalam hidup, tetapi dari apa yang kita berikan dalam hidup ini.

Beberapa orang terkaya di dunia pada tahun 1923 berkumpul di Edgewater Beach Hotel di Chicago. Kelompok yang terdiri dari tujuh orang memiliki kekayaan yang nilainya melebihi seluruh harta negara Amerika pada zaman mereka. Inilah orang-orang yang besar di bidang keuangan dengan catatan sukses karena telah mencapai kekayaan yang luar biasa.

Tetapi, cerita ini belum selesai. Dalam 25 tahun, presiden perusahaan baja terbesar meninggal dunia tanpa uang sepeser pun. Seorang jutawan yang menjadi spekulator gandum juga jatuh miskin. Yang lain, yang adalah presiden New York Exchange, menghabiskan tahun-tahun di penjara. Yang lain lagi dari kelompok tujuh orang kaya itu, adalah anggota kabinet kepresidenan, dan ia masuk penjara, tetapi diampuni sehingga ia bisa meninggal dunia di rumah dan bukannya di penjara. Yang kelima dari ketujuh orang itu, ia bunuh diri. Yang keenam, yang pernah mengepalai salah satu perusahaan terbesar di dunia, juga bunuh diri. Yang ketujuh, dan yang terakhir dari manusia terkaya di dunia, juga mengakhiri hidupnya sendiri.

Kisah Para Rasul 20:35,

“… harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima.”

Lukas 6:38,

“Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.”

“Ketika tiba saatnya untuk memberi sampai menyakitkan, kebanyakan orang mempunyai ambang batas yang rendah untuk sakit.” – Anonim.

Bunda Teresa adalah perempuan yang mengasihi Allah, ia tidak pernah berhenti memberikan dirinya. Ia berkata, “Jangan khawatir soal jumlah. Tolonglah satu orang pada satu waktu, dan selalu mulailah dengan orang yang paling dekat denganmu.”

Kemurahan Hati

Pemberi yang sejati tidak dimotivasi oleh kompetisi; mereka dimotivasi oleh kemurahan hati. Apakah kemurahan hati itu? Dalam 2 Korintus 8-9, kemurahan hati mengacu pada kemurahan ilahi yang ditunjukkan dalam sikap suka memberi. Itulah kuasa ilahi yang membuat kita mampu berpartisipasi sungguh-sungguh dalam memberi. Tindakan yang dilakukan karena kebaikan hati sebagaimana digunakan dalam kutipan berikut ini berarti suatu tindakan memberi. Kemurahan hati mendatangkan kesenangan dan sukacita. Kemurahan hati adalah orang yang membuat orang siap, cepat, rela dan tidak menunda-nunda dalam memberi dengan bebas. Kemurahan hati mengangkat martabat dan mengangkat orang dalam perbuatan baiknya. Ia menghormati dan menjadi berkat dan menyediakan segala yang dibutuhkan. Kemurahan hati adalah pemrakarsa untuk memberi. Hukum dari Alkitab, perangkat peraturan, ataupun rasa bersalah atau persaingan, itu semua tidak ada yang membuat Anda memberi. Kemurahan hatilah yang menciptakan keinginan untuk memberi, kemurahan hatilah yang membuat kita sanggup memberi dan kemurahan hatilah yang menyebabkan Anda memasuki dunia iman. 2 Korintus 8:6-7 berkata bahwa memberi adalah sesuatu yang harus kita lakukan dengan luar biasa baik dan berlimpah, tetapi harus dimotivasi oleh kemurahan hati.

“Jangan pernah mengukur kebaikan hati dengan apa yang engkau berikan, melainkan dengan apa yang telah engkau tinggalkan” – Fulton Sheen.

Source : Disadur dari: Buku Biblical Principles for Becoming Debt Free! (Frank Damazio&Rich; Brott)

Memberi, Bukan Menerima (2)
MONDAY, 12 SEPTEMBER 2011
Total View : 654 times

Memberi Dengan Sukacita

1 Tawarikh 29:9,

“Bangsa ini bersukacita dengan kerelaan mereka masing-masing, sebab dengan tulus hati mereka memberikan persembahan sukarela mereka kepada Tuhan; juga raja Daud sangat bersukacita.”

Memberi jangan pernah dirasakan sebagai beban. Jangan tidak boleh membuat tertekan. Pemberian kita jangan diberikan dengan perasaan ragu, enggan segan, atau tidak rela. Sesungguhnya, sebagaimana terlihat dalam kutipan ini, memberi haruslah menjadi kesempatan untuk bersukacita dengan luar biasa! Pemberian kita harus diberikan dengan iman; berikan pemberian Anda kepada Allah dengan keyakinan akan firmanNya. Jika kita memberi dengan mengeluh dan tidak rela, maka apakah hal itu akan membuat Allah menunda pemberian berkatNya yang sempurna kepada kita? Saya tidak tahu. Tetapi, saya tahu bahwa Allah sungguh-sungguh mengasihi orang yang memberi dengan gembira dan sepenuh hati.

2 Korintus 9:7,

“Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.”

Dalam ayat ini, sangat jelas bahwa memberi (kita tidak bicara tentang mengembalikan sepersepuluh milik Allah kepadaNya) janganlah dengan terpaksa. Jangan ada yang merasa diintimidasi untuk memberi. Jangan ada yang merasa ditekan harus memberi. Memberi jangan dijadikan kewajiban atau dimotivasi oleh rasa bersalah. Memberi harus dilakukan menurut kehendak bebas dan kasih.

Memberi adalah keputusan pribadi untuk memberi berkat kepada orang lain sebagaimana kita diberkati oleh Allah. Kita melakukannya dengan memberikan dukungan pada berbagai pelayanan dalam gereja setempat kita. Ya, memberi bisa dilakukan di tempat-tempat lain, tetapi jagalah agar Anda terlebih dahulu memberi perhatian kepada tempat dimana Anda dibesarkan dari minggu ke minggu. Berilah dengan rela dan gembira.

Pemberian kita jangan disampaikan dengan perasaan ragu, enggan, atau tidak rela.

Bagaimana seharusnya saya memberi untuk karya Allah?

Banyak wadah pelayanan yang menawarkan kesempatan untuk memberi kepada Tuhan dengan bermacam-macam cara. Mulai dari orang miskin, kebutuhan anak-anak, melunasi utang gereja, gereja-gereja yang sedang dibangun, penginjilan yang strategis dan kreatif-seperti pelayanan media CBN atau bermacam jenis pelayanan lainnya.

Kita harus menyadari bahwa masing-masing kita memiliki bagian yang harus dikerjakan. Mungkin kita tidak berada di garis depan ladang pelayanan misi untuk langsung melayani jiwa-jiwa yang ada di pelosok tanah air, namun kita dapat turut memasok bahan bakar untuk mereka yang ada di garis depan. Karena saat kita melakukan bagian tersebut, bagian kita menjadi sama pentingnya seperti mereka yang langsung turun melayani jiwa-jiwa yang belum mengenal Tuhan. Maka, marilah kita bersama-sama menjadi mitra yang mendanai Kerajaan Allah.

Mencari Terlebih Dahulu (1)
MONDAY, 22 AUGUST 2011
Total View : 1143 times

Prinsip Alkitab untuk mencari terlebih dahulu pada dasarnya adalah perspektif yang benar dan motif yang benar. Jika satu-satunya tujuan hidup Anda adalah mencari uang dan menimbun harta untuk diri Anda, maka Anda telah menuju arah yang salah. Yesus berkata, carilah terlebih dahulu Kerajaan Allah. Hal ini tidak berarti mencari Kerajaan Allah terlebih dahulu, tetapi hanya sementara waktu, lalu beralih ke tujuan kedua, yakni menimbun harta. Yang sesungguhnya dimaksudkan adalah, fokus kita harus selalu pada hal Kerajaan Allah dan prioritasnya. Bila kita menempatkan prioritas kita pada tempatnya, hal-hal yang kita perlukan akan disediakan.

Yesus tahu bahwa laki-laki dan perempuan akan mengalami kesulitan dalam menjaga hati mereka tetap terfokus pada tujuan sesungguhnya dari keberadaan mereka. Itulah sebabnya, pada Khotbah di Bukit, Dia berkata,

Matius 6:19-21, “Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.”

Matius 6:33,

“Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.”

Menempatkan Allah sebagai yang pertama dalam hidup kita akan meringankan diri kita dari tugas mengkhawatirkan segala sesuatu yang lain. Mencari kerajaanNya dan kebenaranNya terlebih dahulu adalah dengan sungguh-sungguh menjadikan Allah prioritas dalam hidup kita. Ayat 33 memberikan kepada kita pedoman suatu prioritas dalam hidup kita. Ayat 33 memberikan kepada kita pedoman suatu prioritas, suatu prinsip, dan suatu janji. Prioritas kita adalah terlebih dahulu mencari kehendak Allah dan kebenaranNya. Prinsipnya adalah fokus pada kegiatan Kerajaan tersebut. Janjinya adalah bahwa bila kita mencari Dia terlebih dahulu dan berfokus pada urusan Kerajaan Allah, Dia akan mencukupi segala kebutuhan kita.

Mencari Terlebih Dahulu (2)
MONDAY, 29 AUGUST 2011
Total View : 872 times

Selalu ada godaan untuk menempatkan uang sebagai yang nomor satu. Apakah Anda ingat pemuda kaya yang datang kepada Yesus dan berkata dia ingin mengikuti Kristus? Tanggapan Yesus tidaklah membuatnya senang. Yesus mengatakan kepadanya agar memberikan uangnya dan mengikutiNya. Anda lihat, bukan uangnya yang salah. Pemuda itu menempatkan uangnya sebagai yang pertama di atas semua yang lain.

“Saat kekayaan hilang, tidak ada yang hilang; saat kesehatan hilang, sesuatu hilang; saat karakter hilang, segalanya hilang” – Billy Graham.

Jika kita memiliki terlalu banyak uang, selalu ada bahaya bahwa pada akhirnya kita akan tergantung padanya. Apakah hidup Anda mengungkapkan hasrat Anda untuk menjadikan Allah sebagai yang pertama? Tuhan memperingatkan kita agar kita mencari kerajaannNya terlebih dahulu, caraNya dalam melakukan berbagai hal, dan agar kita jangan khawatir akan harta. Menimbun harta tidak akan pernah membuat puas. Kita hanya akan menginginkan lebih dan lebih. Itulah sebabnya kita harus berfokus pada kebutuhan, bukan keinginan.

Apakah yang kita butuhkan? Biasanya kebutuhan itu meliputi makanan dan air, matahari dan udara, hujan dan tempat berteduh. Selain kebutuhan-kebutuhan dasar untuk hidup ini mungkin ada kebutuhan untuk mempunyai teman, keluarga, hubungan, kepercayaan diri, dan lain-lain. Yang tidak kita butuhkan adalah lebih merupakan barang-barang. Materialisme adalah fokus pada barang-barang yang dianggap penting daripada fokus pada hal-hal mengenai Allah. Sebelum kita mencurahkan waktu, tenaga, minat, dan hidup kita ke dalam apa yang kita anggap berharga, Yesus benar-benar meminta kita untuk berhenti dan memfokuskan diri kita pada hal-hal yang bernilai abadi.

Musa menganggap penghinaan karena Kristus sebagai kekayaan yang lebih besar daripada segala harta di Mesir.

Jika kita memiliki terlalu banyak uang, selalu ada bahaya bahwa pada akhirnya kita akan tergantung padanya.

Ibrani 11:26, “Ia menganggap penghinaan karena Kristus sebagai kekayaan yang lebih besar daripada semua harta Mesir, sebab pandangannya ia arahkan kepada upah.”

Amanat Allah adalah agar kita mencari terlebih dahulu kebenaran kerajaan Allah. Hidup orang-orang percaya akan rusak jika mereka sepenuhnya terserap oleh harta dan usaha penumpukan materi. Kita harus meminta kepada Allah agar Dia menolong kita membangun sikap yang melayaniNya dengan setia dan membangun kehidupan yang terbebas dari jerat utang sehingga kita bisa melaksanakan prioritas Kerajaan Allah daripada mengejar keinginan-keinginan manusia. Bagaimanapun, keseluruhan tujuan kita dalam hidup ini adalah untuk memberi kepada orang lain, berbagi dengan orang lain, dan menjadi berkat bagi orang lain sebagaimana kita telah diberi berkat. Memiliki hobi memberi akan menjauhkan kita dari ketamakan.

Pengakuan Bahwa Allah Memiliki Segalanya (1)
MONDAY, 08 AUGUST 2011
Total View : 1382 times

Mazmur 50:10, “ Sebab punyaKulah segala binatang hutan, dan beribu-ribu hewan di gunung.”

1 Tawarikh 29:10-12, “… Terpujilah Engkau, ya Tuhan, Allahnya bapa kami Israel, dari selama-lamanya sampai selama-lamanya. Ya Tuhan, punyaMulah kebesaran dan kejayaan, kehormatan, kemasyhuran dan keagungan, ya, segala-galanya yang ada di langit dan di bumi! Ya Tuhan, punyaMulah kerajaan dan Engkau yang tertinggi itu melebihi segala-galanya sebagai kepala. Sebab kekayaan dan kemuliaan berasal dari padaMu dan Engkaulah yang berkuasa atas segala-galanya; dalam tanganMulah kekuatan dan kejayaan; dalam tanganMulah kuasa membesarkan dan mengokohkan segala-galanya.”

Jangan salah sangka bahwa pekerjaan atau bisnis Anda adalah yang memberi Anda pendapatan. Allah adalah sumber pemberian yang berlimpah. Pekerjaan akan lenyap; konsumen bisnis Anda datang dan pergi. Allahlah yang menjaga agar kebutuhan-kebutuhan Anda terpenuhi. Orang lain, kondisi dan situasi itu hanyalah merupakan alatNya untuk membuatnya terpenuhi. Allah menggunakan banyak cara untuk menjadikan pekerjaan itu selesai, tetapi pada akhirnya, bukan oleh kita, melainkan berkat Allah atas hidup kita.

Hagai 2:9,

“KepunyaanKulah perak dan kepunyaanKulah emas, demikianlah firman Tuhan semesta alam.”

Billy Graham berkata, “Jika seseorang bersikap lurus terhadap uang, maka hal itu akan membantu meluruskan hampir semua bidang kehidupannya. Katakanlah pendapat Anda tentang uang, dan saya bisa mengatakan pendapat Anda tentang Allah, karena kedua hal itu sangat berkaitan. Hati seseorang lebih dekat kepada dompetnya daripada kepada dompetnya daripada hal yang lain.”

Yesus mengajarkan bahwa kita harus bertanggung jawab dalam keuangan kita. Allah adalah sumber segala kekayaan. Dialah pemilik sesungguhnya segala hal, karena Dia yang menjadikan segala hal. Seperti kata Kitab Suci, Dia memiliki beribu-ribu hewan di gunung. Selain kemampuan yang supranatural, Allah juga memberi kita kemampuan untuk mencari nafkah (lihat Ulangan 8:18).

Bila dalam bisnis Anda bermitra dengan Allah, Dia tidak hanya akan memberkatinya, tetapi Dia juga akan membuat Anda menikmati kekayaan. Tetapi, berhati-hatilah jangan sampai Anda menahan segalanya untuk Anda sendiri. Daripada mencoba mencari cara dengan memberikan sedikit saja kepada Allah, cobalah memberikan segalanya untuk Dia dan tanyakan kepadaNya, sebaiknya Anda menyimpan berapa banyak. Bila Anda bermitra dengan Allah, Dia akan membuat Anda menghasilkan uang! Bila Allah menjadi sumber Anda, maka sumur Anda tidak akan pernah kekeringan. Bila kita menjadi orang Kristen, kita menjadi anak-anak Allah, dan Alkitab berkata bahwa kita mempunyai hak untuk menikmati segala kepunyaan Bapa kita.

Ada seorang pengusaha sukses bernama R. G. LeTourneau. Bisnisnya adalah membuat peralatan untuk memindahkan tanah. Karena bisnisnya bertumbuh dan menghasilkan uang, ia memutuskan untuk menambah persepuluhannya melebihi sepuluh persen. Akhirnya, ia malah meningkatkan pemberiannya hingga 90% dari pendapatannya, dan sisanya untuk dirinya. Bukannya memberikann sepersepuluh, ia malah hidup dari yang sepersepuluh. Allah memberkati LeTourneau dengan berlimpah dan menggunakan kejeniusan dan kreativitas Injil. Alkitab membersembahkan banyak kisah yang berisi pemberian luar biasa, tetapi tampaknya tidak ada yang lebih spesifik dari petunjuk bahwa semua orang harus memberi menurut kerelaan hatinya, bukan dengan segan atau karena terpaksa. LeTourneau jelas mengenal nilai 2 Korintus 9:7 dan mengakui bahwa Allahlah yang memberi dirinya kekuatan untuk memperoleh kekayaan.

Pengakuan Bahwa Allah Memiliki Segalanya (2)
MONDAY, 15 AUGUST 2011
Total View : 983 times

Ada yang pernah berkata bahwa ukuran kekayaan Anda yang sesungguhnya adalah seberapa berhargakah Anda jika Anda kehilangan semua uang Anda.

Dalam abad ke-16, Izaak Walton berkata, “Perhatikan kesehatan Anda; dan jika Anda memilikinya, pujilah Allah dan hargailah kesehatan Anda sama dengan Anda menghargai nurani Anda; karena kesehatan adalah karunia kedua yang dapat kita terima sebagai manusia, suatu karunia yang tidak bisa dibeli dengan uang.”

Apakah yang sesungguhnya merupakan milik Allah, yang sedang Anda coba tempatkan secara mutlak dalam kekuasaan Anda sehingga Anda menolak mengakui kepemilikan Allah? Apakah bisnis atau rumah Anda? Ataukah sarana transportasi Anda, sarana rekreasi Anda, pakaian, mainan, dan barang-barang Anda lainnya?

Apakah tubuh Anda? Menurut Roma 12:1, tubuh Anda adalah milik Tuhan. Apakah waktu Anda itu milik Anda atau Allah? Bagaimana dengan pendapatan Anda, tabungan Anda, investasi Anda, dan harta Anda lainnya? Apakah hal-hal ini milik Anda atau Allah? Apakah Anda sudah dengan hati-hati mengurus semua hal itu untuk menjadi bendahara yang baik, ataukah Anda sudah mengambil alih semua itu, menganggap semua itu milik Anda sendiri? Segala yang Anda ucapkan, setiap keputusan yang Anda buat, segala tindakan yang Anda lakukan,semua itu harus dapat dipertanggungjawabkan menurut prinsip-prinsip Allah.

Bagaimana dengan seluruh hidup Anda? Cita-cita Anda, tujuan Anda, visi Anda – apakah semua itu berasal dari Allah atau apakah Anda sudah membiarkan kesenangan jasmaniah yang merupakan karakter manusia menguasai Anda sepenuhnya? Apakah Anda seorang pencuri atau seorang bendahara? Apakah Allah dapat mempercayai Anda untuk menjadi pengurus sepenuhnya atau apakah Anda lalai sebagai bendahara?

Tidak hanya emas dan perak yang menjadi milik Allah, tetapi juga segala hal lainnya. Segalanya adalah milik Allah. Jadi, mengapa kita tidak memberikan segalanya kepada Allah? Dalam 1 Korintus 4:2, Paulus bahwa mereka yang diberikan kepercayaan harus terbukti dapat dipercayai. Dengan kata lain, kita semua adalah bendahara dan jadilah bendahara yang dapat dipercaya. Seorang bendahara sesungguhnya adalah seorang pengelola atas uang dan harta orang lain. Kita harus mengakui kepemilikan Allah dan mengelola atau menggunakan milik Allah itu menurut kehendakNya. Dengan memberi, kita menerima; dengan menahan, kita kehilangan.

Get One Lose One?
MONDAY, 01 AUGUST 2011
Total View : 1211 times

Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga. (2 Korintus 9:6)

“Buy one get one”. Beli satu gratis satu. Kalau ada iklan seperti itu di sebuah toko, bisa dipastikan akan ada banyak orang tertarik. Tentu karena hal seperti itu tidaklah wajar. Dalam sebuah transaksi, yang biasa terjadi adalah “get one lose one”. Berikan uang Anda, maka Anda akan mendapat sesuatu. Jika ingin mendapatkan satu hal berharga, kita harus kehilangan satu hal berharga lainnya. Itulah prinsip yang berlaku di transaksi perdagangan. Namun, dalam kehidupan pun, sering kali juga orang melakukan hal yang sama. Sebuah survey misalnya mendapati bahwa dari 10 orang manajer puncak di Amerika, 6 orang di antaranya mengaku kehilangan sahabat di tempat kerja mereka yang tidak dipromosikan secepat diri mereka. Dalam hidup keseharian kita, mungkin kita juga sering kali menemui hal yang sama. Ada orang yang demi meraih prestasi dalam karier maka ia melupakan urusan keluarga. Ada yang demi meraih laba, maka ia lantas mengabaikan etika dan nama baik. Demikian pula sebaliknya.

Alkitab memang juga mengajarkan prinsip tabur tuai atau bayar harga. Namun, prinsip bayar harga di Alkitab ternyata bukanlah seperti sebuah transaksi jual beli. Salah satu buktinya adalah bahwa Tuhan pun tidak menyuruh pemuda kaya dalam Markus 10:17-27, untuk membuang hartanya, melainkan Ia meminta dia membagikannya kepada orang miskin sehingga ia mengumpulkan harta di surga. Ya, yang lebih tepat, prinsip tabur tuai adalah seperti prinsip bercocok tanam atau investasi. Dalam investasi, yang kita lakukan bukan membuang begitu saja untuk kemudian mendapatkan, tapi lebih dari itu adalah kita menyimpan untuk kemudian mendapatkan.

Mencapai kesuksesan pun, demikian. Sukses sejati bukan membuang keluarga demi mendapat bisnis yang maju, atau mendapat prestasi tinggi tapi kehilangan kesehatan dan persahabatan, dll. Taburkan benih yang baik di tanah yang baik. Berikan waktu berkulitas untuk keluarga, berikan penghormatan kepada sahabat, berikan usaha terbaik dalam karier, dan berikan semua yang Anda lakukan bagi kemuliaan Tuhan.

Power of Giving
MONDAY, 25 JULY 2011
Total View : 1368 times

Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan suka cita. (2 Korintus 9:7)

Pada suatu kali, salah seorang pemimpin perusahaan mengeluh. Ia mengatakan karyawannya suka malas-malasan bekerja. Mereka tidak mau bekerja keras. Tak maksimal menjalankan tugas-tugas yang dipercayakan. Para karyawan itu bekerja sesuka hatinya. Hingga kemudian, seseorang menanyakan kepada para karyawan itu alasan mereka tak mau bekerja keras. Mereka pun menjawab, “Habis, bos kami sendiri pelit. Maka dari itu, kami bekerja ala kadarnya.”

Rupanya, baik karyawan maupun bos saling mengharapkan diberi. Sang bos berharap anak buah memberi kerja keras, pengorbanan, ide cemerlang, dll. Jadi, kedua belah pihak sebenarnya hanya saling menantikan pemberian dan bukannya memberi.” Memang, secara naluri menerima adalah kesukaan semua orang. Namun, pemahaman itu kurang tepat. Dengan memberi seseorang akan meraih hasil lebih baik. Seorang yang memberi tenaga maksimal dalam bekerja, pada waktunya akan menuai hasil lebih banyak. Seorang atasan yang mau memberi perhatian dan menghormati karyawannya akan dicintai dan mendapat karyawan yang loyal. Intinya, dengan memberi seseorang justru akan melimpah.

Firman Tuhan mengatakan hendaklah masing-masing orang memberi dengan kerelaan hati. Bukan karena paksaan. Mengapa harus rela? Rasul Paulus memberi alasan, “Sebab Allah mengasihi orang-orang yang memberi dengan sukacita.” Pemberian yang dimaksudkan di bagian tertentu ini tentu saja bukan hanya pemberian materi. Sebaliknya, pemberian dalam arti luas. Termasuk di dalamnya memberikan tenaga dan pikiran atau memberikan penghormatan/apresiasi, perhatian, toleransi, dll. Firman Tuhan berkata, berilah dengan sukacita. Lebih baik memberi daripada menerima. Sebagai pekerja Kristen, bekerja adalah ladang pelayanan kepada Tuhan. Melalui pekerjaan pun, kita dapat memuliakan dan memberikan kesaksian mengenai Tuhan yang kita ikuti.

Giving is Freedom
MONDAY, 18 JULY 2011
Total View : 1464 times

Lukas 6:38

Berilah dan kamu akan diberi suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.

Suatu ketika seorang pendaki yang kebetulan sedang kehausan menemui sebuah pompa air tua. Pada cangkir yang tergantung di pompa air itu, tertulis catatan seperti ini: “Air dari sumur ini tidak beracun dan aman untuk diminum. Namun, ring penyedotnya kering dan perlu dibasahi terlebih dahulu. Di bawah batu besar di sebelah selatan sumur ini ada sebotol air. Air itu hanya cukup untuk membasahi penyedot yang kering, jadi jangan meminumnya setetes pun. Tuangkan sedikit air ke dalam pompa untuk merendam ring penyedotnya agar basah. Setelah itu, tuangkan sisa air yang ada, lalu pompalah dengan cepat, maka Anda akan mendapatkan air berlimpah. Sumur ini tidak akan kering. Setelah Anda mendapatkan air yang Anda butuhkan, isi botol itu dengan air lagi dan kembalikan ke tempat semula. Kembalikan catatan ini ke pegangan cangkir, dan ikat cangkirnya di tuas pompa. Pendaki lain yang kehausan mungkin akan segera lewat.”

Dalam hidup kita, sesungguhnya Tuhan pun memberi pesan yang sama. Apa ciri orang yang sudah mengalami kemerdekaan finansial? Salah satunya adalah saat ia bisa memberi. Memang, kita mungkin tidak tahu kapan waktunya kita akan menuai, karena hanya Tuhan saja yang bisa memberi pertumbuhan. Tapi, kenyataannya prinsip ini memang bekerja. Saat Anda menabur, maka Anda akan menuai, dan tak jarang tuaian Anda itu jauh lebih banyak daripada yang Anda tuai. Sebuah tanaman tomat, yang tumbuh dari satu benih biji tomat, bisa menghasilkan 10kg tomat. Dan setiap tomat dari 10kg itu tentunya mengandung puluhan dan bahkan ratusan biji tomat, yang mungkin setiap bijinya akan tumbuh menjadi tanaman yang bisa menghasilkan 10kg tomat lainnya.

Memberi adalah masalah mentalitas, bukan masalah kemampuan. Faktanya, orang selalu bisa punya berbagai macam alasan untuk tidak memberi, meskipun ia sudah sangat kaya raya. Tidak salah rasanya jika kita sebut mereka masih belum mengalami kemerdekaan dalam finansialnya. Namun, orang yang mau memberi, bahkan tanpa memikirkan apa yang akan bisa didapatnya kembali, jelas adalah orang yang layak disebut merdeka. Bagaimana dengan Anda?

Lubang Keuangan (1)
MONDAY, 04 JULY 2011
Total View : 1540 times

“Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: “Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat dimana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam.” (Matius 25:24-25)”

Aturan pertama soal lubang adalah . . . ketika Anda berada dalam lubang, berhentilah menggali. Banyak orang menggali lubang dan menjatuhkan diri ke dalamnya, dalam hal keuangan atau dalam hal lainnya. Bagi mata orang banyak, mereka ini terlihat hidup sukses dengan tumpukan uang yang mengalir ke tangan mereka.

Kekayaan bisa dilihat sama dengan gundukan kotor yang bertumpuk di sekeliling lubang yang digali. Setiap orang bisa melihat tumpukan harta, namun orang yang menggali lubang sudah tak terlihat – mereka ada di dasar lubang!

Namun, mereka terus menggali lebih dalam dan lebih dalam lagi bukan saja untuk mereka tetapi juga untuk anak-anak mereka. Mereka hidup di dalam sebuah lubang, dan membesarkan anak di dalam lubang itu, satu-satunya yang mereka bisa wariskan hanya sebuah sekop.

Menggali Lubang

Kok bisa ya sebagian dari kita menggali lubang dan terjebak di dalamnya? Tak heran. Hal itu karena kita hidup di dunia dengan sistem keuangan dan moneter yang dibangun pada hal-hal yang tak berharga. Uang yang berpindah tangan sebenarnya tak lebih dari sekedar kertas. Sama juga dengan bursa saham dan, khususnya, saham elektronik yang tak ubahnya berdagang angin. Kita melakukan jual beli saham seperti sebuah permainan yang tak pernah punya pemenang.

Sebenarnya yang kita beli dan jual tidak memiliki substansi yang nyata. Dengan semua itu, kita menggali lebih dalam di lubang yang dasarnya tak juga kelihatan. Ketamakan dan kecemasan yang mengendalikan kita. Dengan putus asa, kita mencoba memperoleh sebanyak mungkin, dan kita hidup dalam ketakutan bahwa gundukan di tepi lubang orang lain jauh lebih besar daripada gundukan kita.

Sebagai milik Allah kita harus mempercayai Allah dalam hidup kita, namun kita malah kerap hidup dalam ketidakpercayaan rohani sebagai orang yang memonopoli atau mengontrol semua uangnya sendiri. Dalam kasus ini, kita mengendalikan uang dengan bergantung pada diri sendiri, bermain dengan uang permainan monopoli, tinggal di rumah yang kita tak benar-benar dimiliki, dan menghabiskan uang yang tak pernah kita miliki.

Mitra CBN, marilah kita menyikapi dengan baik setiap hal yang Tuhan percayakan dalam kehidupan kita. Kita harus menggunakan kacamata dan paradigma sebagai pengelola atas setiap kekayaan yang Tuhan percayakan bukan kacamata pemilik yang merasa berhak untuk menggunakan setiap sen yang kita terima. Percayalah, saat kita setia dalam perkara kecil yang dipercayakan dengan mengembalikan apa yang menjadi milik Tuhan, maka Dia yang setia dan adil akan membalaskannya kepada kita sesuai perbuatan kita.

-

Lubang Keuangan (2)
MONDAY, 11 JULY 2011
Total View : 1590 times

Jika kita mengingat apa yang pernah tertulis dalam Matius 25:14-30 mengenai perumpaan seorang Tuan yang mempercayakan ketiga hambanya utuk menjalankan lima talenta, dua talenta dan satu talenta, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat ke luar negeri. Hamba yang tidak disukai tuannya, itulah yang menerima satu talenta dan menggali lubang di tanah untuk menyembunyikannya.

Bacaan ini adalah mengenai “Kerajaan Surga” – kekuasaan Allah atas bumi. Allah menginginkan surga datang ke dunia dengan menanamkan surga di hati manusia. Mereka yang hidup di dalam lubang sebenarnya sudah menerima pemberian dari surga namun melemparkannya ke dalam lubang di tanah. Alih-alih menabur benih, mereka malah menguburnya.

Hamba ini tidak beriman dan tidak juga bijaksana menggunakan benih uang dari tuannya. Dia tidak menggunakan dalam iman, malah cemas menerimanya. Dia berkata, “…aku takut, dan pergi menyembunyikan talenta tuan di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan! (Matius 25:25). Ketakutan adalah akibat dari kerenggangan hubungan dengan Allah dan merupakan bentuk emosi tertua yang ada dalam Alkitab (Kejadian 3:10). Ketakutan hanya akan membuat kita bersembunyi dari apa pun atau siapapun yang kita takuti. Sepertinya yang telah membuat orang ini tak bisa melayani adalah karena ia tak mengenal kehendak tuannya. Ia takut dan memusatkan perhatian pada dirinya sendiri dan tidak mempertimbangkan siapa pemilik uang yang ia kelola atau sedang menyenangkan hati siapakah ia.

Hamba dengan satu talenta menerima apa yang diberikan di tangannya dan menaruhnya dalam lubang di tanah. Alkitab beberapa kali menyebutkan bumi menyimbolkan tubuh dan kedagingan kita. Hamba ini, seperti yang lainnya yang tinggal dalam lubang, menabur benih tuannya ke dalam daging-untuk kenyamanan dirinya sendiri. Dia menjadi “konsumtif”.

Alkitab berkata, “Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah” (Lukas 12:21). Mereka yang menghabiskan semua yang mereka dapat, hidup dalam fatamorgana kekayaan yang semu tetapi mereka miskin secara rohani.

Orang mudah menyalahpahami kemiskinan sebagai kerendahan hati. Tetapi kenyataannya, tidak memiliki uang bukan berarti kita telah berkorban dan melakukan segala-galanya untuk Allah. Dengan cara yang sama, kita bisa memiliki tumpukan barang namun tetap miskin rohani, dan bisa juga kita miskin materi namun kaya secara rohani. Keduanya berkaitan.

Mereka yang tidak “kaya di hadapan Allah” cenderung memandang Allah sebagai Bos Besar yang gemar menebar uang, bukan sebagai Ayah yang mengasihi dan mencukupi kebutuhan anakNya. Mereka menengadahkan telapak tangan menunggu pemberian kecil dari Allah daripada mengangkat tangan dengan rasa percaya dan memuji Allah.

Beberapa orang mungkin memberi kesaksian mengenai berkat materi yang Allah telah berikan, namun jarang mengembalikan berkat itu bagi Allah. Mereka mungkin membayar persepuluhan, tetapi hanya untuk berusaha mendapatkan berkat tambahan. Kasih akan Allah belum menyentuh hati mereka, dan mereka hidup dalam kecemasan bahwa mereka akan kekurangan atau orang lain akan berkelimpahan. Mereka tidak bisa menolong orang yang membutuhkan karena mereka hanya memperhatikan diri mereka sendiri.

“Barangsiapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah tetap di dalam dirinya?” (1 Yohannes 3:17). Jawaban sederhana bagi pertanyaan Yohanes adalah “Ia tak punya kasih Allah!”.

Banyak pengajaran mengenai “iman” beberapa tahun terakhir ini. Tetapi sebagian besar bicara soal iman yang kita pakai untuk memaksa Allah memberkati kita dengan cara menerapkan “formula iman”. Jenis iman ini tidak memberi baju bagi orang lain, tidak juga membangun gereja. Orang dengan iman seperti ini tidak mengirim misionaris. Iman seperti ini berharap hanya pada dirinya sendiri dan tidak menyumbang apapun untuk memperluas Kerajaan Surga. Iman kita harus menerima apa yang ada di tangan Allah, bukan apa yang keluar dari tangan Allah.

“Talenta” dalam perumpamaan Yesus bisa menjadi apapun yang Allah telah berikan bagi kita. Bisa berupa uang, karunia roh, atau bahkan pelayanan. Apapun talenta itu, ia tidak diberikan dengan maksud untuk kita kuburkan, melainkan kita jalankan dengan cara yang bisa membuatnya bertambah bagi orang yang memberikannya kepada kita. Talenta ini bisa disamakan dengan apa yang disebut Alkitab sebagai “kekayaan”.

Jangan Lelah
MONDAY, 27 JUNE 2011
Total View : 1461 times

Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah. (Galatia 6:9)

Butuh waktu hingga tiba saatnya panen. Kita tak bisa menanam dan berharap melihat tanaman tiba-tiba muncul dari permukaan tanah dalam hitungan menit atau jam. Tanah akan memberikan kita hasil panen, tetapi itu akan memakan waktu. Pada masa itulah kita mesti mencabut gulma ambisi kedagingan dan segera mengusir hama sebelum mewabah dan melahap habis benih yang ada.

Setelah menabur, kita perlu melangkah dalam iman dan penuh antisipasi. Tuhan, Allah kita, akan membawa panen “pada saatnya” – Ia akan setia. Kita sudah melihat ladang kecil kita bertumbuh dan menghasilkan panen demi panen.

Kita juga sudah melihat panen benih lainnya yang sudah ditaburkan, tetapi kita percaya bahwa apa yang mata belum pernah lihat atau telinga belum pernah dengar, panen agung yang Tuhan tengah siapkan untuk semua yang telah menabur pada apa yang Ia berikan di tangan mereka untuk kehidupan KerajaanNya.

Tetaplah setia bermitra dengan CBN karena pasti akan tiba waktunya bagi Anda untuk menuai setiap taburan yang Anda berikan bagi pekerjaan tangan Tuhan.

Memilih Tempat Menabur (2)
MONDAY, 13 JUNE 2011
Total View : 1425 times

Menabur Pada Kehidupan Kekal

Kita harus “memilih kehidupan” dengan menabur apa pun benih yang diberikan Allah kepada kita. Ini yang diperintahkan Allah kepada bangsa Israel ketika mereka masuk ke tanah yang dijanjikanNya: “Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu ku perhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu, dengan mengasihi Tuhan, Allahmu, mendengarkan suaraNya dan berpaut padaNya, sebab hal ini berarti hidupmu dan lanjut umurmu untuk tinggal di tanah yang dijanjikan Tuhan dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni kepada Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepada mereka” (Ulangan 30:19-20).

Ketika kita menabur untuk Allah dan KerajaanNya, kita mengakuiNya sebagai sumber dan satu-satunya yang bisa memberkati kita. Bila kita memilih untuk menabur demi hasrat sendiri, sebagaimana yang dilakukan dahulu oleh Adam, kita menempatkan diri kita di bawah kutuk yang sama (lihat Kejadian 3:17-19). Kutuk itu adalah kita akan berjerih lelah ketimbang menikmati membanjirnya berkat dan hubungan yang erat dengan Allah.

Musa menjelaskan hidup untuk menabur kembali kepada Sang Sumber dengan “mengasihi Tuhan Allahmu, dengan mendengarkan suaraNya dan berpaut padaNya” – kasih, dengar-dengaran dan mempercayai Allah.

Mengasihi Tuhan berarti hubungan akrab kita denganNya menjadi yang terutama di atas segala sesuatu. Kita menabur adalah tindakan mengasihi dan memuji Allah. Ketika kita menabur kasih, kita menjadi dekat dengan Tuhan. Kita memberkati hati kita yang terdalam bagi Allah, bukan dunia. Kita menabur pujian untuk menyentuh hatiNya dan mengatakan, “Allah, aku mengasihi Engkau lebih dari segala yang saya cintai.” Kita harus menabur dengan kasih.

Kita mulai menabur dalam ketaatan akan kehendak Allah. Kisah bagaimana Abraham mempersembahkan anaknya, Ishak, menunjukkan kepada kita bahwa kepatuhanlah yang terutama. Ingat bahwa kita bukan menabur karena kewajiban hukum, melainkan karena ketaatan. Kepatuhan kita adalah bukti bahwa kita mendengar dan mengakui Allah sebagai sumber. Kita menabur untuk menyenangkan Allah, bukan untuk menghindari hukuman. Kepatuhan kita, seperti kasih kita, berasal dari hati.

Kita menabur dengan percaya Allah akan menambahkan dan berpegang erat pada Allah, bukan menggenggam erat benih. Allah ingin mengaruniakan kehidupan yang berkelimpahan. Ketika kita menabur pada Kerajaan Allah dan apa yang dikerjakan Allah di gereja lokal kita, kita tahu bahwa kita akan menuai panen jiwa dan banyak orang akan datang kepada Allah karena visi dari gereja setempat itu. Itulah kehidupan! Itu bukan hidup Anda; melainkan kehidupan dari Allah. Kehidupan di dalam daging tak bisa menyelamatkan siapapun.

Menabur dalam kehidupan Allah adalah menginvestasikan berkat Allah dengan visi yang jelas. Kita melihat keluar diri kepada kita dan menangkap kehendak surgawi – menyelamatkan dan memulihkan jiwa-jiwa. Menabur tanpa visi yang jelas adalah menghabiskan gaji demi sebuah kapal yang tak mampu kita bayar dan hanya akan dipakai beberapa bulan saja dalam setahun. Menabur tanpa visi adalah membeli mobil baru dengan cicilan tinggi yang akhirnya memaksa kita tak sia pada tagihan-tagihan lain dimana kita sudah harus melunasinya. Ketika kita menabur kehidupan, kita menabur pada iman.

Benih yang dikumpulkan petani untuk dirinya sendiri pada akhirnya akan membusuk karena tidak ada kehidupan di sana. Benih hanya akan hidup bila diletakkan di tanah. Bila tidak ditabur kembali, tidak akan ada panen tahun depan. Ketika petani menabur benih ke tanah yang gembur, dia memimpikan hasil yang akan didapatkan di masa depan. Memerlukan visi untuk menabur dalam Roh – membiarkan angin dari Allah menerbangkan benih dari tangan dan menanamnya di tempat yang bisa memberikan hasil terbaik.

-

Merubah Masalah Menjadi Mukjizat

Posted: 17 Sep 2011 02:09 AM PDT

Sermon by Bpk. Soewandi

Ibadah Raya,11 September 2011

Lukas 18:27 “Kata Yesus: “Apa yang tidak mungkin bagi manusia, mungkin bagi Allah.”

Kita sebagai anak-anak Tuhan dalam dunia ini taklah luput dari masalah-masalah namun demikian kita dimampukan untuk menghadapi setiap masalah karena Tuhan kita memberikan kuasa kepada umatNya yang percaya kepadaNya untuk merubah masalah menjadi suatu mukjizat sehingga namaNya dimuliakan lewat kesaksian setiap anak-anakNya. Masalah-masalah sebesar apapun dapatlah ditanggani karena kita berjalan bersama Tuhan. Mukjizat Tuhan dapat dinyatakan lewat hal-hal yang dikatakan oleh manusia sebagai suatu masalah-masalah yang tak dapat ditanggani menurut kekuatan manusia saja namun dapat ditangani oleh kuasaNya.

Manusia pada dasarnya hidupnya tidak bisa dipisahkan dari Tuhan, sejak awal penciptaan manusia diciptakan untuk menjadi rekan sekerja Tuhan. Manusia terbatas adanya tanpa Tuhan tetapi manusia akan disempurnkan hidupnya bila tetap melibatkan Tuhan.

Masalah-masalah yang ada sebenarnya melatih kekebalan dari manusia rohani setiap kita untuk semakin kuat. Masalah-masalah ini juga bisa timbul akibat dari perilaku kita juga seperti :

· Adanya kepahitan yang tidak cepat diselesaikan/ kepahitan yang berkepanjangan

· Tidak adanya rasa ucapan syukur karena selalu melihat kelebihan orang lain dengan iri hati, cemburu, angkuh, suka bergossip,dll.

Ibrani 12:5,6

“Dan sudah lupakah kamu akan nasihat yang berbicara kepada kamu seperti kepada anak-anak: “Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau diperingatkan-Nya; karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak.”

Berdasarkan nats diatas juga dapat dijelaskan bahwa masalah-masalah/ujian-ujian diijinkan terjadi dalam hidup kita untuk supaya kita dapat meresponi semuanya ini dengan caraNya dan tentu saja kita harus melalui masalah-masalah ini bersama dengan Dia. Kita diajar atau dididik olehNya, Tuhan Yesus telah memberikan teladanNya bagi kita semua dan sekarang maukah kita menjadi pelaku FirmanNya! Tuhan melatih anak-anakNya untuk menjadi lebih baik dari waktu-waktu yang lalu.

Wahyu 3:19

“Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!”

Dia mau kita tak menjadi anak-anak yang tidak manja tetapi menjadi anak-anak yang akil baliq, yang siap bertanggung jawab akan hal-hal besar lainnya lagi yang Ia telah sediakan bagi setiap kita. Tuhan akan mendidik kita karena Dia mengasihi kita. Masalah-masalah itu diijinkanNya untuk kita hadapi supaya melatih manusia rohani kita terlebih lagi sehingga kita menjadi kuat dan karakterNya tercipta dalam hidup setiap kita.

Seperti burung rajawali yang mempunyai anak-anaknya pada sarang burung yang dibuat oleh induk rajawali ini. Dibuatnya sarang burung untuk anak-anaknya ini ditempat yang sangat tinggi sekali sehingga takada mangsa yang dapat memakan anak-anaknya ini karena masih kecil-kecil. Dibuatnya sarang burung ini dari beberapa lapis, lapisan paling bawah dibuat dari ranting-ranting yang besar-besar,lalu lapisan berikutnya adalah ranting-ranting yang kecil, lapisan berikutnya lagi adalah daun-daun dan lapisan paling atas adalah bulu-bulu yang halus yang dimiliki oleh induk rajawali itu yang dicabutnya untuk menjadi alas tidur anak-anaknya.

Lapisan-lapisan yang dibuatnya ini mempunyai tujuan, karena semakin besar anak-anaknya maka lapis demi lapis akan diambil oleh induknya untuk mendidik anak-anaknya untuk belajar terbang dari tempat yang tinggi. Induk rajawali tak akan membiarkan anak-anaknya jatuh terluka karena induknya selalu mengawasi setiap saat.

Perumpamaan diatas yang diambil dari kehidupan rajawali mendidik anak-anaknya setidaknya sedikit dapat menggambarkan bagaimana Tuhan kita melatih kita juga. Dia tahu kemampuan setiap kita sebagai anak-anakNya melebihi diri kita sendiri. Tuhan mengukur setiap kerohanian kita!

Roma 8:28

“Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.”

Bersandar kepadaNya, percaya kepadaNya dan mengikuti teladanNya supaya kita keluar lebih daripada pemenang itulah yang Tuhan harapkan setiap kita lakukan.

Masalah-masalah dapat menjadi sumber menyatakan mukjizat juga! Sharing firman tentang mukjizat telah dibawakan oleh Bapak Soewandi di tanggal 27 di bulan februari 2011.

Masalah-masalah/ujian-ujian yang kita hadapi terkadang dari sudut pandang kita terlalu besar/kuat untuk dapat kita lalui tetapi tidaklah demikian dimata Tuhan.

Masalah-masalah yang akan dibahas disini dibagi dalam empat kategori yaitu pada 4MKK :

· Masalah Krisis Kesehatan

· Masalah Krisis Keuangan

· Masalah Krisis Keluarga

· Masalah Krisis Kerohanian

Healing movement yang dilakukan oleh Ps. DR Niko Njotorahardjo adalah merupakan visi dan misi yang Tuhan berikan kepada beliau. Kita mendengar bahwa banyak terjadi banyak mukjizat ketika healing movement ini dilakukan. Jika Tuhan yang berfirman maka semuanya jadi!

1 Petrus 2:24

“Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.”

Tuhan telah menebus kita dari dosa/pelanggaran yang kita lakukan. Dengan iman yang Dia berikan kepada kita, iman itu harus bertumbuh semakin kuat dan kita semua sudah tahu bahwa iman itu timbul dari pendengaran akan firman Tuhan dan dari setiap ujian yang kita hadapi.

4MKK, hal pertama yang akan dibahas adalah tentang:

· Masalah Krisis Kesehatan

Markus 2:5 “Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: “Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!”

Markus 2:11 “Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!”

FirmanNya berkata bahwa kita harus percaya dan dengan iman itu kita harus bertindak sesuai dengan yang telah dipercayakanNya kepada kita.

Saat kita mengalami krisis kesehatan, hal yang harus kita lakukan adalah intropeksi diri dan mau meresponi dengan benar menurut kebenaranNya bukan kebenaran kita.

Matius 7:7,8 “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.”

Masalah krisis kesehatan akan dapat kita atasi bersama Dia, mukjizat masih ada jika kita memiliki Dia. Tetaplah miliki iman yang bertumbuh kuat dan lihatlah bahwa masih ada mukjizat bagi setiap yang berharap padaNya!!!

· Masalah Krisis Keuangan

Masalah krisis keuangan juga dapatlah dipulihkan! Hal yang Tuhan ajarkan kepada setiap kita adalah miliki hikmat dan hikmat timbul dari takut akan Tuhan. Kita berhikmat akan segala aspek yang Dia percayakan kepada kita. Dalam hal keuangan hendaknya kitapun mengatur dengan baik dan benar. Janganlah lebih besar pasak daripada tiang, ini perumpamaan yang sering kita dengar. Maksudnya jangan kita boros! 2 Raja-raja 4:1-7 dalam nats ini kalau ditelaah ada yang cukup tak masuk akal, dimana seorang janda dari seorang nabi yang telah meninggal memiliki utang sehingga akhirnya dia harus memberikan kedua anaknya untuk menjadi hamba dari orang yang memberi utangan kepada mereka. Bukankah seharusnya keluarga nabi harusnya memiliki hikmat yang datangnya dari Tuhan? Mengapa ini terjadi?

Lalu kisah janda di Sarfat, 1 Raja-raja 17:9 “”Bersiaplah, pergi ke Sarfat yang termasuk wilayah Sidon, dan diamlah di sana. Ketahuilah, Aku telah memerintahkan seorang janda untuk memberi engkau makan.”

Nabi Elia dan Janda yang di Sarfat keduanya mendapatkan perintah dari Tuhan dan mereka melakukannya lalu keduanya mendapatkan perkenanan Tuhan lebih lagi!

Intropeksi diri senantiasa! Jangan kita terlalu percaya diri dan bukan percaya kepada Tuhan sehingga kita akhirnya kehilangan berkat-berkatNya/ kesempatan dariNya. Hendaknya kita selalu berkomunikasi (bangun mezbah/keintiman) dengan Tuhan. Hendaknya kita juga menjaga kehidupan keluarga yang Tuhan percayakan pada setiap kita, harus ada keseimbangan!

Tuhan katakan untuk setiap umatNya menjadi saksi dan itu dimulai dari Yerusalem (keluarga) kita, Yehuda, Samaria dan ujung-ujung bumi ( Kisah Para Rasul 1:8). Tidak ada yang mustahil selama kita tetap berjalan bersama Tuhan. Berjalanlah senantiasa bersamaNya dan jangan pernah lepaskan. Kita akan dimampukan dan melihat mukjizat demi mukjizat mengalahkan masalah-masalah kita. Masalah krisis keuangan, dari utang menjadi berkat! Jika kita hidup seturut firmanNya!

· Masalah Krisis Keluarga

Perhatikanlah Yerusalem! Keluarga itu penting adanya. Ada banyak anak-anak dari hamba-hamba Tuhan yang kehidupannya taklah sesuai dengan yang Tuhan harapkan. Mengapa? Seperti di kitab 1 Samuel 2:22-25 “Eli telah sangat tua. Apabila didengarnya segala sesuatu yang dilakukan anak-anaknya terhadap semua orang Israel dan bahwa mereka itu tidur dengan perempuan-perempuan yang melayani di depan pintu Kemah Pertemuan, berkatalah ia kepada mereka: “Mengapa kamu melakukan hal-hal yang begitu, sehingga kudengar dari segenap bangsa ini tentang perbuatan-perbuatanmu yang jahat itu? Janganlah begitu, anak-anakku. Bukan kabar baik yang kudengar itu bahwa kamu menyebabkan umat TUHAN melakukan pelanggaran. Jika seseorang berdosa terhadap seorang yang lain, maka Allah yang akan mengadili; tetapi jika seseorang berdosa terhadap TUHAN, siapakah yang menjadi perantara baginya?” Tetapi tidaklah didengarkan mereka perkataan ayahnya itu, sebab TUHAN hendak mematikan mereka.”

Tongkat dididikan itu diperlukan! Bukan untuk melampiaskan kemarahan kita tetapi untuk mendidik anak-anak kita jika itu terpaksa perlu dilakukan karena melihat perilaku yang akhirnya mendatangkan kehancuran dalam keluarga. Tuhan Yesus mengajarkan kita untuk hidup sesuai firman Tuhan. Menjadi saksiNya dimulai dari keluarga, sehingga pasangan hidup, anak-anak dan orang-orang yang hidup dilikungan sekitar kita melihat bahwa kita menghidupi firmanNya bukan sekedar omong belaka tapi menjadi pelaku firmanNya. Masalah krisis keluarga akan dapat kita lalui jika mau meresponi firmanNya dengan kebenaranNya bukan kebenaran kita! Akan ada pemulihan demi pemulihan, mukjizat demi mukjizat jika kita tetap berjalan bersama-sama dengan Dia.

· Masalah Krisis Kerohanian

Raja Salomo diijinkan alami krisis rohani karena pilihan yang dia lakukan. Cinta akan kekuasaan adalah menjadi kesenangan Raja Salomo melebihi daripada menyenangkan Tuhan diusianya yang semakin tua. Ketika Tuhan memberkati Raja Salomo dengan berlimpah-limpah sehingga menjadi terkenal dan diakui di seluruh jagat, Raja Salomo menjadi lupa akan apa yang harus dia utamakan dalam hidupnya ini. 1 Raja-raja 11:1-4!

Berjaga-jagalah! Janganlah kita lupa diri dengan apa yang telah kita miliki atau capai! Jangan sampai melupakan visi yang dari Tuhan dalam hidup setiap kita ini! Jagalah perkenan Tuhan dalam hidup setiap kita.

Iman kita harus bertumbuh dalam segala situasi. Harus ada persekutuan dan jaga persekutan kita dengan Tuhan lebih dari yang lainnya. Selalu jujur dan taat kepada Tuhan (sejuta) dan selalu rajin dan tulus kepada Tuhan (seratus) maka masalah krisis kerohanian dapat kita lalui.

Kita alami Mukjizat dan Promosi dari Tuhan karena kehidupan kita berkenan dihadapanNya, merubah masalah-masalah menjadi mukjizat demi mukjizat hanya dengan hidup erat dan berkenan kepadaNya. Jangan patah semangat, mukjizat masih tetap ada bagi kita semua yang berharap kepadaNya dan mau diubah hidupny. Hendaknya kita semua tidak saja menjadi pendengar firmanNya tetapi menjadi pelaku FirmanNya!

Tuhan Yesus Memberkati.

Menjaga Api Tuhan yang Tetap Menyala di Atas Mezbah

Posted: 11 Sep 2011 08:10 AM PDT

Sermon by Ps. Djohan Handojo

Family Altar Gabungan, 5 September 2011

Imamat 6:12,13 “Api yang di atas mezbah itu harus dijaga supaya terus menyala, jangan dibiarkan padam. Tiap-tiap pagi imam harus menaruh kayu di atas mezbah, mengatur korban bakaran di atasnya dan membakar segala lemak korban keselamatan di sana. Harus dijaga supaya api tetap menyala di atas mezbah, janganlah dibiarkan padam.”

Ada tugas bagi imam yaitu untuk menjaga api yang diatas mezbah untuk tetap menyala.

kita menabur sesuai dengan yang Tuhan inginkan kita lakukan seperti doa, pujian, penyembahan dan lainnya maka kita pasti menuai perkenan Tuhan lebih lagi dalam hidup kita ini. Gereja yang memiliki dan menjaga api Tuhan untuk tetap menyala akan membawa pemulihan-pemulihan/terobosan-terobosan.

Setiap langkah dari orang-orang benarNya/ imamatNya harus selalu mendapatkan konfirmasi dariNya. Itu hanya didapati lewat keintiman denganNya. Keintiman dihasilkan lewat hubungan/ persekutuan yang hidup dan yang bukan biasa-biasa saja. Sebuah persekutuan/pelayanan yang hidup akan menghasilkan Api Tuhan/Api Roh Kudus dan Api Roh Kudus itu akan meluapkan kasihNya sehingga membawa gairah dalam persekutuan/ pelayanan kita dalam tubuh Kristus/GerejaNya. Kita akan dikuatkan terus dalam melakukan pelayanan yang Tuhan percayakan pada setiap kita.

Jaga Api Tuhan dalam hidup kita dalam pelayanan kita karena itu sumber kekuatan kita sebagai umat pilihanNya.

Dalam imamat 6:12,13 dikatakan bahwa tiap-tiap pagi/every day bukan sekali-kali imam harus menaruh kayu, mengatur korban bakaran diatas mezbah sehingga api tetap menyala. Jadi dapat diambil tiga kesimpun dari nats diatas ini yaitu:

· Imam

· Api

· Korban bakaran

Imam dapat diartikan sebagai pelaku orang yang berhak melakukan tugas sacramen! Dalam perjanjian lama imam adalah orang-orang yang ditunjuk berdasarkan garis keturunan (keturunan suku Lewi) jadi pelaku sacramen/ ritus agama. Dan tugas imam di perjanjian lama adalah mewakili umatnya untuk membakar koran bakaran untuk mendapatkan perkenanan Tuhan karena umatnya tak berhak melakukan korban bakaran itu sendiri. Dalam perjanjian baru imam lebih ditekankan kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai Imam Besar dari umat percayaNya. Kematian/pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib membuat kita menjadi umat tebusanNya yaitu imamatNya, imamat yang rajani. Sehingga kitapun bisa dikatakan sebagai imam. Imam adalah orang yang diberikan wewenang untuk menyelenggarakan upacara keagamaan. Jabatan atau kedudukan mereka disebut imamat, istilah yang juga dapat digunakan secara kolektif (info dari Wikipedia). Jangan remehkan kepercayaan yang Tuhan berikan kepada kita semua! 1 Petrus 2:9 “Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib.”

Api melambangkan Kehidupan! Persembahan itu terdiri dari dua pihak dimana imam harus memberikan korban yang tak bercacat cela sehingga ada perkenanan Tuhan dimana Dia akan memberikan apiNya pada korban bakaran tersebut. Imamat pasal 4,5 dan 6 menjabarkan tentang korban bakaran untuk penghapusan dosa dan dari nats ini yang dapat diambil pengertiannya adalah korban itu tak boleh bercacat cela sehingga korbannya dapat diterima oleh Tuhan!

Diingatkan tentang nabi Elia dengan 450 para nabi Baal dan 400 para nabi Asyera di gunun Karmel (1 Raja-raja 18:18-..), “Sebab itu, suruhlah mengumpulkan seluruh Israel ke gunung Karmel, juga nabi-nabi Baal yang empat ratus lima puluh orang itu dan nabi-nabi Asyera yang empat ratus itu, yang mendapat makan dari meja istana Izebel….”bukankah Tuhan menyatakan kehadiranNya/mendemontrasikan keberadaanNya dengan Api dan membakar korban bakaran nabi Elia (orang yang hidupnya berkenan kepada Tuhan) dihadapan bangsa Israel yang dikumpulkan saat itu.

Didalam kehidupan kekeristenan kita hendaknya kita harus ada api Tuhan! Mintalah Tuhan sentuh kehidupan kita dengan api kasihNya senantiasa dan biarlah api itu terus menyala-nyala. Jagalah api Tuhan terus tetap menyala dalam kehidupan kita. Kita sebagai gerejaNya, hidup janganlah berkompromi dengan dunia, manusia roh kita harus peka. Kepekaan ini hanya didapat lewat kehidupan yang intim denganNya, yaitu setiap saat! Setiap kita ada tugas dan bertanggung jawab untuk tetap menjagalah apiNya untuk tetap menyala dalam hidup setiap kita.

Roma 12:1 “Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.”

Jagalah pola kehidupan kita supaya yang berkenan dimata Tuhan kita! Kekudusan didapati lewat perkenan Tuhan dalam hidup kita dan itu ada lewat hubungan kita yang telah dipulihkan dan terus dijaga lewat keintiman denganNya.

Roma 8:2,6,11 “Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.– Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera.– Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.”

Berharap dan terus minta kepadaNya supaya hidup kita terus berkenan bagiNya sebagaimana yang Dia kehendaki kita lakukan! Roma 8:14 “Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.” Kita adalah umat pilihanNya! Umat yang dipercayakan olehNya untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang Dia telah sediakan bagi setiap kita didunia ini.

Korban berarti “Persembahan yang harus mati kepada Tuhan atau pemberian untuk menyatakan kesetiaan/ketaatan/ritus keagamaan.” Tuhan Yesus adalah korban penebusan dosa kita, Dia telah mati dikayu salib untuk mengenapi Firman Tuhan, sebagai korban yang sempurna yaitu yang kudus dan yang tak bercacat cela, tak serupa dengan dunia ini. Setiap kita yang mengaku bahwa Tuhan Yesus telah menebus dosa-dosa kita melalui pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib ini sudah masuk dalam perjanjianNya.

Tuhan Yesus mau kitapun belajar mematikan keinginan daging kita supaya manusia roh kita diperkuat! Tuhan mau teladan yang Dia ajarkan kepada kita hendaknya kita lakukan, menjadi pelaksana FirmanNya lebih dari sekedar pendengar FirmanNya.

Dalam Mengikuti Tuhan pasti ada harga yang harus dibayar tetapi kita tak mengalami kerugian melainkan berkat yang luar biasa. Devoted to God because He loves us! Sangkal diri berbicara tentang penyaliban daging (seperti kita bisa diasingkan, dibuang bahkan mungkin dibunuh dalam mengikuti teladan/kehendakNya dalam hidup kita di dunia ini). Dia makin bertambah dan kita makin berkurang. Maksudnya adalah karena rencana-rencanaNya membawa pada kehidupan yang kekal bukan pada kematian kekal karena rencana-rencana/rancangan-rancanganNya lebih baik dan sempurna dari yang kita miliki –Yeremia 29:11.

Korban apakah yang berkenan bagi Tuhan? Mazmur 100:2,4 “Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai! Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya!”

· Sukacita

· Sorak-sorai

· Hati yang penuh ucapan syukur

Filipi 4:4 “Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!”

Yesaya 56:5-7 “kepada mereka akan Kuberikan dalam rumah-Ku dan di lingkungan tembok-tembok kediaman-Ku suatu tanda peringatan dan nama–itu lebih baik dari pada anak-anak lelaki dan perempuan–,suatu nama abadi yang tidak akan lenyap akan Kuberikan kepada mereka. Dan orang-orang asing yang menggabungkan diri kepada TUHAN untuk melayani Dia, untuk mengasihi nama TUHAN dan untuk menjadi hamba-hamba-Nya, semuanya yang memelihara hari Sabat dan tidak menajiskannya, dan yang berpegang kepada perjanjian-Ku, mereka akan Kubawa ke gunung-Ku yang kudus dan akan Kuberi kesukaan di rumah doa-Ku. Aku akan berkenan kepada korban-korban bakaran dan korban-korban sembelihan mereka yang dipersembahkan di atas mezbah-Ku, sebab rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa.”

Tuhan yang kita kenal dan kita sembah adalah Tuhan yang bisa memberikan sukacita/rejoice bagi mereka yang mencari dan berharap kepadaNya. Sukacita melebihi dari happy/bahagia karena sukacita tak berdasarkan pada keadaan tetapi pada iman/percaya kepada Tuhan. Cerita Paulus dan Silas yang sedang melakukan salah satu tugas yang Tuhan berikan seperti yang ditulis pada Kitab Kisah pasal 16:24-.. “Sesuai dengan perintah itu, kepala penjara memasukkan mereka ke ruang penjara yang paling tengah dan membelenggu kaki mereka dalam pasungan yang kuat.Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka. Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua…”

Ketika kita menghargai pengorbanan Tuhan Yesus dan mengikuti teladanNya, maka pasti kita terus menjaganya. Pasti kita tidak meremehkan apa yang telah Dia ajarkan atau perintahkan kepada kita. Percaya adalah salah satu bentuk juga untuk menghargai pengorbananNya, percaya dan lakukan perintahNya. “Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai! Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya!”

From inside out terlihat dari karakter umat pilihanNya dan itupun berbicara tentang iman! Naiklah kegunungNya ini berbicara juga tentang Mezbah (penyembahan/ keintiman dengan Tuhan). Abraham mencari Tuhan ke gunung kudus (Abraham-pun mengerti bahwa ia harus menjaga untuk hidup kudus dan minta kekudusan/perkenanan dari Tuhan). Kitab Kejadian 22, Ibrani 11 menyatakan Iman yang luar biasa yang dimiliki oleh Abraham kepada Tuhan. Iman yang Abraham miliki bukanlah ke-nekat-an tetapi karena hasil dari pengenalan dan keintiman yang dimiliki oleh Abraham dengan Tuhan yang disembahnya maka itu yang menjadi kekuatan baginya. Abraham melakukan bukan menurut kedagingannya tetapi apa yang Tuhan inginkan dia lakukan.

Jagalah hidup kita ini, jagalah Api Tuhan untuk tetap menyala di atas mezbah/dalam hidup kita. Hargailah kekudusan yang Dia limpahkan kepada setiap kita yang berharap kepadaNya. Jaga kekudusan ini dengan takut dan gentar (Mazmur 51). Jangan remehkan kekudusanNya karena yang rugi sebenarnya adalah kita! Semua kita berharga dimataNYA sebab itu ABBA BAPA rela memberikan AnakNya yang tuggal YESUS KRISTUS untuk disalib supaya menebus kita dari maut. Dengan harga yang sangat mahal Dia tebus kita semua. Jagalah ApiNya untuk tetap terus menyala dalam mezbah hidup kita. Janganlah kita meremehkan bukti kasihNya ini. Hendaklah orang-orang yang telah dikuduskanNya tidak kembali lagi ke cara-cara dunia/serupa dengan dunia ini tetapi hendaknya hiduplah menurut yang Tuhan Yesus telah teladani dan perintahkan. Hargai pengorbananNya dan tetap menjaga Api Tuhan Menyala di Atas Mezbah kehidupan setiap orang percayaNya.

Tuhan Yesus Memberkati.

Sudah lama Andy Carroll tak mencetak gol bagi Liverpool di laga resmi. Setelah semalam sukses mengakhiri puasa golnya, Carroll pun senang.

Laga kontra Manchester City 11 April lalu adalah pertama kali Carroll membuat gol untuk Liverpoo. Dua gol dia cetak dalam kemenangan 3-0 dan sesudahnya penyerang 22 tahun itu seperti kesulitan menemukan sentuhannya di kotak penalti.

Maka banyak kritikan berdatangan kepada Carroll yang dinilai belum membayar tuntas banderol 35 juta poundsterling saat ia didatangkan dari Newcastle United. Di awal musim ini, dari dua laga yang sudah dilalui Liverpool, Carroll masih juga mandul.

Barulah pada laga babak kedua Piala Liga Inggris kontra Exeter City semalam, Carroll akhirnya bisa mengakhir paceklik golnya. Golnya di menit ke-58 lewat sebuah sepakan dari jarak 20 yard.

Inilah gol pertama Carroll setelah empat bulan puasa mencetak gol untuk klubnya dan juga yang perdana untuk di musim ini. Jelas raut kegembiraan terpancar di wajah penyerang bertinggi badan 192 cm itu.

“Senang rasanya bisa mencetak gol. Kami semua bermain baik malam ini dan semua pemain yang mencetak gol bermain sangat baik. Aku pikir Exeter juga tampil bagu jadi ini adalah hari yang baik untuk semuanya,” seru Carroll di situs resmi tim.

“Penting rasanya datang ke sini dan mendapatkana kemenananga. Kami selalu tahu jika ini akan berjalan ketat,” lanjutnya.

Secara khusus Carroll memberi pujian kepada penampilan rekannya di lini depan, Luis Suarez, yang mencetak satu gol dan memberi dua assist, salah satunya kepada dirinya.

“Dia sangat hebat. Jelas semua orang tahu siapa dia dan dia telah menunjukkannya lagi malam ini,” tuntas Carroll.


Pelayanan Injil di Balik Bar

Pelayanan Injil di Balik Bar Menginspirasi Gereja Ini

Pendeta Mike Teeter dan jemaatnya dari Gereja New Destiny Community (AG) di Denver, Carolina Selatan, menghabiskan malam Jumat dimana sangat sedikit dilakukan oleh para jemaat, yaitu berada di balik bar. Apa yang mereka lakukan di sana? Mereka di sana adalah karena itulah pilihan mereka, menyediakan makanan pesta untuk para napi yang baru saja bebas dari program Prison to Society (PTS), demikian seperti yang dirilis oleh Assemblies of God News.

Teeter, sudah terlibat dalam pelayanan penjara ini selama lebih dari 20 tahun dan secara teratur dalam lima tahun terakhir ini, telah melihat karya Tuhan yang bekerja di dalam cara yang ajaib, mengubahkan kehidupan. Dia terlibat di dalam program PTS ini dan membantu menyiapkan para mantan napi untuk beradaptasi lingkungan dari kehidupan penjara kepada kehidupan sosial, dan melihat bahwa pelayanan ini adalah pelayanan yang ideal untuk bibit gerejanya, menolong napi agar hidup dengan sukses.

Program PTS dua tahun yang dipelopori oleh Kershaw Chaplain JoAnn Cook ini, menawarkan kesempatan untuk belajar, hubungan, dan juga kegiatan spiritual. Setelah mereka keluar dari penjara, napi ini tetap dapat mengikuti program tersebut untuk mendapatkan akses tambahan seperti mendapatkan pakaian, pekerjaan, dan berhubungan dengan orang-orang yang benar dan membangun suatu hubungan yang sehat.

Setelah para mantan napi ini selesai mengikuti program tersebut, maka akan ada acara pesta dan makanan. Di sanalah peran Teeter dan Gereja New Destiny Community meminta Chaplain Cook. Karena tidak mudah menyediakan makanan untuk 100 orang, maka mereka meminta jemaat mereka untuk turut berperan serta. Di sana, mereka berani membicarakan Yesus kepada para mantan napi tersebut. ”Penjara tidaklah seburuk yang Anda bayangkan, apalagi ketika Anda datang di dalam kasih Tuhan,” kata Teeter.

Tentu suatu hal yang menyenangkan hati Tuhan bahwa ada orang-orang yang melakukan bagiannya. Kita semua adalah satu tubuh dengan anggota tubuh yang berbeda, dengan fungsi yang berbeda. Namun, kita semuanya mempunyai satu tujuan, yaitu memuliakan nama Tuhan.

-

Manchester United punya dendam tersendiri terhadap Leeds United. Peluang balas dendam kini tersaji, kendati bukan tidak mungkin justru Leeds yang kembali bisa memukul MU.

Selama dua dekade terakhir, nama MU identik dengan kesuksesan. Bukan cuma di Inggris, ‘Setan Merah’ juga ditakuti di Eropa.

Akan tetapi, pada bulan Januari tahun 2010 lalu secara mengejutkan MU bertekuk lutut 0-1 dari Leeds di Old Trafford dalam partai ketiga Piala FA.

Ini adalah sebuah noktah hitam untuk MU. Terlebih saat itu Leeds tengah bermain di League One–level ketiga Inggris. Sejak disingkirkan Bournemouth pada tahun 1984, baru kali ini MU kandas di babak ketiga oleh tim dari liga lebih rendah.

Leeds sendiri sebenarnya adalah seteru lama MU, di mana rivalitas tersebut mulai lahir pada dekade 1970-an silam tatkala Leeds muncul menjadi salah satu kekuatan utama Inggris di bawah arahan Don Revie.

Kini Leeds dan MU akan berhadapan lagi di Elland Road pada babak ketiga Piala Liga Inggris, Rabu (21/9/2011) dinihari WIB. MU boleh jadi takkan bermain dengan kekuatan penuh, tetapi Sir Alex Ferguson niscaya akan menurunkan beberapa pemain andalan demi menghindari luka 2010 terulang lagi.

Sementara itu Leeds, yang kini bermain di divisi Championship, sudah bertekad untuk kembali memberikan kegetiran untuk MU, yang saat ini tengah mengawali musim di Liga Primer dengan luar biasa.

“Ini merupakan peluang menggandakan keunggulan (atas MU), kan? Hasil pengundian membuat para pemain cukup antusias,” ujar Manajer Leeds Simon Grayson di AFP.

“Ini adalah hasil pengundian yang bagus untuk kedua klub dan kami pernah mendapat hasil bagus di kandang mereka. Kami ingin berusaha mengulanginya di kandang kami sendiri,” tegasnya.

Pertandingan lain antara tim divisi Championship kontra tim Liga Primer tersaji di Amex Stadium saat Brighton menjamu Liverpool. Sejak menghuni stadion baru tersebut, Brighton yang satu divisi dengan Leeeds tampil cukup mengesankan sedangkan Liverpool akan berusaha bangkit pasca kekalahan 0-4 dari Tottenham Hotspur di partai Liga Primer akhir pekan lalu.

Sementara itu Arsenal akan menjamu Shrewsbury Town yang merupakan tim League Two. Mengingat perbedaan kekuatan antara kedua tim maka ‘Gudang Peluru’, yang akhir pekan lalu kalah 3-4 dari Blackburn di Liga Primer, jelas bukan cuma dituntut menang tapi juga tampil meyakinkan.

Di Stamford Bridge, Chelsea akan terlibat derby London Barat saat kedatangan Fulham. Akhir pekan lalu kedua tim Liga Primer itu sama-sama menghadapi klub kota Manchester: Chelsea kalah 1-3 dari MU sedangkan Fulham sukses menahan Manchester City 2-2.

Babak Ketiga Piala Carling:

Rabu (21/9/2011) dinihari WIB:
Aldershot v Rochdale, Arsenal v Shrewsbury, Aston Villa v Bolton, Burnley v Milton Keynes Dons, Leeds v Manchester United, Nottingham Forest v Newcastle United, Stoke v Tottenham, Wolves v Millwall, Blackburn v Leyton Orient, Crystal Palace v Middlesbrough

Kamis (22/9/2011) dinihari WIB:
Brighton v Liverpool, Cardiff v Leicester City, Chelsea v Fulham, Manchester City v Birmingham, Southampton v Preston, Everton v West Brom

Duel tim se-kota akan tersaji di babak ketiga Piala Liga Inggris antara Chelsea melawan Fulham. Sementara itu, Manchester United akan menghadapi lawan yang cukup tricky, Leeds United.

Demikian hasil undian yang dilakukan Sabtu (27/8/2011) malam WIB. Sebanyak 32 tim akan saling beradu yang dijadwalkan pada 19 September.

The Blues cukup superior dibanding Fulham dengan tidak pernah kalah dalam 10 perjumpaan terakhirnya dan memenangi enam di antaranya. Sedangkan pertemuan teraktual di Craven Cottage, Februari silam, kedua tim bermain imbang tanpa gol.

MU bakal bertandang ke Elland Road, markas dari Leeds. Kendati lawannya hanya tim Championship namun pasukan Sir Alex Ferguson diharapkan tetap waspada jika tidak ingin kejadian serupa pada dua tahun lalu terulang.

Ketika itu, “Setan Merah” sukses dipermalukan oleh Leeds di ajang Piala FA dengan menyerah dengan skor tipis 0-1 di Old Trafford.

Klub tetangga MU, Manchester City akan menantang juara bertahan Birmingham yang kini berlaga di divisi Championship. Sedangkan Arsenal akan melawan tim League Two, Shrewsbury.

Liverpool yang beberapa hari silam berhasil lolos mengalahkan Exeter City di babak kedua akan melawan Brighton. Tim tangguh lain, Tottenham Hotspur ditantang Stoke City. Demikian diwartakan Yahoosports.

Hasil Undian Piala Liga Inggris babak ketiga:

Cardiff v Leicester
Wolves v Millwall
Chelsea v Fulham
Aldershot or Carlisle v Rochdale
Arsenal v Shrewsbury
Burnley v Milton Keynes Dons
Leeds v Manchester United
Brighton v Liverpool
Nottingham Forest v Newcastle
Manchester City v Birmingham
Blackburn v Leyton Orient atau Bristol Rovers
Swindon atau Southampton v Charlton atau Preston
Everton v West Brom
Crystal Palace or Wigan v Middlesbrough
Aston Villa v Bolton
Stoke v Tottenham

Manchester United kini seperti “sendirian” memimpin klasemen di saat rival terhambat. Tapi karena Liga Inggris tak bisa diprediksi, Andre Villas-Boas menilai persaingan menuju titel juara masihlah terbuka untuk tim lain.

MU masih jadi satu-satunya tim hingga pekan kelima ini yang masih sempurna nilainya. Lima kemenangan selalu mereka raih termasuk yang terakhir atas rival utamanya Chelsea.

Sementara pesaing terdekatnya di klasemen, Manchester City malah tertahan imbang 2-2 oleh Fulham dan Liverpool yang berusaha merangkak naik malah kalah 0-4 dari Tottenham Hotspur.

Kini mereka unggul dua poin atas City dan dengan penampilannya yang masih stabil, boleh jadi The Red Devils akan lama berada di puncak. Apakah ini pertanda pasukan Sir Alex Ferguson bakal mudah meraih titel ke-20?

Tidak begitu menurut Villas-Boas yang sebelum laga ini menilai jika hasil akhir liga nantinya bukan ditentukan pada laga di Old Trafford ini. Baginya Premiership sulit diprediksi dan sebelum benar-benar berakhir, siapa juaranya belum bisa ditentukan.

Tentu semua ingat bagaimana performa Chelsea di awal musim lalu yang begitu garang. Tapi sejak bulan November penampilan mereka menurun dan malah harus kehilangan titelnya.

“Seperti yang saya bilang sebelumnya, apapun hasil dari sini (Old Trafford) tidak berarti apapun untuk klasemen Liga Primer,” ungkap Villas-Boas kepada Sportinglife.

“Liga ini sulit diprediksi. Manchester City pun tidak menang meski mereka punya skuad yang luar biasa. Arsenal dan Liverpool kalah. Lima klub penantang gelar juara ada di sini semua. Segalanya bisa terjadi,” sambungnya.

“Saat ini United sedalam dalam momennya naun kami menunjukkan jika kami punya level juara. Laga ini tidak berjalan baik untuk kami. Namun kami akan tetap berkompetisi untuk gelar juara,” tandas pria asal Portugal itu.

Tottenham Hotspur memetik kemenangan 4-0 atas Liverpool. Terlepas dari dua kartu merah yang diterima pemain lawan, Harry Redknapp menyanjung performa anak didiknya yang dianggap telah tampil fantastis.

Menjamu Liverpool di White Hart Lane, Minggu (18/9/2011) malam WIB, Spurs unggul cepat melalui tendangan melengkung Luka Modric. Dua gol Emmanuel Adebayor dan Jermaine Defoe memberi The Lilywhites kemenangan meyakinkan dengan skor 4-0.

Keunggulan tuan rumah tersebut banyak terbantu dengan kartu merah yang didapat Charlie Adam dan Martin Skrtel. Namun dalam pandangan Redknapp, skuadnya tetap tampil fantastis terlepas dari kartu merah yang didapat lawannya.

“Saya pikir kami mempraktekkan sepakbola yang fantastis,” sahut Redknapp di BBC. “Kami jelas sekali mendominasi. Jika Anda tidak bisa menikmati sepakbola yang kami mainkan di sini hari ini, maka jelas ada yang salah dengan Anda.”

Bahkan sebelum Liverpool kehilangan pemainnya, Spurs memang sudah mendominasi laga. Tekanan yang mereka lancarkan sejak wasit meniup peluit awal membuahkan hasil dengan gol cepat di menit ketujuh.

“25 menit pertama adalah sepakbola dalam bentuk terbaik. Kami tim yang jauh lebih baik. Di 25 menit pertama kami seharusnya memimpin dua atau tiga gol,” tuntas Redknapp.

Newcastle United lolos dari hadangan Scunthorpe United di babak kedua Piala Carling. Newcastle menang tipis 2-1 lewat babak perpanjangan waktu.

Bertanding di Glanford Park, kandang Scunthorpe, tampil tanpa Joey Barton yang belakangan dikabarkan tengah merapat ke QPR. Manajer Alan Pardew kemudian menurunkan tiga gelandang; Sylvain Marveaux, Yohan Cabaye, dan Dan Gosling.

Alhasil, Newcastle seperti bermain tanpa pegangan, kendati relatif lebih menguasai laga. Mereka pun tertinggal lebih dulu di menit 15 lewat gol Chris Dagnall. Sepakannya dari jarak dekat sukses menaklukkan Tim Krul.

Serangan pertama Newcastle baru hadir di menit 22 ketika Ryan Taylor mengeksekusi sebuah tendangan bebas. Sial baginya, tendangannya melenceng.

Newcastle yang melepaskan 26 tembakan (12 on target) baru bisa menyamakan kedudukan di menit 80 melalui Taylor. Kali ini tendangan bebasnya berhasil membobol gawang Scunthorpe dan membuat kedudukan sama kuat 1-1.

Laga kemudian dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Penyerang pengganti, Sammy Ameobi, yang masuk di menit 65 menggantikan Demba Ba, tampil sebagai pahlawan.

Tendangan jarak jauhnya dari jarak sekitar 18 meter gagal dibendung kiper Scunthorpe, Josh Lilis. Gol di menit 112 itu pun membuat Newcastle berbalik unggul.

Di sisa pertandingan, Krul berjuang mengamankan gawangnya dari serbuan Scunthorpe. Tercatat, ia satu kali menyelamatkan gawangnya dari sepakan jarak jauh James Ryan.

Hingga laga berakhir, skor 2-1 untuk kemenangan Newcastle tetap bertahan.

Aktris Milla Jovovich telah memberikan rincian mengenai film sci-fi thriller terbarunya, ‘Resident Evil: Retribution’. Beberapa hal yang diungkap antara lain mengenai karakter dan plot film tersebut.

Jovovich yang menjadi aktor utama wanita di film itu mengumumkan, Wentworth Miller dan Ali Larter tidak akan muncul. “Chris, Claire dan K-Mart diculik oleh Umbrella dalam film ini, sehingga mereka tidak akan ada di film ini,” ujarnya seperti dilansir Aceshowbiz, Senin (19/9/2011).

Aktor Jensen Ackles juga tidak jadi memerankan karakter Leon Kennedy seperti yang telah dikabarkan sebelumnya. Meski demikian, dia menegaskan bahwa Leon dan karakter favorit lainnya seperti Ada Wong dan Barry Burton akan muncul di film berikutnya.

“Shawn Roberts kembali sebagai (Albert) Wesker dan lebih hebat dari sebelumnya! Tentu saja tidak mudah untuk membunuh dia,” jelas aktris berdarah Ukraina itu.

Sementara untuk plot, Jovovich menjanjikan lebih banyak adegan aksi di ‘Resident Evil 5′. Selain itu akan ada karakter baru parasit Las Plagas.

“Aku melakukan pertarungan yang menakjubkan dengan zombie, dan perjuangan epik bersama Jill Valentine (Sienna Guillory),” ungkapnya.

‘Resident Evil: Retribution’ mulai diproduksi pada 16 Oktober mendatang. Rencananya, film tersebut akan dirilis di bioskop Amerika Serikat pada 14 September 2012.

Juventus punya awal yang baik di kompetisi Seri A musim ini, dengan memenangi dua pertandingannya. Namun menurut Mirko Vucinic, yang penting adalah di posisi mana mereka finish.

Bersama Napoli, Udinese dan Cagliari, Juventus adalah tim-tim yang berhasil mencapai hasil maksimal dari dua pekan kompetisi. Setelah memulai dengan merontokkan Parma 4-1, di laga keduanya pasukan “Zebra” menang 1-0 atas Siena.

Hasil itu membangkitkan optimisme tinggi terutama di kalangan suporter, mengingat Juve tak kunjung membaik sejak kembali ke Seri A pasca skandal Calciopoli. Di musim lalu mereka bahkan cuma menempati peringkat ketujuh di klasemen.

Di bawah kendali pelatih baru yang juga mantan punggawa Bianconeri, Antonio Conte, Juve kini mulai kembali diperhitungkan. Namun menurut Vucinic, tidak perlu ada ketergesa-gesaan untuk menilai.

“Juventus selalu hebat. Kami telah memenangi dua pertandingan, tapi kami harus tetap membumi dan melanjutkan pekerjaan,” tutur penyerang asal Montenegro itu dikutip Football Italia.

“Ada di atas di daftar klasemen memang penting. Tapi kita pun tak boleh lupa bahwa satu kekalahan saja bisa merintangi usaha-usaha kita itu. Maka dari itu, kita harus fokus di setiap pertandingan.

“Tak peduli seperti apa Anda memulainya, tapi yang penting adalah akhirnya. Kita ini masih di awal-awal, dan kita mesti menyadari nilai kita itu,” tambah Vucinic.

Juventus akan berusaha melanjutkan tren positifnya di awal musim dengan menjamu Bologna hari Rabu (21/9) lusa.

Dua klub kota Milan, AC Milan dan Inter Milan, akan diuji lagi dalam lanjutan Liga Italia tengah pekan ini. Dibandingkan Rossoneri, beban harus menang Nerazzurri jauh lebih besar.

Inter akan menghadapi Novara di Stadio Comunale Silvio Piola Selasa (20/9/2011) malam atau Rabu dinihari WIB. Entah apa yang terjadi di kalangan Interisti jika Javier Zanetti dkk tidak mampu mengalahkan tim promosi tersebut.

Bagi Inter, kemenangan sudah menjadi kewajiban, khususnya lagi untuk allenatore Gian Piero Gasperini. Jika sampai kalah, sang pelatih hampir dipastikan bakal diterpa badai isu pemecatan.

Kekalahan dari Palermo di partai pertamanya di liga musim ini, dan juga dari Trabzonspor di Liga Champions, serta hasil seri 0-0 kala bermain dengan AS Roma hari Sabtu lalu membuat Gasperini sedang “hidup tak tenang”.

Tidak hanya bagi Gasperini, laga ini juga menjadi kesempatan pembuktian bagi Diego Forlan. Walaupun sudah mencetak satu gol saat Inter kalah 3-4 dari Palermo, tapi keberadaan striker Uruguay itu seperti belum “disadari” banyak orang — karena mereka lebih sibuk mengurusi hasil buruk tim, ketimbang menyoroti performa perorangan.

Di masa genting seperti ini, Forlan justru punya kesempatan untuk menunjukkan eksistensinya, syukur-syukur bisa memberi kontribusi signifikan untuk membawa kebaikan bagi La Beneamata.

Mirip dengan Inter, AC Milan juga tidak menang dalam dua partai lokal pertamanya. Setelah ditahan 2-2 di San Siro oleh Lazio, mereka malah kalah 1-3 dari tuan rumah Napoli akhir pekan kemarin. Hanya saja, pelatih Massimiliano Allegri mendapat kredit karena bisa menahan Barcelona 2-2 di Nou Camp.

Hari Rabu lusa Milan harus menghadapi sebuah tantangan berat dari Udinese, yang selalu menang dalam dua pertandingan pertamanya. Barisan pertahanan yang masih rapuh harus bersiap menghadapi ketajaman lini depan Udinese yang dipimpin oleh Antonio Di Natale.

Pada agenda pertandingan tengah minggu ini, Napoli dan Juventus memiliki kesempatan untuk menjaga performa baiknya. Napoli, yang memuncaki klasemen sementara, akan berhadapan dengan Chievo, sedangkan Juventus dijajal Bologna di Turin.

AS Roma akan menjamu Siena di Olimpico, dengan target mencari kemenangan pertamanya di musim ini, di bawah kendali pelatih asal Spanyol, Luis Enrique. Sebelum bermain imbang 0-0 melawan Inter, Giallorossi kalah 1-2 dari Cagliari.

Jadwal pertandingan tengah pekan ini:

Selasa (20/9) malam:
Novara vs Inter Milan

Rabu (21/9) malam:
AC Milan vs Udinese
Cesena vs Lazio
Chievo vs Napoli
Fiorentina vs Parma
Genoa vs Catania
Juventus vs Bologna
Lecce vs Atalanta
Palermo vs Cagliari

Kamis (22/9)
AS Roma vs Siena

Edinson Cavani tampaknya telah menemukan ketajamannya lagi. Empat gol yang berhasil diciptakan dalam dua laga terakhir menjadi bukti yang paling gress kembali tajamnya penyerang Napoli itu.

Catatan ini sekaligus menghapus kekhawatiran bahwa kemampuan penyerang berusaia 24 tahun itu sedang menurun. Soalnya, dalam gelaran Coppa America Juni-Juli lalu, Cavani gagal menunjukan sinarnya bersama Uruguay.

Ia bahkan hanya menjadi penghangat bangku cadangan karena gagal bersaing dengan Diego Forlan, Luiz Suarez dan juga Christian Rodriguez. Faktanya, walaupun Uruguay tampil sebagai juara, peran Cavani tidaklah banyak kala itu.

Sosok Cavani seperti “menghilang”selama musim panas, walaupun di akhir musim lalu ia membuat performa yang sangat apik, yaitu mendulang 33 gol dari 47 pertandingan di semua kompetisi, termasuk 26 gol di Seri A.

Akan tetapi, Cavani “ditemukan” lagi dalam dua pertandingan terakhir. Ia mencetak gol pertamanya di musim ini ke gawang Manchester City di kandang lawan, di laga comeback Napoli di Liga Champions sejak era Diego Maradona. Timnya pulang membawa hasil seri 1-1.

Lalu tadi malam, atau Senin (19/9/2011) dinihari WIB, pria gondrong berusia 24 tahun itu tampil luar biasa saat Napoli menjamu AC Milan. Ia membalas gol pembuka dari Alberto Aquilani di menit 13, lalu menambahkan dua lagi di menit 36 dan 51. Cavani bikin hat-trick, Napoli pun memimpin klasemen sementara.

“Sewaktu kecil, aku selalu disuruh bermimpi,” ungkapnya kepada La Domenica Sportiva. “Aku ingin sekali memenangi Scudetto, tapi kami tahu jalannya akan sangat sulit. Aku mendedikasikan kemenangan ini untuk fans. Mereka pantas mendapatkannya.

“Kami memiliki semua yang dibutuhkan untuk meraih kesuksesan di musim ini. Mustahil jika kami tidak mencapainya karena kami memiliki pendukung yang sungguh luar biasa. Kami sangat optimistis,” tukas Cavani kepada Il Corriere dello Sport.

Salah satu pemain baru Liga Spanyol yang diharapkan menjadi bintang, Radamel Falcao, mulai unjuk kemampuan. Ia mencetak hat-trick di pertandingan keduanya di La Liga bersama Atletico Madrid.

Falcao, yang dibeli dari FC Porto seharga 40 juta euro, tampil impresif saat timnya menjamu Racing Santander Minggu (18/9/2011) malam. Ia membuka skor di menit 23, lalu menggandakannya 13 menit kemudian lewat eksekusi penalti.

Sepuluh menit setelah restart, striker internasional Kolombia itu menciptakan hat-trick-nya, sebelum Adrian menggenapkan kemenangan tuan rumah menjadi 4-0 di menit 78.

Tiga hari sebelumnya Falcao membuka rekening golnya untuk Atletico di pertandingan Liga Europa, saat mengalahkan Celtic 2-0. Itu berarti ia mencetak empat gol dalam dua laga berturut-turut.

“Aku sangat berterima kasih pada rekan-rekan tim karena tanpa bantuan mereka aku mungkin tidak bisa membuat tiga gol ini,” cetus pemain 25 tahun itu seusai pertandingan, dikutip Marca.

Falcao datang ke Negeri Matador dengan reputasi yang cukup bagus. Mantan pemain River Plate itu merintis kariernya di Eropa bersama Porto sejak 2009, dan mendapatkan satu titel liga, dua Piala Super, dan titel Liga Europa.

Total, dari 85 pertandingan di semua kompetisi, ia mengemas 72 gol, termasuk 17 gol di Liga Europa musim lalu, saat ia menjadi top skorer turnamen dan memecahkan rekor jumlah gol dalam satu musim — mematahkan rekor sebelumnya yang dipegang Juergen Klinsmenn, yang membukukan 15 gol di musim 1995/1996 bersama Bayern Munich.

Kehadiran Falcao sangat penting buat Atletico karena musim ini ditinggal dua penyerang terbaiknya, yaitu Sergio Aguero (ke Manchester City) dan Diego Forlan (Inter Milan).

“Aku punya harapan untuk bisa memberi kenikmatan lebih banyak untuk fans dan membantu tim ini meraih tujuan-tujuannya. Aku bekerja setiap hari supaya kemampuanku terus meningkat,” sahut Falcao.

Akhir musim lalu Andrea Pirlo membuat keputusan penting dengan meninggalkan AC Milan untuk mencari tantangan anyar bersama Juventus. Bersama klub barunya, Pirlo memulai dengan mengesankan.

Sederet gelar sudah diraih Pirlo selama 10 tahun membela Milan. Sebut saja dua titel Seri A (2004, 2011) dan sepasang trofi Liga Champions (2003, 2007).

Akan tetapi, pemain tengah Italia berusia 32 tahun itu rupanya belum puas. Musim panas ini Pirlo memilih hijrah dari San Siro dan memulai petualangan baru bersama ‘Nyonya Tua’.

Partai kontra Parma, Minggu (11/9/2011) malam WIB, menandai debut Pirlo untuk Juve di kancah Seri A. Ia menandainya dengan istimewa setelah membuat dua asssist dalam kemenangan 4-1 Bianconeri.

“Aku senang mengenakan seragam Juve. Aku memilih meninggalkan Milan karena menginginkan tantangan baru ini dalam karirku. Aku merasa butuh perubahan,” ujar Pirlo kepada Sky Sport Italia.

Di Juve, Pirlo harus tampil dalam formasi 4-2-4 racikan Antonio Conte. Artinya, ia bukan hanya mesti tampil sebagai kreator serangan ke lini depan tetapi juga salah satu sosok peredam serangan lawan.

“Bukanlah masalah buatku untuk bertanggung jawab di tengah karena situasinya sama di Milan. Aku dengan cepat cocok beradaptasi dengan Claudio Marchisio tapi aku pikir takkan ada masalah untuk bermain bersama Arturo Vidal atau Michele Pazienza.”

“Kami ingin menunjukkan penampilan bagus untuk para fans dan kami berhasil melakukannya. Kami tak bisa tidak merasa puas dengan kemenangan ini,” simpul Pirlo.

Mungkin belum banyak yang tahu siapa itu Nils Petersen meskipun pemiliknya adalah klub sebesar Bayern Munich. Ia sedang memperlihatkan kapasitasnya sebagai “deputi” Mario Gomez.

Memasuki pekan keenam Bundesliga, untuk pertama kalinya Petersen dimainkan sebagai starter oleh pelatih Juup Heynckes, menghadapi klub kuat Schalke di Veltins Arena, Minggu (18/9/2011) malam WIB.

Mengisi tempat Gomez yang sedang cedera, ia dipasangkan dengan Toni Kroos, ditopang oleh gelandang serang Thomas Mueller dan Franck Ribery. Hasilnya, Petersen-lah orang pertama yang mencetak gol di pertandingan tersebut.

Di menit 21, menerima umpan matang dari Ribery, ia melepaskan tembakan ke arah gawang Schalke, tapi masih bisa diblok kiper Ralf Fahrmann. Ia beruntung bisa mendapatkan rebound dan kali itu menuntaskannya menjadi gol.

Di akhir pertandingan Bayern tampil sebagai pemenang dengan skor 2-0. Gol kedua Hollywood FC diukir Mueller di pertengahan babak kedua.

Petersen adalah satu dari dua penyerang murni yang dimiliki Bayern saat ini, selain Gomez. Karakter mereka berbeda dengan Mueller, Kroos atau Ivica Olic, (juga Ribery), yang cenderung lebih sebagai gelandang serang.

Petersen dipilih Bayern setelah tampil gemilang bersama Energie Cottbus, yang dalam dua musim terakhir bermain di divisi dua Liga Jerman. Di musim lalu, pemain 22 tahun itu sangat subur dengan mengemas 25 gol dari 33 pertandingan, dan menjadi top skorer.

Oleh Bayern, pria setinggi 188 cm itu dikontrak tiga tahun dan diberi kostum bernomor sembilan, seperti yang pernah dikenakan Gerd Mueller, Giovani Elber, dan Luca Toni. Namun, statusnya memang baru sebagai pelapis Gomez.

Sebelum menjadi starter melawan Schalke, Petersen terlibat dalam empat partai liga, dan semuanya bermula dari bangku cadangan, hampir selalu sebagai pengganti Gomez.

Juga, sebelum mencetak gol ke gawang Schalke, Petersen membuka rekening golnya untuk Bayern di partai minggu lalu. Menjamu Freiburg di Allianz Arena, Bayern menang telak 7-0, dan Petersen membuat gol pamungkas di penghujung laga, setelah menjejak lapangan selama kurang lebih 17 menit sebagai pengganti Gomez.

Sejauh ini Manchester City sudah tampil memukau dengan para pemain bintangnya. Tapi Roberto Mancini meminta The Citizens bisa bermain layaknya Manchester United.

City dan MU kini bersamaan memimpin klasemen Liga Inggris setelah meraih hasil sempurna di empat laganya. Bedanya ‘Setan Merah’ ada di puncak dengan keunggulan selisih gol.

Kemenangan-kemenangan besar selalu diraih keduanya, khususnya MU yang pernah menang 8-2 atas Arsenal serta 5-0 dari Bolton Wanderers.

Maka melihat performa stabil rival sekotanya tersebut sejauh ini, Mancini ingin agar anak asuhnya bisa meniru apa yang MU sudah tampilkan. Menurut manajer asal Italia itu, The Citizens harus bisa lebih “membunuh” di depan gawang.

“Man United adalah tim top, mereka sudah terbiasa sejak lama untuk menang. Mereka punya pemain-pemain yang bagus,” sahut Mancini di Sportinglife.

“Ketika mereka melawan Arsenal, ketika mereka mencetak dua atau tiga gol, mereka terus mencoba untuk mencetak gol,” sambungnya.

“Kami harus punya mentalitas seperti ini. Jika kmai tampil seperti saat melawan Tottenham ketika kami bisa mencetak gol, maka kami harus terus untuk bermain,” simpulnya.

Carlos Tevez masih dalam rencana masa depan Roberto Mancini di Manchester City. Namun Tevez diminta menunggu gilirannya tampil karena penampilan duet Edin Dzeko-Sergio Aguero dianggap lebih oke.

Sejauh musim ini, Tevez sudah tampil sebanyak tiga kali buat City. Tapi ia baru dimainkan sekali sebagai starter saat timnya mengalahkan Wigan Athletic sepekan lalu.

Duet Dzeko dan Aguero menjadi pilihan utama Mancini. Hasilnya memuaskan dengan keberhasilan City meraup kemenangan dalam empat laga pertama Premier League.

Lantas bagaimana dengan masa depan Tevez? Kendati penyerang Argentina itu sempat ngotot ingin hengkang, tapi dia masih diinginkan Mancini di skuad City.

Hanya saja, karena duet Dzeko-Aguero menunjukkan hasil yang memuaskan maka Tevez diminta untuk menunggu gilirannya bermain.

“Di saat seperti ini adalah pemain-pemain yang bermain lebih baik daripada dia dan Carlos disini berlatih. Ketika Carlos tengah bagus, mungkin dia akan memiliki kesempatan untuk bermain,” ucap Mancini dikutip Sky Sports.

“Saya tidak tahu jika dia telah bahaiga tapi setiap pemain ketika mereka tidak dapat bermain tidak bahagia. Ini normal. Tapi kami punya pemain lain yang pantas mendapat sebuah posisi.”

Mancini senang dengan banyaknya opsi striker yang dimiliki City saat ini. Tevez diharapkan bisa menambah daya gedor The Citizens.

“Bagi saya, ini hal baguk karena kami tahu Carlos bisa mencetak 20 gol dalam semusim dan jika kami bisa mencetak banyak gol dengan para penyerang yang kami punya maka itu akan bagus,” tuntasnya.

Winger Manchester United, Nani, menilai timnya memang layak meraih kemenangan atas Chelsea. Dia juga memuji timnya yang kompak dan memainkan sepakbola fantastis.

Dalam laga yang di Old Trafford, Minggu (18/9/2011), MU menaklukkan Chelsea dengan skor 3-1. Dari tiga gol ‘Setan Merah’, Nani jadi orang kedua yang menjebol gawang Petr Cech.

Di babak kedua, Chelsea sebenarnya punya banyak peluang bagus untuk mencetak gol. The Blues bahkan bisa saja menyamakan kedudukan kalau mereka lebih tajam di depan gawang.

Meski demikian, Nani merasa timnya tetap layak mengakhiri laga dengan tiga poin di tangan.

“Saya pikir semua orang melihat pertandingan dengan banyak peluang di kedua kubu,” ujar Nani kepada Sky Sports 1.

“Chelsea membuat banyak peluang, tapi saya pikir penampilan kami lebih baik daripada mereka dan itulah mengapa kami mencetak tiga gol. Kami layak menang,” tegas pemain internasional Portugal ini.

Dengan kemenangan atas Chelsea, MU masih sempurna pada lima partai awal Liga Primer Inggris musim ini. Mereka pun berhak bertakhta di puncak klasemen.

“Saya pikir ini adalah kerje semua elemen tim, kami sudah bekerja sangat keras secara bersama-sama,” ungkap Nani.

“Kami adalah tim yang kompak, memainkan sepakbola yang fantastis, satu-dua sentuhan dan kami mencetak banyak gol. Saya pikir sangat penting kami terus bersama dan punya kepercayaan diri dalam pertandingan-pertandingan kami,” tandasnya.

Tentang Kekalahan Indonesia dari Bahrain
Andi Abdullah Sururi – detiksport

(REUTERS/Supri)

Jakarta – Harapan itu kembali tak terpuaskan, bukan di Teheran melainkan di Senayan. Indonesia kalah dari Bahrain dalam pertandingan yang sempat dihentikan wasit gara-gara ulah sebagian suporter yang bandel.

Faktanya, sepakbola Indonesia masih belum banyak berubah. Tak apa-apa. Kita memang masih dalam periode transisi. Perubahan yang sudah terjadi baru di level pergantian pengurus PSSI — dan ekspektasi masyarakat yang kian hari kian meninggi, terutama ketika yang akan bertanding adalah tim nasional.

Ekspektasi itu bagus, bahkan perlu untuk sebuah motivasi. Tapi jika tidak dibarengi dengan sikap obyektif dan realistis, apalagi sampai menjadi ekspektasi yang membabi-buta, tanpa melihat permasalahan secara komprehensif, jangan-jangan ekspektasi itu akan terus membuat kita “lemas” dan ujung-ujungnya kembali menggerutu dan mengeluh: “Ah, kalah lagi, kalah lagi.”

Mungkin itulah potret sebagian masyarakat sepakbola kita. Kita mudah mabuk oleh sebuah keberhasilan “kecil”, tapi tak segera memperbaiki hal-hal yang lebih fundamental karena sudah (sempat) berhasil, dan jika begitu, kegagalan melulu dikait-kaitkan dengan nostalgia.

Pelatih

Setelah Indonesia bermain buruk dan kalah 0-2 dari Bahrain kemarin malam di Gelora Bung Karno, Wim Rijsbergen, yang belum seumur jagung menukangi skuad ‘Garuda’, dicap sudah gagal karena sebelumnya juga kalah 0-3 dari Iran. Berdengung pula suara-suara yang menginginkan Alfred Riedl kembali direkrut sebagai pelatih.

Menurut hemat penulis, ini “basi”. Kita terlalu memanjakan keinginan, selalu ingin cepat jadi. Kalah dua-tiga kali, pelatih harus dipecat, seolah-olah Indonesia adalah Inggris, Brasil, Chelsea atau Real Madrid, seakan-akan faktor besar yang menentukan mutu tim itu cuma pelatih.

Riedl — katakanlah — memang pelatih yang bagus. Gayanya yang keras, disiplin, bahkan jarang tertawa, cepat disukai. “Pemain kita memang harus dikerasi,” begitu kesimpulan sederhananya. Ia memang membuat masyarakat Indonesia mengalami euforia di Piala AFF, membangun fondasi tim yang sangat baik. Bahwa dia sesungguhnya tidak memberi piala di turnamen di level Asia Tenggara itu, seperti pelatih-pelatih sebelumnya, oleh sebagian orang dianggap bukanlah sebuah kegagalan.

Penulis bukannya anti Riedl, tapi mencoba bersikap realistis, dan itu pun lebih ke faktor “nonteknis”. Sulit membayangkan PSSI memanggil kembali Riedl setelah mereka mendepaknya begitu saja “tanpa perasaan”. Sebaliknya, apa iya Riedl dengan mudah balik ke Indonesia setelah merasa “sakit hati” diperlakukan dengan tidak menyenangkan oleh PSSI.

Soal Rijsbergen, kita belum tahu sebaik apa dia — atau seburuk apa dia. Tapi dia baru dua bulan bekerja untuk timnas, dan dia sudah membantu Indonesia mengalahkan Turkmenistan sehingga bisa masuk ke babak ketiga Pra Piala Dunia 2014.

Bahwa kemudian Indonesia kalah 0-3 dari Iran, pertanyaannya adalah, apakah sekarang kita sudah sedemikian yakin bisa mengalahkan Iran, yang notabene pernah tiga kali tampil di Piala Dunia dan tiga kali menjuarai Piala Asia? Bukannya merendahkan tim sendiri, bukannya tak berharap juga, tapi faktanya level kita masih di bawah mereka. Sekali lagi, saat ini tingkatan kita masih di Asia Tenggara. Menanjak ke Asia butuh proses lain lagi.

Bahrain di atas kertas lebih lemah daripada Iran. Kita pernah pula mengalahkan mereka di Piala Asia 2007 di Jakarta, walaupun juga kalah 1-3 di Piala Asia 2004. Wajar memang apabila ekspektasi itu membuncah lagi. Sepertinya sebagian besar masyarakat Indonesia sangat yakin Bambang Pamungkas dkk bisa merebut poin penuh kemarin malam.

Yang terjadi kemudian, permainan tim sangat buruk. Apakah itu salah pelatih? Pasti ada. Tapi apakah semata-mata salah pelatih? Tidak mungkin.

“Kita tidak bermain simple football. Kita terlalu bermain individual. Ketika satu pemain berhadapan dengan dua lawan, seharusnya kita mengoper bolanya. Tapi, kita malah menggocek dan akhirnya malah kehilangan bola. Itu kesalahan elementer. Bermain simple football belum ada dalam mind-set kita. Kita tidak bisa menang tanpa possession football. Tanpa possession football, kita tidak akan bisa mencetak gol. Tim-tim terbaik di dunia telah membuktikan hal itu,” papar Rijsbergen seusai pertandingan.

Penulis tidak melihat ada yang salah dengan analisis itu. Di lapangan, memang itulah yang terjadi. Artinya, Rijsbergen tahu di mana letak kesalahan permainan malam itu. Artinya, dia tidak bodoh.

Tapi tentu kita juga ingin tahu, seberapa mampu dia mengarahkan pemain-pemainnya supaya melaksanakan instruksi-instruksinya. Satu hal yang terlihat jelas adalah: pelatih Bahrain Peter Taylor nyaris sepanjang pertandingan berada di pinggir lapangan, kerap teriak-teriak pada pemainnya. Rijsbergen tidak begitu, lebih anteng di bangku cadangan. Bagaimana sistem komunikasinya? Ini harus ditanyakan pada orang Belanda itu.

(Intelejensia) Pemain

Bagaimanapun, sepakbola terjadi di lapangan. Pelatih itu semacam sutradara, tukang mengarahkan. Aktor sesungguhnya adalah pemain, karena mereka-lah yang berada di atas rumput, yang menendang-nendang bola, yang memutuskan ke arah mana bola ditendang, diumpan, dibuang, dan seterusnya.

Kepiawaian dan kejelian pelatih memang faktor sangat penting, tapi intelejensia pemain untuk menerjemahkan taktik pelatih, atau juga kemampuan mereka menjaga konsentrasi dalam keadaan keadaan lelah dan buntu, juga amat vital.

Terkait pertandingan melawan Bahrain, yang membuat penonton pun frustrasi, penulis melihat pemain-pemain Indonesia tak memiliki kecerdasan untuk mencari “rencana B” ketika “rencana A” mandeg. Mereka tak bisa menguasai bola di lapangan tengah dan kemudian kebingungan untuk mendapatkan cara buat masuk ke pertahanan lawan.

Celakanya, ada kesan, yang penting bola masuk ke wilayah Bahrain, tak peduli jika itu harus dilakukan dengan cara mengirim umpan lambung jauh, atau mengandalkan crossing dari sayap, padahal kita jelas-jelas tak pernah sekali pun memenangi duel di udara dengan pemain-pemain jangkung Bahrain.

Kecepatan dan kelincahan Boaz pun terlalu diharapkan. Setiap serangan terus saja dialirkan melalui dia. Apa boleh buat, pada akhirnya pemain lawan bisa menemukan cara untuk mengantisipasi gerakan Boaz. Entah kenapa baru di 15 menit terakhir saja permainan “insting” itu bisa dihentikan, dan para pemain mulai berani melakukan tusukan dari tengah, seraya mengurangi bola-bola atas. Tapi ya terlambat.

Apakah itu semua instruksi pelatih? Kalau ya, berarti si pelatih bahkan tak lebih pintar dari penonton. Kalau tidak? Maka pemain memang harus terus belajar mengasah kemampuannya untuk semakin baik.

Intelenjensia pemain sangatlah penting untuk diasah — seperti juga mentalitas bertanding, yang sering dianggap pula sebagai sebuah kelemahan tim kita selama ini. Pernah ada pertanyaan begini: “Apakah Indonesia akan langsung hebat jika pelatihnya Jose Mourinho atau Pep Guardiola?” Silakan jawab sendiri.

Salah satu cara belajar adalah memperbanyak frekuensi bertanding melawan tim-tim yang berkualitas di level internasional, tidak melulu berkutat di lokal atau ASEAN, biar mereka terbiasa menghadapi berbagai situasi di tengah lapangan.

(Kedewasaan) Suporter

Bahwa suporter Indonesia itu hebat, penuh gelora dan gegap gempita, dunia bahkan sudah mengetahuinya. Jika fanatisme fansnya tidak sebegitu rupa, mungkin akan lebih sulit lagi mencari berita sepakbola Indonesia di media massa asing. Gelora Bung Karno kini sudah dikenal sebagai salah satu stadion dengan suporter paling “gila” di dunia.

Sayangnya, kedewasaan bersikap belum terpupuk merata. Insiden kembang api dan mercon, yang membuat wasit menghentikan pertandingan selama sekitar 15 menit, memperlihatkan penyakit lama yang kambuhan itu. Belum lagi “kebiasaan” menghujani pemain lawan dengan botol air mineral.

Ini pemandangan yang menyebalkan, mencemari sebuah tontonan yang semestinya bisa dinikmati tanpa perasaan was-was dan cemas, khususnya untuk kalangan penonton anak-anak dan wanita, juga karena perilaku norak seperti itu bisa membuat Indonesia merugi. Kita pernah bersedia menerima sanksi FIFA jika hal itu harus dilakukan supaya bisa menurunkan pengurus PSSI yang busuk. Tapi alangkah lucu dan ironisnya jia sanksi itu pada akhirnya dijatuhkan FIFA gara-gara ulah suporter.

Begitu pula dengan sportivitas kepada tim tamu. Alih-alih memberi apresiasi dengan memberi sedikit tepuk tangan, lagu kebangsaan tim lawan malah disoraki, diteriaki “huu..”. Memberi dukungan sebesar-besarnya pada tim kesayangan itu “sesuatu banget”, tapi tidak menghormati lagu kebangsaan lawan adalah memalukan.

(Keseriusan) Polisi/petugas keamanan

Berharap semua penonton berlaku baik, cuma duduk manis di kursi, tidaklah mungkin. Berharap tidak pernah terjadi keributan suporter dalam sebuah pertandingan sepakbola pun agak utopia. Ini soal ratusan ribu orang tumpah ruah di tempat yang sama, dengan segala atribut pribadi dan motif masing-masing. Itu sudah jadi bagian dalam sepakbola itu sendiri.

Tapi untuk mencegah ekses yang lebih buruk, tetap harus ada safety measure. Di stadion, ranah itu ada di petugas keamanan, polisi. Kenapa kita tak pernah belajar dari negara lain, di mana pemeriksaan bawaan penonton sebelum masuk ke dalam stadion dilakukan dengan serius dan ketat, tanpa terkecuali, tanpa kompromi, tanpa pandang bulu, tanpa toleransi apapun.

Tapi di Indonesia selalu begitu: sweeping cuma ada di mulut pejabat kepolisian, ancaman bagi yang membandel cuma sebatas ancaman. Selalu ada celah buat suporter bandel untuk menyusupkan macam-macam benda terlarang ke dalam stadion.

Petugas pun lebih banyak yang ikut “numpang” nonton dengan menghadap ke lapangan ketimbang mengawasi gerak-gerik suporter yang nakal. Jika ada suporter yang melempar, mereka hanya menunjuk-nunjuk, menggertak dari jauh, karena petugas di tengah penonton memang tak ada atau minim (atau takut dengan massa?)

Bagaimana kesadaran untuk menjadi suporter yang baik akan terpupuk secara merata jika reward and punishment dari petugas tidak dijalankan. Kalau you punya tiket, tidak bawa benda macam-macam, silakan masuk ke stadion. Kalau tidak, silakan Anda tunggu di luar — dan jangan berulah yang macam-macam juga.

(Profesionalitas) Panpel

Tekad PSSI untuk membenahi berbagai sistem buruk yang pernah dijalani rezim Nurdin Halid masih menunggu pengejawantahannya. Transparansi pemasukan tiket pertandingan timnas, sejauh ini belum dilakukan juga. Sistem pembelian tiket pertandingan pun belum berubah. Soal ini, semestinya sudah ada cara yang lebih menyenangkan konsumen (baca: suporter) ketimbang harus antre sampai dua kali untuk mendapatkan tiket. Apalagi cara ini pun jelas-jelas tidak juga menghilangkan calo, jika itu salah satu tujuannya.

Ketegasan Panpel juga harus diperlihatkan atas nama keadilan. Mereka yang sudah berkorban berjam-jam antre untuk membeli, bahkan datang jauh-jauh dari luar Jakarta, semestinya punya hak lebih dibanding mereka yang tak punya tiket. Apa boleh buat, seringkali mereka yang sudah dilarang masuk pun ujung-ujungnya bisa menerobos juga. Di laga Indonesia-Bahrain, meski panitia dari awal menyatakan cuma akan mencetak 77 ribu tiket, tapi bagaimana mungkin stadion pada akhirnya terisi penuh atas-bawah, dan itu artinya ada 100 ribu orang di sana!

(Komitmen dan kerja keras) PSSI

Pada akhirnya, kunci pembenahan sepakbola Indonesia termasuk tim nasional saat ini ada di PSSI. Semua orang sudah tahu, selama ini sistem persepakbolaan kita tidak berjalan karena tidak ada mesin yang bekerja untuk menggerakkannya, yang disebabkan oleh bobroknya pengurus PSSI periode sebelumnya yang korup.

Semua orang tahu, tanpa perubahan yang signifikan oleh PSSI, jangan harap sepakbola Indonesia tiba-tiba akan membaik — atau tim nasional tiba-tiba lolos ke putaran Piala Dunia.

Mungkin sebagian fans sudah tidak sabar untuk segera melihat timnas yang terbiasa menang, bagaimanapun situasinya. Tapi sebagian fans lain boleh jadi lebih berharap supaya permasalahan mendasar yang selama ini menghambat perkembangan sepakbola Indonesia, bisa mulai dibenahi dengan baik dan serius oleh pengurus PSSI saat ini. Banyak lah contohnya, dan itu sudah dikampanyekan semua oleh pengurus ketika Kongres lalu, tentang pembinaan usia dini, perbaikan kompetisi sebagai muara pembentukan timnas yang handal, dan lain-lain.

Semoga pengurus PSSI yang sekarang tidak mengulangi kesalahan-kesalahan rezim sebelumnya. Mereka tentu tidak mau membayangkan, pengurus terdahulu yang mereka singkirkan, dan sampai sekarang adem-ayem saja karena semua kejahatan mereka sudah “dipetieskan”, akan tertawa dan berkata, “Emang enak ngurus bola!”

Tapi yang lebih penting lagi adalah, jika melakukan kesalahan yang sama dan gagal membuat perbaikan itu, pengurus PSSI sekarang akan lebih mudah berhadapan dengan masyarakat, karena mereka tak cuma punya andil sangat besar dalam menumbangkan Nurdin cs, tapi kecintaan mereka pada sepakbola tidaklah terukur besarnya.

Mengembalikan Olahraga ke Jalurnya
Narayana Mahendra Prastya – detiksport

Jakarta – Kongres PSSI memang bukanlah sebuah pertandingan olahraga. Namun kongres ini digelar oleh induk organisasi olahraga, dan maka dari itu kita layak berharap agar hajatan ini berjalan dengan semangat olahraga.

Dalam kurun waktu hampir satu dekade terakhir, polemik menjadi sesuatu yang kerap terjadi di tubuh PSSI. Di waktu lalu, ada musuh bersama bernama Nurdin Halid.

Semua mengecam, menuntut, dan mendesak “Sang Puang” untuk mundur. Mulai dari rakyat yang dicerminkan oleh suporter hingga pemerintah, seluruhnya kompak menginginkan Nurdin dan kroni-kroninya mundur.

Kini Nurdin sudah mundur, begitu pula dengan sejumlah konco-konconya. Situasi membaik? Tidak juga. Status quo masih tidak rela kehilangan kekuasaannya, sementara kubu yang mengklaim dirinya reformis tampak sangat ngebet untuk segera mengambil kendali otoritas.

Semua memiliki dasar yang cukup kuat untuk mengklaim tindakannya. Ada yang menggunakan statuta, peraturan, dan sebagainya. Ada yang memakai alasan soal ancaman sanksi dari FIFA.

Dua hari lagi, PSSI akan berkongres untuk menentukan kepengurusan: memilih ketua umum, wakil ketua umum, dan anggota komite eksekutif. Tak sekadar memilih kepengurusan, namun ini juga sebagai penentu masa depan PSSI dan juga persepakbolaan Indonesia pada umumnya.

Kongres kali ini merupakan perintah dari FIFA, setelah kongres yang digelar di Pekanbaru, Riau, akhir Maret silam berakhir juga dengan kekacauan.

Menjelang kongres 20 Mei, suasana masih belum kondusif. Ada indikasi bahwa badan-badan resmi seperti Komite Normalisasi dan Komite Banding Pemilihan, tengah mengusung kepentingan kelompok tertentu. Tentu saja, tudingan ini dijawab oleh masing-masing pihak. Satu mengatakan melaksanakan perintah FIFA, yang lain mengatakan menegakkan peraturan.

Tak pelak spekulasi adanya kemungkinan deadlock pun mengemuka menjelang kongres kali ini.

Semua itu sebenarnya tak perlu terjadi, bila para peserta kongres bersedia sedikit meredam ambisi pribadi mereka, apapun motifnya.

Mereka, para peserta kongres dan pemegang hak suara, seharusnya ingat bahwa mereka menjadi bagian dari sebuah organisasi olahraga. Sportivitas dan kebesaran hati menjadi salah satu dari esensi olahraga.

Memang olahraga sangat menghalalkan strategi, trik, dan sejumlah cara lainnya guna mencari kemenangan. Namun ketika semua itu berjalan dengan cara kotor, maka itu jelas sangat diharamkan bila terjadi di dunia olahraga.

Meski tak terjadi di lapangan pertandingan, semangat olahraga seperti tadi seyogyanya diusung oleh seluruh peserta dan juga penyelenggara kongres.

Indonesia menunggu seperti apa PSSI nantinya. Ada harapan masyarakat di sana. Semoga, harapan untuk melihat sepakbola Indonesia menjadi lebih baik kali ini terjawab. Semoga

Striker Tottenham Hotspur, Emmanuel Adebayor, kini merasa sudah diterima dan dicintai suporter timnya, meski dia pernah membela Arsenal yang notabene lawan bebuyutan “Spurs”. Dua gol yang ia cetak ke gawang Liverpool, Minggu (18/9/2011), makin membuatnya diterima suporter.

Hubungan Tottenham dengan Arsenal memang sangat panas. Ketika Sol Campbell memutuskan meninggalkan Tottenham untuk pindah ke Arsenal, dia tak habis-habisnya dikecam, bahkan diancam.

Adebayor sendiri pernah membela Arsenal dan menjadi musuh fans Tottenham. Namun, dia kemudian dibeli Manchester City. Musim lalu, dia dipinjamkan ke Real Madrid dan musim ini dipinjam Tottenham.

Dua gol Adebayor ke gawang Liverpool membuat timnya menang 4-0. Dua gol lagi disumbangkan Luca Modric dan Jermain Defoe.

Berikut petikan-petikan Adebayor saat diwawancara Sky Sports.

Bagaimana perasaanmu mencetak dua gol ke gawang Liverpool? “Aku sangat bahagia bisa mencetak gol. Selalu menjadi hal penting bisa mencetak gol pertama di kandang, dan aku melakukannya dengan baik.”

Apakah kamu sudah diterima suporter Tottenham, mengingat kamu mantan pemain Arsenal? “Aku juga sudah mencetak gol di kandang lawan. Makanya ketika mencetak gol, aku rasa suporter otomatis langsung mencintaiku. Sebab, itu yang mereka harapkan dari seorang penyerang. Aku bahagia dengan segala yang terjadi di klub dan siap kembali bekerja keras.”

Bagaimana bisa menang besar atas Liverpool? “Kami tahu melawan Liverpool akan menjadi pertandingan berat. Sebab, kami tahu kualitas Liverpool. Kami meyakinkan diri juga memiliki skuad yang baik. Kami hanya butuh kepercayaan diri dan bermain dengan cara kami. Kami mencoba mengarahkan bola di tengah dan memanfaatkan pergerakan kami. Kami tahu, jika bisa menempatkan bola di belakang (Jamie) Carragher dan (Daniel) Agger, maka kami bisa membuat mereka kesulitan dan saya kira kami melakukannya dengan baik.”

Ada rahasia lain? “Kami hanya mencoba permainan kami sendiri karena tahu kami memiliki banyak pemain bagus di depan. Ini makanya, kami juga harus menguasai bola. Aku kira kami telah melakukannya dengan baik. Kami tak membiarkan lawan berkembang dan kami berusaha merebut bola secepatnya.”

Apa kelebihan Tottenham? “Kami bagus dalam menyerang balik dengan (Luca) Modric dan Niko (Kranjcar) serta Gareth Bale. Kami bisa memberi banyak masalah kepada lawan. Pada akhirnya, kami bisa memenangkan pertandingan.”

Kamu sempat menyia-nyiakan peluang. “Sebagai striker, rata-rata per pertandingan hanya mendapat tiga peluang. Kadang Anda bisa mencetak satu atau dua gol. Ketika aku gagal memanfaatkan peluang, itu tak menggangguku. Sebab, aku tahu, sebagai striker akan ada peluang lain. Terkadang Anda juga mendapat lima peluang atau bahkan hanya satu.”

Bagaimana kamu menyikapi pertandingan? “Sebagai pemain sepak bola, aku harus tetap fokus. Aku telah melakukannya dengan baik sepanjang pertandingan dan aku sangat bahagia bisa mencetak dua gol. Adalah hal yang biasa jika sebagai striker, kadang aku melewatkan peluang, kadang mencetak gol.”

Bagaimana menurutmu soal Tottenham? “Semua klub sekarang akan berhati-hati kepada kami karena punya skuad yang baik, termasuk individu berbakat. Apakah kami main kandang atau tandang, mulai sekarang hal itu akan tetap berat. Sebab, setiap orang sekarang tahu apa yang bisa kami lakukan di lapangan. Itu tantangan berat yang baik. Ini faktor yang memotivasi, dan kami harus mencari solusi.”

http://tourworldinfo.blogspot.com/2011/09/wanita-tercantik-di-indonesia-foto.html

Keadilan Bagi Masa Depan Sepakbola Indonesia

(Ilustrasi: detiksport)

Jakarta – Anton Sanjoyo mengakhiri artikelnya tentang perkembangan terbaru di tubuh PSSI, “Rekonsiliasi Tanpa Dendam” (Kompas, 14 April 2011), dengan kutipan Nelson Mandela: “Rekonsiliasi itu memaafkan. Tidak boleh ada dendam. Kita memasuki era baru.”

Sebuah penutup artikel yang terdiri atas tiga kalimat, tiga pernyataan, tiga keyakinan dan — untuk saya — juga tiga biji “salah paham”. Saya menyebutnya “salah paham”, mula-mula bukan untuk pernyataan Mandela itu sendiri, melainkan cara Joy meletakkan kutipan itu tanpa memperhatikan bagaimana rekonsiliasi dibangun di Afrika Selatan.

Pertama, rekonsiliasi itu memaafkan atau dalam kata-kata Joy di bagian yang lain, “…sifat dasar dari rekonsiliasi adalah memaafkan”.

Untuk saya, sifat dasar rekonsiliasi bukanlah “memaafkan”, tapi “keadilan”, juga “kebenaran”.

Dengan “keadilan”, siapa saja pemimpin atau pribadi yang melakukan kesalahan, kekeliruan, dusta, suap sampai manipulasi (sebagaimana yang dilakukan rezim Nurdin Halid) harus dimintai pertanggungjawabannya. Kesalahan organisasional harus dipertanggungjawabkan di depan kongres dan dusta-manipulasi-suap yang menjadi domain hukum harus pula dipertanggungjawabkan di depan hukum.

Dengan “kebenaran”, para pelaku kesalahan dan kejahatan tidak semata-mata dipaksa untuk mempertanggungjawabkan tindakannya, tapi yang tidak kalah penting –- menyitir kata-kata Asmara Nababan — “diperolehnya pengetahuan yang benar tentang pola pelanggaran di masa lampau”, sehingga dapat dilakukan perubahan kebijakan dan institusional. Dengan perubahan ini dicegah terulangnya pelanggaran yang sama di masa depan.

Itu sebabnya di Afrika Selatan (juga di negara-negara yang ingin menyelesaikan konflik laten di masa silam) dibikin Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi, bukan hanya Komisi Rekonsiliasi. Kutipan Joy tentang Mandela itu “salah paham” karena bisa menimbulkan pengertian bahwa permaafan Mandela adalah sesuatu yang tak diikuti/dilengkapi proses yang lain.

Yang dikatakan Joy dalam artikelnya melulu dan melulu rekonsiliasi, mengulang pentingnya permaafan. Tak ada separagraf pun Joy bicara perihal kelakukan manipulatif nan sistemik dari Rezim Nurdin, apalagi bicara tentang upaya pengungkapannya. Joy langsung melompat pada gagasan rekonsiliasi, dan memberikan permaafan begitu saja.

Kedua, tidak boleh ada dendam. Joy menampilkan kutipan Mandela itu dengan sebelumnya menyusun framming berparagraf-paragraf ihwal kengototan Kelompok Pemilik Suara (KP) 78 sebagai manifestasi haus kekuasaan dan — dalam kata-kata Joy sendiri — “masih membawa dendam masa lalu”.

Saya tidak tahu apa agenda KP 78. Yang saya tahu: upaya serius menuntut pertanggungjawaban dan mengungkap pola-pola manipulasi di masa silam tidak serta merta membuat upaya itu patut dicap “proyek balas dendam”. Itu adalah bagian inheren dari gagasan rekonsiliasi yang diusung oleh Anton Sanjoyo, Yudi Oktav, Andi Bachtiar Yusuf, dll.

Memaafkan itu gampang, apalagi kalau mentok cuma sebatas bibir. Yang harus diupayakan adalah bagaimana proses permaafan dan rekonsiliasi itu didahului oleh suatu ikhtiar serius yang akan mencoba memastikan bahwa praktik kesalahan, dusta, manipulasi, dan suap-menyuap itu tidak terulang lagi. Dan itu bisa dimungkinkan dengan menuntut pertanggungjawaban kepemimpinan Nurdin Halid yang dari sana pola-pola kesalahan dan manipulasi itu pun bisa diketahui oleh publik sehingga siapa pun bisa sama-sama mencegahnya di kemudian hari.

Ini bukan upaya mengabadikan (luka-konflik) masa silam, tapi justru untuk menyiapkan masa depan. Risiko implisit dari tulisan dan judul tulisan Joy itu adalah: bahkan orang yang menuntut keadilan dan pengungkapan kebenaran tentang kebusukan PSSI pun harus siap dicap sebagai “para pendendam”.

Ketiga, kita memasuki era baru. Lagi-lagi itu (masih) kutipan Mandela yang dicuplik begitu saja oleh Joy dalam artikelnya. “Politik kutipan” itu menyiapkan framming: era baru itu hanya mungkin terjadi dengan permaafan.

Tapi tak jelas rekonsiliasi dan permaafan macam apa. Yang terungkap dari tulisan itu adalah rekonsiliasi cuma-cuma dan permaafan gratis begitu saja. Imbauan itu terasa santun, elegan, bernuansa budaya timur dan moralis, padahal di sana tercium upaya pembiaran atas manipulasi, kebusukan dan laku kriminil (suap menyuap, misal: kasus Persisam).

Era baru macam apakah yang akan lahir dari rekonsiliasi dan permaafan cuma-cuma yang membiarkan dusta dan manipulasi lenggang kangung begitu saja?

Tak ada, sebagaimana Indonesia. Laku dan praktif KKN nan manipulatif dari Soeharto dan kroni-kroninya dibiarkan tanpa proses pertanggungjawaban dan pengadilan terbukti membuat praktik manipulatif KKN sampai sekarang tak pernah bisa dibikin tuntas. Sebagaimana Nurdin-Besoes yang mungkin berpikir: “Ah, santai sajalah, Soeharto saja yang kesalahannya jelas gak diapa-apain, kok.”

Rekonsiliasi dan permaafan gratis dan cuma-cuma hanya membikin Indonesia (juga sepakbola kita) menjadi permisif atas kejahatan dan manipulasi. Lantas apa bedanya dengan Nurdin yang membiarkan Komdis menghukum pemain-pelatih-manajer karena kesalahan tapi lantas dia sendiri yang memberikan amnesti dan pengampunan gratis dan cuma-cuma? Jangan kita tanpa sadar menjadi Nurdin dengan cara yang lain, me-Nurdin, mem-Besoes.

Untuk itulah, Komite Normalisasi dan kepengurusan PSSI mendatang harus berani membikin tim yang secara khusus meneliti dan mengkaji praktik-praktik busuk di masa lalu (pengampunan yang sering diberikan Nurdin, bagaimana Togar Manahan Nero bisa aktif lagi di kepengurusan setelah kasus suap di Penajam, dll). Audit secara keseluruhan dan total keuangan PSSI sebelumanya, cari tahu bagaimana dan kenapa hadiah juara liga selalu terlambat berbulan-bulan, dll.

Lalu, hasil dari investigasi dan audit menyeluruh itu harus diumumkan kepada publik. Beri hukuman yang keras pada para pelakunya (larang mereka berkecimpung dalam sepakbola untuk durasi panjang) dan bawa ke meja hijau untuk pelanggaran-pelanggaran yang memang seharusnya diselesaikan di pengadilan.

Hanya dengan itulah ucapan Mandela yang dikutip Anton Sanjoyo menjadi lebih berdaya dan terasa, bukan sekadar laku “politik kutipan” untuk membunga-bungai sebuah tulisan. Hanya dengan itu pula kalimat terakhir Anton Sanjoyo di tulisannya (yang juga mengutip Mandela) terealisasi dengan sepenuhnya: “Kita memasuki era baru!”

Kekalahan 1-3 Chelsea dari Manchester United turut menyelipkan kisah Fernando Torres yang membuang sebuah peluang emas. Manajer MU Sir Alex Ferguson sampai mengaku tidak habis pikir Torres bisa gagal.

Sebelum ‘Si Biru’ melawat ke Old Trafford, Minggu (18/9/2011), perihal produktivitas Torres sudah jadi sorotan. Pasalnya sejak diboyong ke Stamford Bridge Januari lalu, ia baru bisa bikin satu gol.

Mengingat tingginya ekspektasi terhadap bomber Spanyol tersebut, apalagi Chelsea merekrutnya dengan harga mahal yang kabarnya mencapai 50 juta poundsterling atau sekitar Rp 687 miliar, sebiji gol itu tentu membuatnya dapat sorotan negatif.

Di markas MU, Torres sempat memberikan sinyal positif setelah menjebol gawang ‘Setan Merah’ di awal babak kedua. Gol yang membuat Chelsea menipiskan ketinggalan jadi 1-3 tersebut bukan hanya menerbitkan optimisme timnya, tetapi juga bak menyiratkan kalau nalurinya di depan gawang mulai kembali.

Akan tetapi, insiden lain justru membuat sejumlah kalangan percaya kalau Torres masih butuh waktu untuk kembali ke permainan terbaiknya.

Setelah menerima bola dari Ramires, Torres dengan apik menggiring bola melewati David De Gea dan tinggal menghadapi gawang kosong. Tapi bola sontekannya luput dari sasaran dan ekspresi kekecewaaan Torres, yang langsung jatuh berlutut di lapangan, menunjukkan betapa buruknya kegagalan tersebut. Diiringi tepuk tangan ceria dari para fans MU di belakang gawang, Torres pun beranjak seraya menengadah tidak percaya.

Sir Alex Ferguson dari MU, boleh jadi dengan kelegaan tersendiri, juga setuju kalau Torres sudah membuang peluang emas. Terlebih kemudian tak ada gol lagi yang lahir dan Chelsea pun kalah 1-3.

“Saya pikir Torres akan bikin gol (kedua). Itu adalah sebuah kegagalan yang buruk,” komentar Fergie di Mirror.

Di Tangan Penjunan

Yeremia 18:4
Apabila bejana, yang sedang dibuatnya dari tanah liat di tangannya itu, rusak, maka tukang periuk itu mengerjakannya kembali menjadi bejana lain menurut apa yang baik pada pemandangannya.

Momen apa yang paling menggelisahkan bagi seorang pendaki gunung? Kehilangan tujuan. Mungkin dia memeriksa peta atau kompasnya baik-baik, tapi mulai bertanya-tanya, “Aneh, rute sudah benar, tapi tujuan tidak juga kelihatan. Keadaan medan malah lebih sukar dari yang diperkirakan… atau sama sekali tidak seperti yang anda bayangkan.”

Di Yeremia 18:1-6, Allah menyuruh Yeremia, “Pergilah dengan segera ke rumah seorang penjunan.” Seorang penjunan memulai pekerjaannya dengan meraup tanah liat. Tanah liat yang biasa diinjak-injak, dia bawa dan dicuci. Lalu tiba saat sang penjunan mulai melakukan sesuatu. Tanah liat itu ditaruh di atas pelarikan. Dibanting… dipotong… ditekan… dipadatkan… terus… dan terus…

Seperti halnya dalam hidup kita, tiba-tiba kita merasa seperti tersudut dan terpojokkan. Seperti sang pendaki gunung, kita kehilangan motivasi dan tujuan. Alkitab menceritakan peragaan itu kepada Yeremia dengan indah. Tentang kesetiaan Sang Penjunan. Ketekunan-Nya, bahwa Dia terus dan terus mengerjakan kembali tanah liat itu sampai menjadi bejana yang layak. Saat kita berontak dan bentuk kita menjadi buruk, tangan Allah yang sabar tidak pernah berhenti. Lewat semua detail perkara dalam hidup kita, Dia masih memegang kendali dan mengerjakan segala sesuatu dalam rencana-Nya untuk kebaikan kita. Kasih-Nya terlalu besar sehingga Ia terus menerus membentuk kita dengan tangan-Nya sendiri.

Dengan kasih dan anugerah-Nya Ia membentuk anda, menjadi bejana yang indah dan bisa dinikmati oleh banyak orang.

-
Belajarlah Dari Burung

Posted: 13 Sep 2011 11:26 PM PDT
Amsal 12:27
Orang malas tidak akan menangkap buruannya, tetapi orang rajin akan memperoleh harta yang berharga.

Tuhan menjanjikan kepada kita semua pemeliharaan-Nya, burung-burung saja dipelihara apalagi kita yang diciptakan serupa gambar-Nya (Matius 6:26). Tapi itu tidak berarti kita tidak perlu bekerja keras dalam hidup dan mengandalkan berkat Tuhan secara ajaib semata.

Burung-burung memang tidak menabur dan menuai, namun mereka bekerja keras sepanjang hari. Tidak percaya? Berikut sebuah penelitian terhadap aktivitas kehidupan burung-burung:

- Burung Murai, bangun pukul 02.30 pagi kemudian mencari makanan hingga pukul 21.30 (total 19 jam), bolak-balik ke sarang sekitar 200 kali sehari memberi makan kepada anak-anaknya.
– Burung Tikus, bangun pukul 03.00 pagi dan bekerja hingga pukul 21.00 (18 jam). Mereka bisa mengumpulkan 400 ekor ulat sehari.
– Burung Hitam, bangun pukul 04.00 pagi dan bekerja hingga pukul 21.00 (17 jam). Bolak-balik ke sarang 100 kali sehari untuk memberi makan anak-anaknya.

Berapa banyak waktu kita bekerja sehari? Apa yang anda tabur, itulah yang dituai. Kita tidak bisa berpangku tangan dan berdoa minta Tuhan menurunkan berkat-Nya dari surga secara ajaib. Ada bagian yang harus kita lakukan dan Tuhan akan melakukan bagian-Nya. Belajarlah dari semangat dan keuletan dari burung-burung.

Diam dan tidak melakukan apa-apa hanya mendatangkan kesia-siaan. Berusahalah, maka berkat akan mengikuti anda.

-
Mengelola Keuangan Setelah Tak Lagi Jadi Pekerja
Aidil Akbar Madjid – detikFinance

Jakarta – Saya bapak dua anak balita. Setelah 5 tahun bekerja di dunia penerbangan di bagian pengadaan spare parts pesawat terbang, akhirnya saya memutuskan untuk mundur dan memulai usaha sendiri dengan bidang yang sama.

Alhamdulillah sampai saat ini semua lancar dan saya memperoleh keuntungan yang cukup lumayan setiap bulannya. Hanya saja sampai saat ini setelah 4 tahun mandiri, saya masih belum bisa mengatur keuangan pribadi saya.

Saya ingin di hari tua saya memiliki dana hari tua yang cukup mengingat sekarang status saya bukanlah karyawan lagi. Saya juga ingin memiliki jaminan kesehatan untuk saya dan keluarga (istri dan anak), serta asuransi pendidikan buat putra-putri saya.

Saat ini, untuk keperluan semua itu, saya hanya punya satu tabungan. Pertanyaan saya, perlukah setiap pos keinginan saya itu dibuat tabungan secara terpisah? Sebenarnya, berapa persenkah sebenarnya yang harus saya sisihkan setiap bulannya dari keuntungan usaha saya selama ini untuk mendukung pos-pos tersebut? Perencanaan keuangan seperti apa yang mesti saya siapkan untuk mendukung semua itu? Terima kasih.

Agung, Solo

Jawaban:

Pak Agung yang saya hormati,

Selamat Pak, bapak sudah melalui tahapan yang paling sulit untuk berpindah Quandran (meminjam istilah Rober Kiyosaki) dari seorang pegawai menjadi seorang wirausaha alias bisnis man. 4 tahun yang bapak lalui sudah cukup membuktikan bahwa usaha bapak berjalan lancar, akan tetapi bapak seharusnya mempunyai target bahwa diakhir tahun ke 5 usaha bapak sudah bisa berjalan sendiri (dijalankan oleh orang lain) tanpa bapak harus terlibat lagi 100%.

Akan tetapi banyak sekali masyarakat yang terbawa euphoria menjadi seorang pengusaha melupakan fundamental yang harus dipersiapkan sebelum memulai usaha mereka yang akan mempengaruhi Perencanaan Keuangan keluarga mereka. Adapun Sebuah Perencanaan Keuangan sederhana yang harus bapak lakukan sebelum memulai suatu usaha adalah sebagai berikut:

1.Bapak harus memiliki dana darurat atau dikenal dengan istilah emergency fund. Dana ini adalah sejumlah dana yang besarannya antara 6 bulan sampai 12 bulan kebutuhan bulanan bapak yang disimpan didalam rekening tabungan terpisah. Dana ini hanya dipakai untuk keadaaan darurat alias genting.

2.Belilah asuransi baik asuransi jiwa maupun kesehatan. Untuk jiwa cukup polis asuransi untuk bapak dan istri sedangkan kesehatan (terutama rawat inap) bapak harus memiliki untuk seluruh anggota keluarga.

3.Setelah itu barulah bapak mempersiapkan keranjang-keranjang investasi misalnya Dana Pendidikan Anak, Dana Pensión, Dana Perluasan Usaha atau membuka usaha baru, Dana Naik Haji, membeli aset (rumah, mobil dll).

Untuk dana pendidikan anak bapak dapat berinvestasi secara langsung ke produk investasi seperti Reksa Dana, dan yang sekarang marak adalah menggunakan Asuransi sebagai produk investasi khususnya untuk pendidikan anak. Hal ini sah-sah saja akan tetapi harus diingat bahwa masing-masing produk memiliki kelebihan dan kekurangan, dengan nominal yang sama kelemahan dari asuransi pendidikan adalah tidak maksimalnya hasil investasi yang bisa bapak dapatkan dibandingkan investasi yang mirip seperti di Reksa Dana.

Yang harus bapak perhatikan adalah menghitung kebutuhan dana pendidikan tersebut. Kemana bapak ingin menyekolahkan anak bapak, hitung berapa besar biaya pendidikan sekarang, kemudian dengan kenaikan inflasi tahunan hitung biaya pendidikan tersebut kelak. Hal detil tersebut sering dilupakan oleh banyak orang. Padahal detil tersebut yang akan membedakan berapa besar biaya yang harus dipersiapkan. Dari situ bapak dapat mencadangkan besaran dana pendidikan yang harus bapak persiapkan.
Untuk dana pensiun terdapat beberapa cara yang dapat bapak lakukan.

Sayang sekali saya tidak mendapatkan gambaran berapa usia bapak sekarang untuk melihat apakah persiapan dana pensiun masih bisa dilakukan. Dana pensiun dapat dilakukan apabila jarak usia bapak sekarang sampai ke target pensiun bapak masih tersedia cukup waktu (idealnya diatas 15 tahun). Dana pensiun menjadi penting dan sering terlupakan karena umumnya perusahaan kecil (UMKM) belum memberikan benefit berupa dana pensiun bagi pemilik dan karyawan perusahaannya.

Apabila target pensiun bapak kurang dari jangka waktu itu alias terlalu mepet maka bapak dapat mengandalkan dana pensiun dari usaha yang sudah bapak jalankan sekarang atau usaha baru baik itu perluasan dari usaha sekarang atau benar-benar jenis usaha baru.

Seperti yang sudah saya sebutkan diawal, usahakan diakhir tahun ke 5 usaha bapak idealnya sudah dapat berjalan sendiri alias dijalankan oleh orang-orang kepercayaan bapak. Dengan kata lain mulai dari sekarang sudah waktunya bapak mencari orang-orang kepercayaan untuk melanjutkan usaha bapak. Karena kalau masih mengandalkan bapak dalam menjalankan usaha tersebut maka belum dapat disebut sebuah bisnis. Dengan cara seperti ini Insya Allah bapak dapat pensiun dengan nyaman dan kecukupan dana yang akan tetap mengalir dari usaha bapak.


Disiplin Keuangan, Bagaimana Caranya?
Aidil Akbar Madjid – detikFinance

Jakarta – Beberapa bulan lalu saya mengikuti seminar mengenai perencanaan keuangan. Saya juga sering membaca ulasan mengenai perencanaan keuangan Pak Aidil Akbar Madjid di beberapa media, senang sekali mengetahui akhirnya bapak mempunyai kolom yang diasuh di DetikCom ini. Buat saya, pengetahuan tentang keuangan ini penting. Saya tak ingin sekadar bisa mencari uang tapi ‘terbelakang’ dalam hal mengelola gaji yang saya terima.

Sayangnya, dalam prakteknya, ternyata tak semudah yang dibayangkan. Pengetahuan perencanaan keuangan yang saya dapatkan tersebut, sepertinya hanya bisa saya lakukan beberapa bulan. Selanjutnya, saya kembali pada kebiasaan lama. Saya akui, saya kadang memang kurang disiplin mengikuti perencanaan yang saya buat sendiri. Pak Aidil, bagaimana mengatasi persoalan ini? Bagaimana memotivasi diri agar disiplin? Selain keidisiplinan, apalagi ya yang mesti saya lakukan agar perencanaan yang dibuat bisa dilaksanakan? Terima kasih atas jawabannya.

Dina Wulandari, Jakarta

Jawaban:

Yang Terhormat Ibu Dina Wulandari,

Terima kasih apabila ibu terus mengikuti saya dibeberapa media dan sampailah pada rubrik Keuangan yang saya asuh di DetikCom ini. Memang apabila dilihat, melakukan Perencana Keuangan itu adalah pekerjaan yang gampang-gampang susah. Terlihat mudah tapi sesungguhnya memerlukan waktu, konsentrasi dan disiplin yang tinggi untuk bisa berhasil melakukan suatu perencanaan.

Disiplin yang tinggi akan terbentuk dari suatu motivasi atau dorongan atau keinginan yang tinggi dan itu akan terbentuk dari suatu proses Perencanaan yang matang yang biasanya dilakukan dengan bantuan seorang Perencana Keuangan. Bukan berarti ibu tidak dapat melakukan sendiri akan tetapi usaha yang harus ibu lakukan lebih keras lagi.

Apa yang harus dilakukan untuk dapat berhasil didalam menyusun Perencana Keuangan? Pertama lakukan visualisasi dari Perencanaan tersebut. Contoh, apabila ibu ingin membeli sebuah rumah maka sedapat mungkin ibu mempunya gambar rumah idaman tersebut. Apabila ibu ingin mempersiapkan dana pendidikan anak, maka miliki gambar ataupun foto dari kampus tujuan anak tersebut kelak. Apabila ibu berencana membeli mobil atau kendaraan, maka taruh gambar mobil idaman ibu di tempat-tempat yang sering ibu lihat seperti cermin kamar, di kulkas, dan lain sebagainya.

Ingat, semua dimulai dari sebuah mimpi yang kemudian diwujudkan menjadi sebuah perencanaan yang terukur dan terencana. Semakin tajam mimpi kita semakin ingin kita mencapai impian tersebut akan semakin kuat keinginan ibu untuk mewujudkannya. Efek positifnya adalah ibu akan bisa bertahan berdisiplin dalam menjalankan Perencanaan Keuangan yang telah ibu buat.

Kedua, lakukan perhitungan-perhitungan Perencana Keuangan yang benar. Carilah informasi dengan cermat untuk setiap kebutuhan keuangan ibu dan keluarga kemudian lakukan perhitungan kebutuhan itu sampai ibu menemukan berapa besar dana yang harus ibu sisihkan setiap bulannya. Perhitungan yang dilakukan secara hati-hati dan benar akan menjamin tingkat akurasi Perencanaan ibu untuk mencapai tujuan keuangan dimasa depan tersebut.

Ketiga, lakukan perubahan secara bertahap dan tidak drastis (kecuali apabila ibu sudah berada di ambang batas krisis keuangan keluarga), misalkan kondisi keuangan bulanan ibu sudah minus sangat dalam atau ibu sudah terjebak didalam hutang. Didalam kondisi yang kritis tersebut harus dilakukan perubahan secara drastis. Diluar dari itu, dalam kondisi normal dimana masih terdapat kelebihan dana setiap bulannya maka melakukan Perencana Keuangan mirip seperti ibu melakukan diet untuk menguruskan badan. Apabila ibu lakukan secara drastis mungkin dapat bertahan dalam jangka pendek, akan tetapi ibu akan kembali makan dan timbangan akan kembali ke posisi semula.

Keempat, buat skala prioritas dari tujuan keuangan keluarga. Ingat, tidak semua kebutuhan keuangan atau tujuan keuangan ibu bisa didapatkan semua untuk kondisi saat ini. Tapi bukan berarti juga keinginan ibu tidak tercapai. Kondisi keuangan dan kehidupan ibu akan berubah. Nah, perubahan kondisi keluarga dan keuangan (yang lebih baik) akan memungkinkan ibu untuk mendapatkan tujuan keuangan yang sebelumnya tidak tercapai.

Lima, sabar. Perencanaan Keuangan bukanlah proses menjadi kaya mendadak. Perencanaan Keuangan memerlukan ketekunan dan kesabaran yang tinggi untuk mencapai tujuan-tujuan keuangan ibu. Terkadang kegiatan ini harus dilakukan seumur hidup kita agar segala keinginan dapat dicapai.

Terakhir, apabila ibu dan keluarga masih mentok juga maka carilah bantuan seorang Perencana Keuangan yang profesional dan bersertifikat Internasional. Ingat, hal paling berharga yang tidak dapat dibeli adalah waktu. Daripada ibu berusaha dan gagal berkali-kali sehingga waktu ibu telah terbuang beberapa tahun, maka lebih baik berkonsultasi dan minta bantuan Perencana Keuangan profesional. Meskipun ibu harus membayar biaya konsultasi akan tetapi ibu akan mendapatkan bantuan dan ilmu secara profesional untuk mengurangi kesalahan yang mungkin ibu lakukan apabila ibu kerjakan sendiri. SELAMAT MENCOBA

Seputar Investasi Emas
Risza Bambang – detikFinance

Jakarta – Emas menjadi salah satu tempat investasi yang paling aman untuk saat ini. Apa saja yang harus diperhatikan dalam investasi ini? Bagaimana pula kita berinvestasi emas?

Pertanyaan:

Harga emas sedang naik, dan saya berniat investasi emas. Apakah saja harus diperhatikan dalam investasi Emas ?
Saat mau jual Emas (saat harga sedang tinggi), banyak toko Emas tidak mau membeli dari kita dengan alasan mereka sedang tidak membeli dan menjual (sedang menahan barang). Apa kiat/siasat untuk hal ini?
Selain toko emas, tempat mana saja yang kira-kira bisa saya tuju untuk pembelian investasi emas? Bagaimana saya memantau pergerakan harga emas itu nantinya.
Situasi saat ini (adanya krisis di AS), apakah cukup logis bila menyimpan USD dan bagaimana kiat-kiatnyanya bila nanti menjelang pemilu Indoneisa (untuk investasi USD) ?

Jawaban:

Investasi dalam bentuk Logam Mulia memang salah satu jenis investasi yang menarik. Peningkatan harganya bisa lebih besar dibandingkan kenaikan tingkat inflasi. Walaupun akhir-akhir ini peningkatan harga emas agak sedikit terkoreksi akibat kejatuhan harga minyak. Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk investasi Emas :

Emas adalah Mata Uang yang berlaku Universal, atau bisa disebut Mata Uang Dunia. Jadi emas bisa dipergunakan sebagai alat barter atau alat pembayaran yang berlaku di seluruh dunia.
Investasi emas dalam bentuk emas batangan, koin, medali dan bentuk khusus. Jangan dalam bentuk Perhiasan karena punya biaya pembuatan +/- 20% sehingga jika mau ditunaikan akan ada diskonto yang nilainya sebesar +/- 20% juga.
Butuh tempat penyimpanan yang tidak mudah, harus mempertimbangkan faktor keamanan dan ukuran yang sesuai.
Tidak mudah untuk dibawa atau dipindahkan jika diperlukan untuk suatu hal di tempat lain, atau dalam keadaan emergensi yang membutuhkan emas untuk alat pembayaran atau barter.
Belilah emas dengan kadar karat yang tinggi atau disebut emas murni dengan disertai sertifikat yang menunjukkan keaslian, berat dan kadarnya.
Carilah toko emas yang cukup besar jika ingin menjual atau mentunaikan emas. Jika emas dalam bentuk perhiasan dan tanpa sertifikat maka memang akan kena diskonto atau dipotong biaya pembuatan dan biaya tanpa sertifikat. Tapi jika dalam bentuk emas batangan atau koin maka tidak kena diskonto tapi hanya dibebankan ongkos pembuatan yang nilainya kecil sekali berupa sejumlah uang yang nilainya pasti untuk rentang berat emas tertentu. Anda juga bisa menguangkan emas di Pegadaian untuk digadaikan sementara dengan dikenakan bunga pinjaman yang tidak terlalu besar.
Pembelian Emas batangan atau koin atau dalam bentuk khusus untuk mengenang momen bersejarah atau tokoh terkenal di anak perusahaan Aneka Tambang yang beralamat di Pulo Gadung. Emas batangan tersedia dalam ukuran berat yang bervariasi dari mulai paling kecil 1 gram sampai dengan 1 kilogram. Harga emas di Indonesia bisa dimonitor atau dipantau di website perusahaan tersebut di http://www.logammulia.com atau http://www.kitco.com

Berinvestasi dalam mata uang USD memang menarik dan pernah membuat kaya banyak orang Indonesia yang pada saat puncak Krisis Ekonomi tahun 1997-1998. Hal tersebut sebenarnya terjadi karena mata uang Indonesia sendiri yang rapuh dan fundamental ekonomi Indonesia juga tidak kuat. Faktor tersebut mengakibatkan nilai tukar Rupiah jatuh melemah dibandingkan nilai tukar USD.

Tetapi jika dibandingkan dengan mata uang Ponsterling atau Euro maka sebenarnya mata uang USD justru melemah walaupun beberapa hari terakhir ada sedikit penguatan. Hal ini terjadi karena ekonomi Amerika sendiri sedang mengalami Stagnan dan Inflasi serta kemandekan perkembangan ekonomi. Namun jika kita analisa ekonomi Indonesia maka belanja iklan pada saat kampanye akan menerbangkan tingkat inflasi Indonesia, yang biasanya akan mengakibatkan mata uang Rupiah melemah terhadap USD. Namun ini hanyalah perkiraan, kondisi sesungguhnya hanya Tuhan yang tahu.

Rencana Keuangan si Pengantin Baru
Risza Bambang – detikFinance

Jakarta – Pertanyaan:
Saya Karyawan bank BUMN 25 tahun bedomisili di Denpasar dengan penghasilan sekitar Rp 3,3 juta plus bonus lebih kurang 7x gaji per tahun. Tahun ini saya akan menikah, calon istri pegawai BUMN penghasilan 3,5 juta/bulan domisili di Bogor.

Penghasilan kami berdua plus bonus rata-rata Rp 10 juta per bulan. Mohon pertimbangan berkaitan dengan financial planing tentang beberapa alternatif rencana yang akan kami lakukan setelah menikah nanti, yaitu:
Istri saya keluar dari pekerjaannya dan ikut saya ke Denpasar, risikonya kami kehilangan penghasilan dari istri Kami menjalankan pernikahan jarak jauh dengan intensitas ketemu minimal 1x tiap bulan. risikonya biaya transportasi membengkak minimal 1,5juta per bulan, tapi sampai kapan?

Kami rencana beli rumah tapi masih bingung di denpasar atau bogor saya keluar dari pekerjaan saya sekarang dan memulai merintis usaha di bogor atau mencari pekerjaan lain dengan penghasilan yang kemungkinan lebih kecil dari istri saya. Risikonya gaji saya hilang dan risiko sosial.

Dari empat alternatif tsb, mohon saran dan masukan serta mana paling baik.? dan kapan waktu yang paling tepat untuk memutuskan, setelah menikah (Juni 2008) nunggu 1 tahun atau dsb? mohon juga kalo ada alternatif lain yang bisa saya jadikan pertimbangan.

Terima kasih atas saran dan masukkannya

Jawaban:

Sebelumnya saya ucapkan Selamat atas Rencana Pernikahan Anda. Mudah-mudahan ini adalah “jodoh terbaik” bagi Anda berdua. Jodoh terbaik yang saya maksudkan adalah menjadi Pasangan Hidup yang terbaik dan paling cocok dalam segala hal termasuk mengenai Kehidupan Keuangan Keluarga. Banyak orang yang rejekinya atau kondisi keuangannya berubah menjadi lebih meningkat setelah melangsungkan pernikahan atau berhasil menemukan jodohnya.

Bagaimanapun masalah Keuangan tidak dapat berubah tanpa ada upaya dari kita sendiri untuk mengubahnya. Logika terdekat mengapa seseorang berubah positif kondisi keuangannya adlaah karena rasa tanggung jawab yang semakin besar sebagai konsekuensi dari perubahan status kehidupannya.

Pilihan yang Anda berikan semuanya benar, tidak ada yang lebih baik satu daripada yang lain. Yang paling penting adalah pilihan mana yang paling cocok dengan kehidupan, karakteristik dan kesepakatan Anda berdua. Serta jangan lupa bahwa apapun pilihan yang akan diputuskan maka tentu akan ada konsekuensinya; baik dalam bentuk material (dampak finansial) atau pun dalam bentuk lainnya.

Oleh karena itu kita sebaiknya memilih suatu alternatif yang paling sesuai berdasarkan kondisi atau informasi pendukung yang paling nyata atau memang sudah ada. Misalnya jika Anda memilih Istri ikut ke Denpasar maka sebaiknya carilah terlebih dahulu pekerjaan bagi istri jika pindah ikut suami. Tentunya jenis pekerjaannya harus sesuai dengan kemampuan dan kompetensi istri Anda, serta bisa memenuhi kebutuhan Keluarga. Begitu juga sebaliknya jika suami yang memutuskan pindah ikut istri.

Jadi langkah awal sebelum memilih salah satu alternatif adalah membuat suatu keputusan apakah istri akan tetap menjadi wanita karir atau menjadi ibu rumah tangga saja atau ibu rumah tangga tapi punya usaha rumahan sehingga tetap punya waktu untuk keluarga. Kemudian cobalah mencari lowongan pekerjaan yang tersedia bagi suami di Bogor maupun bagi Istri di Denpasar, tentunya pilih lowongan yang sesuai dengan kondisi pribadi masing-masing.

Penawaran pekerjaan yang diperoleh akan memudahkan Anda dan pasangan untuk memilih alternatif yang paling cocok dengan kebutuhan Keluarga. Jika penawaran pekerjaan belum juga diperoleh sampai dengan tanggal pernikahan maka ini menjadi suatu hal yang tidak mudah mengingat Anda berdua dihadapkan pada suatu cabang kehidupan tanpa dibekali dengan informasi atau kondisi pendukung yang lengkap.

Sekali lagi keputusan sebaiknya disesuaikan dengan kondisi karakteristik kedua belah pihak. Jika Anda dan Pasangan siap secara mental dan pikiran untuk melakukan hubungan jarak jauh, bahkan Anda berdua sudah punya pengalaman melakukan hal tersebut tanpa ada gangguan maka cobalah melakukan hal ini sampai mendapatkan penawaran pekerjaan yang bisa dijadikan informasi pendukung untuk membuat keputusan.

Namun jika belum pernah melakukan hubungan jarak jauh, bahkan mental dan pola pikir Anda berdua tidak bisa menerima kondisi tersebut maka tidak ada cara lain kecuali salah satu dari Anda dan Pasangan harus ada yang berkorban untuk pindah. Akan lebih baik jika yang berkorban adalah pihak yang paling cepat dan mudah untuk memperoleh pekerjaan walaupun tidak terlalu cocok dengan kondisi kompetensi dan kemampuannya, tetapi paling tidak bisa mengurangi beban keuangannya.

Langkah terakhir adalah menentukan tempat tinggal bagi Keluarga baru, dalam hal ini keputusan pemilihan daerah tempat tinggal bisa disesuaikan dengan keputusan atas tempat menetap dari Anda dan Pasangan. Mengenai lokasi perumahan maka bisa dipilih dari alternatif tempat tinggal yang dekat dengan tempat kerja, punya fasilitas kendaraan umum yang memadai, punya fasilitas umum lainnya yang sesuai dengan kebutuhan (misalnya rumah sakit, dokter, sekolah, pasar, tempat ibadah, tempat belanja/super market dsb) dan juga sesuai dengan kondisi keuangan. Jenis rumah tinggal bisa beli rumah sendiri, kontrak terlebih dahulu sampai kondisi keuangan bisa lebih baik (mungkin karena sudah menemukan penawaran pekerjaan yang lebih baik dalam hal kompensasinya). Jika membeli maka ada pilihan tunai atau dengan sistim KPR.

Usulan lain yang juga harus Anda dan pasangan perhatikan dan garis bawahi adalah Gaya Hidup. Kadang-kadang seseorang tidak sadar bahwa Gaya Hidup itu sangat mempengaruhi Kondisi Pengeluaran dan bisa menggerus Pendapatan. Hal-hal kecil yang merupakan Gaya Hidup tapi bisa menjadi beban tambahan bagi Keuangan misalnya Rokok, Jajan (minuman ringan atau makanan kecil), Makan di Restauran atau “makan di luar”, nonton bioskop, gaya hidup konsumtif, belanja pakaian, sepatu, alat kecantikan, fashion dengan gadget (handphone, audio, video), alat elektronik, hobi aksesoris kendaraan dan lain-lain. Jenis-jenis biaya ini ada yang nilainya tidak besar tapi sering dilakukan sehingga dalam kurun waktu sebulan atau setahun bisa membebani kondisi keuangan keluarga. Jadi saran saya adalah menyesuaikan Gaya Hidup saat bujangan atau gadis dengan saat setelah Menikah. Seharusnya penyesuaian Gaya Hidup akan dapat memberikan Tabungan lebih besar atau bisa membuat anggaran kebutuhan lebih besar dibandingkan jika biaya-biaya tidak perlu tersebut di atas tetap dikeluarkan.

Demikian usulan dan gagasan yang bisa saya berikan, jika melihat bulan pernikahan yang Anda tuliskan maka tampaknya pada saat tulisan ini dimuat maka Anda sudah menjadi seorang Suami. Semoga tulisan ini bisa membantu Anda dan Istri untuk membuat suatu keputusan yang terbaik dan tercocok untuk Keluarga. Selamat Menikah. (Risza Bambang-Shildt Financial Planner)

-

Perencanaan Keuangan Saat Krisis
Taufik Gumulya – detikFinance

Tabel Reksa Dana

Jakarta – Sebagaimana yang telah kita alami bersama krisis global masih berimbas terhadap bangsa ini. Bagaimana kita menghadapi kondisi yang demikian ini?

Dari sudut perencanaan keuangan baik disaat krisis maupun tidak, jelas merupakan suatu kebutuhan untuk terus melakukan perencanaan keuangan bagi setiap individu terutama bagi mereka yang sudah memiliki penghasilan.

Dalam tema awal kami ingin menekankan pentingnya melakukan evaluasi atas portfolio investasi yang berjalan, jelas portfolio investasi yang anda miliki tentunya merupakan ‘kendaraan’ anda untuk mencapai segala keinginan anda dikemudian hari.

Tetapi permasalahannya banyak diantara kita tidak menyadari bahwa alokasi investasi yang sedang anda tempatkan disektor finansial pada umumnya justru membuat anda menjadi terbebani sehingga seiring dengan perjalanan waktu aset anda menjadi tergerus? Bagaimana mungkin? Marilah kita telaah bersama bagaimana kita bisa lebih bijak mengelola uang, agar jangan sampai krisis keuangan global berimbas signifikan terhadap anda dan keluarga yang tercinta.

Monitoring, Evaluasi dan Implementasi Ulang

Dalam melakukan aktivitas rutin sudah pasti kita melakukan monitoring, misal ketika anda mengendarai kendaraan secara berkala anda harus melihat pada instrumen yang ada misalnya posisi bensin, kondisi temperatur mesin dan kecepatan kendaraan anda hingga putaran mesin per menit (RPM).

Demikian juga dengan ‘kendaraan investasi’ anda, wajib untuk terus dimonitor dan dievaluasi oleh anda. Bukalah catatan anda lihat berapa besar anda melakukan penempatan dana di tabungan, deposito, reksadana, saham, jumlah premi asuransi unit linked (asuransi & investasi) yang wajib dibayar atau disisihkan perbulan, dan sebagainya.

Kemudian hitunglah pertumbuhan aset alokasi atau portofolio tersebut apakah positif atau malah negatif? Jika ternyata hasilnya positif maka kami ucapkan selamat untuk anda tetapi jika negatif, jangan putus asa masih ada waktu untuk melakukan recovery portofolio Anda. Monitoring ini cukup dilakukan dengan frekuensi minimal sebulan sekali.

Bagi yang pertumbuhan negatif, bagaimana caranya? Lakukan evaluasi apakah anda masih memiliki waktu untuk tetap menyimpan di instrumen yang menyebabkan aset tersebut menjadi menurun? Ingat disini pertimbangannya hanya waktu bukan jumlah uang yang terdepresiasi!

Banyak dari responden kami (belum menjadi klien kami) menyatakan bahwa mereka tidak memiliki jangka waktu yang pasti untuk melakukan investasi, yang pasti jika adauntung baru mereka tarik dananya. Sebagian besar dari para investor jika ditanya berapa besar keuntungan yang diharapkan, mereka katakan sebesar besarnya!.

Dengan kata lain banyak diantara investor belum memiliki atau belum mengetahui target keuntungan minimum yang harus dicapai, padahal banyak diantara mereka memiliki portfolio investasi di saham dan reksadana saham dengan jumlah yang cukup besar. Fakta yang ada dalam kondisi krisis global instrumen saham dan reksadana saham mengalami tren penurunan yang signifikan sehingga berperan besar sebagai intrumen yang turut membuat aset anda menyusut dalam kurun waktu jangka pendek.

Pembaca yang bijak, target keuntungan merupakan suatu syarat utama dalam melakukan investasi dan target tersebut merupakan hasil dari waktu yang tersedia atas kebutuhan yang diinginkan oleh investor. Jadi konkretnya kita sebagai investor wajib mengetahui kebutuhan atas investasi yang dilakukan, beberapa contoh kebutuhan tersebut adalah kebutuhan atas biaya pendidikan anak, dana untuk membeli rumah, dana untuk liburan ke luar negeri hingga kebutuhan dana saat pensiun serta distribusi harta kita untuk kita berikan kepada orang yang kita cintai. Jika ternyata anda adalah bagian dari investor yang belum memiliki kebutuhan dimasa yang akan datang maka dapat dipastikan anda secara tidak sadar telah melakukan spekulasi bukan investasi.

Kembali pada kondisi dimana pertumbuhan dana menjadi negatif (seperti banyak yang dialami pada saat ini), kami ingin mengingatkan bahwa tentukanlah tujuan investasi anda, apakah tujuan tersebut merupakan tujuan jangka pendek (kurang dari 3 tahun), jangka menengah (antara 3 sampai 5 tahun) atau jangka panjang (diatas 5 tahun)?

Jika kebutuhan itu adalah jangka panjang maka penurunan aset investasi yang sedang berjalan misalkan anda menempatkan di reksadana saham (khususnya selama kurun waktu sejak awal tahun 2008 hinngga saat ini) sewajarnya tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Mengapa demikian? Berdasarkan data yang ada, indeks harga saham gabungan (IHSG) sejak awal Januari tahun 2001 hingga saat tanggal 23 Januari 2009 mengalami peningkatan sebesar 220,72% sehingga jika anda melakukan investasi (baik secara berkala maupun tunggal atau single) pertumbuhan dana anda masih berada dalam kisaran pertumbuhan yang positif.

Namun sebaliknya jika anda hanya memiliki waktu untuk jangka pendek dan investasi tersebut ditempatkan pada saham-saham (meskipun di sektor yang berbeda atau telah ter-diversifikasi) maupun pada reksadana saham maka menurut kami ‘kendaraan investasi’ yang anda pergunakan (saham maupun reksadana saham) adalah tidak tepat. Alangkah bijaksana jika anda melakukan implementasi ulang, sebaiknya untuk investasi jangka pendek anda dapat menempatkan di reksadana pasar uang atau reksadana pendapatan tetap, sedang untuk jangka menengah dapat di reksadana pendapatan tetap dengan kombinasi reksadana campuran dan reksadana saham dapat dipergunakan untuk investasi yang bersifat jangka panjang.

Konsistensi dan Persistensi

Manajemen risiko dalam berinvestasi adalah mutlak untuk dilakukan. Pada saat kondisi sekarang adalah sangat baik jika kita memilih strategi yang aman untuk berinvestasi dengan melakukan teknik “Dollar Cost Averaging” namun kami lebih suka menyebutnya dengan “Rupiah Cost Averaging”. Strategi ini baik untuk jangka panjang yang berarti baik untuk diimplementasi pada reksadana saham.

Strategi ini mewajibkan kita untuk secara konsisten (tetap) dan persisten (tekun) untuk melakukan investasi baik di saat krisis maupunpun tidak. Ingat tujuan investasi pada instrumen ini adalah jangka panjang, investasi yang bisa dilakukan per bulan, tiga bulanan atau enam bulanan. Jika anda lebih suka melakukan investasi pada saham selain investasi di reksadana saham, maka strategi inipun bisa dipakai, riset kami menunjukkan strategi ini dapat dipergunakan untuk menghimpun kekayaan melalui investasi pada saham dan reksadana saham secara konsisten dan persisten.

Dari kedua tabel seperti gambat diatas jelas terlihat bahwa pertumbuhan nilai investasi yang dilakukan tetap berada dalam kisaran positif, meskipun pertumbuhan NAB (Nilai Aktiva Bersih) reksadana bertumbuh negatif. Permasalahan sekarang terletak pada diri kita masing-masing apakah dalam kondisi krisis global kita mau melakukan investasi secara konsiten atau tidak? Keputusan ada ditangan anda, selamat melakukan investasi.

Taufik Gumulya, Perencana Keuangan pada TGRM Financial Planning Services


Merintis Bisnis Warnet
Nurul Qomariyah – detikFinance

Jakarta – Saya berencana berbisnis warnet dan game online di Cirebon, dengan perencanaan modal dan keuangan yang saya peroleh dari pinjaman bank dengan rincian:
Sewa tempat : Rp 35 juta
Setting 20 computer, server, provider : Rp 150 juta dengan asumsi 1 PC = Rp 5.500.000 dengan specs pentium core 2 duo, diluar biaya beli windows asli.
Furniture, instalasi, upgrade listrik dll : Rp 30 juta
Lain-lain: Rp 5 juta

Total investasi awal : Rp 220 juta.

Harga rental per jam rata-rata Rp 3.500 per jam, Warnet buka 24 jam, 30 hari, dengan 20 unit komputer.

Menurut pengalaman 4 bulan pertama terisi hanya 25%, seterusnya 50-65%.

Yang kami tanyakan:
Apakah bisnis warnet dengan perhitungan diatas layak? jika dilihat dari kuntungan dan pangsa pasar?
Dalam jangka waktu berapa lama modal kembali?
Apakah dengan specs computer diatas terlalu berlebihan, maksud saya apakah bisa dengan specs computer yang lebih rendah?

Terima kasih atas respon dan jawabannya.

Jawaban :

Sdr. Puji yang terhormat, untuk berbisnis warnet dan sekaligus game online ada beberapa catatan berikut ini yang perlu diperhatikan.

1. Karakter bisnis warnet yang umumnya untuk digunakan untuk browsing berbeda dengan bisnis game online. Secara umum spesifikasi hardware untuk game online lebih tinggi dibandingkan dengan hardware yang dipakai untuk browsing.

2. Dalam membuat perencanaan bisnis, selain modal awal yang perlu dipersiapkan juga biaya regular bulanan, misalnya gaji pegawai, perawatan komputer, biaya listrik, biaya sewa jaringan internet, dan biaya reguler lainnya. Jadi catatlah biaya-biaya tersebut dan masukkan ke dalam perencanaan bisnis anda, sehingga persiapan bisnis dapat dilakukan dengan lebih baik.

3. Karena bisnis warnet dan game online adalah bisnis yang mengajak konsumen untuk datang ke tempat kita, maka lokasi adalah hal yang sangat krusial. Lokasi yang tidak bagus akan menyebabkan asumsi-asumsi dalam perencanaan yang dipakai berubah.

4. Perlu dipertanyakan bahwa menurut pengalaman anda : 4 bulan pertama terisi 25%, sedangkan bulan-bulan selanjutnya 50% – 65%. Apakah pengalaman tersebut berasal dari lokasi yang mirip dengan lokasi yang anda sewa untuk warnet dan game online ini. Ataukah berasal dari lokasi yang sama dengan lokasi yang anda sewa.

5. Berapa lama bisnis anda akan mencapai titik breakeven point sangat tergantung pada berapa besar profit margin yang diinginkan, kemudian apakah ada persyaratan khusus yang menguntungkan anda dalam pengajuan kredit ke bank untuk jangka waktu tertentu.

6. Yang paling penting dalam menjalankan adalah mental & komitmen untuk terus maju, meskipun ada kendala-kendala yang menghadang.

Selamat berjuang.