Di Tangan Penjunan

Yeremia 18:4
Apabila bejana, yang sedang dibuatnya dari tanah liat di tangannya itu, rusak, maka tukang periuk itu mengerjakannya kembali menjadi bejana lain menurut apa yang baik pada pemandangannya.

Momen apa yang paling menggelisahkan bagi seorang pendaki gunung? Kehilangan tujuan. Mungkin dia memeriksa peta atau kompasnya baik-baik, tapi mulai bertanya-tanya, “Aneh, rute sudah benar, tapi tujuan tidak juga kelihatan. Keadaan medan malah lebih sukar dari yang diperkirakan… atau sama sekali tidak seperti yang anda bayangkan.”

Di Yeremia 18:1-6, Allah menyuruh Yeremia, “Pergilah dengan segera ke rumah seorang penjunan.” Seorang penjunan memulai pekerjaannya dengan meraup tanah liat. Tanah liat yang biasa diinjak-injak, dia bawa dan dicuci. Lalu tiba saat sang penjunan mulai melakukan sesuatu. Tanah liat itu ditaruh di atas pelarikan. Dibanting… dipotong… ditekan… dipadatkan… terus… dan terus…

Seperti halnya dalam hidup kita, tiba-tiba kita merasa seperti tersudut dan terpojokkan. Seperti sang pendaki gunung, kita kehilangan motivasi dan tujuan. Alkitab menceritakan peragaan itu kepada Yeremia dengan indah. Tentang kesetiaan Sang Penjunan. Ketekunan-Nya, bahwa Dia terus dan terus mengerjakan kembali tanah liat itu sampai menjadi bejana yang layak. Saat kita berontak dan bentuk kita menjadi buruk, tangan Allah yang sabar tidak pernah berhenti. Lewat semua detail perkara dalam hidup kita, Dia masih memegang kendali dan mengerjakan segala sesuatu dalam rencana-Nya untuk kebaikan kita. Kasih-Nya terlalu besar sehingga Ia terus menerus membentuk kita dengan tangan-Nya sendiri.

Dengan kasih dan anugerah-Nya Ia membentuk anda, menjadi bejana yang indah dan bisa dinikmati oleh banyak orang.

-
Belajarlah Dari Burung

Posted: 13 Sep 2011 11:26 PM PDT
Amsal 12:27
Orang malas tidak akan menangkap buruannya, tetapi orang rajin akan memperoleh harta yang berharga.

Tuhan menjanjikan kepada kita semua pemeliharaan-Nya, burung-burung saja dipelihara apalagi kita yang diciptakan serupa gambar-Nya (Matius 6:26). Tapi itu tidak berarti kita tidak perlu bekerja keras dalam hidup dan mengandalkan berkat Tuhan secara ajaib semata.

Burung-burung memang tidak menabur dan menuai, namun mereka bekerja keras sepanjang hari. Tidak percaya? Berikut sebuah penelitian terhadap aktivitas kehidupan burung-burung:

- Burung Murai, bangun pukul 02.30 pagi kemudian mencari makanan hingga pukul 21.30 (total 19 jam), bolak-balik ke sarang sekitar 200 kali sehari memberi makan kepada anak-anaknya.
- Burung Tikus, bangun pukul 03.00 pagi dan bekerja hingga pukul 21.00 (18 jam). Mereka bisa mengumpulkan 400 ekor ulat sehari.
- Burung Hitam, bangun pukul 04.00 pagi dan bekerja hingga pukul 21.00 (17 jam). Bolak-balik ke sarang 100 kali sehari untuk memberi makan anak-anaknya.

Berapa banyak waktu kita bekerja sehari? Apa yang anda tabur, itulah yang dituai. Kita tidak bisa berpangku tangan dan berdoa minta Tuhan menurunkan berkat-Nya dari surga secara ajaib. Ada bagian yang harus kita lakukan dan Tuhan akan melakukan bagian-Nya. Belajarlah dari semangat dan keuletan dari burung-burung.

Diam dan tidak melakukan apa-apa hanya mendatangkan kesia-siaan. Berusahalah, maka berkat akan mengikuti anda.

-
Mengelola Keuangan Setelah Tak Lagi Jadi Pekerja
Aidil Akbar Madjid – detikFinance

Jakarta – Saya bapak dua anak balita. Setelah 5 tahun bekerja di dunia penerbangan di bagian pengadaan spare parts pesawat terbang, akhirnya saya memutuskan untuk mundur dan memulai usaha sendiri dengan bidang yang sama.

Alhamdulillah sampai saat ini semua lancar dan saya memperoleh keuntungan yang cukup lumayan setiap bulannya. Hanya saja sampai saat ini setelah 4 tahun mandiri, saya masih belum bisa mengatur keuangan pribadi saya.

Saya ingin di hari tua saya memiliki dana hari tua yang cukup mengingat sekarang status saya bukanlah karyawan lagi. Saya juga ingin memiliki jaminan kesehatan untuk saya dan keluarga (istri dan anak), serta asuransi pendidikan buat putra-putri saya.

Saat ini, untuk keperluan semua itu, saya hanya punya satu tabungan. Pertanyaan saya, perlukah setiap pos keinginan saya itu dibuat tabungan secara terpisah? Sebenarnya, berapa persenkah sebenarnya yang harus saya sisihkan setiap bulannya dari keuntungan usaha saya selama ini untuk mendukung pos-pos tersebut? Perencanaan keuangan seperti apa yang mesti saya siapkan untuk mendukung semua itu? Terima kasih.

Agung, Solo

Jawaban:

Pak Agung yang saya hormati,

Selamat Pak, bapak sudah melalui tahapan yang paling sulit untuk berpindah Quandran (meminjam istilah Rober Kiyosaki) dari seorang pegawai menjadi seorang wirausaha alias bisnis man. 4 tahun yang bapak lalui sudah cukup membuktikan bahwa usaha bapak berjalan lancar, akan tetapi bapak seharusnya mempunyai target bahwa diakhir tahun ke 5 usaha bapak sudah bisa berjalan sendiri (dijalankan oleh orang lain) tanpa bapak harus terlibat lagi 100%.

Akan tetapi banyak sekali masyarakat yang terbawa euphoria menjadi seorang pengusaha melupakan fundamental yang harus dipersiapkan sebelum memulai usaha mereka yang akan mempengaruhi Perencanaan Keuangan keluarga mereka. Adapun Sebuah Perencanaan Keuangan sederhana yang harus bapak lakukan sebelum memulai suatu usaha adalah sebagai berikut:

1.Bapak harus memiliki dana darurat atau dikenal dengan istilah emergency fund. Dana ini adalah sejumlah dana yang besarannya antara 6 bulan sampai 12 bulan kebutuhan bulanan bapak yang disimpan didalam rekening tabungan terpisah. Dana ini hanya dipakai untuk keadaaan darurat alias genting.

2.Belilah asuransi baik asuransi jiwa maupun kesehatan. Untuk jiwa cukup polis asuransi untuk bapak dan istri sedangkan kesehatan (terutama rawat inap) bapak harus memiliki untuk seluruh anggota keluarga.

3.Setelah itu barulah bapak mempersiapkan keranjang-keranjang investasi misalnya Dana Pendidikan Anak, Dana Pensión, Dana Perluasan Usaha atau membuka usaha baru, Dana Naik Haji, membeli aset (rumah, mobil dll).

Untuk dana pendidikan anak bapak dapat berinvestasi secara langsung ke produk investasi seperti Reksa Dana, dan yang sekarang marak adalah menggunakan Asuransi sebagai produk investasi khususnya untuk pendidikan anak. Hal ini sah-sah saja akan tetapi harus diingat bahwa masing-masing produk memiliki kelebihan dan kekurangan, dengan nominal yang sama kelemahan dari asuransi pendidikan adalah tidak maksimalnya hasil investasi yang bisa bapak dapatkan dibandingkan investasi yang mirip seperti di Reksa Dana.

Yang harus bapak perhatikan adalah menghitung kebutuhan dana pendidikan tersebut. Kemana bapak ingin menyekolahkan anak bapak, hitung berapa besar biaya pendidikan sekarang, kemudian dengan kenaikan inflasi tahunan hitung biaya pendidikan tersebut kelak. Hal detil tersebut sering dilupakan oleh banyak orang. Padahal detil tersebut yang akan membedakan berapa besar biaya yang harus dipersiapkan. Dari situ bapak dapat mencadangkan besaran dana pendidikan yang harus bapak persiapkan.
Untuk dana pensiun terdapat beberapa cara yang dapat bapak lakukan.

Sayang sekali saya tidak mendapatkan gambaran berapa usia bapak sekarang untuk melihat apakah persiapan dana pensiun masih bisa dilakukan. Dana pensiun dapat dilakukan apabila jarak usia bapak sekarang sampai ke target pensiun bapak masih tersedia cukup waktu (idealnya diatas 15 tahun). Dana pensiun menjadi penting dan sering terlupakan karena umumnya perusahaan kecil (UMKM) belum memberikan benefit berupa dana pensiun bagi pemilik dan karyawan perusahaannya.

Apabila target pensiun bapak kurang dari jangka waktu itu alias terlalu mepet maka bapak dapat mengandalkan dana pensiun dari usaha yang sudah bapak jalankan sekarang atau usaha baru baik itu perluasan dari usaha sekarang atau benar-benar jenis usaha baru.

Seperti yang sudah saya sebutkan diawal, usahakan diakhir tahun ke 5 usaha bapak idealnya sudah dapat berjalan sendiri alias dijalankan oleh orang-orang kepercayaan bapak. Dengan kata lain mulai dari sekarang sudah waktunya bapak mencari orang-orang kepercayaan untuk melanjutkan usaha bapak. Karena kalau masih mengandalkan bapak dalam menjalankan usaha tersebut maka belum dapat disebut sebuah bisnis. Dengan cara seperti ini Insya Allah bapak dapat pensiun dengan nyaman dan kecukupan dana yang akan tetap mengalir dari usaha bapak.


Disiplin Keuangan, Bagaimana Caranya?
Aidil Akbar Madjid – detikFinance

Jakarta – Beberapa bulan lalu saya mengikuti seminar mengenai perencanaan keuangan. Saya juga sering membaca ulasan mengenai perencanaan keuangan Pak Aidil Akbar Madjid di beberapa media, senang sekali mengetahui akhirnya bapak mempunyai kolom yang diasuh di DetikCom ini. Buat saya, pengetahuan tentang keuangan ini penting. Saya tak ingin sekadar bisa mencari uang tapi ‘terbelakang’ dalam hal mengelola gaji yang saya terima.

Sayangnya, dalam prakteknya, ternyata tak semudah yang dibayangkan. Pengetahuan perencanaan keuangan yang saya dapatkan tersebut, sepertinya hanya bisa saya lakukan beberapa bulan. Selanjutnya, saya kembali pada kebiasaan lama. Saya akui, saya kadang memang kurang disiplin mengikuti perencanaan yang saya buat sendiri. Pak Aidil, bagaimana mengatasi persoalan ini? Bagaimana memotivasi diri agar disiplin? Selain keidisiplinan, apalagi ya yang mesti saya lakukan agar perencanaan yang dibuat bisa dilaksanakan? Terima kasih atas jawabannya.

Dina Wulandari, Jakarta

Jawaban:

Yang Terhormat Ibu Dina Wulandari,

Terima kasih apabila ibu terus mengikuti saya dibeberapa media dan sampailah pada rubrik Keuangan yang saya asuh di DetikCom ini. Memang apabila dilihat, melakukan Perencana Keuangan itu adalah pekerjaan yang gampang-gampang susah. Terlihat mudah tapi sesungguhnya memerlukan waktu, konsentrasi dan disiplin yang tinggi untuk bisa berhasil melakukan suatu perencanaan.

Disiplin yang tinggi akan terbentuk dari suatu motivasi atau dorongan atau keinginan yang tinggi dan itu akan terbentuk dari suatu proses Perencanaan yang matang yang biasanya dilakukan dengan bantuan seorang Perencana Keuangan. Bukan berarti ibu tidak dapat melakukan sendiri akan tetapi usaha yang harus ibu lakukan lebih keras lagi.

Apa yang harus dilakukan untuk dapat berhasil didalam menyusun Perencana Keuangan? Pertama lakukan visualisasi dari Perencanaan tersebut. Contoh, apabila ibu ingin membeli sebuah rumah maka sedapat mungkin ibu mempunya gambar rumah idaman tersebut. Apabila ibu ingin mempersiapkan dana pendidikan anak, maka miliki gambar ataupun foto dari kampus tujuan anak tersebut kelak. Apabila ibu berencana membeli mobil atau kendaraan, maka taruh gambar mobil idaman ibu di tempat-tempat yang sering ibu lihat seperti cermin kamar, di kulkas, dan lain sebagainya.

Ingat, semua dimulai dari sebuah mimpi yang kemudian diwujudkan menjadi sebuah perencanaan yang terukur dan terencana. Semakin tajam mimpi kita semakin ingin kita mencapai impian tersebut akan semakin kuat keinginan ibu untuk mewujudkannya. Efek positifnya adalah ibu akan bisa bertahan berdisiplin dalam menjalankan Perencanaan Keuangan yang telah ibu buat.

Kedua, lakukan perhitungan-perhitungan Perencana Keuangan yang benar. Carilah informasi dengan cermat untuk setiap kebutuhan keuangan ibu dan keluarga kemudian lakukan perhitungan kebutuhan itu sampai ibu menemukan berapa besar dana yang harus ibu sisihkan setiap bulannya. Perhitungan yang dilakukan secara hati-hati dan benar akan menjamin tingkat akurasi Perencanaan ibu untuk mencapai tujuan keuangan dimasa depan tersebut.

Ketiga, lakukan perubahan secara bertahap dan tidak drastis (kecuali apabila ibu sudah berada di ambang batas krisis keuangan keluarga), misalkan kondisi keuangan bulanan ibu sudah minus sangat dalam atau ibu sudah terjebak didalam hutang. Didalam kondisi yang kritis tersebut harus dilakukan perubahan secara drastis. Diluar dari itu, dalam kondisi normal dimana masih terdapat kelebihan dana setiap bulannya maka melakukan Perencana Keuangan mirip seperti ibu melakukan diet untuk menguruskan badan. Apabila ibu lakukan secara drastis mungkin dapat bertahan dalam jangka pendek, akan tetapi ibu akan kembali makan dan timbangan akan kembali ke posisi semula.

Keempat, buat skala prioritas dari tujuan keuangan keluarga. Ingat, tidak semua kebutuhan keuangan atau tujuan keuangan ibu bisa didapatkan semua untuk kondisi saat ini. Tapi bukan berarti juga keinginan ibu tidak tercapai. Kondisi keuangan dan kehidupan ibu akan berubah. Nah, perubahan kondisi keluarga dan keuangan (yang lebih baik) akan memungkinkan ibu untuk mendapatkan tujuan keuangan yang sebelumnya tidak tercapai.

Lima, sabar. Perencanaan Keuangan bukanlah proses menjadi kaya mendadak. Perencanaan Keuangan memerlukan ketekunan dan kesabaran yang tinggi untuk mencapai tujuan-tujuan keuangan ibu. Terkadang kegiatan ini harus dilakukan seumur hidup kita agar segala keinginan dapat dicapai.

Terakhir, apabila ibu dan keluarga masih mentok juga maka carilah bantuan seorang Perencana Keuangan yang profesional dan bersertifikat Internasional. Ingat, hal paling berharga yang tidak dapat dibeli adalah waktu. Daripada ibu berusaha dan gagal berkali-kali sehingga waktu ibu telah terbuang beberapa tahun, maka lebih baik berkonsultasi dan minta bantuan Perencana Keuangan profesional. Meskipun ibu harus membayar biaya konsultasi akan tetapi ibu akan mendapatkan bantuan dan ilmu secara profesional untuk mengurangi kesalahan yang mungkin ibu lakukan apabila ibu kerjakan sendiri. SELAMAT MENCOBA

Seputar Investasi Emas
Risza Bambang – detikFinance

Jakarta – Emas menjadi salah satu tempat investasi yang paling aman untuk saat ini. Apa saja yang harus diperhatikan dalam investasi ini? Bagaimana pula kita berinvestasi emas?

Pertanyaan:

Harga emas sedang naik, dan saya berniat investasi emas. Apakah saja harus diperhatikan dalam investasi Emas ?
Saat mau jual Emas (saat harga sedang tinggi), banyak toko Emas tidak mau membeli dari kita dengan alasan mereka sedang tidak membeli dan menjual (sedang menahan barang). Apa kiat/siasat untuk hal ini?
Selain toko emas, tempat mana saja yang kira-kira bisa saya tuju untuk pembelian investasi emas? Bagaimana saya memantau pergerakan harga emas itu nantinya.
Situasi saat ini (adanya krisis di AS), apakah cukup logis bila menyimpan USD dan bagaimana kiat-kiatnyanya bila nanti menjelang pemilu Indoneisa (untuk investasi USD) ?

Jawaban:

Investasi dalam bentuk Logam Mulia memang salah satu jenis investasi yang menarik. Peningkatan harganya bisa lebih besar dibandingkan kenaikan tingkat inflasi. Walaupun akhir-akhir ini peningkatan harga emas agak sedikit terkoreksi akibat kejatuhan harga minyak. Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk investasi Emas :

Emas adalah Mata Uang yang berlaku Universal, atau bisa disebut Mata Uang Dunia. Jadi emas bisa dipergunakan sebagai alat barter atau alat pembayaran yang berlaku di seluruh dunia.
Investasi emas dalam bentuk emas batangan, koin, medali dan bentuk khusus. Jangan dalam bentuk Perhiasan karena punya biaya pembuatan +/- 20% sehingga jika mau ditunaikan akan ada diskonto yang nilainya sebesar +/- 20% juga.
Butuh tempat penyimpanan yang tidak mudah, harus mempertimbangkan faktor keamanan dan ukuran yang sesuai.
Tidak mudah untuk dibawa atau dipindahkan jika diperlukan untuk suatu hal di tempat lain, atau dalam keadaan emergensi yang membutuhkan emas untuk alat pembayaran atau barter.
Belilah emas dengan kadar karat yang tinggi atau disebut emas murni dengan disertai sertifikat yang menunjukkan keaslian, berat dan kadarnya.
Carilah toko emas yang cukup besar jika ingin menjual atau mentunaikan emas. Jika emas dalam bentuk perhiasan dan tanpa sertifikat maka memang akan kena diskonto atau dipotong biaya pembuatan dan biaya tanpa sertifikat. Tapi jika dalam bentuk emas batangan atau koin maka tidak kena diskonto tapi hanya dibebankan ongkos pembuatan yang nilainya kecil sekali berupa sejumlah uang yang nilainya pasti untuk rentang berat emas tertentu. Anda juga bisa menguangkan emas di Pegadaian untuk digadaikan sementara dengan dikenakan bunga pinjaman yang tidak terlalu besar.
Pembelian Emas batangan atau koin atau dalam bentuk khusus untuk mengenang momen bersejarah atau tokoh terkenal di anak perusahaan Aneka Tambang yang beralamat di Pulo Gadung. Emas batangan tersedia dalam ukuran berat yang bervariasi dari mulai paling kecil 1 gram sampai dengan 1 kilogram. Harga emas di Indonesia bisa dimonitor atau dipantau di website perusahaan tersebut di http://www.logammulia.com atau http://www.kitco.com

Berinvestasi dalam mata uang USD memang menarik dan pernah membuat kaya banyak orang Indonesia yang pada saat puncak Krisis Ekonomi tahun 1997-1998. Hal tersebut sebenarnya terjadi karena mata uang Indonesia sendiri yang rapuh dan fundamental ekonomi Indonesia juga tidak kuat. Faktor tersebut mengakibatkan nilai tukar Rupiah jatuh melemah dibandingkan nilai tukar USD.

Tetapi jika dibandingkan dengan mata uang Ponsterling atau Euro maka sebenarnya mata uang USD justru melemah walaupun beberapa hari terakhir ada sedikit penguatan. Hal ini terjadi karena ekonomi Amerika sendiri sedang mengalami Stagnan dan Inflasi serta kemandekan perkembangan ekonomi. Namun jika kita analisa ekonomi Indonesia maka belanja iklan pada saat kampanye akan menerbangkan tingkat inflasi Indonesia, yang biasanya akan mengakibatkan mata uang Rupiah melemah terhadap USD. Namun ini hanyalah perkiraan, kondisi sesungguhnya hanya Tuhan yang tahu.

Rencana Keuangan si Pengantin Baru
Risza Bambang – detikFinance

Jakarta – Pertanyaan:
Saya Karyawan bank BUMN 25 tahun bedomisili di Denpasar dengan penghasilan sekitar Rp 3,3 juta plus bonus lebih kurang 7x gaji per tahun. Tahun ini saya akan menikah, calon istri pegawai BUMN penghasilan 3,5 juta/bulan domisili di Bogor.

Penghasilan kami berdua plus bonus rata-rata Rp 10 juta per bulan. Mohon pertimbangan berkaitan dengan financial planing tentang beberapa alternatif rencana yang akan kami lakukan setelah menikah nanti, yaitu:
Istri saya keluar dari pekerjaannya dan ikut saya ke Denpasar, risikonya kami kehilangan penghasilan dari istri Kami menjalankan pernikahan jarak jauh dengan intensitas ketemu minimal 1x tiap bulan. risikonya biaya transportasi membengkak minimal 1,5juta per bulan, tapi sampai kapan?

Kami rencana beli rumah tapi masih bingung di denpasar atau bogor saya keluar dari pekerjaan saya sekarang dan memulai merintis usaha di bogor atau mencari pekerjaan lain dengan penghasilan yang kemungkinan lebih kecil dari istri saya. Risikonya gaji saya hilang dan risiko sosial.

Dari empat alternatif tsb, mohon saran dan masukan serta mana paling baik.? dan kapan waktu yang paling tepat untuk memutuskan, setelah menikah (Juni 2008) nunggu 1 tahun atau dsb? mohon juga kalo ada alternatif lain yang bisa saya jadikan pertimbangan.

Terima kasih atas saran dan masukkannya

Jawaban:

Sebelumnya saya ucapkan Selamat atas Rencana Pernikahan Anda. Mudah-mudahan ini adalah “jodoh terbaik” bagi Anda berdua. Jodoh terbaik yang saya maksudkan adalah menjadi Pasangan Hidup yang terbaik dan paling cocok dalam segala hal termasuk mengenai Kehidupan Keuangan Keluarga. Banyak orang yang rejekinya atau kondisi keuangannya berubah menjadi lebih meningkat setelah melangsungkan pernikahan atau berhasil menemukan jodohnya.

Bagaimanapun masalah Keuangan tidak dapat berubah tanpa ada upaya dari kita sendiri untuk mengubahnya. Logika terdekat mengapa seseorang berubah positif kondisi keuangannya adlaah karena rasa tanggung jawab yang semakin besar sebagai konsekuensi dari perubahan status kehidupannya.

Pilihan yang Anda berikan semuanya benar, tidak ada yang lebih baik satu daripada yang lain. Yang paling penting adalah pilihan mana yang paling cocok dengan kehidupan, karakteristik dan kesepakatan Anda berdua. Serta jangan lupa bahwa apapun pilihan yang akan diputuskan maka tentu akan ada konsekuensinya; baik dalam bentuk material (dampak finansial) atau pun dalam bentuk lainnya.

Oleh karena itu kita sebaiknya memilih suatu alternatif yang paling sesuai berdasarkan kondisi atau informasi pendukung yang paling nyata atau memang sudah ada. Misalnya jika Anda memilih Istri ikut ke Denpasar maka sebaiknya carilah terlebih dahulu pekerjaan bagi istri jika pindah ikut suami. Tentunya jenis pekerjaannya harus sesuai dengan kemampuan dan kompetensi istri Anda, serta bisa memenuhi kebutuhan Keluarga. Begitu juga sebaliknya jika suami yang memutuskan pindah ikut istri.

Jadi langkah awal sebelum memilih salah satu alternatif adalah membuat suatu keputusan apakah istri akan tetap menjadi wanita karir atau menjadi ibu rumah tangga saja atau ibu rumah tangga tapi punya usaha rumahan sehingga tetap punya waktu untuk keluarga. Kemudian cobalah mencari lowongan pekerjaan yang tersedia bagi suami di Bogor maupun bagi Istri di Denpasar, tentunya pilih lowongan yang sesuai dengan kondisi pribadi masing-masing.

Penawaran pekerjaan yang diperoleh akan memudahkan Anda dan pasangan untuk memilih alternatif yang paling cocok dengan kebutuhan Keluarga. Jika penawaran pekerjaan belum juga diperoleh sampai dengan tanggal pernikahan maka ini menjadi suatu hal yang tidak mudah mengingat Anda berdua dihadapkan pada suatu cabang kehidupan tanpa dibekali dengan informasi atau kondisi pendukung yang lengkap.

Sekali lagi keputusan sebaiknya disesuaikan dengan kondisi karakteristik kedua belah pihak. Jika Anda dan Pasangan siap secara mental dan pikiran untuk melakukan hubungan jarak jauh, bahkan Anda berdua sudah punya pengalaman melakukan hal tersebut tanpa ada gangguan maka cobalah melakukan hal ini sampai mendapatkan penawaran pekerjaan yang bisa dijadikan informasi pendukung untuk membuat keputusan.

Namun jika belum pernah melakukan hubungan jarak jauh, bahkan mental dan pola pikir Anda berdua tidak bisa menerima kondisi tersebut maka tidak ada cara lain kecuali salah satu dari Anda dan Pasangan harus ada yang berkorban untuk pindah. Akan lebih baik jika yang berkorban adalah pihak yang paling cepat dan mudah untuk memperoleh pekerjaan walaupun tidak terlalu cocok dengan kondisi kompetensi dan kemampuannya, tetapi paling tidak bisa mengurangi beban keuangannya.

Langkah terakhir adalah menentukan tempat tinggal bagi Keluarga baru, dalam hal ini keputusan pemilihan daerah tempat tinggal bisa disesuaikan dengan keputusan atas tempat menetap dari Anda dan Pasangan. Mengenai lokasi perumahan maka bisa dipilih dari alternatif tempat tinggal yang dekat dengan tempat kerja, punya fasilitas kendaraan umum yang memadai, punya fasilitas umum lainnya yang sesuai dengan kebutuhan (misalnya rumah sakit, dokter, sekolah, pasar, tempat ibadah, tempat belanja/super market dsb) dan juga sesuai dengan kondisi keuangan. Jenis rumah tinggal bisa beli rumah sendiri, kontrak terlebih dahulu sampai kondisi keuangan bisa lebih baik (mungkin karena sudah menemukan penawaran pekerjaan yang lebih baik dalam hal kompensasinya). Jika membeli maka ada pilihan tunai atau dengan sistim KPR.

Usulan lain yang juga harus Anda dan pasangan perhatikan dan garis bawahi adalah Gaya Hidup. Kadang-kadang seseorang tidak sadar bahwa Gaya Hidup itu sangat mempengaruhi Kondisi Pengeluaran dan bisa menggerus Pendapatan. Hal-hal kecil yang merupakan Gaya Hidup tapi bisa menjadi beban tambahan bagi Keuangan misalnya Rokok, Jajan (minuman ringan atau makanan kecil), Makan di Restauran atau “makan di luar”, nonton bioskop, gaya hidup konsumtif, belanja pakaian, sepatu, alat kecantikan, fashion dengan gadget (handphone, audio, video), alat elektronik, hobi aksesoris kendaraan dan lain-lain. Jenis-jenis biaya ini ada yang nilainya tidak besar tapi sering dilakukan sehingga dalam kurun waktu sebulan atau setahun bisa membebani kondisi keuangan keluarga. Jadi saran saya adalah menyesuaikan Gaya Hidup saat bujangan atau gadis dengan saat setelah Menikah. Seharusnya penyesuaian Gaya Hidup akan dapat memberikan Tabungan lebih besar atau bisa membuat anggaran kebutuhan lebih besar dibandingkan jika biaya-biaya tidak perlu tersebut di atas tetap dikeluarkan.

Demikian usulan dan gagasan yang bisa saya berikan, jika melihat bulan pernikahan yang Anda tuliskan maka tampaknya pada saat tulisan ini dimuat maka Anda sudah menjadi seorang Suami. Semoga tulisan ini bisa membantu Anda dan Istri untuk membuat suatu keputusan yang terbaik dan tercocok untuk Keluarga. Selamat Menikah. (Risza Bambang-Shildt Financial Planner)

-

Perencanaan Keuangan Saat Krisis
Taufik Gumulya – detikFinance

Tabel Reksa Dana

Jakarta – Sebagaimana yang telah kita alami bersama krisis global masih berimbas terhadap bangsa ini. Bagaimana kita menghadapi kondisi yang demikian ini?

Dari sudut perencanaan keuangan baik disaat krisis maupun tidak, jelas merupakan suatu kebutuhan untuk terus melakukan perencanaan keuangan bagi setiap individu terutama bagi mereka yang sudah memiliki penghasilan.

Dalam tema awal kami ingin menekankan pentingnya melakukan evaluasi atas portfolio investasi yang berjalan, jelas portfolio investasi yang anda miliki tentunya merupakan ‘kendaraan’ anda untuk mencapai segala keinginan anda dikemudian hari.

Tetapi permasalahannya banyak diantara kita tidak menyadari bahwa alokasi investasi yang sedang anda tempatkan disektor finansial pada umumnya justru membuat anda menjadi terbebani sehingga seiring dengan perjalanan waktu aset anda menjadi tergerus? Bagaimana mungkin? Marilah kita telaah bersama bagaimana kita bisa lebih bijak mengelola uang, agar jangan sampai krisis keuangan global berimbas signifikan terhadap anda dan keluarga yang tercinta.

Monitoring, Evaluasi dan Implementasi Ulang

Dalam melakukan aktivitas rutin sudah pasti kita melakukan monitoring, misal ketika anda mengendarai kendaraan secara berkala anda harus melihat pada instrumen yang ada misalnya posisi bensin, kondisi temperatur mesin dan kecepatan kendaraan anda hingga putaran mesin per menit (RPM).

Demikian juga dengan ‘kendaraan investasi’ anda, wajib untuk terus dimonitor dan dievaluasi oleh anda. Bukalah catatan anda lihat berapa besar anda melakukan penempatan dana di tabungan, deposito, reksadana, saham, jumlah premi asuransi unit linked (asuransi & investasi) yang wajib dibayar atau disisihkan perbulan, dan sebagainya.

Kemudian hitunglah pertumbuhan aset alokasi atau portofolio tersebut apakah positif atau malah negatif? Jika ternyata hasilnya positif maka kami ucapkan selamat untuk anda tetapi jika negatif, jangan putus asa masih ada waktu untuk melakukan recovery portofolio Anda. Monitoring ini cukup dilakukan dengan frekuensi minimal sebulan sekali.

Bagi yang pertumbuhan negatif, bagaimana caranya? Lakukan evaluasi apakah anda masih memiliki waktu untuk tetap menyimpan di instrumen yang menyebabkan aset tersebut menjadi menurun? Ingat disini pertimbangannya hanya waktu bukan jumlah uang yang terdepresiasi!

Banyak dari responden kami (belum menjadi klien kami) menyatakan bahwa mereka tidak memiliki jangka waktu yang pasti untuk melakukan investasi, yang pasti jika adauntung baru mereka tarik dananya. Sebagian besar dari para investor jika ditanya berapa besar keuntungan yang diharapkan, mereka katakan sebesar besarnya!.

Dengan kata lain banyak diantara investor belum memiliki atau belum mengetahui target keuntungan minimum yang harus dicapai, padahal banyak diantara mereka memiliki portfolio investasi di saham dan reksadana saham dengan jumlah yang cukup besar. Fakta yang ada dalam kondisi krisis global instrumen saham dan reksadana saham mengalami tren penurunan yang signifikan sehingga berperan besar sebagai intrumen yang turut membuat aset anda menyusut dalam kurun waktu jangka pendek.

Pembaca yang bijak, target keuntungan merupakan suatu syarat utama dalam melakukan investasi dan target tersebut merupakan hasil dari waktu yang tersedia atas kebutuhan yang diinginkan oleh investor. Jadi konkretnya kita sebagai investor wajib mengetahui kebutuhan atas investasi yang dilakukan, beberapa contoh kebutuhan tersebut adalah kebutuhan atas biaya pendidikan anak, dana untuk membeli rumah, dana untuk liburan ke luar negeri hingga kebutuhan dana saat pensiun serta distribusi harta kita untuk kita berikan kepada orang yang kita cintai. Jika ternyata anda adalah bagian dari investor yang belum memiliki kebutuhan dimasa yang akan datang maka dapat dipastikan anda secara tidak sadar telah melakukan spekulasi bukan investasi.

Kembali pada kondisi dimana pertumbuhan dana menjadi negatif (seperti banyak yang dialami pada saat ini), kami ingin mengingatkan bahwa tentukanlah tujuan investasi anda, apakah tujuan tersebut merupakan tujuan jangka pendek (kurang dari 3 tahun), jangka menengah (antara 3 sampai 5 tahun) atau jangka panjang (diatas 5 tahun)?

Jika kebutuhan itu adalah jangka panjang maka penurunan aset investasi yang sedang berjalan misalkan anda menempatkan di reksadana saham (khususnya selama kurun waktu sejak awal tahun 2008 hinngga saat ini) sewajarnya tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Mengapa demikian? Berdasarkan data yang ada, indeks harga saham gabungan (IHSG) sejak awal Januari tahun 2001 hingga saat tanggal 23 Januari 2009 mengalami peningkatan sebesar 220,72% sehingga jika anda melakukan investasi (baik secara berkala maupun tunggal atau single) pertumbuhan dana anda masih berada dalam kisaran pertumbuhan yang positif.

Namun sebaliknya jika anda hanya memiliki waktu untuk jangka pendek dan investasi tersebut ditempatkan pada saham-saham (meskipun di sektor yang berbeda atau telah ter-diversifikasi) maupun pada reksadana saham maka menurut kami ‘kendaraan investasi’ yang anda pergunakan (saham maupun reksadana saham) adalah tidak tepat. Alangkah bijaksana jika anda melakukan implementasi ulang, sebaiknya untuk investasi jangka pendek anda dapat menempatkan di reksadana pasar uang atau reksadana pendapatan tetap, sedang untuk jangka menengah dapat di reksadana pendapatan tetap dengan kombinasi reksadana campuran dan reksadana saham dapat dipergunakan untuk investasi yang bersifat jangka panjang.

Konsistensi dan Persistensi

Manajemen risiko dalam berinvestasi adalah mutlak untuk dilakukan. Pada saat kondisi sekarang adalah sangat baik jika kita memilih strategi yang aman untuk berinvestasi dengan melakukan teknik “Dollar Cost Averaging” namun kami lebih suka menyebutnya dengan “Rupiah Cost Averaging”. Strategi ini baik untuk jangka panjang yang berarti baik untuk diimplementasi pada reksadana saham.

Strategi ini mewajibkan kita untuk secara konsisten (tetap) dan persisten (tekun) untuk melakukan investasi baik di saat krisis maupunpun tidak. Ingat tujuan investasi pada instrumen ini adalah jangka panjang, investasi yang bisa dilakukan per bulan, tiga bulanan atau enam bulanan. Jika anda lebih suka melakukan investasi pada saham selain investasi di reksadana saham, maka strategi inipun bisa dipakai, riset kami menunjukkan strategi ini dapat dipergunakan untuk menghimpun kekayaan melalui investasi pada saham dan reksadana saham secara konsisten dan persisten.

Dari kedua tabel seperti gambat diatas jelas terlihat bahwa pertumbuhan nilai investasi yang dilakukan tetap berada dalam kisaran positif, meskipun pertumbuhan NAB (Nilai Aktiva Bersih) reksadana bertumbuh negatif. Permasalahan sekarang terletak pada diri kita masing-masing apakah dalam kondisi krisis global kita mau melakukan investasi secara konsiten atau tidak? Keputusan ada ditangan anda, selamat melakukan investasi.

Taufik Gumulya, Perencana Keuangan pada TGRM Financial Planning Services


Merintis Bisnis Warnet
Nurul Qomariyah – detikFinance

Jakarta – Saya berencana berbisnis warnet dan game online di Cirebon, dengan perencanaan modal dan keuangan yang saya peroleh dari pinjaman bank dengan rincian:
Sewa tempat : Rp 35 juta
Setting 20 computer, server, provider : Rp 150 juta dengan asumsi 1 PC = Rp 5.500.000 dengan specs pentium core 2 duo, diluar biaya beli windows asli.
Furniture, instalasi, upgrade listrik dll : Rp 30 juta
Lain-lain: Rp 5 juta

Total investasi awal : Rp 220 juta.

Harga rental per jam rata-rata Rp 3.500 per jam, Warnet buka 24 jam, 30 hari, dengan 20 unit komputer.

Menurut pengalaman 4 bulan pertama terisi hanya 25%, seterusnya 50-65%.

Yang kami tanyakan:
Apakah bisnis warnet dengan perhitungan diatas layak? jika dilihat dari kuntungan dan pangsa pasar?
Dalam jangka waktu berapa lama modal kembali?
Apakah dengan specs computer diatas terlalu berlebihan, maksud saya apakah bisa dengan specs computer yang lebih rendah?

Terima kasih atas respon dan jawabannya.

Jawaban :

Sdr. Puji yang terhormat, untuk berbisnis warnet dan sekaligus game online ada beberapa catatan berikut ini yang perlu diperhatikan.

1. Karakter bisnis warnet yang umumnya untuk digunakan untuk browsing berbeda dengan bisnis game online. Secara umum spesifikasi hardware untuk game online lebih tinggi dibandingkan dengan hardware yang dipakai untuk browsing.

2. Dalam membuat perencanaan bisnis, selain modal awal yang perlu dipersiapkan juga biaya regular bulanan, misalnya gaji pegawai, perawatan komputer, biaya listrik, biaya sewa jaringan internet, dan biaya reguler lainnya. Jadi catatlah biaya-biaya tersebut dan masukkan ke dalam perencanaan bisnis anda, sehingga persiapan bisnis dapat dilakukan dengan lebih baik.

3. Karena bisnis warnet dan game online adalah bisnis yang mengajak konsumen untuk datang ke tempat kita, maka lokasi adalah hal yang sangat krusial. Lokasi yang tidak bagus akan menyebabkan asumsi-asumsi dalam perencanaan yang dipakai berubah.

4. Perlu dipertanyakan bahwa menurut pengalaman anda : 4 bulan pertama terisi 25%, sedangkan bulan-bulan selanjutnya 50% – 65%. Apakah pengalaman tersebut berasal dari lokasi yang mirip dengan lokasi yang anda sewa untuk warnet dan game online ini. Ataukah berasal dari lokasi yang sama dengan lokasi yang anda sewa.

5. Berapa lama bisnis anda akan mencapai titik breakeven point sangat tergantung pada berapa besar profit margin yang diinginkan, kemudian apakah ada persyaratan khusus yang menguntungkan anda dalam pengajuan kredit ke bank untuk jangka waktu tertentu.

6. Yang paling penting dalam menjalankan adalah mental & komitmen untuk terus maju, meskipun ada kendala-kendala yang menghadang.

Selamat berjuang.

Topp

KAMIS, 30 SEPTEMBER 2010

MENEMBUS BATAS SUKU

Semua orang ingin sukses tapi banyak halangan untuk sukses. Dan halangan terbesar bukan di luar dirinya, tapi di dalam dirinya, yaitu di dalam pikiran manusia itu sendiri. Ada orang yang berfikir bahwa sukunya adalah halangan untuk sukses. Padahal sebenarnya suku bukan halangan untuk sukses, tetapi pikirannya yang menghalangi dia untuk sukses.

Banyak orang berpikir bahwa suku itu menghalangi. Contohnya, saya tanya pada seseorang. “Kamu mau menikah nggak?” Dia menjawab,”Ya mau, Om.” Saya tanya lagi,”Mau menikah dengan siapa?” Dia menjawab,”Mau menikah dengan bule.”

Tidak salah menikah dengan bule. Tetapi sering saya tanya motivasinya apa. Dan kebanyakan menjawab,”Untuk memperbaiki keturunan.” Nah, memangnya ada apa dengan keturunanmu? Ini namanya inlander spirit, orang yang merasa bahwa sukunya lebih rendah dari suku yang lain. Dan sikap seperti ini menghalangi banyak orang untuk sukses.

Bisa dipahami bahwa beratus-ratus tahun bangsa Asia, atau Timur merasa lebih rendah dari bangsa Barat. Karena penjajahan selama jangka waktu yang begitu panjang, ratusan tahun. Tetapi pada awal abad XX, saat Jepang menang perang terhadap Rusia di Pulau Kuriu. Ini meningkatkan martabat bangsa Asia dan ternyata bangsa Asia tidak lebih rendah dari bangsa Barat asalkan mau berusaha. Kemenangan Jepang ini memicu prang kemerdekaan di kawasan Asia. Selanjutnya, tahun demi tahun, bangsa demi bangsa mulai memperjuangkan kemerdekaan bangsanya. Jadi sebenarnya, suku bukan halangan. Semua suku bisa sukses, semua suku bisa berhasil, karena memang sebenarnya hak semua bangsa untuk sukses atau berhasil. Suku bukan kendala untuk maju, tetapi kalau kita berpikir seperti itu. Halangan bukan karena sukunya, tetapi karena ia berpikir demikian.

Saya beri contoh diri saya sendiri. Saya orang Jawa lahir di Karang Pandan, sekitar Solo-Gunung Lawu. Orang Jawa adalah orang yang punya kultur lahir sebagai pegawai. Ketika di SMA diadakan survey, nanti mau jadi apa, maka 95% menjawab ingin menjadi pegawai: pegawai negeri atau pegawai swasta. Hanya 3-5 persen yang yang ingin menjadi pedagang, pengusaha atau enterpreneur. Orang Jawa secara umum memang menjadi pegawai atau petani, kalaupun ada pedagang, maka yang muncul, dimana-mana, kemana kita pergi, maka yang ada hanya pedagang bakso, Bakso Solo atau kalau Madura, jualan sate.

Nah, itu adalah stigma. Orang sering minder karena sukunya. Suku juga ada stigma. Tetapi apakah itu adalah sebuah kebenaran? Kadang-kadang kebenaran itu berdasarkan kenyataan. Ketika saya bekerja di perusahaan swasta nasional, yaitu Astra, saya bisa melihat bahwa para manager ke atas kebanyakan bermata sipit atau orang Tionghoa. Itu membuat stigma semakin kental bagi diri saya, bahwa saya tidak akan sukses menjadi pengusaha, tetapi hanya menjadi pegawai.

Namun, stigma tentang suku ini berubah ketika saya bergaul semakin luas. Banyak buyer, atau pedagang, pengusaha dari Cekoslovakia, Etiopia, India, Arab. Ternyata banyak bangsa-bangsa juga berdagang. Ini membuka pikiran saya bahwa sebenarnya suku bukan halangan untuk berdagang, Ketika pikiran saya berubah, maka saya semakin semangat menjadi sales di Astra Export. Dan tahun 1992 saya mengambil keputusan keluar dan membuka perusahaan sendiri. Dan sampai hari ini masih berlangsung. Itulah MLM IFA yang saya dirikan bersama partner saya Pak Tomo. Saya berdagang dan ternyata bisa. Suku Jawa ternyata bisa berdagang. Jadi kenyataan, belum tentu sebuah kebenaran. Kenyataan membentuk stigma, tetapi kebenaran adalah kebenaran dan kebenarannya adalah semua orang punya hak untuk sukses, untuk maju dan tidak tergantung sukunya.
Diposkan oleh Jarot Wijanarko di 04:32 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Berbagi ke Google Buzz

Label: inspirasi hari ini
RABU, 25 AGUSTUS 2010

MENEMBUS BATAS FISIK

Semua orang ingin sukses tapi banyak halangan untuk sukses. Dan halangan terbesar bukan di luar dirinya, tapi di dalam dirinya, yaitu di dalam pikirannya. Ada orang yang berfikir bahwa keadaan fisik menghalangi dia untuk sukses atau maju. Apakah benar fisik bisa menghalangi kita untuk sukses?

Terlalu banyak kisah tentang orang-orang yang memiliki kelemahan fisik, justru sukses dan berhasil di bidang yang dipengaruhi oleh hal kelemahannya tersebut.

Shakespeare, seorang seniman terkenal kelas dunia, adalah orang yang lumpuh. Namun ia berkarya dan dikenal sebagai seniman besar, sutradara opera kelas dunia.

Bethooven yang musik klasiknya masih diputar dan dimainkan hingga hari ini, adalah seorang yang memiliki kelemahan dalam pendengarannya. John Milton seorang pengarang sajak di Inggris, adalah orang yang buta. John Kennedy, presiden Amerika Serikat mengalami cidera tulang belakang yang parah. Hitler adalah seorang yang kecil an pendek, tetapi menjadi pemimpin Jerman yang ditakuti. Jadi kelemahan fisik bukan halangan untuk sukses.

Saya pernah melihat film biografi tentang Lena Maria, seorang wanita yang cacat. Ia tidak memiliki kedua tangan dan kakinya besar dan panjang sebelah. Ia memasak, melukis, memainkan piano, dan mengendarai mobil dengan kakinya yang besar. Tetapi juara dalam olah raga renang, bahkan ia pernah mendapat medali emas di usia 16 tahun mewakili negaranya, Brasil. Yang menarik bagi saya adalah, ia menikah.

Nah, berapa banyak orang yang memiliki tangan dan tidak menikah karena mengalami kekurangan yang tidak separah Lena Maria? Mungkin tangannya lengkap, kakinya lengkap, tapi hanya karena gemuk, atau hanya karena hidungnya kurang bagus, dan dia tidak berani menikah. Setiap malam sambil tidur ia menatapi langit-langit sambil berkata, “Kawin nggak ya, kawin nggak ya..? Apa ada yang mau dengan saya.”

Kalau engkau terlalu perhatian pada kelemahan fisikmu, maka engkau berfikir itu halangan untuk sukses. Padahal keadaan fisik bukan halangan untuk sukses. Lihat saja orang yang sukses dalam bidang seni, bidang entertainmen tidak harus cantik dan bertubuh stremline. Lihat saja acara Extravagansa di salah satu stasiun TV Swasta, pemainnya adalah orang-orang yang ‘extra’ semuanya. Ada yang extra gemuk, ada yang extra kurus, ada extra tinggi, ada extra pendek, dan mereka juga menjadi artis. Jadi menjadi artis itu tidak harus berbadan bagus. Yang gemuk sekali, yang kurus sekali, yang tinggi sekali, yang pendek sekali, mereka bisa sukses. Bahkan ada yang biasa-biasa saja juga bisa sukses. Mereka yang memiliki kelemahan fisik, tapi bisa sukses, karena mereka berfikir bahwa kelemahan fisiknya bukan halangan untuk maju. Jadi halangan itu bukan fisik, tetapi halangan itu sering adalah pikiran Anda sendiri. Kalau Anda berpikir fisik adalah halangan, maka pikiran Anda itulah yang menghalangi Anda.

Semua orang, apapun bentuk fisiknya, punya hak untuk sukses. Kalau keberhasilan seseorang dipengaruhi oleh kondisi fisiknya, berarti Tuhan tidak adil. Karena keadaan fisik bukan keputusan manusia sebelum ia dilahirkan ia mengambil keputusan ingin seperti apa, tetapi keadaan fisik adalah keputusan Tuhan saat ia lahir sudah seperti itu. Tetapi keberhasilan terutama bukan dipengaruhi fisik, tetapi dipengaruhi hati. Ketabahan, keuletan, kegigihan. Kalau keberhasilan dipengaruhi hati, maka Tuhan adil. Karena sikap hati ada di tangan kita, kehendak bebas ada di tangan kita. Kita sendiri bebas mengambil keputusan, mau mengampuni atau mau marah, mau rajin atau mau malas, mau ceria atau mau murung, mau tidur atau mau bangun untuk bekerja, itu semua ada pada sikap hati kita sendiri. Dan itulah yang mempengaruhi keberhasilan kita. Kalau kita berpikir fisik bukan halangan, maka fisik bukan halangan. Kita punya hak yang sama untuk sukses, apapun keadaan fisik kita.

RABU, 25 AGUSTUS 2010

MENEMBUS BATAS EKONOMI

Semua orang ingin sukses.Tapi banyak orang tidak sukses, karena terlalu banyak halangan. Dan halangan itu bukan di luar dirinya, tapi dalam pikirannya sendiri.

Ada orang yang berfikir bahwa dia miskin. Jadi keadaan ekonomi dianggap sebagai batas. Ada orang berfikir bahwa keadaan ekonomi yang tidak bagus, tidak ada uang, tidak punya modal, itulah yang menghalangi dia untuk sukses. Memang uang itu penting, tetapi bukan segala-galanya. Miskin bukan halangan untuk kaya, justru bisa menjadi pendorong atau motivasi yang kuat sekali untuk menjadi kaya.

Banyak orang-orang sukses yang dulunya berasal dari orang-orang miskin. Tahukah Anda, bahawa Jackie Chan, bintang film Hongkong di Amerika yang berpenghasilan lebih dari 50 Juta US Dollar pertahun, pernah dijual oleh orang tuanya seharga 26 Dolar kepada seorang dokter kandungan, karena mereka tidak bisa memberi makanan kepada anaknya.

Mantan Perdana Menteri Malaysia, dr. Mahathir Muhhamad, lahir dari keluarga yang miskin. Studinya terhenti oleh Perang Dunia II. Dan ia menggunakan kesempatan itu untuk membuaka warung yang menjual minuman, roti dan buah. Kemudian ia menjual kerajinan. Ia pernah bekerja sebagai pesuruh di sebuah kantor distrik, sebelum ia masuk kuliah kedokteran dan akhirnya ia sukses. Ia juga pernah hidup dalam kemiskinan.

Di Indonesia, kita mengenal Lim Siu Liong (1916). Ia datang ke Indonesia pada usia 22 tahun tanpa uang. Ia bekerja sebagai penjaga toko pamannya di Jawa Tengah. Ia tidak punya uang, tapi pandai bergaul. Ia sudah bersahabat erat dengan mantan presiden Suharto ketika ia masih tentara rendahan. Persahabatan itu membuat ia ikut naik, ketika Suharto naik jabatan. Memang bersahabat tidak pernah membawa kerugian. Jadi ekonomi bukanlah batas untuk sukses.

Satu lagi contoh, Henry Ford. Pembaharu dalam industri mobil, pemilik merek Ford. Ia memulai hidupnya sebagai montir di sebuah bengkel dan malam harinya bekerja di sebuah toko permata dengan tugas membersihkan jam. Masih ada lagi, Abraham Lincoln, salah seorang Presiden Amerika Serikat. Lahir di pedalaman Kentucky (1809). Ia memulai bekerja sebagai pemotong rel kereta api, lalu menjadi pengemudi kapal laut, pernah menjadi penjaga toko, pengatar surat dan juru ukur tanah. Perjuangannya sangat panjang sebelum menjadi presiden, ia pernah menjadi pengacara, mencoba bisnis, berkali-kali gagal, namun akhirnya menjadi presiden Amerika Serikat yang dikenang dengan karya-karya besar dan legendaris, terutama dalam hal penghapusan sistem perbudakan.

Banyak orang yang lahir miskin, tetapi kenyataannya akhirnya mereka sukses menjadi kaya, atau sukses menjadi terkenal. Artinya kemiskinan bukan penghalang untuk sukses. Justru gunakan kemiskinan menjadi pendorong untuk keluar dari kemiskinan, untuk menjadi sukses. Kalau Anda berpikir ekonomi itu halangan, maka halangan adalah pikiran Anda sendiri. Bila Anda punya ide, punya keahlian, punya kemampuan atau hal lain selain uang, sementara ada banyak orang yang punya uang tidak tahu harus berbuat apa dengan uangnya, Anda bisa berpartner dengan mereka.

Jadi tidak punya uang bukan berarti Anda tidak punya modal, karena modal bukan hanya uang. Ekonomi bukan halangan untuk sukses. Kalau punya niat, punya kemauan, maka Anda juga bisa sukses.
Diposkan oleh Jarot Wijanarko di 20:02 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Berbagi ke Google Buzz

Label: inspirasi hari ini
MENEMBUS BATAS AGAMA

Semua orang ingin sukses tapi banyak halangan untuk sukses. Dan halangan terbesar bukan di luar dirinya, tapi di dalam dirinya, yaitu di dalam pikirannya. Ada orang yang berfikir bahwa dia hanya mau bergaul dengan orang-orang yang se-agama. Maka dalam hal ini agama menjadi batas untuk kesuksesannya. Tapi sebenarnya batas itu bukan agama. Orang yang berfikir bahwa agama itu batas dan karena dia berfikir demikian maka dia mulai bergaul dengan orang-orang yang seagama. Berlaku secara eksklusif. Itulah sebenarnya dari kecil setiap anak-anak perlu dididik bergaul bukan eksklusif tapi inklusif.

Mungkin kita harus belajar dari orang-orang tionghoa,yang berhasil dagang di seluruh muka bumi. Pergi ke New York, Hongaria, Paris, Melbourne, Sydney di sana ada orang-orang tionghoa. Coba saja pergi ke pedalaman Papua, pedalaman Kalimantan, ke kampung-kampung kecil, di sana ada warung-warung Tionghoa. Pergi ke Aceh, ke daerah kantong muslim di sana ada orang tionghoa. Pergi ke Manado ke daerah kantong kristen ada orang tionghoa. Orang tionghoa bergaul dengan semua suku, semua agama. Mereka berbisnis dengan semua orang. Maka tidak heran mereka sukses dalam bidang bisnis. Kenapa? Karena mereka berfikir bahwa agama bukan halangan. Mereka bergaul dengan siapa saja. Mereka bahkan bergaul dengan partai apa saja. Yang penting bisa berdagang.

Kita belajar dalam hal inklusifnya mereka bukan esklusif. Banyak orang menyangka atau menghakimi, menilai bahwa mereka kelompok esklusif. Tapi lihatlah justru mereka sebenarnya punya kemampuan penetrasi yang luar biasa. Mereka ada di semua benua, di semua pulau, di semua agama dan di semua kalangan. Artinya mereka menembus batas agama dan berbisnis, berdagang dengan semua agama.

Karena itu kalau engkau mau memiliki keberhasilan yang lebih besar, lebih luas engkau harus mulai menembus batas-batas esklusif yang dibangun oleh pikiran-pikiran manusia. Engkau harus bergaul dengan semua orang, suku, bangsa, dan semua agama. Maka engkau akan mendapat sukses yang lebih besar.

RABU, 25 AGUSTUS 2010

MENEMBUS BATAS PIKIRAN

Pernahkah saudara mengalami atau mendengar orang berkata begini ”Wah saya pikir dia tidak mau makanya saya tidak mengajaknya. Wah saya pikir kamu tidak mau tinggal di daerah Jakarta barat”, Maka saya tidak menawarkan kamu rumah di daerah sana padahal saya agen properti dan banyak sekali stok alternatif yang bisa saya tawarkan.Yang lain lagi berkata “ Aduh,saya pikir dia anti MLM makanya saya tidak mengajak dia. Saya tahu pergaulannya luas dan temannya banyak sekali, wah sayang sekali” Orang lain yang mengajak dia dan menjadi downline-nya dan orang itu sukses luar biasa. Coba saya yang mengajaknya, wah saya pikir..

Kita dapat membuat daftar yang panjang orang yang menyesal tidak berbuat sesuatu karena salah pikir. Apa artinya? Batasan seseorang itu sebenarnya ada dipikirannya. Ada kasus yang lain misalnya diberi kesempatan untuk mengambil alih pimpinan karena atasannya pindah kota, sakit atau mundur dari perusahaannya dan pindah ke tempat yang lain. Dan banyak orang tidak mau karena berfikir “aduh, jangan-jangan nanti teman-teman menolak saya. Bagaimana kalau mereka memberontak dan tidak mau menurut. Nanti saya gagal. Jadi sekali lagi banyak orang tidak berani mengambil kesempatan. Karena berfikir hal-hal yang negatif atau selalu berkata”saya pikir..saya pikir dan saya pikir.

Dari contoh ini apa yang mau saya katakan mari isi pikiran dengan hal-hal yang positif. Belajar berfikir positif . isi hati dengan hal-hal yang optimis. supaya kita tidak selalu terlewatkan, tersandung, tidak menjadi sukses dan tidak menikmati hasil karena salah dipikiran. Manusia akan melakukan apa yang dia pikir bisa melakukannya. Sejauh pikirannya berkata bisa, sebesar pikirannya mengatakan bisa, sebesar itu juga prestasinya. Orang sering tidak melakukan sesuatu bukan karena tidak mampu tapi dia berfikir bahwa dia tidak mampu, padahal sebenarnya dia mampu. Jadi batas sukses, batas keberhasilan, sering bukan diluar dirinya tapi dalam pikiran manusia itu sendiri. Karena itu isi pikiran anda dengan hal-hal yang positif.

Saya berikan contoh: apakah saudara berani membuat daftar nama lalu meminta sumbangan untuk membeli mobil pribadi, ke teman-teman kantor, mengetuk pintu rumah tetangga, tentu jawabannya tidak, bukan. Mengapa? karena saudara berfikir malu dan hal itu tidak pantas dilakukan. Kegiatannya sama persis, mengetuk pintu rumah tetangga, meminta pada teman-teman kantor meminta sumbangan tapi untuk membeli mobil yayasan atau mobil gereja atau mobil mesjid. Engkau akan tidak malu melakukannya. Kenapa? Karena bukan untuk kepentingan diri sendiri, tapi untuk kepentingan mulia. Karena kepentingannya baik engkau berfikir bahwa itu boleh dilakukan dan engkau melakukannya. Karena engkau berfikir ini boleh dilakukan maka engkau melakukannya.

Karena perbuatan dan prestasi tergantung dari kita berfikir tapi pikiran kita dilandasi oleh motivasi. Karena itu selain berfikir positif perlu juga punya motivasi yang baik dan tujuan yang mulia. Tujuan yang mulia, motivasi yang baik membuat orang berani berfikir secara positif lalu bertindak positif dan menghasilkan hal yang positif.
Diposkan oleh Jarot Wijanarko di 19:49 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Berbagi ke Google Buzz

Label: inspirasi hari ini
SETIAP HAL ADA BAIKNYA

Keberhasilan juga sangat ditentukan oleh Spritual Inteligence atau kecerdasan spritual. Saya memberikan definisi, kecerdasan spritual adalah kemampuan seseorang untuk menangkap kehendak Tuhan pada setiap peristiwa yang terjadi, apakah itu peristiwa yang baik atau peristiwa yang tidak baik.

Ada seorang wanita, katakan saja namanya Minah, ia menjadi pembantu rumah tangga. Suatu ketika majikannya menjumpai Minah hamil padahal ia belum bersuami. Wah, terjadi mujizat! Tentu saja tidak. Karena ia dihamili oleh orang lain. Sang nyonya bertanya-tanya, siapa yang menghamili pembantunya. Ada dua kemungkinan suaminya atau supirnya. Selidik punya selidik ternyata supirnya yang menghamili Si Minah. Ketika supirnya dipanggil dan dimintai pertanggung-jawaban maka supirnya memberikan jawaban tapi tidak mau menanggung. Karena setelah dia mengaku, esoknya dia menghilang entah kemana. Tinggalah Si Minah dengan perutnya yang semakin lama semakin membesar. Supaya tidak malu maka ia pulang kampung, membesarkan janin dalam kandungannya. Orang-orang mulai memberikan gunjingan hamil tanpa suami. Tetapi karena minah diam seribu bahasa maka orang mulai menafsirkan mungkin suaminya diluar kota. Tetapi ketika anaknya lahir dan tidak ada laki-laki yang datang, maka gunjingan semakin seru, bahwa anak itu lahir tanpa ayah.

Minah membesarkan anaknya dengan memberi asi, mendidiknya lalu menitipkan pada orangtuanya, lalu ia kembali ke kota Jakarta untuk bekerja. Kali ini ketika dia bekerja maka dia tidak menjadi pembantu rumah tangga lagi. Dia bekerja sebagai baby sitter, karena dia punya pengalaman mengasuh bayi. Ketika dia bekerja sebagai pembantu rumah tangga gajinya hanya dua ratus ribu, tetapi ketika menjadi baby sitter gajinya delapan ratus ribu. Jadi rupanya apa yang dia alami selain memang ada hal yang tidak baik, tetapi ada juga hal baiknya, yaitu menaikkan dia dari seorang pembantu menjadi baby sitter. Setelah bekerja sebagai baby sitter maka dia tinggal dalam sebuah keluarga yang takut akan Tuhan, dan dia bertobat sungguh-sungguh bahkan dia melepaskan pengampunan dia mengampuni supir itu, yang tidak menikahinya. Karena dia melepaskan pengampunan, dia yakin bahwa setiap peristiwa diijinkan pasti ada baiknya maka dia tidak minder lagi, tidak cemberut lagi, melepaskan pengampunan, dia tahu ada yang baik maka wajahnya berseri-seri.

Akhirnya dia pindah dan bekerja pada majikan yang lain bukan sebagai baby sister tapi sebagai opa sister. Ini kisah nyata ada sebuah keluarga kaya yang tinggal di Kelapa Gading. Opa ini punya teman dari Belanda, datang kerumahnya. Opa dan temannya ini dilayani dengan baik sekali oleh Minah. Minah yang sudah mengambil keputusan bahwa semua diijinkan terjadi ada baiknya, melepaskan pengampunan, maka wajahnya berseri-seri dia hidup untuk mengabdi. Tamu dari Belanda ini begitu kagum, pelayanan, sukacita, kebaikan, wajahnya Minah selalu berseri-seri dia foto bersama dan pulang ke Belanda.

Rupanya keponakan opa dari Belanda ini melihat foto si Minah dan ia jatuh cinta. Ia datang ke Indonesia melamar dan meminangnya membawanya kembali ke Belanda. Sang laki-laki yang begitu mencintai istrinya maka rumahnya dibalik nama diberi serrtifikat atas nama istri. Ketika orang dari Jakarta, mampir ke rumahnya melihat nama Minah ada dipintu gerbang. Nama yang sesuai dengan sertifikatnya. Bahkan mendapat suami yang baik yang pandai memasak. Ketika teman saya datang ke Belanda dan mampir kerumahnya ia menjumpai Minah sedang main piano sementara suaminya menyiapkan makan malam. Minah menyanyikan lagu bahwa semuanya indah pada waktunya. Ia bersyukur bahwa dulu supir itu tidak bertanggung jawab kalau supir itu dulu bertanggung jawab mungkin dia tidak sedang main piano di Belanda. Dia sedang cuci beras di pinggir sungai. Minah bersyukur bukan pada saat dia di Belanda,Minah bersyukur ketika dia melahirkan anaknya, datang ke Jakarta, menemukan nilai hidup dia bisa mengambil keputusan bahwa dia percaya bahwa semua yang terjadi pasti ada baiknya. Sehingga dengan prinsip seperti itu wajahnya selalu berseri-seri dan mendapat jodoh. Nah Minah butuh waktu setahun dua tahun untuk sampai pada sebuah kesimpulan bahwa semua yang terjadi ada baiknya.

Kenyataannya dalam hidup ini da orang yang butuh waktu lebih dari setahun, dua tahun. Ada yang lebih pendek, makin cepat seseorang mengambil kesimpulan bahwa ada sesuatu yang baik dari peristiwa yang tidak baik itulah kecerdasan spritual. Makin cepat dia mengambil keputusan maka makin pandai kecerdasan spritualnya. Kenyataannya ada orang bertahun-tahun tidak pernah mengambil kesimpulan.

Ada perempuan lain namanya bukan Minah pacaran,dan diputus pacarnya belum sampai dihamili hanya diputus pacar. Dia kepahitan luar biasa mengambil keputusan aku tidak mau menikah semua laki-laki gombal. Pada kenyataannya banyak laki-laki gombal tapi ada juga yang baik. Hidup bertahun-tahun dan akhirnya tidak menikah dalam kepahitan. Delapan tahun, sepuluh tahun kemudian wanita yang diputus pacarnya ini, temannya berkata,”Kamu ingat si ini?” Oh bagaimana saya bisa melupakannya ? Saya masih sakit hati sampai sekarang, makanya saya tidak menikah. Bagaimana kalau saya beri kabar,tahukah kamu bahwa mantan pacar kamu itu setelah menikah dia selingkuh sepuluh kali. Mungkin si wanita ini akan berkata ”Untung saya tidak menikah dengan dia. Betapa jeleknya kecerdasan spritualnya, untuk bersyukur saja dia butuh kabar yang jelek. Seandainya dia mendapat kabar yang baik, bahwa mantan pacarnya menikah bahagia apakah dia bersyukur? Atau dia akan bertambah kepahitan? Begitu banyak orang yang bodoh sekali secara spritual. Untuk bersyukur saja dia butuh berita yang jelek. Betapa jahatnya orang itu. Tidak heran kalau kisah hidupnya berbeda dengan kisah Minah memang dia sakit, kepahitan, dia menderita tapi dia segera mengambil keputusan bahwa semua yang terjadi ada baiknya.

RABU, 25 AGUSTUS 2010

TIDAK ADA ANAK BODOH

Saya mau sampaikan sebuah cerita, ilustrasi. Ada berbagai macam binatang bersahabat lalu mereka pergi ke sekolah. Ketika pelajaran renang si kura-kura dengan semangat dia berenang dengan tenang. Dia mencapai garis akhir dan mendapat pujian luar biasa. Tapi si kelinci kelejotan, berteriak-teriak dia gagal berenang, demikian juga si burung. Dia menjadi kedinginan dan lari ketakutan. Maka si guru mulai marah dengan si kelinci, kelinci autis lompat-lompat terus, tidak mau belajar. Tak lama kemudian kelompok binatang yang bersahabat ini belajar berlari.”Wah, kelinci menjadi juara, namun si kura-kura dimarahi “Kamu ini si pemalas. Kamu ini lambat, lelet, tidak ada masa depan. Maka si kura-kura pun stres. Demikian juga ketika berganti pelajaran melompat dari tempat yang tinggi “Wah si burung senang sekali, karena dia melompat bahkan melayang-layang. Sapi dan gajah ketakutan karena badannya gemuk, dia jatuh akan susah bangun dan berdiri lagi. Maka dia dimarahi dikatakan “si gendut dan si rakus” Maka gajah pun stres.

Nah kenapa masing –masing menjadi stres? Padahal sebenarnya mereka tidak ada masalah. Yang menjadi masalah adalah kurikulum yang mereka ikuti yang mengharuskan binatang belajar berenang, belajar melompat, terbang dan belajar berlari. Padahal setiap binatang punya ciri khas, cara bergerak sendiri-sendiri.

Ini hanya iliustrasi, tapi kadang-kadang kasus serupa terjadi pada anak-anak kita. Tiap anak belajar semua hal yang sama. Maka ada anak yang mendapat label si hiperaktif, si lamban, si bodoh, si nakal dan sebagainya. Padahal belum tentu demikian, karena setiap anak punya cara belajar sendiri, kecerdasan sendiri. Kecerdasan aspeknya banyak, setiap anak tidak harus pandai setiap aspek. Ada anak yang punya kinestetik intelejen bagus sekali. Dia punya kepandaian menggerakkan tubuhnya dengan tepat. Dia bisa menjadi olahragawan yang hebat. Dia bisa menjadi juara, tapi dalam bidang lain dia harus pandai juga. Belum tentu dia pandai secara matematika. Anak yang lain mungkin punya kecerdasan yang bagus sekali. Dia pandai bergaul dan dia punya kelemahan dalam matematika. Kalau kita cap anak seperti ini anak bodoh, dia akan stres dan tertekan. Padahal kalau kita mengerti bahwa setiap anak memang unik,anak yang punya kepandaian bergaul,mungkin bisa menjadi marketing yang luar biasa. Mungkin dia bisa menjadi pedagang, dengan relasi yang luas. Soal menghitung bukankah ada kalkulator, komputer yang dengan sangat praktis bisa membantu si pedagang menghitung-hitung yang memang juga tidak perlu serumit yang harus dia pelajari. Seperti kalkulus, integritas, integral dan sebagainya yang membuat anak pusing tujuh keliling.

Karena itu rupanya kurikulum sekolah-sekolah harus lebih diberikan perhatian pada keunikan setiap anak. Setiap anak sebenarnya cerdas hanya cerdasnya berbeda-beda.

Sebagai contoh misalnya Thomas Alfa Edison, yang menemukan lampu. Tapi ternyata dalam sejarah hidupnya diceritakan bahwa anak yang lahir di Porth Hourun Michigan ini diperkirakan IQ-nya hanya 81 saja, atau bodoh sekali. Bahkan anak ini didaftarkan disekolah dua tahun lebih lambat karena penyakit jengkring atau scarlet fever dan infeksi pernapasan. Akibat penyakit ini maka dia berangsur-angsur tuli. Dia dikeluarkan dari sekolah, telah sekolah selama tiga bulan. Dan gurunya menyatakan bahwa dia adalah anak yang terbelakang. Tapi Thomas Alfa Edison senang dengan seluk-beluk mesin. Dia suka sekali bermain dan mengutak-atik bahkan pernah dia membakar gudang ayahnya, karena permainannya. Tetapi walau dia tidak sekolah secara formal, Thomas Alfa Edison kecil saat itu adalah orang yang dengan tekun mencoba-coba, suka sekali otak-atik, suka sekali hal-hal yang teknis. Maka Thomas Alfa Edison akhirnya pun berhasil menemukan lampu bahkan dia juga sebenarnya yang merintis perkeretaapian.

Luar biasa bukan anak yang dicap bodoh oleh guru di sekolah, ternyata justru dikenal sebagai orang yang pandai. Karena sebenarnya setiap anak itu pandai hanya bidang kepandaiannya yang berbeda. Orangtua tidak perlu khawatir sebenarnya dengan keadaan anaknya. Setiap anak pasti memiliki kepandaian tersendiri. Temukan dorong dia di sana dan jadikan dia orang-orang yang berhasil
Diposkan oleh Jarot Wijanarko di 19:43 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Berbagi ke Google Buzz

Label: inspirasi hari ini
PENTINGNYA PERSEPSI

Ada sebuah sekolah, yayasan, memasang iklan, dibutuhkan guru yang istimewa, guru teladan, guru yang cinta anak-anak yang berdedikasi tinggi, akan mengajar sebuah kelas khusus. Dan guru ini ditawarkan fasilitas yang lebih, tunjangan yang lebih, gaji yang lebih. Maka alkisah ada seorang guru yang merasa dirinya guru terbaik, dia merasa bahwa saya adalah orang yang penuh pengabdian. Maka dia melamar untuk posisi tersebut. Dan benar dia diterima dan mendapat gaji yang lebih daripada yang lain.

Maka mulailah dia mengajar kelas khusus itu. Dan sebenarnya kelas khusus itu adalah kumpulan anak-anak nakal. Dikumpulkan dalam satu kelas tersendiri. Dan guru benar-benar mulai menjumpai bahwa kelas ini tidak bisa diatur. Setiap hari anak pindah kursi, pindah tempat duduk, berganti-ganti secara acak. Kalau dia menulis dipapan tulis, maka dia mulai menjumpai ada beberapa pesawat terbang dari kertas beterbangan. Kalau dia menjelaskan maka selalu ada yang mengajak berdebat karena ini adalah kumpulan anak-anak yang suka berdebat.

Si guru sempat bingung bagaimana menangani anak-anak ini, sampai suatu ketika dia mendapat daftar nama dari kepala sekolah. Dan dia manggut-manggut karena dia menjumpai di samping setiap nama anak dia menjumpai angka-angka besar. Ada angka 120, 130, 117 paling kecil 111. Oh, si guru mulai menyadari pantas anak itu aktif luar biasa. Pantas anak itu suka berdebat. Pantas anak itu ada saja idenya ingin selalu pindah tempat duduk. Pantas anak itu selalu ramai. Karena mereka adalah kumpulan anak-anak dengan IQ tinggi. Begitu beragam IQ mereka minimal 111. Si guru menyadari bahwa anak-anak itu IQ-nya tinggi, maka dia mulai memperlakukan mereka seperti anak-anak ber-IQ tinggi.

Seperti yang dia mengerti, dia sadari dari daftar nama yang dia dapat dari kepala sekolah. Dia mulai mengajar dengan sistem untuk anak-anak IQ tinggi. Dia mulai membagi kelompok-kelompok, Dan setiap kelompok anak belajar, kadang-kadang dia memberi kesempatan memilih. Mau belajar apa hari ini? Sehingga setiap anak akan belajar seiring ritme phisikologinya, kalau kita mau menyebut istilah ritme phisikologis dia lagi mood belajar bidang apa di hari itu. Setiap akhir bulan si guru akan mengevaluasi beberapa mata pelajaran belum dipilih dikelompok ini, maka dia akan mengarahkan kelompok itu untuk belajar hal itu. Sehingga setiap anak akan belajar dengan senang,Dia mulai menggilir anak-anak yang suka berdebat ini, maju kedepan untuk presentasi, sedangkan yang lain diperbolehkan mendebat. Dan kalau guru melihat, bahwa yang disampaikan kurang, maka dia akan menambahi materinya sehingga anak-anak belajar secara aktif. Sekarang dikenal dengan actif learning.

Singkat cerita setahun kemudian, ketika ada kenaikan kelas maka kepala sekolahnya dibuat terkejut. Bahwa para juara muncul dari kelas ini dan kelas itupun rata-rata nilainya lebih dari yang lain. Si guru dipanggil dan ditanya oleh kepala sekolah. Apa yang kamu lakukan untuk anak-anak nakal itu, sehingga mereka menjadi pandai. Si guru keheranan dan bertanya kepada kepala sekolah.”Kenapa bapak tanyakan itu? Kenapa bapak tanyakan apa yang saya lakukan sehingga mereka menjadi pandai. Bukankah mereka anak-anak pandai? Kepala sekolah menggelengkan kepala. Mereka bukan anak pandai, mereka anak nakal dan bodoh. Bahkan beberapa terbelakang. Tapi Pak, saya melihat daftar nama yang bapak berikan IQ mereka tinggi-tinggi. Kepala sekolah menggeleng lagi.”IQ ? IQ yang mana? IQ mereka di bawah rata-rata.

Tapi bapak memberikan daftar kepada saya daftar nama dengan nomor angka disebelahnya semuanya tinggi-tinggi paling kecil 111. Dan kepala sekolah berkata ”itu bukan daftar IQ, itu nomor kursi mereka. Karena kalau tidak diberi nomor kursi, mereka akan selalu pindah. Kelas ini adalah kelas nomor 6 di sekolah ini tentu nomornya tinggi-tinggi. Karena itu adalah kelas terakhir dari sekolah ini. Itu bukan daftar IQ itu daftar nomor kursi.
Sudah terlanjur. Gurunya berfikir bahwa mereka pandai-pandai. Sudah terlanjur selama 1-2 tahun mereka diperlakukan seperti orang pandai. Satu tahun 12 bulan, 30 hari sebulan, 4 minggu, 6 jam sehari mereka diperlakukan seperti orang pandai. Ketika mereka diperlakukan seperti orang pandai, hari demi hari, minggu demi minggu, bulan demi bulan maka itu menjadi sebuah terapi yang luar biasa. Si anak pun sering disebut gurunya kalian ini orang-orang istimewa dengan IQ tinggi maka anak mulai menilai IQ-nya tinggi. Dia dinilai IQ-nya tinggi, diperlakukan seperti orang IQ-nya tinggi, diberi kesempatan berbicara maka ternyata itu membuat mereka menjadi seperti itu. Dari kisah ini saya belajar bahwa persepsi pendidik, persepsi orang tua, itu sangat penting. Karena itu untuk mendidik anak, membangun anak.

Pertama kita membangun persepsi tentang mereka. Kalau kita persepsikan anak itu pandai dia jadi pandai. Kita yakin dia pandai, menjadi pandai. Engkau persepsikan pasanganmu orang yang baik, engkau perlakukan dia seperti orang baik-baik dia akan menjaga persepsi itu dia menjadi orang baik. Karena dia menjaga imagenya menjadi orang baik dia tidak mau mengecewakan persepsi orang. Memang kadang tidak terjadi seperti itu tapi mayoritas bisa terjadi seperti itu. Bahkan waktu kalau cukup panjang akhirnya membuktikan bahwa prinsip ini terjadi. Persiapkan anak-anak generasi baru yang sukses dengan memperlakukan mereka selayaknya, sewajarnya, bahkan memperlakukan mereka dengan baik.

RABU, 25 AGUSTUS 2010

MEMOTIVASI ANAK

Untuk membuat seorang anak berhasil maka ia harus dimotivasi, tapi banyak orang berkata kepada saya, “Anak saya sudah saya motivasi tapi tidak ada efeknya, tidak ada dampaknya.” Yang lain lagi berkata,”Anak say terlalu cuek.” Maka mari kita belajar dari Anne sullivan memotivasi seorang anak cacat bernama Hellen Keller meraih kesuksesan. Ia adalah orang buta pertama yang meraih gelar sarjana. Anne sullivan memberikan tips bagaimana memotivasi anak supaya nantinya bisa sukses. Saya yakin anak saudara, bapak ibu tidak separah Helen Keller. Kalau Helen Keller saja yang buta tuli bisa akhirnya sukses, maka tentu anak kita juga bisa sukses.

Nah apa tips dari Hellen Keller. Sederhana saja berikan dia reward, berikan dia imbalan untuk sebuah perubahan kecil saja asal positif. Banyak orangtua tidak sabar menunggu perubahan yang besar, padahal seharusnya dengan perubahan kecil saja asal positif maka seharusnya diberi reward. Saya pernah terapkan prinsip ini pada anak saya. Anak saya yang pertama memang selalu juara. Anak yang kedua IQ-nya tinggi tapi akademiknya kurang bagus bahkan ia sempat hampir-hampir tidak naik kelas. Karena setiap ulangan nilainya 2,5,2,7 dan 3. Itu terjadi selama beberapa bulan. Lalu kami pergi saya dan istri juga anak saya ke phisikolog untuk konseling dan akhirnya ada beberapa tips pendampingan yang lebih banyak, diajari menulis karena dia pandai IQ-nya tinggi tapi ia malas menulis.

Luar biasa. Ia les mandarin tapi tidak pernah bawa catatan, ia hanya melihat, menghafalkan, ia bisa membaca Mandarin karena bisa menghafalkan dengan bagus, menghafalkan secara spasial. Dia bisa mengingat dengan memorinya huruf-huruf kanji itu tapi dia tidak pernah mencoba menulis, karena dia malas menulis. Nah kenapa kalau ulangan nilainya 2,3? Walaupun IQ-nya tinggi, dia malas menulis. Ada ulangan lima romawi, Romawi 1 tinggal memilih A atau B atau C dia tinggal melingkari. Dia lingkari dan semuanya benar, tapi begitu mulai menulis harus menyusun kalimat, dia malas menulis. Dia tahu tapi malas menulis. Itu sempat saya alami dengan anak saya sehingga nilai ulangannya ada 2,3 dan 3,0 karena hanya romawi dimana tinggal memilih itu yang dikerjakan. Kalau ulangan kenaikan kelas dimana hanya tinggal memilih semuanya, dia kerjakan semuanya dan nilainya 100. Tapi kalau ulangan harian, ulangan mid semester, dimana ada menulisnya, dia malas menulis.

Dengan problem seperti itu ketika saya pergi ke phisikolog untuk menangani anak saya sendiri, maka kritik dan saran supaya saya mengurangi kegiatan sosial, mengurangi kegiatan keluar rumah. Demikian juga istri saya, salah satu harus ada yang mendampini anak belajar, mengajari dia menulis. Singkat cerita dengan segala macam kegiatan yang kami kurangi terutama istri saya, maka anak saya ada perbaikan. Kalau dulu nilainya hanya 2,5 3,0 sekarang 3,5 -4,0. Nah saya tidak tahu sikap ibu-ibu lain yang menjumpai anak seperti itu.Tapi saya mendengar menjumpai berkata kepada anaknya ”Mama sudah kurangi kegiatan, tidak ikut arisan dan kegiatan ini dan itu, demi kamu, menunggu kamu belajar dan hanya naik dari 3.0 menjadi 3,5. Kamu itu dasar bodoh! Nah ini orangtua yang tidak mengerti prinsip Anne Sullivan yang membuat Helen Keller menjadi oarang yang sukses. Kalau anak saya yang tadinya 3.0 menjadi 3,5 maka saya tidak berkata seperti kebanyakan ibu-ibu lain. Tapi istri saya berkata kepada anak saya ”Wah hebat kamu ya ”Dulu kamu 3,0,sekarang 3,5 Wah lumayan yah! nanti kalau ulangan lagi 4,5 yah! Dia menjadi semangat karena dia merasa berhasil naik. Dan memang berhasil naik. Walaupun sedikit tapi positif.

Prinsip mendidik anak, memotivasi anak berikan dia reward imbalan untuk perubahan kecil saja asal positif. Dari 3,0 menjadi 3,5. Dari 3,5 kami beri target 4,5. Kami tidak beri target dia 100 atau 10 nanti tidak bisa dicapainya. Karena targetnya achievable maka dia bisa mencapainya. Kami beri target lagi untuk mid semesternya 6.0. Lalu dia mendapatkannya dan dia naik kelas. Merasa berhasil dan dia senang karena mendapat reward atau pujian. Kasus anak saya yang saya ceritakan ini terjadi ketika ia kelas 2 SD. Dia sekarang sudah masuk kelas satu SMP, dan rangkingnya cukup bagus 5,6 besar.

Jadi ketika seorang berubah, kecil saja asal positif berikan dia imbalan atau reward. Ibu punya suami pelit, lalu suatu ketika dia memberi uang untuk diberikan kepada adik ibu, tapi pemberiannya hanya sedikit, jangan bilang tumben, atau jangan bilang “kalau ngasih itu yang benar ”kok ngasih hanya sedikit” dasar pelit. Dari tidak memberi jadi memberi, itu sudah perubahan kecil. Positif. Suami yang tidak pernah mengantar ibu, sekarang mau nganter jangan bilang “tumben”. Tapi berikan dia reward, pujian karena semua orang pada dasarnya senang mendapatkan reward atau imbalan. Imbalan yang paling murah adalah pujian. Itu murah hanya butuh sedikit kebaikan hati. Imbalan tidak harus berupa uang atau barang. Perhatian dan pujian itu sudah merupakan reward atau imbalan. Berikan imbalan atau reward untuk sebuah perubahan kecil saja asal perubahan ke arah positif. Maka cepat atau lambat, waktu terus berjalan, perubahan kecilnya semakin banyak maka akhirnya menjadi sebuah perubahan besar. Itulah cara merubah orang lain, merubah diri sendiri, merubah anak kita, supaya semuanya akhirnya hidup sukses
Diposkan oleh Jarot Wijanarko di 19:35 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Berbagi ke Google Buzz

SENIN, 02 AGUSTUS 2010

LINGKUNGAN DAN DORONGAN POSITIF

Untuk membentuk anak-anak sukses maka lingkungan yang positif itu penting. Kecerdasan itu dipengaruhi oleh genetik, terapi, gizi dan juga khususnya kecerdasan emosi, kecerdasan spritual. Bahkan kecerdasan IQ pun bisa dipengaruhi oleh lingkungan.

Sucess Ltd. sebuah lembaga penelitian tentang kecerdasan anak, pada 1976 menceritakan kisah ini, kisah di Israel, di Kids Buds, yaitu tempat-tempat pelatihan anak. Mereka mengevaluasi bahw IQ rata-rata anak Yahudi Timur hanya 85. Sementara anak-anak Yahudi Eropa,105. Ini membuktikan bahwa anak Yahudi Eropa lebih cerdas daripada anak Yahudi Timur. Tapi apakah benar demikian?

Lalu diadakanlah percobaan selama 4 tahun, dalam Kids Buds, tempat pelatihan, anak-anak Yahudi dari Eropa Timur, Eropa Barat digabung menjadi satu. Suasana tempat penampungan, tempat asramanya, demikian hebat. Setiap anak dimotivasi untuk maju dan setiap perbuatan baik mendapatkan reward. Anak-anak ditantang maju dan setiap maju mendapat sesuatu. Maka cukup menarik, bahwa 4 tahun kemudian ternyata IQ-nya justru sudah mencapai 110-115. Jadi dari bahan baku tadi dikumpulkan maka semuanya mencapai hampir sama. Jadi memang IQ bisa dinaikkan sampai usia orang 18 tahun. Ketika berkumpul dalam komunal yang antusias maka ternyata yang tadinya rendah pun bisa terdongkrak menjadi naik. Lingkungan memang benar-benar mempengaruhi.

Neil Mohne dalam bukunya “Believe Can Influence Attitude” dengan tegas melukiskan kebenaran tadi bahwa lingkungan mempengaruhi bukan hanya attitude sebenarnya bahkan IQ. Mohne menceritakan kisah eksperimennya yang dia lakukan di kawasan Teluk San Fransisco. Kepala sekolah ini memanggil tiga profesor dan berkata

”Karena anda sekalian adalah tiga pengajar yang paling baik dalam sistem kita, dan mempunyai keahlian yang besar kami akan memberi anda 90 orang siswa yang paling baik. Kami akan membuat kelas khusus kelas istimewa dan diajar oleh anda para pengajar yang istimewa. Maka dari sekolah yang terdiri dari 8 kelas untuk satu levelnya diambil kelas khusus yang terdiri dari anak-anak yang disebut khusus dan diajar oleh guru khusus.”

Seiring berjalannya waktu, setiap murid dalam kelas khusus tadi merasa dirinya adalah orang khusus yang dipilih secara khusus. Mereka menjadi antusias, begitu bergairah karena masuk dalam kelas khusus. Guru-guru yang di antara para guru yang dipilih mengajar kelas ini juga menilai dirinya adalah guru yang spesial. Maka mulailah terbangun gambar diri yang bagus, mereka mengajar dengan antusias, karena mereka diberi kesempatan untuk mengajar kelas khusus.

Singkat cerita setelah berjalan waktu 1, 2 tahun, maka dari kelas khusus inilah muncul para juara-juara di sekolah itu. Maka 2 tahun kemudian si kepala sekolah mulai berkata, membuka rahasianya, sebenarnya kelas khusus ini tidak berisi anak-anak yang ber-IQ tinggi, karena namanya diacak oleh komputer dan dipilih. Demikian juga gurunya, sebenarnya bukan guru pilihan. Tapi juga diacak dengan cara yang sama.

Rupanya apa yang terjadi, selama 2 tahun guru punya penilaian terhadap diri sendiri, bahwa saya guru teladan Ia mulai bertingkah laku menjaga image tersebut dengan bekerja lebih baik. Murid-murid yang terpilih merasa bahwa dirinya orang khusus adalah anak pilihan, bertingkah laku seperti anak pilihan, untuk menjaga image anak pilihan tersebut. Maka sewaktu berjalan selama 2 tahun, membuat kelas ini memiliki prestasi yang menonjol. Itulah kenapa banyak sekolah tidak salah membangun sebuah image.

Apa yang mau saya katakan di sini. Penting sekali juga seorang pribadi membangun image untuk dirinya sendiri. Atau orangtua membangun image untuk anaknya. Berikan cap yang baik untuk sianak. Kalau anak nakal, anak malas, kurang ajar jangan katakan kamu anak malas. anak nakal, anak kurang ajar tapi katakan kamu anak baik, kamu anak rajin tidak boleh malas, kamu rajin pasti bisa karena kamu anak pandai.

Jadi berikan cap atau image kepada anak, kamu anak baik, kamu anak pandai, kamu anak soleh. Kalau dia berbuat nakal, katakan anak soleh tidak boleh kurang ajar, jangan justru dicap anak kurangajar kamu, anak goblok, anak tidak tahu diuntung dan sebutan atau cap-cap, kutukan-kutukan yang lainnya. Karena itu hanya membuat lingkungan menjadi negatif dan dia akan menjadi seperti apa yang dikatakannya kepadanya. Lingkungan yang positif membangun attitude yang positif. Attitude yang positif membangun kisah sukses.

SENIN, 02 AGUSTUS 2010

KREATIFITAS

Pendidikan di Indonesia secara akademis, sebenarnya luar biasa. Anak-anak yang dari sekolah nasional indonesia dan pindah kesekolah internasional, mereka merasa bahwa pelajarannya jauh lebih mudah. Lebih mudah, fun, banyak main game, banyak jalan-jalan, olahraga, seni, kreasi dsb. Karena memang secara akademis Indonesia sebenarnya tidak kalah dengan negara-negara lain. Lihat saja, begitu banyak pertandingan olimpiade kimia, fisika, matematika kalau tidak dari China pasti dari Indonesia juaranya untuk skala internasional. Saya tidak mendengar bahwa juara matematika, kimia fisika itu dari Eropa, Australia atau Amerika. Karena memang beban akademis di indonesia sebenarnya cukup bagus.

Banyak keluarga yang pindah ke Australia menjumpai, bahwa anaknya yang Taman Kanak-Kanak bisa mengerjakan pelajaran matematika anak Australia kelas 1 atau kelas 2 Sekolah Dasar. Tetapi mengapa kita kalah bersaing dalam persaingan global? Karena memang secara akademik IQ indonesia cukup bagus, tapi secara kreatifitas kita kurang. Oleh sebab itu perlu sekali menekankan kepada orangtua dan guru untuk meningkatkan kreatifitas anak-anak.

Saya pernah membuat seminar buku yang saya tulis, yaitu anak cerdas atau multiple intelejen. Saya keliling indonesia, semua propinsi, guru-guru TK dikumpulkan, untuk seminar multiple intelejen, hal-hal apa yang penting bagi kecerdasan si anak supaya nanti anak berhasil. Lalu ketika guru-guru TK berkumpul, saya memberikan mereka perintah yang harus selesai dalam hitungan detik. Saya perintahkan kepada mereka dengan cepat saja, “ayo tolong digambarkan matahari”1,2,3,4,5 sudah selesai. Sekarang gambarkan gunung, hitungan kelima harus selesai karena cukup dengan sketsa saja. Gambarkanlah sungai, lalu mereka mulai menggambar, kalau tidak sungai diganti jalan juga boleh”

Yang cukup menarik ketika ribuan orang, saya suruh menggambar gunung, ditambah matahari dan sungai maka 95% gunungnya ada dua dengan matahari di tengah-tengah gunung, jalan atau sungai keluar juga dari tengah-tengah gunung. Sedikit sekali yang menggambar gunungnya satu, atau gunungnya 3. Turun temurun seperti itu. Lalu saya berkata kepada guru-guru TK dan SD dengan mudah sekali ”ingin tahu kenapa anak-anak kita tidak kreatif? karena gurunya juga tidak kreatif. Turun-temurun itu yang digambar. Jadi kita perlu mengajarkan hal yang sederhana. Yang namanya kreatifitas beri kebebasan pada anak untuk menggambar. Menggambar gunung 1, gunung 3, atau 5, bahkan matahari 4 pun tidak salah.

Saya pergi kekota medan, dan saya menjumpai seorang anak menggambar gunung dengan mataharinya 4. Lalu saya tanya kenapa mataharinya 4? Ia menjawab,”Iya, Om. Kalau satu kan kasihan dia kesepian. Anak ini punya sosialisasi pasti bagus. Dan menggambar matahari 4 tidak salah, karena matahari itu kan salah satu bintang didalam galaksi bimasakti. Ada banyak galaksi di alam semesta ini, dalam satu galaksi ada ribuan bintang, satu bintang namanya matahari, dikelilingi ada sembilan planet. Maka sebenarnya menggambar matahari lebih dari satu juga tidak salah secara ilmiah. Guru beri kesempatan anak menggambar sebebas mungkin dan hargai kreatifitasnya bukan secara visual bagus apa tidak. Seorang anak mungkin kreatifitasnya dan kepandaiannya harus dinilai tinggi, walaupun tehnik menggambarnya tidak baik.

Contoh ketika seorang anak saya beri intruksi coba gambarkan gajah! Ada yang menggambar gajah bagus sekali, wah kelihatan belalainya, kakinya proposional. Ada seorang anak yang menggambar dengan gambar hanya bulat, lalu sebuah titik ditengah, lalu saya bertanya ”Apa ini gajah? Mana kakinya? Mana belalainya? Lalu dia berkata,”Om ini gajah dari belakang, jadi cuma kelihatan pantatnya yang bulat.

“Lalu titik itu apa?”

“Titik ini ekornya lagi lurus”

Saya hargai kretifitas anak itu. Dia tidak pandai menggambar tapi logika otaknya jalan. Toh perintahnya hanya menggambar gajah, dari samping, dari belakang, dari depan, namanya gajah juga. Lalu mana kakinya? Kan lagi duduk, kakinya tidak kelihatan. Jadi hanya bulat diberi titik.

Ketika mengajak anak berbicara tentang gambarnya maka kita bisa menilai kreatifitasnya. Jadi untuk anak kecil kita perlu menyuruh mereka menggambar dan mengajaknya berbicara baru menentukan nilainya.

Guru jangan menilai anak yang menggambar pohon tanpa daun dianggap belum selesai dan nilainya jelek. Mungkin dia lagi berfantasi, bahwa di luar negeri lagi musim gugur, tidak ada daunnya. Jadi kreatifitas apapun itu sah-sah saja, dan supaya nanti anak berhasil harus punya kreatifitas tertinggi. Orangtua dan guru tidak boleh memasung kreatifitas anak. Dalam hal bermain biarkan mereka bermain, yang membangun kreatifitas bukan hanya menonton film yang tinggal menikmati. Tapi bermain yang menyusun.

Kalau punya anak 2, 3, dan 4 tahun berikan mainan yang bisa dibongkar pasang, kenapa? karena kalau dibelikan mainan yang tidak bisa dibongkar akan dibongkar juga. Karena anak ingin tahu, oh tangannya bisa bergerak karena begini, rodanya bisa bergerak karena begini. Dia membongkarnya lalu dia menambah satu pengetahuan oh, ternyata bisa bergerak karena begini. Bagi mereka selesai dibongkar maka selesailah apa yang ingin mereka ketahui. Jadi memang justru itulah yang sebenarnya yang dibutuhkan oleh si anak. Mereka bertambah pandai, kreatif, main bongkar pasang, karena diberikan mainan yang bisa dibongkar pasang. Kreatifitas itu akan menjadi akar penentu dalam keberhasilan.
Diposkan oleh Jarot Wijanarko di 18:23 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Berbagi ke Google Buzz

Label: inspirasi hari ini
RABU, 28 JULI 2010

KISAH KUTU LONCAT

Keberhasilan anak dimasa depan sangat dipengaruhi oleh kecerdasan hati dan kecerdasan spiritualnya 80%, kecerdasan intelektual hanya mempengaruhi 20%. Kecerdasan hati ini diantaranya adalah keyakinan bahwa ia mampu untuk melakukan sesuatu yang biasa disebut self lmage atau gambar diri atau citra diri yang baik.

Suatu penelitian pernah diadakan terhadap beberapa kutu loncat. Jadi ini kisah mengenai kutu loncat. Seorang peneliti dari fakultas biologi meneliti kutu loncat. Cerita ini sebenarnya hasil sampingan dari penelitian, penelitiannya sendiri bukan mengenai hal ini. Ia meneliti untuk tujuan tertentu dan ia mengumpulkan kutu loncat dalam toples-toples dan ditutup dalam plastik. Namanya juga kutu loncat, kutu yang senang meloncat-loncat. Ketika dimasukkan kedalam toples, toples itu bunyinya riuh sekali, pletok…pletok..pletok..kenapa? Karena kutunya melompat dan membentur plastik tutup toples. turun lagi, lompat lagi, menabrak tutup yang dari plastik, dan berbunyi riuh sekali.

Beberapa minggu kemudian ia menjumpai bahwa sekelompok toples tidak ada bunyinya lagi. Kenapa tidak berbunyi? Apakah kutunya tidak melompat? Apakah sudah mati? Ketika ia melihat dalam toples, kutu yang sudah lama dimasukkan itu masih melompat, tetapi tidak setinggi ketika pertama kali dimasukkan. Rupanya ketika kutu itu melompat, menabrak plastk penutup berulang-ulang, nabrak, terpentok-pentok jadi sakit, lalu ia mulai menyesuaikan tinggi lompatannya supaya pas dengan ukuran tinggi toples. Karena toples itu sudah tidak dibutuhkan lagi maka si peneliti mulai membuka tutup toples. Plastik dibuka, dan yang cukup menarik ternyata si kutu tetap melompat rendah. Karena ternyata sudah 3 sampai 5 minggu, ia menyesuaikan diri dengan toples, sudah terbiasa dengan kondisi itu, bahkan ketika toples sudah dibukapun mereka tidak melompat tinggi, mungkin mereka berpikir masih ada penutup toplesnya.

Sering kejadian dan peristiwa-peristiwa gagal membuat seseorang mengukur dirinya ukuran saya hanya setinggi ini. Gagal itu menyakitkan, terbentur-bentur itu menyakitkan, dan orang tidak mau sakit untuk yang berikutnya lagi, maka dia mulai mengukur tingginya, mengukur kemampuannya, menaruh batas dalam pikirannya. Inilah batas untuk saya. Padahal sebenarnya, pada suatu ketika tutup itu sudah tidak ada lagi, batas itu sudah tidak ada lagi, batas itu sudah hilang. Karena naiknya tingkat kemampuan kita, sesuai dengan pertumbuhan, sesuai pertumbuhan pendidikan. Sesuai dengan pertambahan kemampuan, tetapi sering orang dengan bertambahnya pendidikan, bertambahnya usia dia masih menganggap bahwa batas itu ada. Orang yang menganggap dirinya tidak mampu melakukan sesuatu padahal dia mampu, apa batasnya? Dia berfikir bahwa tidak mampu itulah batasnya.

Penting sekali untuk mendidik anak-anak adalah menembus batas ini. Bagaimana cara melatih anak supaya anak mempunyai keyakinan yang tinggi, bahwa saya bisa melakukan sesuatu. Maka berikan anak target-target yang bisa dicapai. Target-target yang achievable. Kalau anak sering diberi target yang lebih tinggi, maka anak akhirnya merasa sebagai orang gagal, gagal dan gagal dan dia menaruh batasan dipikirannya saya orang gagal.

Contoh kalau anak bapak-ibu, saudara misalnya disekolahnya rangking 20, 30, maka jangan ditargetkan dia rangking 1. Dia akan merasa gagal. Kalau anak ibu nilai ulangannya matematika, PPKN, atau yang lain nilainya 5-6-5-5-4, berikan dia target 6,5 jangan diberi target 10. Berikan target yang bisa dia capai. Anaknya rangking 20 diberi target rangking 1, kalau kamu rangking 1 papa akan belikan hp, nanti dibelikan komputer. Rangking 20 disuruh rangking 1, anak akan berkata”Pa, tidak ada yang mustahil bagi Tuhan, tapi itu mustahil bagiku.” Anak tidak termotivasi.

Saya punya anak memang para juara, rangking 1, 5 besar, 6 besar, tapi anak saya nomer 2 juga pernah tidak rangking. Ketika dia hanya rangking 19 saja,”bagus dong pak, mendingan. Bagaimana mendingan? Satu kelas hanya 19 anak, dia menjadi rangking yang paling rendah di kelasnya. Maka saya beri dia target, kalau kamu bisa 15 besar. 15 besar itu maksudnya 4 dari bawah, tapi kalau 4 dari bawah itu konotasinya jelek sekali. Jadi saya bilang pada anak saya, kalau kamu bisa 15 besar.

Dia rangking 19, lalu diberi target rangking 15, dia akan merasa pasti bisa. Dia akan berjuang dan dia mendapat rangking 15. Saya bilang lagi kalau kamu bisa 12 besar, maksudnya sama dengan 6 dari bawah, tapi itu kata yang tidak bagus. Maka saya beri istilah 12 besar, dan dia naik menjadi 12 besar. Ketika anak diberi target achaiveable dia akan merasa saya bisa, saya mampu. Penting untuk mengumpan anak bahkan mengumpan diri sendiri. Mengumpan seseorang dengan keberhasilan-keberhasilan kecil yang bisa diraih. Karena dengan memberikan keberhasilan-keberhasilan kecil, dia akan muncul percaya diri, mampu bahwa saya bisa. Sikap mampu bahwa bisa itu sudah 50% bisa.

Banyak orang sebenarnya dia mampu berbuat sesuatu tapi dia berfikir saya tidak bisa. Maka dia tidak mencoba. Kenapa tidak mencoba? Karena dia berfikir bahwa dia tidak bisa. Banyak orang sebenarnya bisa tapi dia berfikir tidak bisa. Perlunya mengumpan anak dengan keberhasilan-keberhasilan kecil, target yang bisa dicapai. Kalau anak menilainya 4,5 nanti tidak naik kelas, berikan dia target 6 dulu. Karena dengan nilai 6 saja dia akan naik kelas. Tapi kita bisa naikkan target itu untuk semester berikutnya, target 6 bisa naikkan target 7.

Jadi anak diberi target sesuatu yang dia yakin dia bisa mencapai. Kita motivasi dengan sedikit tambahan motivasi. Dia akan mencoba dan kemungkinan besar dia akan meraihnya karena targetnya adalah target-target yang achivable. Memberikan target kepada anak berlebihan adalah hanya akan membuat anak itu sengsara. Dia mulai merasa tidak mampu, merasa gagal. Tumbuh sikap bahwa setiap orang yang gagal dan ia tidak akan pernah berhasil. Tumbuhkan citra diri anak, karena citra diri adalah bagian dari kecerdasan emosi yang membuat anak-anak berhasil.

RABU, 28 JULI 2010

KECERDASAN BAHASA

Berbicara tentang kecerdasan linguistik (Linguistik intelejen) kemampuan berbahasa, maka ini berhubungan dengan keberanian berbicara, senang berbicara dan juga bahasanya komunikatif. Saya beri contoh sering terjadi suami istri bersama-sama pergi ke pesta pernikahan, atau pesta lainnya. Istri makan dan kursi di sebelahnya kosong. Ia melihat suaminya tidak jauh darinya, berdiri dan juga makan sendirian. Sang istri ingin suaminya duduk di sebelahnya.

Saya sering menjumpai kisah yang unik, ternyata sang istri yang ingin suaminya yang ada disebelahnya ini, tidak berbicara apa-apa dari mulutnya. Dia hanya menggerak-gerakkan tubuhnya dengan bahasa tubuh dan berharap dengan begitu suaminya akan mengerti. Dalam hati ia berkata ”harusnya ia kemari dong” harusnya ia ke sebelah saya, kan ia melihat saya sendirian. Masa ia tidak kemari sih! Itu laki-laki kok bebal sekali sih! Ia ‘kan lihat saya sendirian.”

Si istri hanya berbicara dalam hati tidak mengutarakannya hanya berbicara dengan bahasa tubuhnya dan berharap suaminya tahu. Pulang dari pesta pernikahan mereka bertengkar, dan si istri tetap tidak mau berbicara, ia masih berbicara dalam hatinya. ”Harusnya ia tahu dong salahnya apa!”

Suami tidak tahu salahnya apa, ia berfikir kenapa istrinya marah-marah, salah saya apa? Suami tidak mengerti salahnya apa? Mereka berdua, suami istri ini, kalau dibuka raportnya lihat transkripnya, jangan-jangan nilai bahasanya 9atau 10, jangan-jangan pelajaran tata bahasanya 9 atau 10, jangan-jangan grammar-nya 9 atau 10.

Jadi seseorang bisa punya nilai akademik bahasa yang tinggi tapi gagal dalam hidup, gagal dalam berkomunikasi, kenapa? Karena bahasanya tidak komunikatif. Kenapa tidak komunikatif? Karena tidak diucapkan. Sering terjadi juga di kantor-kantor seorang pegawai dengan sibuknya mempersiapkan kepanikan ini kepanikan itu, launching produk ini dan itu dengan paniknya ia bekerja dengan lelahnya, sementara pegawai yang lain tidak bekerja selelah itu, bahkan lebih santai. Yang bekerja dengan rajin itu tidak mengajak yang lain bekerja. Dia hanya berkata dalam hati, ”Harusnya mereka tahu dong saya lagi lelah, harusnya dia bantu saya dong, dia kan lihat saya lagi sibuk.”

Jadi banyak orang tidak mengucapkan apa yang ada dalam hatinya. Dia berharap orang lain tahu. Orang itu kalau dibuka raportnya, dilihat transkripnya, bisa-bisa nilai bahasanya 10 atau 9. Tetapi dalam pekerjaan dia tidak berhasil, kenapa? karena dia tidak berkomunikasi dengan baik. Terlalu banyak orang gagal dalam berkomunikasi, karena mengharap orang lain tahu, mengharap pasangan tahu. Betapa banyak ibu-ibu masuk kamar atau suami sebaliknya dan dia berharap suami menyusul masuk kamar,”Apa dia tidak tahu kalau lagi ditungguin? Kenapa sih tidak masuk-masuk kamar? Lalu bertengkarlah mereka. Kenapa? Karena mereka tidak berkomunikasi dengan baik. Halangannya adalah mereka mengharap orang lain tahu.

Dalam berkomunikasi saya akan berikan tips: Jangan mengharap orang lain tahu. Keluarkan isi hati dan berbicaralah. Bahasa yang komunikatif adalah bahasa yang diucapkan tentunya. Memang bahasa yang diucapkan tentunya disertai dengan bahasa tubuh akan menjadi lebih jelas. Tetapi kalau hanya dengan bahasa tubuh dan mengharap orang lain tahu, bisa-bisa kau akan cepat mati kecewa, cepat mati kepahitan karena ternyata pasanganmu tidak mengerti bahasa tubuhmu.

Jadi tetap bahasa verbal itu penting, ucapkan apa yang harus diucapkan, sampaikan apa yang ada dihati. Untuk anak-anak, didik anakmu untuk menyampaikan isi hatinya. Ajari anak berbicara, bercerita soal cita-citanya, soal keinginannya, untuk beragumen kenapa dia lakukan ini dan itu. Mengapa dia bertengkar dengan adiknya. Berani berbicara menyampaikan isi hati, maka itu bagian dari kecerdasan linguistik yang penting. Supaya anak berhasil di kemudian hari.
Diposkan oleh Jarot Wijanarko di 19:01 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Berbagi ke Google Buzz

Label: inspirasi hari ini
KEBERHASILAN
Setiap zaman memerlukan kecerdasan yang lebih tinggi untuk tingkat keberhasilan yang sama. Contohnya, 50 tahun yang lalu seorang lulusan diploma bisa saja menjadi terpandai di kecamatannya, menjadi pejabat, menjadi camat. Sedangkan saat ini, di kecamatan yang sama untuk menjadi office boy mungkin dibutuhkan ijazah diploma. Tahun 1945, Indonesia dibuat terkagum-kagum dengan Ir. Soekarno. Seorang insinyur, ia manusia langka di indonesia saat itu. Ketika Bung Karno, demikian ia disebut, berpidato di radio, orang-orang, terutama di Jawa, ketika mereka di sawah, di ladang, sedang bekerja, mereka berhenti dari pekerjaannya hanya untuk mendengar pidato Bung Karno di radio. Maka banyak sekali orangtua pada saat itu ingin sekali anaknya menjadi insinyur.

Beberapa puluh tahun kemudian, atau pada saat ini, kita bisa melihat ribuan insinyur menganggur, kesulitan mencari pekerjaan. Tahun 1956-1960 banyak orangtua ingin anaknya menjadi dokter pada saat itu bahkan sampai sekarang adalah sebuah profesi yang bisa dikategorikan sukses dan memiliki kekayaan yang cukup. Tetapi hari-hari ini juga cukup banyak orang yang setelah selesai kuliah dokter akhirnya tidak prakter dan pindah ke profesi bisnis atau dagang yang dianggap secara riil lebih menguntungkan. Hari-hari ini mungkin lebih banyak orang ingin menjadi entertainer atau artis. Dan memang banyak jalur disediakan untuk itu

Jadi tentang figur sukses itu bisa berubah-ubah. Syarat minimal untuk sebuah keberhasilan secara pendidikan formal pun dituntut lebih tinggi hanya untuk sebuah keberhasilan yang sama. Ketika tahun 2004 syarat pendidikan minimal anggota DPR-RI adalah SLTA. Maka banyak caleg kelabakan bahkan merebak isu ijazah palsu. Hari ini bahkan untuk menjadi guru SD harus ijazah S1. Artinya apa? Setiap zaman memerlukan kecerdasan, pendidikan formal, IQ yang tinggi, hanya untuk tingkat keberhasilan yang sama dimana dekade sebelumnya tidak dituntut kecerdasan setinggi itu.

Karena itu untuk menjadi orangtua saat ini, kalau kita mau melahirkan suatu generasi baru, membuat anak-anak kita akan berhasil, orangtua perlu mendorong dan menyekolahkan anaknya lebih tinggi dan lebih tinggi lagi. Karena semakin ke depan, tidak ada tempat bagi mereka yang tidak memiliki pendidikan tinggi.

Apakah itu cukup? Tetap saja tidak. Karena dekade ke depan tentunya akan ada banyak jutaan sarjana atau S2 yang mencari pekerjaan. Karena itu selain pendidikan formal atau kecerdasan otak, kita perlu mempersiapkan anak-anak kita kecerdasan hati, kecerdasan spiritual.

Prof. Dr Daniel Gullman, bapak manajemen modern Amerika, mengatakan bahwa keberhasilan justru dipengaruhi 80% oleh kecerdasan emosi dan kecerdasan spritual. Emotional Quotien dan Spritual Quetien. Ada orang yang menggabungnya nemjadui EESQ Emotional Spritual Quession. Sebagai orangtua kalau tujuan supaya anak kita berhasil, bukan supaya memilki ijazah. Maka seharusnya kita memperhatikan yang 80% tetapi 20% pun pendidikan formal tidak boleh diabaikan karena setiap zaman butuh pendidikan yang lebih tinggi untuk keberhasilan yang sama.

RABU, 28 JULI 2010

INTEGRITAS

Keberhasilan seseorang sangat dipengaruhi oleh kecerdasan spritual. Kecerdasan spritual adalah kemampuan seseorang untuk menangkap kehendak Tuhan dalam kehidupannya. Apakah maksud yang baik dari sebuah peristiwa. Apakah itu peristiwa baik ataupun peristiwa yang tidak baik. Makin cepat orang mengambil kesimpulan dari sebuah peristiwa makin cerdas secara spritual. Kecerdasan spritual ini disusun, dibangun oleh berbagai aspek yaitu: integritas, karakter dan nilai-nilai hidup.

Dimulai dari integritas. Integritas adalah bersikap atau berkata apa adanya. Kalau A ya A, kalau B ya B. Integritas adalah orang yang sama antara perkataan dengan pikirannya. Orang yang punya integritas adalah orang yang bisa dipegang perkataannya. Artinya dia menghargai perkataannya dan perbuatannya.

Sering terjadi bahwa anak sesudah lahir justru sebenarnya punya integritas. Tapi orang tuanya yang merusak integritas anak. Karena itu penting sekali bagaimana cara kita membangun integritas pada anak. Kita tidak perlu menanam karena sudah ada pada diri si anak. Yang penting bagaimana kita memeliharanya. Karena sering justru orang tua melatih anak tidak punya integritas.

Sebagai contoh: Seandainya saudara punya anak kecil umur 2, 3 atau 4 tahun, datang tamu. Tamu ini anda tidak suka karena tamu ini suka gossip, sering tidak baik, atau tamu yang sedang menagih hutang. Pokoknya Anda tidak ingin bertemu dengan penagih hutang ini. Kau panggil anakmu yang paling kecil umur 2 atau 3 tahun berkata ”bilang pada tamu ya, kalau mama tidak ada”. Ini namanya training dan pemuridan bohong yang luar biasa efektifnya. Tapi sering anak ketika diajari seperti itu, ia masih belum bisa. Anak 2 tahun ini akan keluar, ke ruang tamu dan berkata pada tamunya ”Mama suruh bilang kalau mama tidak ada”. Jadi anak masih punya integritas belum bisa bohong. Mungkin dengan anak yang bersikap belum bisa bohong ini, anak yang masih punya integritas ini, orang tuanya akan marah. ”Lain kali kalau mama bilang tidak ada, ya bilang mama tidak ada, ngerti?!” Betul-betul orang tuanya mentraining anaknya agar tidak punya integritas. Jika terjadi berulang-ulang maka hilanglah integritas anaknya.

Modal uang bisa dicari. Kalau tidak punya integritas bagaimana mendapat kepercayaan dari orang lain. Dalam bisnis, keluarga, hidup sosial atau apa saja, integritas sangatlah penting. Tapi banyak orang tua merusak integritas si anak sejak mereka kecil. Banyak orang yang awalnya tidak punya modal tapi sukses, karena ia punya integritas. Banyak orang punya uang tapi bingung uangnya buat apa. Ia punya pekerjaan banyak tapi ia masih mau punya pekerjaan atau usaha yang lain. Maka ia mencari orang-orang yang punya integritas untuk menjalankan usahanya. Orang yang punya integritas tidak akan pernah kekurangan pekerjaan. Bahkan ia bisa menjual integritasnya dengan sejumlah presentase saham tertentu, apabila ada orang yang punya banyak uang tidak ada waktu, tidak ada ide untuk menjalankan uangnya. Orang-orang yang punya integritas adalah jawabannya. Banyak orang punya ide, punya waktu, banyak orang punya tenaga tapi tidak punya integritas. Integritas adalah pondasi hidup.
Diposkan oleh Jarot Wijanarko di 18:37 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Berbagi ke Google Buzz

Label: inspirasi hari ini
GAGAL ITU BIASA

Untuk berhasil orang harus berani mencoba. Dan kalau namanya mencoba itu tentu tidak 100% menghasilkan. Bisa gagal bisa tidak. Artinya orang yang berhasil adalah orang yang berfikir gagal itu biasa. Toh nanti juga akan menang. Namanya attitude pemenang. Gagal itu biasa, karena semua orang pernah gagal. Banyak orang besar yang berhasil yang kita kenal sekarang ini adalah orang yang pernah mengalami banyak kegagalan dalam hidupnya. Namun demikian mereka bangkit kembali. Mereka berfikir bahwa kegagalan adalah suatu pengalaman yang harus dilalui dalam hidup mereka. Mereka maju terus memperbaiki diri, dan berhasil.

Mari kita lihat cacatan kehidupan dari seorang yang sering mengalami kegagalan dalam hidupnya berikut ini:
Orang ini tahun 1816 keluarganya diusir dari rumahnya.

Tahun 1818 ibunya meninggal dunia,

Tahun 1831 orang ini gagal dalam bisnis.

Tahun 1832 orang ini kalah dalam pemilihan anggota dewan legislatif. Ia kehilangan pekerjaan, ia ingin sekolah hukum tetapi tidak diterima gagal dalam kuliah.

Orang ini tahun 1833 meminjam uang untuk memulai bisnis, bangkrut pada tahun yang sama. Ia gagal berusaha, ia harus melunasi hutangnya selama 17 tahun.

Orang ini tahun 1834 sempat terpilih sebagai anggota dewan legislatif.

Orang ini tahun 1835 bertunangan tapi tunangannya mati, sehingga ia patah hati. Karena patah hati tersebut ia mengalami nerveus breakdown syndrom dan harus berbaring selama 6 bulan.

Tahun 1838 ingin mengajukan diri menjadi ketua dewan legislatif, tapi gagal.

Tahun 1840 orang ini juga ingin menjadi elector tapi juga gagal.

Tahun 1842 orang ini menikah hanya satu dari empat anaknya laki-laki yang hidup melewati umur 18 tahun. Berarti tiga mati.

Tahun 1843 orang ini ingin menjadi anggota kongres tapi gagal. Baru pada tahun 1846 orang ini menjadi anggota kongres.

Tahun 1848 ia gagal terpilih menjadi anggota kongres untuk kedua kalinya. Setelah tidak menjadi anggota kongres maka ia ingin melamar pekerjaan menjadi land officer tapi ditolak alias gagal.

Tahun 1854 ia ingin menjadi anggota senat tapi gagal. 1856 dengan pengalaman gagalnya yang demikian banyak, ia nekat mencalonkan diri sebagai wakil presiden. Dan mendapat suara kurang dari 100, alias gagal.

Tahun 1858 ia ingin menjadi anggota senat lagi tetapi kalah dalam pemilihan umum. Kita bisa melanjutkan kisah gagalnya lebih panjang lagi. Tapi tahukah saudara, kisah siapa yang saya baca ini? Inilah kisah Abraham Lincoln yang tahun 1860 ia berhasil menjadi presiden Amerika terpilih.

Satu kunci keberhasilan Abraham Lincoln yang ia tulis dalam buku biografinya, ia berkata soal hidupnya. ”Jalan hidup saya jelek dan licin, kaki saya sering tergelincir. Tetapi saya bangun kembali, mengatakan pada diri saya sendiri ini hanya tergelincir dan bukan suatu kejatuhan.”

Sebuah cara pandang yang luar biasa memandang kegagalan dalam hidupnya dengan menganggap itu hanya tegelincir. Betapa banyak orang yang mengalami kegagalan tidak separah kegagalan Abraham Lincoln. Kita lihat kegagalannya itu sebenarnya bukan tergelincir, tapi jatuh, terjerembab dalam lumpur, hancur berkeping-keping tapi ia hanya menganggap tergelincir. Ada orang yang hanya tergelincir dalam hidup ini, hanya ditolak cintanya. Belum terjadi perceraian, bukan kebangkrutan, bukan perampokan tetapi berkata aku hidup tanpa cinta, hidupku hancur padahal bukan hancur. Dia bukan tergelincir tetapi hanya tersandung kerikil. Tetapi ia berkata hidupku hancur. Itulah bedanya sikap pemenang dengan seorang pecundang atau pengecut yang tidak berani mencoba lagi.

Kalau gagal dalam satu bidang coba lagi. Gagal dalam berpacaran, cari lagi. Begitu banyak manusia di muka bumi ini bahkan jutaan, milliaran pasti ada salah satu Tuhan tentukan menjadi jodoh dalam hidupmu. Pasti ada satu bidang kehidupan satu buah bisnis dalam hidup di dunia ini yang menjadi bagian kita untuk melakukan. Pasti ada satu lowongan pekerjaan dimuka bumi ini yang tepat untuk kita. Selama kita terus mencarinya, mencoba pasti akan mendapatkannya.

RABU, 28 JULI 2010

CACAT BUKAN HALANGAN

Beberapa waktu yang lalu, Jakarta kedatangan tamu seorang gadis yang istimewa, namanya Lee Hee Ah. Seorang gadis yang berumur 17 tahun, tingginya separuh dari teman-teman seusianya, bahkan juga agak sedikit terbelakang mental. Namun dia sukses menjadi seorang pianis, berkeliling dunia untuk konser piano. Ketika ia tampil di Jakarta, orang lebih kagum lagi, lebih heran lagi ketika dia melambaikan tangannya, karena kelihatan baik tangan kiri dan tangan kanan ternyata jarinya hanya dua. Kalau orang jarinya lima, orang main piano tentu ia dapat menggerakkan jarinya lebih enak. Tapi kalau dengan jarinya dua, jarinya harus bergerak lebih cepat untuk bunyi yang sama.

Anak saya tiga-tiganya juga main piano bahkan anak yang paling besar, kalau saya pikir-pikir sepertinya mainnya tidak kalah dari Lee Hee Ah. Yang masih SMP, ia sudah persiapan les untuk menjadi guru piano karena ia sudah selesai dari Yamaha music, bagian piano. Tapi kalau anak saya main piano, orang tidak akan kagum seperti kalau orang-orang melihat Lee Hee Ah main piano. Kenapa? Karena anak saya jarinya lima, sedang Lee Hee Ah jarinya dua.

Yang mau saya katakan adalah bahwa kelemahan seorang anak belum tentu adalah kelemahannya. Sering justru menjadi kekuatannya. Orangtua Lee Hee Ah tidak berfikir bahwa kelemahan fisik anaknya akan menghalangi karirnya, akan menghalangi kesuksesannya. Ia yakin bahwa setiap anak punya potensi untik berhasil. Setiap kelemahan diimbangi dengan kelebihan yang lain. Orang-orang atau anak-anak dengan cacat fisik sering mempunyai kepekaan hati, kepekaan suara, kepekaan lagu, spatial inteligence atau yang lainnya lagi. Anak anak hiperaktif bahkan yang autis sering mempunyai kemampuan desain grafis yang luar biasa. Ketika ia melihat gambar, melihat baju sesorang atau melihat yang lain, perhatiannya berbeda dengan yang lain. Ia memperhatika logo, gambar desain dan ia bisa menggambar ulang dengan sangat tepat. Jadi setiap anak, memang ada kekurangannya tapi pasti juga ada kelebihannya. Tugas orangtua adalah mengarahkan anaknya sesuai dengan kelebihannya.

Selain Lee Hee Ah ada kisah spektakuler lainnya lagi. Helen Keller yang buta dan tuli. Melalui beberapa terapi akhirnya pendengarannya bisa ditingkatkan. Dan Helen Keller yang buta, akhirnya menjadi seorang sarjana. Ia keliling dunia untuk memberikan motivasi kepada orang-orang cacat lainnya. Ratu Victoria dari Inggris memberikan gelar penghormatan pada Helen Keller dan ia menyatakan kekagumannya. Bagaimana orang buta sejak kecil bisa meraih sukses luar biasa. Dan Helen Keller menjawab bahwa jika tidak ada Anne Sullivan, tidak ada Helen Keller. Sullivanlah guru yang mendedikasikan hidupnya untuk Helen Keller. Ia melatih dan terus melatih memberikan dorongan-dorongan dan reward-reward untuk perubahan kecil saja yang positif. Dengan ketekunan seorang guru yang mendedikasikan hidupnya bagi anak cacat yang bernama Helen Keller membawa seorang anak cacat ini dalam sukses yang luar biasa. Karena itu orangtua tidak perlu marah, kecewa, dengan hal-hal yang kurang pada anaknya. Bahkan jika yang berkebutuhan khusus sekalipun. Karena setiap anak punya peluang untuk sukses sekalipun dia punya cacat.

George Washington juga memiliki cacat yaitu tulang belakangnya sering sakit. Don Phirston, desainer perancang mobil-mobil mewah, ia juga duduk dikursi roda. Demikian juga Franklin Rosevelt, ia lahir lumpuh. Gllerr Koningham pernah terbakar parah sehingga dokter mengatakan ia tidak bisa berjalan lagi. Tapi melalui latihan dan latihan, Gleen Koningham pada tahun 1934 memecahkan record dalam dunia lari 1 mil.

Dunia dipenuhi dengan kisah-kisah orang yang cacat, yang secara fisik tidak menguntungkan, namun memecahkan record keberhasilan. Karena memang keberhasilan tidak tergantung pada fisik. Kalau keberhasilan tergantung pada fisik maka Tuhan tidak adil karena fisik yang menciptakan Tuhan. Tapi keberhasilan tergantung pada hati. Kita manusia punya kehendak bebas tapi kita boleh mengambil keputusan. Apakah akan marah atau mengampuni. Apakah mau bersukacita atau mau bersedih. Kalau dia menggunakan keputusannya untuk bersedih, stress, marah, maka bagaimana ia bisa sukses. Tapi kalau ia menggunakan keputusan hatinya, untuk bersukacita, melepaskan pengampunan, hidup dalam damai sejahtera maka sukses ada di tangan orang-orang yang demikian. Karena itu orangtua perhatikan hati anakmu lebih lagi. Karena di sanalah awal keberhasilannya.
Diposkan oleh Jarot Wijanarko di 18:21 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Berbagi ke Google Buzz

Label: inspirasi hari ini
BERANI MENCOBA

Keberhasilan sangat dipengaruhi oleh intrapersonal inteligence, bagian dari kecerdasan emosi selain interpersonal intelejen atau sosialisasi. Bagian dari intrapersonal intelejen adalah self image atau gambar diri. Bagaimana orang memandang dirinya sendiri. Orang yang berhasil diantaranya adalah orang-orang yang berani gagal. Orang yang berani gagal ia akan tetap terus mencoba. Orang kalau tidak pernah mencoba ia memang tidak akan pernah gagal, tetapi pasti ia juga tidak akan pernah berhasil. Albert Hubert mengatakan, bahwa kesalahan terbesar yang dibuat seseorang adalah takut untuk membuat kesalahan.

Nah saya akan memberikan contoh, kegagalan itu sering justru membuat orang pindah ke tempat yang lebih baik. Jadi jangan takut dengan sebuah peristiwa gagal atau peristiwa yang tidak baik. Saya punya teman dan ia pernah berkata seperti ini ”Datanglah ke Serpong, ke PT IPTEK atau ke Bandung ke IPTN, kalau sudah masuk ke kantor sana, lemparkan sembarang kapur pasti akan kena kepala doktor” Itu karena terlalu banyaknya orang pintar. Tapi ketika IPTN ditutup pemerintah, program dihentikan, maka ada banyak ratusan bahkan ribuan karyawan yang otomatis orang-orang pandai, mereka menggunakan kepandaiannya untuk berargumentasi, berdemo agar IPTN jangan ditutup, sebenarnya layak diteruskan dsb…. Demo masih berlangsung sampai akhir-akhir ini. Bertahun-tahun kemudian, setelah penutupan itu karena mereka menggunakan kepandaiannya hanya untuk berdemo, beragumentasi.

Ada kisah orang lain lagi, kisah yang pernah saya baca di majalah tentang pisang goreng ponti. Bahwa ada orang yang di-PHK, perusahaannya ditutup, berdemo terus menerus. Butuh waktu bertahun-tahun untuk mengerti bahwa setiap peristiwa itu selalu ada maksud baik di belakangnya, ini menyangkut kecerdasan spritual juga. Memang kecerdasan emosi dengan kecerdasan spritual itu kait-mengait. Ketika ada seorang yang di-PHK dari perusahaan pelayaran dengan gaji yang cukup tinggi. Ketika di-PHK memang pasti stress, membuat keadaan ekonomi tidak baik, ketakutan soal masa depan, sekolah anak, dsb.

Tetapi sekali lagi, masalah, ketakutan soal masa depan, bisa membuat hancur, stress bunuh diri, atau gunakan itu sebagai picuan bahwa saya akan melakukan apa saja supaya anak saya tetap sekolah. Orang yang di-PHK dari pelayaran dengan gaji tinggi ini, akhirnya mencoba untuk jualan pisang goreng. Dan sekarang merebak berbagai macam pisang ada pisang ponti, ada pisang yang digoreng dengan kering, diberi tepung, lalu pisangnya pun masih agak mentah, tapi sudah gurih.

Kisah pisang goreng ini sempat booming dimana-mana. Orang beli harus ngantri dan tentunya harga pisang goreng ada yang 2000, 3000 per pisang goreng. Dibanding dengan pisang goreng lainnya yang rata-rata 500 tentu marginnya sangat tinggi. Katakan 1 pisang bisa untung 1000 rupiah dari harga 2000 kadang-kadang 50% marginnya dari omzet. Kalau satu bulan omzetnya bisa 1 juta, maka berarti marjinnya bisa mencapai 50 juta. Itu sudah 5, 6, 7 kali dari gaji ketika ia masih dipelayaran. Kalau dia tidak di-PHK tentu ia tidak akan mencoba jualan pisang goreng karena sudah bekerja dengan nyaman, gaji yang cukup besar. Tapi dengan kondisi yang dizinkan Tuhan terjadi yaitu ketidak-nyamanan, di-PHK, ditambah dengan satu sikap yaitu berani mencoba, maka ia mengalami kemajuan and keberhasilan.

Ada orang lain juga di-PHK, dan kisahnya berakhir dengan menyedihkan. Kenapa? apa yang membedakannya? sama-sama di-PHK. Ada yang di-PHK lalu jualan pisang goreng dan sukses. Ada yang di-PHK demo berbulan-bulan, bertahun-tahun terus berdemo dan mengakhiri kisah hidupnya dengan penderitaan, dengan kesusahan, kepahitan dan tidak bisa mengerti kenapa pemerintah menutup perusahaan ini dan itu. Padahal pemerintah mengambil keputusan tentu atau perusahaan swasta atau nasional dari sisi ekonomis sudah terbukti bahwa bertahun-tahun tidak ada peluang diteruskan menambah kerugian maka diambil tindakan tegas, ditutup.

Ada orang yang bisa menerima dan tidak. Apa yang membedakannya, kecerdasan spritualnya dan kecerdasan emosinya. Ada orang ketika mengalami hal yang tidak baik, berani mencoba, tidak takut gagal. Karena berani mencoba tidak takut gagal, maka akhirnya kalau toh ia pernah gagal, tapi akhirnya pasti akan berhasil. Sekali lagi janganlah pernah takut untuk mencoba, karena hanya dengan mencobalah tidak akan tahu akan berhasil atau tidak. Belum berhasil juga maka katakan belum berhasil, dan bukan tidak berhasil.

MINGGU, 18 JULI 2010

BERANI BERBICARA :KISAH SI GAGAP

Ada beberapa kelompok masyarakat atau negara-negara tertentu kurang suka membaca. Contohnya di Indonesia orang-orang kurang suka membaca, jangankan buku yang tebal, buku yang tipis saja belum tentu mau dibaca. Tetapi orang-orang Eropa, Amerika lebih suka membaca. Lihat saja, kalau mereka datang ke Indonesia, mereka antri tiket sambil memegang buku yang cukup tebal, entah novel, atau apapun, mereka membaca. Sambil menunggu take off pesawat mereka membaca. Mereka liburan ke Bali 3 hari, 1 hari, mungkin di satu lokasi, berjemur di pantai sambil membaca, lalu istirahat, makan, tidak lama kemudian baca lagi.

Jadi orang asing, Eropa khususnya, mereka ke Bali liburan satu hari, 1 atau 2 lokasi saja mereka santai, berjemur di pantai mereka baca. Orang indonesia tidak suka membaca. Mereka liburan ke Bali 1 hari mengunjungi 7 lokasi, datang, potret, lalu pindah, datang, potret lalu pindah. Mereka ke Hongkong juga begitu, 1 hari 5 lokasi, datang satu tempat, potret, pindah, potret, pindah. Maka orang indonesia pulang liburan, badannya sakit, kelelahan, kenapa? Karena terlalu banyak jalan. Saya sering bertanya kepada teman-teman ”kamu itu liburan apa kerja bakti? kok pulang-pulang kelelahan?” Untuk kelompok masyarakat seperti kita yang kurang suka membaca, maka menerbitkan buku terlalu tebal itu beresiko, kecuali bukunya terkenal dan laku.

Ada kisah tentang sebuah penerbit yang menerbitkan buku terlalu tebal. Padahal masih pemula. Karena itu bukunya sulit sekali dijual. Mereka mulai berfikir bagaimana menghabiskan buku ini. Kalau dijual di toko, dipajang begitu saja, mengharapkan orang datang susah sekali. Belum lagi diskon yang diminta nasional departemen store cukup tinggi bisa 40, 45 bahkan 50% ada listing fee, admin fee, jurning fee, biaya promosi dan sebagainya.

Maka si penerbit ini mulai berfikir, bagaimana kalau dijual secara langsung, disodorkan ke orang-orang atau door to door. Kemudian mereka merekrut salesmen tanpa gaji, komisinya saja dibuat 50%. Maka ternyata komosi 50% dari omzet itu menarik sekali bagi para salesman. Banyak yang melamar.

Salah satu pelamar yang gagap ditolak oleh resepsionis,”Kamu tidak boleh ikut jualan, tidak bisa jadi salesman, di sini dibutuhkan salesman bukan office boy.”
Si pelamar menjawab dengan tergagap-gagap,”Sa..sa..saya ju..ju..juga ma..ma.mau ja..ja..jadi sa..sa..sales.”

“Kamu orang gagap, bicara saja tidak lancar, mau jadi sales, pasti tidak bisa.”

“Sa..sa..saya bi..bisa, co..co..coba sa..saja du..du..dulu.”

“Sudah, sudah, tidak diterima!”

“To..tolong..ka..ka..kasih ke..ke..kesempatan du..dulu. Kan..pee..pe..nerbit ti..tidak ru..ru..rugi kan ti..tidak pakai ga..ga…ji..”

Karena si pelamar ngotot, akhirnya ia diberi kesempatan. Betul juga tidak pakai gaji, karena kalau gagalpun tidak rugi.

Akhirnya kepala marketingnya berkata “ini tiga buku, coba kamu jual kalau dalam 3 hari tidak habis, berarti kamu tidak bisa jualan, kembalikan!”

Si gagap membawa 3 buku itu lalu pergi. Sebelum makan siang, ia kembali ke kantor, setor uang hasil jualan buku, lalu minta buku 3 lagi. Sebelum sore hari, ia kembali lagi, setor uang jualan, lalu ambil 3 buku lagi.

Kepala marketing berkata ”Jangan terlalu bersemangat, nanti kamu sakit. Pulang saja, istirahat, besok saja datang lagi.”

Esoknya, Si gagap datang pagi sekali mengambil lima buku. Belum makan siang setor uangnya, ambil lima buku. Menjelang sore ia setor uang ambil lima buku lagi. Begitu seterusnya sampai akhir bulan. Akhirnya Si Gagap ini menjadi sales terbaik.

Kemudian diadakan gathering, semua sales kumpul. Dan semua sales tidak dapat menahan keingin-tahuannya tentang keberhasilan Si Gagap.

Mereka mulai berteriak-teriak, ”Wah hebat gagap! kamu menjadi salesmen terbaik. Ayo dong cerita, bagi-bagi ilmu, bagaimana cara jualannya.”

Mulanya ia tidak mau bicara, tetapi setelah dipaksa, akhirnya Si Gagap maju ke depan, ia memegang mikrofon, lalu ia mulai bersaksi dengan tergagap-gagap,”Ga..gampang kok ca..cara ju..ju..jualan bu..bu..buku, saya ha..hanya ca..ca..cari calon pem..pembeli, la..lalu sa..saya bi..bicara sa..sama di..dia, mau be..be..beli atau ma..mau di..diba..bacain?”

Yah tentu saja orang tidak mau dibacain. Dibacain 5 halaman saja, darah tinggi naik, dibacain 10 halaman bisa budrek, bicara saja seperti itu. Karena itu orang lebih memilih beli daripada dibacain oleh Si Gagap.

Kisah ini saya sampaikan hanya untuk menunjukkan, bahwa kalau ada niat, pasti ada jalan. Disamping itu, orang harus berani bicara walaupun bahasanya tidak baik. Apa artinya orang punya tata bahasa luar biasa, pelajaran bahasanya bagus, tata bahasanya bagus, pellingnya bagus, pronounsesionnya bagus, grammarnya bagus, bisa menulis halus, titik koma tidak salah. Tapi kalau tidak berani berbicara, maka dia juga tidak akan sukses. Dalam hal linguistik intelejen, maka berani berbicara itu penting. Apa artinya orang pandai, kalau tidak berani berbicara. Maka orang lain juga tidak tahu bahwa dia itu pandai. Dalam hal berbahasa, selain tata bahasa, menulis cepat, menulis halus, maka yang cukup penting orang itu berani berbicara. Bahkan yang gagap saja kalau ia berani berbicara, maka ada kesempatan bagi dia untuk sukses.

Maka dari itu, terapi anak-anakmu, didik anakmu, untuk berani berbicara. Kalau ada masalah di antara anak-anak, sering orang indonesia berkata kepada anaknya ”diam” tidak usah banyak omong, pokoknya kamu yang salah. Jadi anak tidak dilatih untuk berani berbicara. Ini terbalik, justru orangtua harus berkata kepada anaknya,”Mengapa kamu begitu? Ayo cerita..” Biarkan kakaknya cerita, lalu ganti adiknya, kenapa kamu begitu? biarkan ia mengungkapkan pendapatnya. Dengan mendengar dan cukup mendengar kita akan menjadi orangtua yang cukup bijaksana. Karena kita bisa mengadili dengan adil, siapa yang salah? Dua-duanya yang salah, seberapa besar salahnya. Tapi kalau kita tidak mendengar, selain kita tidak menjadi orangtua yang bijaksana dan adil, maka anak tidak terbiasa berbicara dan tidak berani berbicara. Padahal berani berbicara adalah aspek yang penting di dalam membuat seseorang itu berhasil nantinya.

Orang tidak senang berbicara nanti menikahpun pasangannya bisa kesepian. Karena punya pasangan yang hanya bicara pendek-pendek. Ia tidak biasa mengeluarkan isi hatinya. Kalau yang gagap, tetapi berani berbicara, ia saja bisa sukses, apalagi yang tidak gagap, kalau ia berani berbicara, maka ia akan sukses.

Banyak orang yang sebenarnya tidak punya kelemahan dalam hal berbicara, tetapi ia tidak berani berbicara. Sebenarnya ia punya kelemahan dalam hatinya, ia minder, tidak percaya diri. Ia merasa ada yang salah dalam dirinya, maka ia menjadi tidak berani berbicara. Karena itu, latihlah dirimu untuk berani berbicara, sebab berani berbicara adalah salah satu kunci sukses.
Diposkan oleh Jarot Wijanarko di 20:34 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Berbagi ke Google Buzz

Label: inspirasi hari ini
ANAK BERHASIL
Supaya anak berhasil kita harus memperhatikan kecerdasan emosi dan kecerdasan spritual, karena itulah yang menentukan 80% keberhasilan mereka.

Orang yang berhasil dagang, bukan yang ahli matematika ekonomi, tapi yang temannya banyak. Mereka yang menang Pilkada, bukan yang ahli sosiologi atau ahli politik, tapi yang banyak temannya, luas pergaulannya. Untuk mendapat kredit dari bank, tidak dibutuhkan indeks prestasi yang tinggi, tapi pandai me-lobby, pandai bergaul, dan bersosialisasi.

Untuk berhasil menikah bahagia tidak dibutuhkan ilmu pendidikan, ilmu psikologi, atau yang nem-nya tinggi. Orang pintar menikah dengan orang pintar sering justru kalau mereka bertengkar dalilnya banyak dan tidak selesai-selesai. Ahli agama menikah dengan ahli agama apakah tentu pernikahannya bahagia? Belum tentu, karena kalau mereka bertengkar, ayatnya banyak dan susah untuk didamaikan. Untuk berhasil dalam keluarga sekalipun, seperti menikah dan bahagia, tidak cukup hanya pandai, tetapi yang hatinya baik.

Maka jelas, sederhana sekali, bahwa sebuah keberhasilan ditentukan lebih banyak oleh kecerdasan hati dan kecerdasan spritual.

Jika konsentrasi kita sebagai pendidik dan orangtua supaya anak-anak kita berhasil, maka sepatutnyalah kita memberikan porsi dan perhatian pada kecerdasan hati dan kecerdasan spiritual ini. Orangtua tidak selesai dan tidak hanya cukup menyekolahkan anaknya, lalu berarti dia sudah mendidik anak. Karena sekolah tentunya hanya mempengaruhi kecerdasan intelektual atau IQ yang mempengaruhi 20% keberhasilannya. Maka justru yang mempengaruhi kecerdasan hati, kecerdasan spiritual adalah lingkungan keluarga, karena itu justru orangtua punya peran yang lebih untuk keberhasilan anak.

Orangtua perlu memperhatikan apa yang ditonton anak, siapa temannya, apa yang dibaca, kalau buka komputer belum tentu dia belajar, mungkin dia buka website, coba perhatikan situs-situs apa yang dia buka. Apakah hal-hal yang membuat dia baik, atau justru pornografi atau hal-hal buruk lainnya. Keberhasilan dipengaruhi oleh kecerdasan emosi dan spritual. Orangtua yang bijak adalah orangtua yang tahu bahwa mendidik anaknya di dalam rumah, dalam keluarganya, sebagai hal yang penting.

JUMAT, 16 JULI 2010

RAJAWALI ANAK AYAM

Intrapersonal intelejen penting dalam keberhasilan. Bagian dari intrapersonal inteligence adalah self image atau citra diri. Mengapa citra diri penting dan berpengaruh dalam keberhasilan? Karena citra diri mempengaruhi seseorang membawakan dirinya, mempengaruhi bagaimana dia berhubungan dengan orang lain. Dan tentunya mempengaruhi batas tertinggi yang bisa diraih.

Saya berikan kisah ilustrasi. Suatu ketika ada seekor ayam, dia berjalan-jalan di kaki bukit dan menemukan telor. Dia berfikir, wah ada telor ayam tercecer, dia ambil telor itu dan dia erami bersama telornya yang lain. Singkat cerita menetaslah si telor-telor ini termasuk telor yang ia temukan. Dan rupanya telor yang ia temukan itu menetas dan tumbuh menjadi anak yang berbeda, karena sebenarnya telor itu telor rajawali yang jatuh menggelinding dari bukit dan dierami sama si ayam. Walaupun dierami sama si ayam tentu ia tetap menetas sebagai rajawali. Tapi sirajawali ini hidup bersama-sama ayam. Ia punya kakak ayam, cici ayam, punya koko ayam, hidup bersama-sama ayam, makan bersama ayam, punya mama ayam, punya tetangga ayam.

Si rajawali ini tidak merasa bahwa dirinya rajawali. Ia merasa dirinya ayam, karena berbicara bahasa ayam, makan bersama ayam. Tapi ia merasakan hidupnya aneh, kenapa kaki saya, kukunya melengkung tidak seperti ayam yang menapak, ia berlaripun susah sering terpeleset. Lalu ia mulai frustrasi dengan dirinya sendiri kenapa saya begini, ia mulai bertanya pada ibunya ”Mama, mama, saya ini ayam atau bukan? Kok saya kakinya beda.”

Ibunya berkata ”Nak. Aku yang melahirkan kamu, aku yang mengerami kamu, jadi kamu ayam juga. bersyukurlah dengan dirimu, nak. Kamu itu ayam. Maka si rajawali ini melanjutkan hidupnya, dia juga makan dengan susah karena paruhnya bengkok tidak seperti ayam yang lain yang paruhnya runcing. Jalan susah, makan susah, dia frustrasi dengan dirinya, dia bertanya pada ibunya lagi ”Mama saya ini ayam atau bukan sih ma? Kenapa saya ini tidak seperti yang lain.

Ibunya berkata,”Nak kamu memang beda dengan yang lain, tapi aku mencintai kamu apa adanya. Mama mau bilang ya nak, kamu adalah ayam.”

Sirajawali yang hidup bersama ayam ini melanjutkan hidupnya dan ketika dia berlari sayapnya lebih panjang dari yang lain, nabrak-nabrak pagar, ketika yang lain masuk celah yang sempit dengan mudah, dia cukup kesulitan.

Singkat cerita, ibunya sudah tua, hampir mati, maka si rajawali mendatangi si induk ayam ini. Bertanya lagi,”Ma, mumpung mama masih hidup, mama sudah sakit keras, saya mau nanya, Ma. Katakan sebenarnya jangan ada rahasia di antara kita, saya ini ayam atau bukan sih, Ma?”

Mamanya ambil nafas dalam-dalam, mengumpulkan sisa-sisa kekuatannya lalu dia berkata,”Nak, Mama jadi ingat, dulu mama menemukan telur, lalu mama erami kamu, jadi kamu ini adalah a..a..a..a petok!” lalu matilah si induk ayam.

Wah, ibunya belum selesai bicara sudah mati. Si anak ini bingung, nemu telor, lalu dierami, kamu ini a..a..a. apa ya? Ayamlah masa anjing..yah sudahlah memang saya ayam.

Maka si rajawali ini hidup sebagai ayam, menilai dirinya ayam, hidup susah bersama ayam. Lalu singkat cerita rajawali itu mati, di kuburannya dipasang ada nisan “Telah mati seekor ayam”.

Betapa banyak orang sebenarnya punya kemampuan lebih, tapi hidup susah, cari makan susah, frustrasi dengan dirinya sendiri karena tidak mengenal jati dirinya sendiri. Dia tidak mengenal hidupnya sendiri, jati dirinya, kemampuan dirinya. Kenapa? karena lingkungan. Rajawali yang hidup bersama ayam, dia menjadi hidup seperti ayam. Orang belajar jati diri sering kadang-kadang mengadopsi dari orang lain. Orang menyerap self image atau gambar diri dari orangtua, dari teman, karena itu orang sering mengatakan bahwa pergaulan yang buruk merusak kebiasaan baik.

Orang lain mengatakan, bila ingin tahu siapa dia? Lihat empat orang terdekatnya, maka itulah dia. Orang bergaul dengan maling jadi maling, orang bergaul dengan pemalas, jadi pemalas. Orang bergaul dengan orang optimis jadi optomis, orang bergaul dengan yang rajin jadi rajin. Karena dalam hal membangun gambar diri sesorang memang tidak bisa dihindari orang menyerap gambar-gambar diri yang ada dilingkungannya. Bapaknya memukul ibunya, maka si anak akan memukul adiknya, dia akan memukul istrinya nanti kalau dia nanti menikah. Lingkungannya kasar dia akan menyerap nilai-nilai kasar, dan gambar diri kasar. Karena itu penting sekali kita membangun keluarga dengan nilai-nilai, value-value yang baik, karena itu akan menjadi nilai-nilai dan value-value pada anak kita.

Kita punya keyakinan yang bagus, optimis, hidup benar, maka anak-anak kita juga akan seperti itu. Oleh sebab itu, sudah saatnya kita membangun sebuah generasi baru dengan nilai-nilai yang baik. Inilah saatnya kita juga menentukan dan mengawasi lingkungan anak-anak kita, sampai dia besar dan dewasa dan bisa mengambil keputusan untuk menentukan lingkungannya sendiri. Tapi tetap orang tua boleh mengarahkan anak-anaknya untuk mengambil lingkungan yang positif. Karena lingkungan akan mempengaruhi seseorang menentukan, menilai dan membangun gambar dirinya.
Diposkan oleh Jarot Wijanarko di 18:29 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Berbagi ke Google Buzz

Label: inspirasi hari ini
BERANI BICARA

Untuk sukses seseorang harus diketahui bahwa dia pandai, baik, dan punya integritas. Untuk sukses orang harus pandai berkomunikasi, bagaimana orang tahu dia pandai kalau tidak berkomunikasi. Namun ternyata cukup menarik bahwa hasil survei majalah rider digest bahwa berpidato adalah ketakutan nomor satu di Amerika. Namun demikian sebenarnya berpidato adalah cara yang sangat hebat untuk membangun citra diri. Karena itu bagaimana kita bisa memiliki citra diri yang hebat, kalau ternyata anda juga termasuk orang yang punya ketakutan untuk berbicara di depan umum.

Berikut ini adalah tips untuk belajar berbicara di depan umum untuk membangun citra diri yang baik, citra diri yang positif, yang akan menghantar saudara dalam jalan menuju sukses .Tips ini diberikan oleh seorang pakar komunikasi, phisikologi yang bernama Zig Ziglar.

Yang pertama mulailah dengan melihat diri anda sendiri di dalam cermin. Lihat mata anda di dalam cermin, anda juga harus menyisihkan waktu beberapa menit setiap hari untuk tujuan khusus sengaja melihat langsung ke mata anda di dalam cermin. Sementara anda melakukan ini, ulangi pengukuhan hal-hal yang positif yang ada dalam diri anda, misalnya saudara berkata: “Saya orang sukses. Saya lahir dengan tujuan menjadi sukses. Saya pasti bisa,k alau orang lain bisa, saya juga bisa. Saya adalah orang yang punya komitmen,” dan sebagainya.

Apabila engkau sudah terbiasa melihat diri anda sendiri dengan melihat mata saudara dalam cermin, maka tahap kedua, lakukanlah kontak mata melihat orang lain. Kalau engkau takut berbicara melihat mata atasanmu, mata orang-orang yang melihat engkau berbicara di podium maka mulailah melakukan kontak mata dengan anak-anak kecil. Engkau bisa mengumpulkan anak-anak kecil, tetangga, keponakan, tentu engkau berani bukan melihat mata mereka. Engkau bisa menyiapkan cerita sederhana, cerita lucu, atau memberikan hadiah kecil seperti pinsil atau penggaris yang murah saja tapi itu membuat engkau berkesempatan berbicara dengan mereka dan melihat matanya. Menyatakan sesuatu, memberi sesuatu dan melihat matanya. Nanti engkau akan melihat reaksi yang jauh berbeda dengan cara ini. Membuat engkau punya keberanian untuk melakukan kontak mata.

Tapi yang ketiga adalah konsentrasi untuk melihat kelompok sesama anda dan rekan-rekan anda dan teman anda yang selevel. Atau mulai bisa juga dengan rekan-rekan kerja yang kedudukannya lebih rendah. Pandanglah mereka pada mata anda, setiap kali berbicara, berkomunikasi dengan mereka. Apabila engkau masih grogi melakukannya, engkau bisa melakukan sedikit revisi bukan melihat mata mereka tapi melihat dahi mereka. Tapi paling tidak semua hadirin akan melihat bahwa saudara memandang mereka. Tapi engkau tidak melihat mata, tapi mungkin hal itu masih menjadi trauma atau ketakutan. Janganlah engkau menyampaikan pidato atau sambutan sambil melihat keatas, melihat kertas, melihat meja atau hal yang lainnya. Engkau kelihatan sebagai orang yang bukan percaya diri, bukan seorang pemimpin.

Cobalah ketiga hal di atas, lama-kelamaan engkau akan berani melihat mata mereka dan engkau akan menjadi seorang orator, seorang yang bisa memimpin, bisa presentasi bisa menyampaikan sesuatu. Hal-hal seperti itu sangat penting dalam jalur karir sukses.

JUMAT, 16 JULI 2010

KUMBANG BADAK

Keberhasilan dipengaruhi cukup tinggi oleh intrapersonal inteligence. Intrapersonal inteligence memiliki dua bagian: Pertama, self control, yaitu bagaimana orang mengelola emosinya. Kedua, self image atau gambar diri, yaitu bagaimana orang menilai dirinya. Orang yang memiliki gambar diri yang baik adalah orang yang berfikir bahwa saya bisa. Untuk menanam pada anak supaya dia bisa maka kita perlu melatihnya. Tetapi berfikir bahwa saya bisa itu penting. Banyak orang berfikir tidak bisa bukan karena tidak bisa, tetapi karena dia berfikir tidak bisa.

Kumbang badak adalah serangga dengan badan yang besar, dengan cangkang sayap yang tebal, dan sayap halusnya sangat kecil dan pendek. Kalau dianalisa secara ilmu aerodinamika, mungkin sulit dimengerti bahwa kumbang badak dengan bentuk tubuh yang seperti itu bisa terbang. Tetapi untung kumbang badak tidak pernah belajar ilmu aerodinamika. Kalau dia belajar aerodinamika dia akan berfikir bahwa dia tidak bisa terbang dan dia tidak akan pernah bisa terbang. Kumbang badak tidak pernah belajar ilmu aerodinamika. Dia melihat bapaknya terbang, melihat ibunya terbang, lalu dia mencoba terbang, dan dia bisa terbang. Dia melihat bapaknya yang gemuk, badannya besar, menggerakkan sayapnya yang kecil dan dia bisa terbang, maka dia pun hanya mengikuti menggerakkan sayapnya dan dia pun terbang.

Jadi berpikir bahwa bisa itu penting. Saya berikan satu contoh yang lain. Lomba lari 1 mil adalah perlombaan yang banyak menjadi perhatian orang. Dulu, selama bertahun-tahun orang tidak bisa berlari sejauh 1 mil dalam waktu kurang dari 4 menit. Karena itu, banyak ahli-ahli olahraga, ahli-ahli ergonomi yang mengatakan bahwa memang dengan kaki manusia yang panjangnya dengan segala perhitungannya yang rumit maka tidak bisa lari kurang dari 4 menit. Dan ahli-ahli ini termasuk menjadi penasehat para olahragawan.

Tetapi pada tahun 1954 ada seorang mahasiswa bernama George Banister yang tidak memperdulikan pendapat dan teori para ahli. Dia berlari dalam jarak 1 mil kurang dari 4 menit. Hari ini sudah lebih dari 336 orang lain yang memecahkan rekornya George Banister. Orang mulai bisa berlari 1 mil kurang dari 4 menit, ketika mereka berfikir bisa. Ketika berfikir bisa maka orang menjadi bisa. Banyak orang tidak bisa melakukan apa-apa karena orang membatasi pikiran mereka. Saat pikiran yang membatasi itu dicabut dari pikiran mereka, maka mereka bisa melakukannya.

Saya mengenal orang yang sebenarnya pandai tapi hidupnya tidaklah sukses. Saat saya berbincang-bincang dengan mereka, saya tahu apa yang membatasi mereka. Saya mendapati bahwa mereka memakai kepandaiannya justru untuk membuktikan kenapa mereka tidak bisa melakukan ini dan itu. Jadi kepandaiannya dipakai bukan untuk memajukan diri, melakukan terobosan-terobosan, atau mencari kemungkinan-kemungkinan baru, tetapi malah kepandaiannya dipakai untuk membuktikan dan menjelaskan dengan dalil dan teori mengapa mereka gagal.

Jadi cukup penting untuk merestorasi dan memperbaharui pikiran kita, bahwa kita sebenarnya diciptakan Tuhan dengan kemampuan yang luar biasa. Kalau kita berfikir bisa maka menjadi bisa. Kalau gagal katakan saja belum berhasil, lalu coba lagi, coba lagi, maka akhirnya menjadi bisa. Para juara adalah orang-orang yang berfikir seperti itu, mereka terus berlatih dan berlatih. Mereka gagal tidak hanya sekali, bisa puluhan kali bahkan ratusan kali, tetapi mereka terus mencoba sampai akhirnya bisa.

Berfikir bisa adalah bagian dari intrapersonal inteligence. Latih dirimu bahwa kamu bisa. Latih juga anakmu untuk berpikir bahwa dia bisa. Latihlah dengan cara memberikan target-target yang bisa dicapai. Target-target kecil yang bisa menghasilkan kemenanga-kemenangan kecil yang bisa membangun keyakinannya bahwa ia bisa melakukan sesuatu.
Diposkan oleh Jarot Wijanarko di 18:15 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Berbagi ke Google Buzz

Label: inspirasi hari ini
RABU, 14 JULI 2010

MENILAI DIRI : VICTOR SERIBRIAKOFF
Intrapersonal inteligence adalah bagian dari emosional inteligence. Bagian dari Intrapersonal inteligence adalah self image atau gambar diri. Penting sekali seorang anak punya gambar diri yang baik, karena gambar diri mempengaruhi batas tertinggi yang bisa diraihnya. Gambar diri mempengaruhi bagaimana seseorang membawakan dirinya. Gambar diri mempengaruhi bagaimana sesorang berhubungan dengan orang lain.

Ada kisah nyata seorang yang bernama Victor Seribriakoff. Pada saat ia berumur limabelas tahun gurunya mengatakan kepadanya, bahwa ia tidak akan menyelesaikan sekolahnya, sebaiknya ia berhenti dan mempelajari sebuah keterampilan. Victor menerima nasehat itu dan selama tujuhbelas tahun berikutnya dia menjadii pengembara yang kerjanya serabutan. Waktu kecil ayahnya sering berkata kepada Victor bahwa dia adalah anak bodoh, dia marah pertama kali dibilang bodoh, tetapi ketika ibunya juga mengatakan bahwa ia anak bodoh, dia mulai berfikir, “Ayah bilang aku bodoh, Ibu bilang bodoh, mungkin aku memang bodoh.”

Ketika Victor masuk sekolah, gurunya juga mengatakan dia anak bodoh. Sudah banyak orang mengatakan dia bodoh, maka dia mulai berfikir bahwa dia bodoh. Dan ketika teman-temannya mengatakan dia bodoh, dia tidak marah. Kenapa dia tidak marah lagi? Karena ia sudah menilai dirinya sama seperti orang lain menilai dia. Karena memang gambar diri dipengaruhi oleh penilaian, perkataan, penghakiman, pernyataan orang lain. Maka sejak Victor menilai dirinya bodoh, maka ia berlaku seperti orang bodoh.
Singkat cerita, ketika Victor berumur tigapuluh tahun, dia melamar pekerjaan di sebuah perusahaan internasional, untuk menjadi office boy. Victor harus menjalani psichotest. Tes pertama untuk mengetahui berapa IQ-nya. Tes kedua untuk mengetahui temperamen dasarnya, agar tahu dia lebih tepat ditempatkan dimana. Hasilnya cukup mengejutkan. Ternyata Victor memiliki IQ 161.

Pertanyaannya, mengapa orang ber-IQ tinggi prestasi akademik jelek? Jawabnya, karena memang untuk punya nilai akademis bagus tidak perlu IQ terlalu tinggi, cukup 110-120. Di atas 120 sering anak justru menjadi hiperaktif, 130 lebih merasa dirinya pandai, karena dia pandai, dia menganggap sudah bisa sehingga tidak lagi mendengarkan bila gurunya mengajar, ngobrol dengan yang lain atau sibuk dengan ide-ide di kepalanya. Akibatnya, ia dicap anak nakal, anak bodoh. Banyak anak dengan IQ diatas 130 justru bermasalah di rumah maupun di skeolah.

Makin tinggi IQ anak, justru bisa bermasalah karena IQ tinggi membuat seorang anak punya banyak ide di kepalanya. Karena idenya banyak, maka konsentrasinya jadi pendek. Dan hal ini juga yang terjadi pada Victor. Tetapi ketika ia mengetahui bahwa IQ-nya tinggi, ia tidak bodoh, tetapi justru jenius, maka ia mulai menilai dirinya, bahwa ia adalah orang yang pandai. Ketika Victor menilai dirinya pandai, ia mulai bertindak sebagaimana orang pandai. Dia tidak lagi menilai dirinya seperti orang tua, guru, dan teman-temannya yang menilai dirinya bodoh.

Meskipun Victor bekerja sebagai office boy, karena tidak ada pilihan lain, sebab ia tidak punya gelar, tetapi sambil bekerja dia mengambil sebuah sekolah semacam Kejar Paket C bila di Indonesia. Setelah itu ia mengambil kuliah malam. Dia tetap melanjutkan pekerjaannya sampai dia meraih gelar sarjana, bahkan sampai selesai S-2. Nama Victor Seribriakoff tertulis dalam daftar nama ketua International Mensa Society, sebuah lembaga orang-orang pandai di Amerika. Untuk masuk dalam klub itu syarat yang pertama adalah IQ minimal 140.

Hidup Victor berubah ketika dia penilaian atas dirinya berubah. Ketika Victor nenilai dirinya bodoh seperti kata orang, maka dia mulai bertingkah laku seperti orang bodoh, tetapi ketika Victor menilai dirinya pandai, dia mulai bertingkah laku seperti orang pandai. Hidupnya menjadi efektif dan produktif, karena dia melihat dirinya dengan sudut pandang yang berbeda. Karena itu pandanglah dirimu dengan apa yang baik yang ada padamu.

Bagi para orang tua, ajarlah anak-anak memandang dirinya dari hal yang positif. Caranya pandanglah anak-anak dengan cara yang positif. Kalau kita melihat anak-anak kita dari sisi negatifnya saja, anakpun menilai dirinya negatif. Seorang anak mungkin pelupa, bisa pegang uang, boros, selalu berbagi dengan temannya, nilai matematikanya jelek, tidak disipilin, dan itu terus yang engkau lihat dari anakmu. Tetapi lihat dari sisi lain, anak seperti itu biasanya sanguin, dan dia juga punya kelebihan. Dia jujur, periang, suka berbicara, dan banyak teman.

Jadi perhatikan kalau engkau bisa menilai ada yang positif dari anakmu, katakan yang baiknya tentang anakmu, maka dia akan menilai dirinya baik. Tetapi bila engkau suka mengatakan yang negatif tentang anakmu, maka dia akan menilai dirinya negatif. Setiap anak, setiap manusia punya kelebihan dan punya kekuranga. Nilai dan ucapkan kelebihan dan kebaikannya, agar mereka bertindak baik sesuai dengan kelebihannya.

SELASA, 13 JULI 2010

INTRA PERSONAL

Intra Personal Inteligence begitu penting dalam diri seseorang dan bagian dari intra personal intelegence adalah self image atau gambar diri, yaitu bagaimana seseorang memandang dan menilai dirinya sendiri.

Kita akan belajar lebih jauh bagaimana orang bisa menemukan jati dirinya. Seringkali keadaan, masalah, situasi genting justru membuat orang menyadari siapa dirinya. Seperti dalam ilustrasi berikut ini. Suatu hari, seekor ayam menemukan sebutir telur rajawali, lalu ia mengerami telurnya dan menetaslah rajawali ini bersama telur yang lainnya dan menjadi ayam bersama para ayam.

Singkat cerita, ketika induk ayam mati, maka rawajali yang hidup bersama ayam menilai dirinya sebagai seekor ayam, berjalan bersama-sama para ayam yang lain. Mereka berjalan mendaki bukit. Si rajawali yang merasa dirinya ayam ini ikut berjalan juga. Sesampai di puncak bukit mereka bercanda satu dengan yang lain. Si rajawali yang hidup bersam ayam ini, sering menjadi bahan cemoohan, penampilannya yang berbeda dengan ayam-ayam pada umumnya. Karena badannya yang besar, si rajawali diolok-olok oleh ayam-ayam yang lain,”Eh, bongsor, eh gendut, ayam aneh, ayam lucu, sayap lebar, sayap lucu”

Mulanya mereka hanya bercanda biasa, tapi lama-kelamaan candaan mereka melampaui batas, mereka saling mengejek, bahkan saling mendorong. Ketika si rajawali diledek dan didorong oleh ayam-ayam yang lain, ia jatuh dari atas bukit. Ketika ia jatuh dan melayang ke jurang, si rajawali mulai berusaha untuk bertahan agar tidak mati. Rajawali itu mencoba mengepak-ngepakan sayapnya. Dan ternyata hal yang luar biasa terjadi. Sayap yang selama ini dianggap aneh dan membuatnya minder, justru menjadi penyelamat hidupnya. Ketika dia mengepak-ngepakkan sayapnya, maka ia menemukan dirinya tidak jatuh. Ia malah bisa terbang. Kemudian ia rentangkan sayapnya lebar-lebar, ia terbang melayang dan ia sangat menikmatinya.

Sang rajawali baru menyadari dirinya yang sesungguhnya. “Saya tahu sekarang, saya bukan ayam aneh, saya bukan ayam lucu, saya tidak patut ditertawakan, saya ayam luar biasa, saya ayam yang bisa terbang.”

Dan ketika ia terbang, ia berjumpa dengan rajawali yang lain. Ia menemukan komunitas yang sama. Ia mulai belajar bahasa rajawali, hidup bersama rajawali, terbang bersama rajawali, dan jati dirinya sebagai rajawali dibangun di dalam komunalnya, lalu ia hidup sukses sebagai seekor rajawali.

Setiap orang mempunyai kemampuan berbeda-beda atau mempunyai kemampuan yang unik. Sering orang menjadi aneh, karena tinggal di lingkungan yang salah. Karena itu sekali lagi lingkungan itu penting. Kalau mau sukses engkau perlu bergabung dengan komunal orang-orang sukses, berbicara tentang kesuksesan, engkau akan dipacu untuk sukses. Anda akan menjumpai bahwa banyak orang sukses ternyata tidak jauh berbeda dengan Anda. Pendidikannya tidak jauh beda, pandainya tidak jauh beda, keahliannya tidak jauh beda, ternyata mereka sukses. Karena mereka sudah mencoba lebih dulu, karena ia sudah memulai lebih dulu. Sementara selama ini Anda tinggal bersama para pemalas, menghabiskan waktu hanya dengan menonton film, membaca buku yang tidak jelas, menyukai pornografi, nongkrong dan minum minuman keras, dan Anda mungkin sudah bertahun-tahun hidup seperti itu. Dan mungkin dengan kepandaianmu yang lebih menjadi tertawaan di komunal yang tidak tepat itu.

Ketika Anda bergabung dengan komunal yang benar, komunal yang produktif, teman-teman yang aktif, yang giat, maka Anda akan mulai hidup dengan benar, dengan cara yang benar, maka Anda juga akan sukses.

Tetapi sering bukan, orang tidak menemukan siapa dirinya, dan tidak menemukan komunal yang tepat. Karena itu kadang Tuhan mengizinkan masalah terjadi dalam hidup Anda. Ketika ada masalah, ketika orang dikeluarkan, diusir dari lingkungannya, terjadi “kegagalan”, terjadi kebangkrutan sehingga ia harus pindah pekerjaan ke tempat yang lain. Atau mungkin Anda di-PHK, tetapi dengan jalan itu Anda akan pindah ke perusahaan yang lain, yang komunalnya lebih baik. Kadangkala, ada baiknya bila engkau ditolak dari lingkunganmu, engkau diusir dari teman-temanmu, engkau tidak disukai oleh teman-teman sekampungmu, se-RT-mu, karena engkau tidak bisa mabuk dengan mereka, karena engkau tidak bisa malas dengan mereka, enggak tidak mau nongkrong dengan mereka, dan ketika engkau diusir dari sana, engkau mencari lingkungan yang baru dan di lingkungan yang baru itu engkau bertemu dengan orang-orang yang sama denganmu.

Seringkali ha-hal yang menyakitkan, seperti penolakan, pengusiran dari lingkungan, tidak diterima, di-PHK, membuat seseorang menemukan lingkungan yang jauh lebih baik. Sering juga ketakutan yang luar biasa, masalah yang luar biasa, justru membuat kita ingin bertahan hidup. Muncul drive, muncul niat, saya tidak mau mati, saya harus hidup, seperti rajawali yang dijatuhkan dari bukit, ia mengalami ketakutan yang luar biasa, tapi dia tidak mau mati. Ketika seseorang berkata “harus”, maka ia mau melakukan apa saja, yang penting tidak mati. Ketika seseorang pada tahap mau melakukan apa saja, maka ia mau mencoba dan ketika ia mencoba maka ia menemukan jati dirinya. “O, ternyata saya bisa dalam satu hal, ternyata saya bisa dalam satu bidang…”

Jadi orang sering harus terdesak dalam hidup ini, karena saat engkau terdesak engkau bersyukur. Karena engkau terdesak, engkau sampai pada tahap engkau mau melakukan apa saja dan engkau mulai mencoba. Ketika engkau mulai mencoba, engkau mulai menemukan apa yang engkau bisa. Ketika engkau menemukan apa yang kau bisa, engkau akan bersukacita, engkau mulai menemukan serpihan-serpihan dari gambar dirimu, bahwa engkau bisa! Maka engkau mulai melatih bidang yang kau bisa, engkau mulai mengembangkan talentamu, menjadi expert, menjadi ahli dalam bidang itu, maka sukses akan engkau raih dengan segera.

Oleh sebab itu, apapun yang terjadi dalam hidupmu, jangan berhenti mencoba, agar kita mengenal apa bidang yang kita bisa. Dengan begitu kita sedang membangun gambar diri kita. Mengerti apa yang kita bisa, itu membuat kita melangkah dalam kesuksesan selanjutnya.
Diposkan oleh Jarot Wijanarko di 05:40 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Berbagi ke Google Buzz

Label: inspirasi hari ini
TANGGUNG JAWAB
Untuk sukses seseorang perlu memiliki sikap bertanggung jawab terhadap hidupnya sendiri. Tidak minta dikasihani, bagaimanapun keadaan dirinya. Saya akan perjelas prinsip ini dengan kisah nyata dari Borg Will Dale seorang yang memiliki kelemahan fisik, yaitu cacat pada matanya.

Dalam bukunya yang berjudul I want too see. Borg berkata, “Saya hanya punya satu mata, itupun hampir tertutup seluruhnya oleh selaput, sehingga saya hanya bisa melihat melalui celah kecil mata saya sebelah kiri. Saya hanya bisa membaca buku kalau buku itu saya pegang dekat-dekat dengan muka dan dengan sekuat tenaga saya pusatkan penglihatan saya melalui celah kecil di mata saya sebelah kiri. “

Walaupun demikian Borg tidak minta dikasihani, ia tidak mau diistimewakan, ia ingin seperti orang lain. Sebagai anak kecil ia ingin ikut main jingkrak-jingkrat dengan gadis kecil lainnya, akan tetapi ia tidak bisa melihat garis di tanah oleh karena itu setelah anak-anak yang lain berhenti bermain dan pulang, bork merangkak di tanah sambil mendekatkan matanya ketanah untuk melihat garis-garis batas permainan tersebut dan menghafalkannya. Setiap garis dan tanda diamati betul-betul sedikit demi sedikit, akhirnya dia hafal dan dapat ikut bermain dengan baik. Di rumah ia senang membaca tapi buku yang akan dia baca harus didekatkan ke matanya sampai bulu matanya menyentuh setiap halaman buku.

Kegigihannya membuat ia berhasil meraih dua gelar kesarjanaan: BE atau Sarjana Muda, dari Universitas Minnesota dan Master of Art dari Universitas Colombia. Ia mengajar di sebuah dusun kecil Twinnfelli, Minnesota. Dan pada akhirnya Ia naik menjadi guru besar jurnalistik dan sastra di Augustanna College di Souk Folk South Dakota, di sana ia mengajar selama tiga belas tahun memberi ceramah pada perkumpulan wanita dan memberikan pidato radio mengulas tentang buku dan penulis.

“Dalam benak saya, Saya selalu dibayangi oleh rasa takut yang mengerikan. Takut kalau-kalau saya menjadi buta sama sekali.” kata Borg, “Untuk mengatasi masalah ini saya berusaha bersikap tenang, berusaha selalu hidup riang dan gembira.

Pada tahun 1943 ketika ia berusia 50 tahun, terjadi mujizat. Operasi mata yang dijalaninya di Mayo Clinic berhasil dengan baik. Ia dapat melihat empat puluh kali lebih baik dari sebelumnya. Dunia baru yang indah dan menarik terpampang di depan matanya, bahkan saat mencuci piring pun membuat ia sangat gembira dan kagum. Ia bercerita, “Saya lantas bermain dengan buih-buih sabun yang ada dalam bak cuci. Saya memasukkan tangan saya ke dalamnya, mengambil bola kecil buih sabun tersebut. Bola-bola kecil itu saya angkat melawan cahaya dan terlihat pemandangan indah menawan hati. Karena setiap bola itu bagaikan pelangi kecil dengan warna beraneka ragam dan cemerlang berkilauan.”

Perjuangan yang gigih seorang yang tadinya hanya bisa samar-samar melihat, tetapi ia punya prinsip hidup luar biasa. Ia tidak mau diistimewakan, ia tidak mau mendapat belas kasihan dalam arti dikasihani, tetapi ia mengambil sikap untuk berdikari, ia mengambil sikap untuk bertanggung-jawab dalam hidupnya. Itulah yang membuat seorang Borg Will Dale berhasil dalam hidupnya.

Kata-kata penutup dalam bukunya adalah: “Ya Tuhan Bapa kami yang ada di Surga, saya mengucap syukur di hadirat-Mu, saya sangat berterima kasih atas anugerah-Mu ini.”
Seorang yang bersyukur, optimis, sikap positif, padahal memiliki kelemahan cacat fisik. Betapa banyak orang tidak punya cacat fisik tapi memiliki cacat hati, tidak pernah bisa bersyukur dengan apa yang ia miliki. Oleh sebab itu, kembangkanlah sikap positif, bersyuk

SABTU, 26 JUNI 2010

CACAT FISIK BUKAN HALANGAN
Orang yang sukses harus memiliki citra diri yang baik. Orang yang sukses beraneka ragam, kecuali orang tersebut minder dengan penampilannya, maka kesuksesan tidak tergantung pada kondisi fisiknya, tetapi pada mindernya. Ada orang tinggi yang sukses, ada orang pendek yang sukses, ada orang kulit putih yang sukses, ada orang kulit hitam yang sukses, ada orang yang bentuk hidung, mata, warna, rambut, suara berbeda dan sukses. Mereka tidak tergantung pada kondisi fisik mereka, namun betapa banyak orang minder dengan hal-hal seperti itu.

Seorang gadis berumur 12 tahun dari Sasebo, Prefektur Nagasaki, Jepang Barat, pada tanggal 18 April 1997 ditemukan polisi tidak sadar di tempat parkir rumah apartemen setelah dia melompat dari apartemen di gedung tingkat lima. Akibatnya tengkoraknya retak dan dia mengalami koma serta harus dirawat secara intensif. Gadis ini meninggalkan catatan bahwa ia melompat seba diejek teman-teman sekelasnya karena aksennya jelek (Kompas, Selasa 22 April 1997). Betapa orang yang mempunyai citra diri buruk, minder bisa membuat sikap orang menjadi nekat.

Hidup atau jiwa seseorang dibentuk oleh banyak hal tidak hanya keadaan fisiknya saja. Seseorang bisa saja kurang dalam segi fisik, tetapi berkembang dalam hal lain. Banyak orang yang berhasil dalam hidupnya walaupun fisiknya kurang. Karena itu, jangan memperhatikan kelemahan fisik kita saja. Jalani hidup ini dan raihlah sukses, walaupun kondisi fisik kita memiliki kekurangan.

Katherine Bevis menceritakan bahwa di antara para muridnya ada seorang mahasiswa yang pergi kemana-mana dengan menggunakan alat penyangga kaki. Pemuda ini memiliki optimisme yang tinggi dan talenta bergaul yang luar biasa dan dihormati serta disenangi teman-temannya.

Suatu hari seorang temannya bertanya kepadanya apa yang menyebabkan kakinya cacat. “Infantile Paralysis (Penyakit lumpuh yang menyerang anak-anak),” ujarnya singkat tanpa mencoba membesar-besarkan kesukaran yang dialaminya.
“Dengan kemalangan seperti ini bagaimana Engkau bisa menghadapi dunia dengan berani?” tanya temannya yang lain.

“Oh,” jawab pemuda itu dengan tersenyum. “Penyakit itu tidak pernah menyentuh jantung hatiku, saya masih hidup dan saya jalani hidup ini.”
Ada orang yang jauh lebih cacat bukan hanya tanpa kaki, tetapi masih lebih baik daripada si gadis yang lengkap badannya, tetapi hanya diejek oleh teman-temannya karena aksen bicaranya jelek, ia bunuh diri. Apa yang membedakan orang yang sukses dan orang yang gagal? Rasa minder.

Orang minder tidak akan berhasil, karena itu kembangkan hal-hal positif di hatimu. Manusia fisik hanyalah bungkusnya saja, tapi yang terutama adalah yang di dalamnya. Apapun bentuk fisikmu kalau engkau tidak minder, engkau giat, ulet, gigih, rajin, maka pasti engkau bisa sukses, karena sukses adalah hak setiap orang.
Diposkan oleh Jarot Wijanarko di 17:08 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Berbagi ke Google Buzz

Label: inspirasi hari ini
SELASA, 22 JUNI 2010

MEMBERI DAN BAHAGIA
Untuk sukses seseorang harus memiliki citra diri yang baik. Citra diri yang baik tidak turun dari langit, tetapi secara sadar harus dibangun. Bagaimana membangun citra diri baik? Lakukan sesuatu yang berguna bagi orang lain tanpa mengharapkan sesuatu bayaran atau imbalan.

Dr. Carl Jung, seorang psikiater dari Swiss mengatakan: “Kurang lebih sepertiga pasien saya tidak menderita penyakit syaraf secara klinis, tetapi penyakit syaraf yang disebabkan oleh hidup yang hampa dan tiada guna.”

Banyak hal dalam kehidupan sehari-hari yang sebenarnya bisa dilakukan agar hidup menjadi lebih berguna, yaitu dengan berbuat baik terhadap orang lain. Anda bisa mengunjungi orang sakit dirumah sakit, memberikan kue terhadap orang cacat, menjaga bayi ibu muda yang sedang keluar, pokoknya apa saja yang bisa anda lakukan untuk orang lain dan orang tersebut tidak bisa membalas anda, serta anda tidak dibayar dalam melakukannya. Itu akan memberikan anda sebuah nilai hidup dan citra diri yang kuat sekali.

Ada sebuah cerita tentang seorang yang stress berat karena mengalami kegagalan. Perusahaannya bangkrut, terjerumus penggunaan narkoba, keluarganya berantakan, dan akhirnya ia mengambil keputusan untuk bunuh diri. Ia berjalan menuju sebuah jembatan yang berada di atas sebuah sungai berarus deras. Tempat itu sangat tepat untuk bunuh diri. Ketika ia sedang menghadap sungai dan bersiap-siap melompat, tiba-tiba ada seorang pengemis melintas dan melihatnya berdiri dalam kegelapan.

“Tolong, Pak. Beri saya limaratus rupiah untuk membeli makanan,” kata si pengemis.

Orang tersebut tersenyum dalam kegelapan. Baginya limaratus rupiah sungguh jumlah yang tidak berarti, tapi jumlah itu sangat berarti bagi si pengemis yang kelaparan tadi.

Orang yang mau bunuh diri itu berkata,”Saya punya lebih dari itu.” Sambil mengambil dompetnya. “Ini ambillah semuanya yang ada dalam dompet ini, ada duaratus limapuluh ribu,” kata pria yang mau bunuh diri itu sambil memberikan dompetnya pada pengemis itu.

Pengemis itu kebingungan,”Loh, Pak. Mengapa semua?”

“Tidak apa-apa, saya tidak membutuhkan uang itu ditempat yang saya akan tuju,” demikian kata pria itu sambil menunjuk ke bawah ke arah sungai.

Pengemis itu mengambil dompet si pria lalu berdiri memegangnya, tetapi ragu-ragu sejenak. Kemudian pengemis itu berkata,”Tidak pak! Saya memang tidak punya uang, tetapi saya bukan seorang pengecut dan saya juga tidak akan mengambil uang dari seorang pengecut, bawalah uang ini ke dalam sungai.” Pengemis itu mengembalikan dompet si pria. Meskipun pria itu mendesaknya untuk memberikan semua uangnya, tetapi tetap saja pengemis itu tidak mau, malah pengemis itu pergi meninggalkan si pria.
Pria yang ingin bunuh diri itu mengambil nafas dalam-dalam, tetapi tiba-tiba pria itu begitu menginginkan pengemis itu mengambil lagi uang yang hendak dikembalikannya. Ia ingin merasa berguna dengan cara menolong pengemis yang kelapara tadi. Ia ingin memberi tetapi tidak bisa.

Satu pikiran terlintas dalam benaknya. “Saya tidak pernah mencoba hal ini sebelumnya, mengapa saya tidak pernah melakukan ini, memberi dan menjadi bahagia?”
Tiba-tiba si pria yang hendak bunuh diri itu tersenyum ceria. Ia tidak jadi bunuh diri. Ia ingin hidupnya berguna buat orang lain. Memberi dan bahagia. Ia memandang sungai itu untuk yang terakhir kalinya, lalu kembali ke rumahnya dengan konsep hidup yang baru. “Mengapa tidak mencoba memberi dan bahagia?”

Memberi dan bahagia, dengan prinsip ini maka orang akan berada dalam jalur sukses.

Greatt Walltz

CHARLES BOUDIN, TELADAN

Ada seorang berkebangsaan Kanada yang bernama Charles Boudin. Ia pernah berjalan di atas seutas kawat 340 meter, yang direntangkan dari satu bukit ke bukit lainnya sementara di bawahnya jurang dengan sungai berarus deras. Hanya dengan tongkat seberat 18 kg dan panjangnya 18 m, dia menjaga keseimbangan tubuhnya saat berjalan di atas kawat. Semua orang yang menyaksikan peristiwa itu menahan nafas, karena itu merupakan pertunjukan yang mencekam. Resikonya kalau dia salah langkah, salah perhitungan, terpeleset akan mati, karena ia tidak menyediakan jaring pengaman (safety net), artinya kalau ia jatuh, maka ia akan mati. Tetapi luar biasa, Charles bisa melakukannya dengan baik. Ia bisa mencapai bukit yang satunya sejauh 340 meter dengan selamat. Ketika ia sampai di bukit itu, ia menantang para penonton yang ada di situ.

“Apakah Anda percaya kalau saya akan kembali lagi dengan selamat?” Semua penonton serempak menjawab,”Percaya!”

“Bagaimana kalau saya mengajak salah satu dari Anda bersama dengan saya.” Maka semua orang mulai beralasan. Ada yang berkata,”Jangan saya, saya terlalu gemuk, nanti takut jatuh.” Yang lain bilang,” saya takut ketinggian.” Dan masih banyak alasan lainnya.

“Tetapi, Anda percaya kalau saya bisa menyeberang kembali?” Dan semua kembali menjawab,”Percaya!” Tetapi tetap saja tidak ada yang merespon dalam tindakan nyata.
Akhirnya ada seorang anak muda, bernama Henry, maju dan bersedia menyertai Charles Boudin. Semua orang yang ada di situ mulai berkata,”Kamu hebat sekali, berani sekali.”

Henry memberanikan diri karena ia percaya pada Charles Boudin. Ia segera naik menemui Charles Boudin. Sebelum berangkat Henry diberi petunjuk: Ikuti saja langkah saya, pegang bahu saya erat-erat dan tetap terus memandang bahu saya. Jangan lihat ke kiri, ke kanan atau ke bawah kalau tidak mau jatuh. Pada awal perjalanan memang tidaklah susah, tetapi ketika sampai di tengah, saat angin menerpa dan kawat itu terayun-ayun, dia sulit sekali melanjutkan perjalanannya. Henry mengalami peristiwa yang menegangkan dan menakutkan, tetapi Charles Boudin mengingatkan,”Tetap fokus pada bahu saya, jangan lihat kiri dan kanan dan ikuti gerakan saya.”

Maka Henry mengikuti setiap gerakan Boudin dengan teliti. Ia memandang ke depan pada bahu Boudin. Akhirnya Henry berhasil sampai ke seberang bersama Boudin. Semua yang menyaksikan hal itu memberikan applause yang meriah. Kisah nyata ini terjadi pada 30 juli 1958.

Apa yang bisa kita pelajari dari kisah ini? Untuk berhasil kita butuh figur, contoh atau teladan. Kita perlu melihat dengan teliti setiap gerakannya dan mengikutinya. Jika Anda ingin sukses, ingin berhasil, marilah kita berhikmat. Carilah figur seorang yang sukses, lihat terus dia, amati gerakannya dan ikuti dari belakang. Untuk sukses kita perlu diinspirasi oleh seseorang yang sudah sukses. Bila perlu jadikan dia mentor dalam hidupmu. Undanglah dia untuk menjadi mentormu. Amati kehidupannya dengan teliti, ikuti gerakannya, jangan tengok kanan-tengok kiri, maka engkau akan menjadi sukses sebagaimana dia sukses.

TELITI DALAM HAL KECIL

Pernah ada cerita tentang 3 orang tukang batu yang sedang menumpuk batu bata. Orang pertama ditanya,”Pak, Anda sedang melakukan apa?” Dia menjawab,”Saya sedang menumpuk batubata.” Orang kedua ditanya,”Bapak sedang melakukan apa?” Dia menjawab, “Saya sedang membuat dinding. Tukang batu ketiga ditanya pertanyaan yang sama,”Apa yang sedang bapak lakukan?” Tukang batu ketiga menjawab,”Saya sedang membangun sebuah rumah yang paling besar dan indah di kota ini.”

Anda mengerti maksud saya? Tukang batu pertama tidak memiliki visi, atau pandangan yang jauh ke depan tentang apa yang dia lakukan. Tukang batu kedua, lebih lumayan punya visi yang lebih jauh. Tetapi tukang batu ketiga memiliki pandangan yang sangat jauh ke depan, yaitu membuat rumah yang besar dan indah. Anda bisa bayangkan, hasil kerja yang didapat oleh tukang batu tersebut? Tukang batu ketiga akan memberikan hasil yang paling sesuai dengan keinginan yang diharapkan sang arsitek, dibanding dengan tukang batu pertama dan kedua, yaitu membangun rumah yang besar dan indah. Wajar saja bila tukang batu ketiga akan mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi. Pertanyaannya: Apakah Anda memiliki visi dengan apa yang anda kerjakan atau lakukan saat ini? Apakah Anda memiliki visi ke depan tentang pekerjaan, usaha, kegiatan sosial, atau kegiatan sehari-hari yang anda lakukan? Apakah terkait satu dengan yang lain? Ataukah Anda mengalir begitu saja.

Atau Anda memilki visi ke depan tentang hidup Anda dan semua yang Anda kerjakan sebenarnya terkait satu dengan yang lain dalam kerangka membangun sebuah rumah yang besar dan indah. Anda berolahraga, Anda bergaul, Anda berjejaring dalam sosial, melakukan kegiatan ini dan itu, semuanya dalam sebuah kerangka besar yang sedang Anda tuju. Bila Anda orang yang seperti itu, maka Anda adalah orang yang memiliki mimpi dan visi besar, dan waktu akan membuktikan suatu saat Anda akan berhasil.
Sudahkah Anda menuliskan semua visi Anda dalam sebuah kertas. Ataukah Anda hanya menjalaninya begitu saja pekerjaan Anda dan mengalir seperti air.

Jangan lupa kesuksesan datang karena direncanakan. Bila tidak direncanakan maka kesuksesan tidak akan datang, bahkan seandainya kesuksesan datang Anda tidak akan tahu kapan waktunya. Bila Anda tidak mempersiapkan keberhasilan, maka Anda sedang mempersiapkan kegagalan bagi hidup Anda. Karena itu mari kita menjadi bijaksana dengan memiliki tujuan dalam hidup kita, baik tujuan jangka panjang, mimpi, cita-cita dan angan-angan atau tujuan-tujuan kecil jangka pendek yang akan kita lakukan dengan teliti, dengan antusias, dengan bergairah, karena semua hal-hal kecil yang kita lakukan, kita sadari itu semua ada kaitannya dalam tujuan jangka panjang.

Sebagaimana seorang tukang batu melakukan pekerjaan dengan teliti, seperti membuat dinding, membuat kusen, tapi hal kecil itu dia lakukan ada kaitannya dengan sebuah bangunan besar dan indah yang sedang ia impikan. Mari kita impikan sebuah visi dan masa depan yang besar dan kita menjalaninya langkah demi langkah dengan mulai mengerjakan hal-hal kecil dengan teliti. Kita semangat melakukannya karena ada kaitannya dengan hal yang besar yang kita impikan. Mari kita sukses dengan menjadi bijaksana.

SPANYOL : KEKUATAN TIM

Jerman adalah langganan juara dalam sepak bola, karena mereka memiliki keutamaan-keutamaan dasar sepak bola yang tradisional seperti, mentalitas yang kuat, disiplin yang tinggi, pantang menyerah. Belum lagi mereka terkenal memiliki fisik yang kuat. Namun Euro 2008 ternyata membuktikan bahwa semuanya itu tidak cukup ketika menghadapi perlawanan tim Spanyol yang bermain dengan begitu modern, dengan itelijensi dan tehnik yang tinggi. Belum lagi Spanyol menunjukkan sepak bola bukan permainan individu tetapi permainan tim.

Memang Spanyol telah meninggalkan gaya permainan matadornya yang individual dan beralih ke permainan yang mengandalkan kekompakan tim. Perubahan ini terkait dengan sejarah sport di spanyol sendiri. Di bawah diktator Franco individualisme sangatlah dipentingkan. Tidak heran bila dalam kurun selanjutnya Spanyol berjaya dalam olahraga individual, seperti tennis, formula-1 dan balap sepeda. Belakangan ini Spanyol juga berjaya dalam olah raga beregu, seperti bola tangan, basket dan hoki. Perubahan itu terjadi sebagai akibat dari sebuah modernisasi masyarakat, kata pelatih basket Spanyol, Epo Hernandez. Perubahan itu juga merambat ke sepak bola.

Tim Spanyol di bawah Louis Aragonez jelas memperlihatkan sepak bola modern hanya bisa dimainkan dalam kebersamaan. Pengabdian kepada tim inilah yang membuat tim sepak bola Spanyol menjadi indah. Mereka bermain dengan pasing pendek dan jeli. Tempo permainan juga berubah-ubah, cepat, lambat dan kemudian menjadi cepat lagi. Mereka seakan memainkan sepak bola biasa yang lambat tapi indah, sekaligus memadukannya dengan kecepatan yang dituntut sepak bola modern.

Sergio Ramos dan kawan-kawannya bermain tegas dan lugas, tetapi tidak ada kesan kekerasan, militerisme dalam setiap gerak mereka. Malahan mereka menampakkan suatu romantisme sepak bola yang indah. Betapa eloknya pasing Xafi dalam setiap permainannya. Dengan gaya permainan Spanyol yang demikian, maka Jerman yang mengandalkan gaya permainan sepakbola klasik, dibuat kalang kabut.

Sepak bola adalah cermin dinamika masyarakat. Dari sepak bola Spanyol kita bisa menarik pelajaran untuk kehidupan bermasyarakat kita. Kita bisa belajar berhikmat dan bijaksana dari kemenangan Spanyol kali ini. Dalam kehidupan modern saat ini, tidak cukup bila kita berpegang pada gaya lama yang berasal dari nilai-nilai klasik dan tradisional kita. Kita masih harus terus mencari intelijensi, trik, tehnik dan taktik baru yang mungkin tidak ada sambungannya sama sekali dengan keutamaan dan nilai-nilai lama kita. Dan itu harus kita cari bukan secara individual tapi dalam kebersamaan. Hanya dengan cara demikian, kita akan menjadi Spanyol modern yang bisa menggulingkan raksasa tradisional Jerman.

Mari kita ambil hikmat dari kisah ini. Bahwa ini tidak hanya berlaku dalam permainan sepak bola, tetapi juga dalam bisnis, dalam sosial, atau politik. Kita tidak bisa menggunakan kekuatan, arogansi, pengalaman lama, budaya lama yang sebenarnya sudah menjadi kejenuhan bagi masyarakat. Kita perlu menjadi lugas tanpa kekerasan. Romantisme politik, bukan kekerasan politik. Romantisme olah raga dan bukan kekerasan olah raga. Dengan menekankan pada prinsip-prinsip humanisme, pluralisme, kebersamaan, kekuatan tim, bukan individu. Bukan saatnya lagi bergaya ala Rambo, tetapi gaya tim. Itulah yang harusnya ditunjukkan bukan hanya dalam persebak-bolaan, tetapi juga dalam bisnis, marketing, dalam membangun jaringan. Orang-orang yang sukses adalah orang yang memiliki tim yang kuat. Karena itu mari kita menjadi bijaksan dengan membangun sebuah tim.
Diposkan oleh Jarot Wijanarko di 05:30 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Berbagi ke Google Buzz

Label: inspirasi hari ini
XAVI HERNANDEZ

Euro 2008 telah selesai dan memunculkan Xavi Hernandez sebagai pemain terbaik Euro 2008. Ia sendiri tidak banyak mencetak gol. Gelandang tengah yang berpostur tinggi ini hanya menyumbangkan satu dari 12 gol yang dikumpulkan oleh tim matador Spanyol. Mengapa ia dipilih sebagai pemain terbaik? Karena bola yang dia terima, entah diarahkan ke depan, ke belakang, atau ke samping melalui dirinya, maka menjadi umpan bagi pemain lain untuk mencetak gol. Ia seolah menjadi dirigen dari permainan sepak bola itu sendiri. Ia memberikan umpan-umpan yang baik kepada pemain lain.

Xavi Hernandez dinobatkan sebagai pemain terbaik yang terdiri dari sembilan orang berpengalaman yang mengamati seluruh pertandingan Euro 2008, juga memperhitungkan jajak pendapat online yang dilakukan di situs Castrol Performance Index sepanjang turnamen ini. Berdasarkan statistik partai final itu, gelandang berpostur 170cm tersebut paling banyak melakukan pasing, yaitu sebanyak 62 kali dengan tingkat akurasi 87%. Partai final itu adalah penampilan yang ke-63 di timnas Spanyol. Ia melakukan debut di timnas bersama teman-temannya yang lain.

Berikut ini komentar dari Andy Roxburgh, ketua tim teknis UEFA yang juga mantan pelatih tim Scotlandia,”Kami memilih Xafi karena ia menunjukkan gaya permainan Spanyol sesungguhnya. Ia memberikan segalanya di sektor penguasaan bola, operan dan pengiriman umpan terobosan.”

Apa yang bisa kita pelajari dari kisah sukses Xafi Hernandez? Untuk menjadi sukses, kita tidak harus sukses sendirian mencetak gol yang paling banyak. Dia hanya mencetak satu saja dari 12 gol yang dikumpulkan timnya. Tetapi ia menjadi fasilitator. Ia menjadi pengumpan yang baik. Ia menjadi pendukung bagi suksesnya orang lain. Inilah yang sangat penting di dalam sebuah keberhasilan tim, yaitu merelakan orang lain berhasil, memimpin supaya orang-orang di sekitanya berhasil, dan keberhasilan teman-teman yang lain adalah keberhasilannya. Ia bermain tanpa ambisius, ia bermain, cantik, ia bermain dengan tehnologi tinggi. Orang mengatakan ia bermain dengan romantisme sepak bola, bermain dengan perasaan, dengan seni dengan kekompakan. Itulah rahasia sukses Xafi Hernandez.

Dari kisah ini, mari kita menjadi berhikmat. Untuk sukses kita tidak hanya perlu kekompakan tim, tetapi niat, karakter, attitude, kesenangan membuat orang lain berhasil. Keberhasilan bersama-sama, tidak ingin menonjolkan diri, karena kalau ingin menonjolkan diri akan membuat anggota tim yang lain iri, perpecahan terjadi, atau bahkan dijegal oleh yang lain. Keindividuan, egoisme harus diturunkan untuk meraih keberhasilan bersama-sama.

DOUGLAS Mc ARTHUR

Selama Perang Dunia I, Kolonel Douglas Mc Arthur memobilisasi anak buahnya dengan baik. Sehingga saat PD I berakhir, ia dianugerahi tujuh bintang perak dan medali pengabdian. Semua penghargaan itu ia terima karena kemampuan dan loyalitasnya yang tinggi dalam menggalang kerjasama dari pasukan yang dipimpinnya.

William Manchester mencoba menganalisa perbuatan Mc Arthur dalam bukunya American Caesar. Inilah analisa William Manchester terhadap Mc Arthur:

Dibandingkan dengan perwira tinggi yang seusia dengannya, Mc Arthur memang dekat dengan anak buahnya. Ia komandan yang ikut merasakan kegelisahan dan bahaya yang dialami dan dihadapi anak buahnya. Yang lebih baik lagi, ia sangat menghargai setiap orang yang dipimpinnya. Ia memiliki kelebihan yang dapat membakar semangat dan perasaan anak buahnya. Ia menaruh perhatian terhadap masing-masing mereka. Kelompok yang bermotivasi tinggi, sadar bahwa pemimpinnya mengasihi mereka dan mereka setia sampai akhir terhadap pemimpin seperti itu. Berbagai peristiwa yang mereka alami dalam peperangan adalah faktor yang memupuk kebersamaan dan kerjasama tim yang didasari oleh kesetiaan. Apa rahasia kesetiaan dari orang-orang gagah perkasa dibawah kepemimpinan Mc Arthur? Rahasianya adalah keberhasilan diraih ketika Mc Arthur tidak menikmati keberhasilan itu seorang diri. Ia memberikan kedudukan dan fasilitas yang baik kepada mereka yang setia.

All for one, atau semua untuk satu tujuan adalah prinsip yang ditanamkan pemimpin-pemimpin besar kepada sahabat-sahabatnya untuk mempertahankan kemenangan-kemenangan mereka. Kesatuan dan kesehatian anggota tim sangat berpengaruh terhadap kekokohan dan pencapaian hasil dari kerja yang maksimal. Prinsip ini berlaku dalam dunia apa saja, baik olahraga, bisnis atau yayasan maupun politik. Sebagai seorang pemimpin maka Anda harus sadar bahwa Anda membutuhkan orang lain dan Anda dibutuhkan orang lain.

Karena itu Anda harus menjadi pohon-pohon rindang untuk berteduh bagi anak buah Anda. Supaya anak buah Anda memiliki rasa aman bekerja dengan Anda. Komitmen Anda terhadap anak buah Anda akan menumbuhkan loyalitas anak buah kepada Anda. Tidak ada yang gratis dan tidak ada yang cuma-cuma. Setiap sikap yang kita berikan kepada anak buah, maka itu juga yang akan diberikan anak buah kepada pemimpinnya.

Karena itu jika Anda ingin sukses, maka selain mengisi otak Anda dengan ilmu pengetahuan terbaru atau tekhnologi yang canggih, lebih dari itu seorang bisa menjadi pemimpin karena kepribadiannya. Seorang diikuti oleh orang lain, karena karakternya. Seorang dijadikan contoh karena perilakunya. Oleh sebab itu, bangunlah kepribadian Anda dengan membangun karakter Anda. Perhatikan dan hargai anak buah Anda, maka Anda akan mendapatkan loyalitas dari mereka. Sehingga Anda akan diakui sebagai seorang pemimpin yang sejati, hidup maksimal, meraih prestasi puncak.
Diposkan oleh Jarot Wijanarko di 05:28 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Berbagi ke Google Buzz

Label: inspirasi hari ini
LAURIE MAGERS

Mengenai masalah mengembangkan dan memaksimalkan diri, maka Anda akan mendapat inspirasi dari cerita klasik ini.

Laurie Magers, seorang yang bekerja sebagai asisten manajer administrasi di sebuah perusahaan. Ia bekerja pada perusahaan itu dengan latar belakang pendidikan SLTA. Laurie gemar sekali membaca dan mengikuti berbagai seminar. Hal itu dilakukannya selama bertahun-tahun, sehingga ia memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas. Ketika perusahaan tempat ia bekerja mengadakan evaluasi menyeluruh dari orang-orang kunci, maka hasil pekerjaan Laurie mendapatkan nilai yang tinggi atau sama dengan hasil mereka yang berpendidikan S2. Semua itu berkat semangat kerjanya yang tinggi dan kegigihannya untuk mengikuti pendidikan informal. Akhirnya perusahaan memberikan jaminan untuk Laurie agar tetap dipekerjakan, walaupun kelak ada pengurangan pegawai di perusahaan itu.

Untuk mendapatkan sukses seperti Laurie Magers, maka kita bisa mengadopsi tiga kiat sukses yang diajarkan oleh Laurie:

Prinsip pertama adalah disiplin. Ketika kita ingin berhasil maka kita harus berusaha mendisplin diri sesuai dengan aturan-aturan yang ada. Jangan berharap akan berhasil bila kita tidak mau hidup disiplin. Sebab mereka yang disiplin yang akan meraih sukses.

Prinsip kedua, kerja keras. Paculah diri kita bekerja lebih keras lagi sehingga dapat menghasilkan sesuatu dengan gemilang. Jangan menghitung-hitung tenaga yang telah kita keluarkan. Ketika kita belum melihat hasil dari apa yang kita kerjakan, maka kita harus memacu diri untuk bekerja lebih keras lagi. Percayalah bila sudah tiba waktunya untuk menuai, maka kita akan terkagum-kagum melihat hasil kerja keras kita, dan saat itu kita sudah bisa menikmati hasil dari kerja keras kita.

Prinsip ketiga adalah keahlian (skill). Setiap orang pasti memiliki keahlian. Jika ingin sukses maka keahlian yang kita miliki harus terus dikembangkan, dan jangan cepat puas atas apa yang telah dicapai. Singkirkan kemalasan, rasa malu atau minder, karena pendidikan formal kita rendah. Justru karena pendidikan formal kita rendah, kita harus terus meningkatkannya dengan mengikuti berbagai seminar atau pelatihan informal seperti yang dilakukan Laurie. Apa yang telah dilakukannya dalam meningkatkan keahliannya dengan mengikuti seminar-seminar dan pelatihan-pelatihan informal telah membuat dirinya memiliki kemampuan setara sarjana bahkan sarjana S2. Tetapi orang yang malas belajar akan ditinggalkan oleh lingkungan atau keadaan, karena zaman terus berubah dan membutuhkan orang-orang yang memiliki kemampuan yang lebih tinggi. Karena itu, selalu tingkatkan kemampuan kita.

Anda juga bisa membangun kesuksesan atas dasar integritas. Jika kemampuan, kepandaian dan intelektual sudah sulit untuk ditingkatkan maka integritas adalah hal yang masih bisa Anda tingkatkan. Kejujuran dan kebenaran. A adalah A, B adalah B. Anda menjagai perusahaan dimana Anda bekerja dengan integritas Anda, sehingga Anda menjadi orang yang dipercaya oleh pemilik perusahaan. Pemilik perusahaan tetap terus memakai Anda, bukan karena ilmu atau kemampuan atau kecerdasan otak Anda, tetapi karena integritas Anda. Anda bisa dipercaya karena integritas Anda. Jika pemilik perusahaan membutuhkan informasi yang benar, ketika ada pertikaian, ada perselisihan, maka pendapat ketiga yang bisa dipercaya adalah pendapat Anda, sebab Anda adalah orang yang berintegritas.

KODOK TULI

Ada sebuah kisah tentang seekor kodok yang tercebur dalam sebuah baskom yang berisi susu. Ia meloncat-loncat berusaha keluar dari dalam baskom itu, tetapi sulit sekali. Di atas baskom telah menanti dua ekor kodok yang mengatakan ia akan sulit keluar dari baskom itu, bahkan mustahil bisa keluar dari sana. Kedua kodok itu mengatakan hal-hal yang melemahkan semangat sang kodok yang tercebur itu. Mereka mengejek dan mengolok-olok, bahkan menyalahkan kenapa tidak hati-hati waktu berjalan sehingga ia tercebur dalam baskom itu.

“Makanya hidup harus hati-hati.” “Kamu sih ceroboh, melompat-lompat tanpa tujuan”. Dan berbagai perkataan penghakiman lainnya. Tetapi kodok yang sedang berusaha keluar dari baskom tidak memperdulikan ucapan kedua kodok itu. Ia terus berusaha untuk meloloskan diri. Memang sulit sekali. Ia bahkan sudah puluhan kali mencoba, tetapi tidak berhasil juga. Sementara ia melompat, tercebur lagi, melompat, gagal lagi, kedua kodok yang berada di atas tidak berhenti mengucapkan kata-kata yang melemahkan sang kodok itu. Namun tanpa disangka-sangka, pada lompatan yang kesekian ratus kali, kodok itu melompat sekuat tenaga dan berhasil keluar dari dalam baskom.

Setelah berada di luar si kodok ditanya, mengapa ia berhasil keluar, padahal sudah dikatakan agar ia menyerah saja. Tetapi si kodok hanya menjawab, “Apa, apa, apa…” Ternyata kodok itu adalah kodok yang tuli. Jadi sejak tadi ia memang tidak mendengar semua perkataan kedua kodok yang mengejek dan melemahkan dia. Ia hanya bisa melompat dan melompat. Bahkan ia mengira kedua temannya itu sedang menyemangati dia supaya terus berusaha.

Untuk berhasil kita perlu kerja keras dan semangat baja. Karena berhasil tidak datang begitu saja. Ada kegagalan, ada rintangan, ada masalah datang silih berganti. Tetapi bila orang ulet, tekun dan gigih, maka waktu yang akan menunjukkan bahwa ia suatu saat pasti akan berhasil, karena keberhasilan membutuhkan kegigihan. Tetapi sering semangat kita habis karena kita terlalu banyak mendengarkan komentar orang, pendapat orang, ejekan orang lain. Karena itu, sebenarnya kita perlu tidak memperhatikan tidak semua yang kita dengar. Kita perlu memilah-milah yang baik saja. Dan lebih baik lagi kalau kita konsentrasi saja pada visi besar dan tujuan besar yang hendak kita capai dalam hidup ini. Kita lakukan terus apa yang harus kita lakukan dengan semangat, karena suatu saat keberhasilan itu pasti akan datang. Lakukan dengan semangat tanpa mendengarkan banyak komentar dari orang lain. Semangat bisa patah dan hancur, karena terlalu banyak mendengar komentar yang negatif.

Lihat orang-orang lain yang berhasil yang bisa menginspirasi hidupmu. Perhatikan hidup mereka yang sukses, dengarkan kisah mereka dan berikan semangat kepada dirimu sendiri dari orang-orang yang memberimu semangat. Pilihlah teman-teman atau kelompok orang-orang yang optimis supaya itu mempengaruhi jiwamu. Atau dengarkan inspirasi dari kami dan jadilah bijaksana, hidup sukses dan maksimal.
Diposkan oleh Jarot Wijanarko di 05:20 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Berbagi ke Google Buzz

Label: inspirasi hari ini
VISI DAN PERASAAN

Seorang yang sukses adalah seorang yang memiliki jiwa pemimpin. Seorang pemimpin adalah orang yang bisa membedakan antara perasaan,penilaian dan evaluasi dalam dirinya dengan visi,komitmen dan janji-janji. Seorang pemimpin adalah orang yang bisa membedakan antara perasaan dan visi yang harus dijalani.

Saya berikan contoh dalam kasus general elektrik perusahaan besar didunia. Ketika Jack Welch seorang CEO generasi kedelapan,dan termuda dalam sejarah pemimpin General Electric.Ia membangun GE yang saat itu merupakan perusahaan yang memang sudah besar namun lamban dalam pertumbuhan. Maka dia mulai berfikir diperlukan sebuah revolusi.Tahun-tahun pertama saat Wells menjadi pucuk pimpinan merupakan pertempuran yang tidak pernah henti.Revolusi yang dicanangkannya berarti mengibarkan bendera perang terhadap cara kerja lama di General Electric. Dan menata ulang perusahaan itu dari pucuk sampai akar.

Pada dasawarsa pertama kepimpinannya,Welch memperbaiki,menutup atau melego ratusan bisnis.Menghapus lapis-lapis manajemen dan mengubah gaya birokratis perusahaan tersebut. Dapat dibayangkan betapa sulitnya dasawarsa pertama kepemimpinan Jack Wells untuk mewujudkan General Electric menjadi salah satu perusahaan yang paling kompetetif didunia. Tidak mudah mengubah sesuatu yang sudah dianggap umum dan baik diperusahaan tersebut.

Tidak mudah dalam bersikap tentang arus birokrasi lama yang begitu mengagungkan jabatan. Birokrasi seperti itu oleh Welch justru dianggap pemimpin bukan seperti itu. Welch menanamkan sebuah culture baru dalam birokrasi bahwa seorang pemimpin harus mendengarkan bawahannya. Karena dengan mendengarkan bawahannya dia bisa mendapatkan masukan,ide-ide yang terbaik dan original. Setiap lapis dalam General Electric dituntut untuk berani menyuarakan ide-ide terbaiknya dalam setiap pertemuan. Dan setiap manajer harus mendengarkannya .Itu membuat ada perubahan yang luar biasa dalam General Electric dasawarsa tersebut.

Dasawarsa selanjutnya dia membuat gebrakan lagi yang juga tidak populer dimata karyawan yaitu melakukan pengurangan karyawan,phk besar-besaran. Itu dilakukan untuk mendapatkan karyawan yang memiliki visi yang sama. Dia merekrut yang baru dan mengganti yang lama. Apa yang dilakukan Wells bukan sekedar seorang CEO perusahaan. Tapi bisa dikatakan dia seorang pemimpin yang berani. Bertindak berdasarkan visi. Keputusan yang tepat dan mengeyampingkan perasaan-perasaan yang tidak enak. Karena semua yang dilakukannya itu sebenarnya untuk kebaikan perusahaan itu sendiri. Maka sampai hari ini General Electric adalah sebuah perusahaan besar dan ternama dengan keuangan yang kuat sekali.Tanpa seorang Jack Welch yang menaruh pondasi yang kuat,belum tentu akan mendapatkan keberhasilan seperti itu. Seorang pemimpin yang besar adalah orang yang berani bertindak. Bisa memisahkan antara perasaan dan visi.

TUJUAN HIDUP YANG MULIA

Orang yang sukses kalau dia memilki motivasi,gairah yang kuat sekali. Tapi apa yang membuat seseorang bisa memiliki gairah semangat yang kuat sekali? Kalau dia memiliki tujuan yang mulia.

Saya akan berikan kisahnya Margareth Haugree. Ketika Margareth Haugree masih bayi,ayah ibunya meninggal dunia. Ia kemudian diangkat oleh dua orang yang masih muda yang miskin namun baik hatinya. Ia tinggal dan tumbuh dewasa bersama mereka dan kemudia menikah dan mempunyai seorang bayi. Setelah itu mereka pindah ke Baltimore di New Orlando supaya kesehatan suaminya lebih baik. Tetapi tidak lama kemudian suaminya meninggal dunia. Jadi Margareth Haugree menjadi seorang janda yang miskin. Tetapi dia adalah seorang wanita yang kuat dan terbiasa bekerja. Sepanjang hari dari pagi sampai petang dia menyetrika pakaian dari tempat sebuah pencucian pakaian. Setiap hari,saat dia bekerja,dia melihat kejendela dan melihat anak-anak kecil yang sudah tidak punya ibu dari sebuah panti asuhan dekat dia bekerja sebagai penyetrika pakaian.

Tidak lama setelah itu,suatu penyakit yang hebat melanda kota itu. Banyak orangtua,ayah ibu yang meninggal dunia karena penyakit itu. Sampai-sampai terdapat lebih banyak anak-anak yatim piatu daripada jumlah panti asuhan yang bisa menampung mereka. Anak-anak membutuhkan seorang teman yang baik. Mungkin tidak pernah terlintas dalm pikiran kalian,seorang wanita miskin yang bekerja ditempat pencucian pakaian bisa menjadi seorang teman bagi anak yatim piatu. Itulah yangn dilakukan Margareth Haugree. Menjadi teman bagi mereka. Ia menghadap pengelola panti asuhan memberi tahu, bahwa ia akan memberikan sebagian upahnya dari penyetrika dan pencuci pakaian untuk anak-anak panti. Tidak lama kemudian ia bekerja begitu kerasnya agar bisa menyisihkan uangnya untuk ditabung dan sebagian untuk anak-anak panti. Dengan tekun ia menabung,menyisihkan sebagian uangnya. Dan ia juga dengan tekun menyisihkan uangnya untuk anak panti. Terkadang ia membelikan dan mengirimkan susu untuk anak panti. Dengan begitu rajin ia memelihara mereka.

Ia terpacu untuk lebih berbuat baik untuk anak-anak panti. Makanya ia membeli dua ekor sapi,memeras susunya dan menjual susunya kepada para pelanggannya. Sepulang dari mengantar susu ia mampir dihotel atau direstoran dan meminta sisa-sisa makanan sore hari itu. Dan diberikan pada anak-anak panti yang pada saat itu kesulitan makanan. Beberapa waktu kemudian Margareth mendapatkan kesempatan untuk membuka sendiri usaha roti kecil-kecilan. Dari tabungan penjualan susu yang ia peroleh. Ia bekerja begitu keras.

Ketika perang saudara meletus,banyak kesusahan dan penyakit melanda kota dan banyak orang menjadi kekurangan. Margareth haugree tidak berhenti mengelola pabrik rotinya. Yang saat itu justru akhirnya diberkati luar biasa. Tidak lama setelah itu usahanya terus berkembang dan semakin lama semakin maju. Dan akhirnya Margareth Haugree memiliki pabrik roti yang cukup besar.

Singkat cerita Margareth Haugree meninggal dunia.Dan ketika tiba saatnya membacakan surat wasiat,orang-orang mendapati bahwa dengan semua uang yang dia berikan,dia masih bisa menyimpan cukup banyak. Dengan semua kegiatan sosial dan membantu panti asuhan dia masih bisa menabung cukup banyak. Dan semua harta kekayaan,pabrik, dia wariskan untuk anak-anak panti. Yang menarik adalah surat wasiat itu tidak ditandatangani karena dia tidak bisa menulis. Surat itu dibuat oleh seorang notaris yang menulis untuknya. Dan dia berikan cap jempolnya karena dia pun tidak bisa membuat tandatangan.

Betapa seorang yang minim pendidikan,seorang yatim piatu hidup dalam kemiskinan. Namun bisa memiliki karya besar sedemikian hebat. Karena dia memiliki tujuan hidup yang mulia. Kalau Margareth Haugree hanya punya tujuan hidup untuk sekedar bisa makan. Maka dengan menjadi pencuci dan penyetrika pakaian itu sudah cukup. Tapi dia hidup tidak hanya untuk makan dan hidup,hidup untuk makan,lalu tidur dan bangun lalu terus berputar untuk itu saja.Dia memiliki tujuan hidup yang mulia.

Kenapa orang mau bekerja keras,orang akan lebih berani bekerja keras lagi kalau dia memiliki tujuan hidup yang mulia. Karena itulah miliki tujuan hidup itu yang akan mendorong engkau bekerja keras dan lebih keras lagi. Kekuatan tujuan hidup yang mulia itu jauh lebih kuat daripada sebuah tujuan untuk menjadi kaya,tujuan untuk untung,menjadi terkenal,tujuan untuk dihormati. Karena ketika tujuan untuk dihormati ternyata tidak dihormati orang bisa kecewa dan kepahitan. Orang punya tujuan untuk kaya,ternyata bangkrut dan rugi mereka akan berhenti bekerja. Tapi orang yang punya tujuan hidup yang mulia,dia akan bergerak terus akhirnya menjadi sukses dengan cara yang bahagia.
Diposkan oleh Jarot Wijanarko di 05:05 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Berbagi ke Google Buzz

Label: inspirasi hari ini
TINDAKAN EFEKTIF

Untuk menjadi sukses selain memiliki cita-cita yang menggebu-gebu dan membara,maka seseorang perlu memiliki tindakan yang efektif. Terlalu banyak orang memiliki cita-cita dan keinginan namun tidak mencapainya. Padahal sebenarnya dia terlihat cukup sibuk. Tapi kenapa hal itu tidak tercapai? Karena tindakannya tidak efektif.

Waktu adalah sama bagi semua orang,yaitu 24 jam. Maka tindakan efektif ini adalah berbicara tentang bagaimana seseorang mengelola sumber–sumber yang ada. Dan yang cukup penting adalah mengelola waktu. Tentu tindakan efektik juga berbicara tentang pengambilan keputusan yang tepat. Penggunaan sumber-sumber daya yang lain. Saya akan bahas kali ini adalah bagaimana menggunakan waktu. Untuk memiliki tindakan yang efektif, maka langkah yang pertama adalah audit dulu,cek,periksa kembali penggunaan waktu-waktu anda selama ini.

Apakah anda terlalu sibuk,tetapi sebenarnya tidak produktif. Karena anda terlalu banyak berbicara dan bergaul kesana kemari untuk hal-hal sebetulnya tidak perlu. Anda harus melatih tubuh anda istirahat secara wajar. Istirahat wajar adalah 6-8 jam sehari. Kalau engkau lebih dari itu maka engkau telah membuang-buang waktu selama ini untuk hal sebenarnya berlebihan. Kalau engkau melatih tubuhmu untuk tidur 6-8 jam sehari maka selebihnya engkau bisa menggunakannya untuk bekerja dan bekerja. Dan tentu akan menjadi lebih produktif. Atau kalau toh untuk bergaul, adalah dalam rangka untuk memperluas jaringan,pergaulan,memperbanyak sahabat dan itu akan memberi dampak untuk sukses anda. Untuk bertindak efektik maka perlu juga hati yang dipenuhi dengan damai sejahtera dan pikiran yang bijaksana. Karena itu beri makan juga untuk hati dan pikiran. Gunakan waktu selama 1 jam untuk membaca hal-hal yang membangun pribadi. Membangun motivasi atau mengembangkan pengetahuan. Latih untuk memberi makanan hati dan pikiran.

Disiplin diri setiap hari,sediakan waktu untuk memberi makan hati dan pikiran. Maka itu akan mempengaruhi tindakan yang efektif anda. Langkah berikutnya setelah anda mengaudit memeriksa kembali jam-jam yang dipakai. Melatih,istirahat yang wajar. Maka yang perlu diperhatikan adalah untuk bisa fokus. Terlalu banyak orang punya keinginan,terlalu banyak orang punya daftar yang harus dilakukan sehingga akhirnya justru tidak ada yang dicapai. Sementara dia mengerjakan pekerjaan A,pikirannya ada pada B,atau C atau pada agenda selanjutnya. Maka buatlah daftar yang harus dilakukan untuk bulan ini,minggu ini dan untuk hari ini. Hari ini apa yang engkau lakukan maka pikirkan apa yang harus dilakukan sampai selesai lalu masuk dalam prioritas yang kedua.

Buatlah daftar,buatlah prioritas lakukan satu demi satu. Ketika mengerjakan satu maka pikirannya hanya ada pada satu dan kerjakan sampai selesai. Maka itu akan membuat saudara lebih produktif,efektik karena saudara fokus.Tanpa fokus dan tidak fokus maka tidak akan pernah muncul hasil yang produktif. Karena tidak fokus adalah perbuatan yang tidak efektif. Selamat mencoba.

SENIN, 24 JANUARI 2011

KUASA PUJIAN

Orang sukses adalah orang yang juga membuat orang lain sukses. Itulah sukses sejati. Bagaimana cara membuat orang lain sukses? Berikan dia dorongan, motivasi dengan cara memberikan pujian. Kuasa pujian itu luar biasa.

Saya ambilkan contoh dari kehidupan sehari-hari. Misalnya, seorang istri suatu pagi memakai baju baru, lalu suaminya berkata,”Wah, engkau cantik sekali.” Teman sekantornya berkata,”Wah, kamu kelihatan langsing.” Teman yang lain juga berkomentar,”Cocok dengan warna kulitmu. Kamu kelihatan lebih cerah.” Ada lagi yang lain berkata,”Kamu kelihatn begitu menarik, cheerful.” Apa yang terjadi kemudian? Saya yakin kalau baju itu kotor segera dicuci, dikeringkan, disetrika tidak lama lagi dipakai lagi.

Pujian membuat orang lain merasa diterima. Pujian membuat orang melakukan hal yang sama lagi, sekali lagi, sekali lagi dan lagi.

Contoh yang lain, ada seorang wanita memakai pakaian pesta. Pakaian itu bukan terbuat dari katun atau bahan lain yang menyerap keringat. Mungkin terbuat dari silk atau sintetis. Bahkan pakaian itu begitu ketat menjepit tubuhnya. Secara fisik, itu tidak enak dipakainya. Namun ketika ia tiba di tempat pesta. Baru saja turun dari mobil orang mulai melihat lalu berkata,”Siapa ya dia? Saya jadi pangling. Kamu seperti artis hari ini.” Begitu masuk ke dalam ruangan pesta orang lain berkata,”Kamu seksi sekali, tapi tetap terlihat sopan. Bagus sekali.” Yang lain berkata,”Kamu anggun sekali.” Ada juga yang berkata,”Kamu cantik sekali, saya pangling sama kamu.” Apa yang terjadi? Sang istri, atau wanita itu ketika diajak pulang belum mau pulang, karena dia belum berjalan berkeliling, karena ia belum berjalan ke semua ruangan, karena dia belum menemui semua orang yang dikenalnya. Ia mau mendapat pujian yang sama dari orang-orang yang dia kenal. Pakaian itu tidak nyaman dipakai bahkan menjepit tubuhnya, namun ia tahan berlama-lama di sanama, karena apa? Karena pujian memang membuat orang tahan menderita.

Oleh sebab itu, berikanlah pujian kepada anak misalnya. Ketika ia mengerjakan PR, bagi anak itu suatu penderitaan, karena dunia anak memang dunia bermain, bukan belajar. Bermain itu menyenangkan bagi anak, tetapi ketika ia dipuji, maka ia mau melakukannya lagi meskipun baginya itu sebuah penderitaan.

Sesuatu yang sulit dilakukan. Sesuatu yang mungkin membuat menderita, tetapi sering itu menjadi ringan karena orang diberikan penghargaan yang sepantasnya. Jangan pujian yang berlebihan, itu namanya rayuan gombal. Tetapi pujian yang sepantasnya, pujian yang wajar, membuat orang merasa diberi tempat, dihargai apa yang ia lakukan, itu mebuat ia berkurang rasa capeknya, membuat ia melangkah maju. Ketika ia sukses, maka orang yang membuatnya sukses akan terkena dampaknya, menjadi sukses. Itu pasti!
Diposkan oleh Jarot Wijanarko di 04:16 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Berbagi ke Google Buzz

Label: inspirasi hari ini
TANGGUNG JAWAB

Orang yang sukses harus memiliki jiwa kepemimpinan. Tetapi jiwa kepemimpinan tidak turun dari langit atau datang begitu saja. Jiwa kepemimpinan bisa dilatih. Bagaimana cara melatihnya? Setiap kali ada kesempatan untuk bertanggung jawab, untuk tampil, ambilah kesempatan itu. Bila ada kesempatan untuk maju, ambil kesempatan itu.

Beberapa belas tahun yang lalu kami pergi bersama rombongan ke Aceh, untuk melakukan kegiatan sosial di sana. Pada waktu itu Aceh sedang bertikai dengan pasukan GAM. Ketika kami bersama rombongan dengan beberapa mobil beriringan memasuki perbatasan yang cukup rawan. Kami semua diminta turun lalu disuruh menunjukkan KTP dan mobil diperiksa dengan ketat, maka penjaga mulai bertanya,”Siapakah pemimpin rombongannya?” Saya mulai melihat gelagat yang unik. Sesama teman kami saling menunjuk. Pada saat itulah saya maju ke depan dan berkata,”Saya pemimpinnya. Saya ketua rombongannya.” Kemudian saya diminta masuk ke dalam ruangan kantor pos penjagaan untuk diwawancarai atau diinterogasi cukup lama, sementara yang lain menunggu di luar sambil ngobrol atau duduk-duduk di bawah pohon. Kira-kira 30 menit kemudian saya diminta meninggalkan KTP dan dipersilahkan melanjutkan perjalanan dengan pesan agar kami berhati-hati.

Hal semacam itu sering saya lakukan ketika berada di lapangan melakukan kegiatan sosial atau kegiatan lainnya, sehingga dengan sendirinya membuat teman-teman atau orang-orang mengangkat saya sebagai pemimpin. Dan saya mau katakan bahwa pemimpin bisa muncul di lapangan. Pemimpin itu muncul dimana orang-orang membutuhkan kepemimpinan seseorang. Wujud dari seorang pemimpin adalah berani memimpin, berani bertanggung jawab. Tanpa sadar ketika hidup ini berjalan, tanpa sadar orang melihat, menilai dan mereka mengangkat kita sebagai pemimpin. Karena itu saya punya pesan sederhana, kalau anda ingin sukses, mau menjadi pemimpin, ambilah tanggung jawab dan beranilah untuk bertanggung jawab.

Beberapa waktu yang lalu saya reuni dengan sesama alumni di IPB, karena saya dulu kuliah di IPB. Cukup menarik mengamati mereka dalam reuni itu, siapa saja yang sekarang ini berhasil menduduki posisi-posisi yang bagus entah itu di perusahaan, di yayasan, di partai atau di lembaga lainnya. Maka mereka yang berhasil adalah mereka yang dulu aktif dalam kegiatan-kegiatan di kampus, seperti Menwa, HMI, Persekutuan Kampus, kegiatan sosial atau olahraga lainnya. Siapa yang berhasil ternyata bukan mereka yang IP-nya tinggi, nilainya bagus secara akademis, tetapi mereka yang sejak muda sudah terbiasa bergaul dan memimpin. Terbiasa dalam kegiatan-kegiatan seperti itu membuat jiwa kepemimpinan itu tumbuh. Jiwa bertanggung jawab itu tumbuh. Dan itu ternyata lebih dipakai dalam kehidupan sehari-hari dalam bidang pekerjaan.

Banyak orang-orang yang pandai dengan nilai-nilai akademis yang luar biasa, dengan otak yang cemerlang, tetapi ternyata sangat takut mengambil keputusan, sangat takut untuk bertanggung jawab. Selalu berpikir bagaimana menjagai dirinya. Begitu sesuatu terjadi, maka ia langsung membuat kuda-kuda dan argumen-argumen yang mengamankan dirinya bahwa dirinya benar, dia pandai, dia tahu semuanya, dia jagai semuanya dengan sangat rapi, dia tidak bersalah. Pada kenyataannya orang-orang seperti ini justru secara umum dalam kehidupan di masyarakat tidak berhasil karena orang menganggapnya kurang memiliki tanggung jawab. Karena itu, siapkan masa depanmu untuk sukses dan berhasil dengan memiliki dan mengembangkan karakter bertanggung jawab.

SENIN, 24 JANUARI 2011

PERKATAAN

Orang yang sukses adalah orang yang memiliki integritas. Pernahkah Anda merasa dada anda mau meledak karena rasa tidak suka atau mau marah, namun wajah dan mulut anda bersikap manis? Itu artinya anda tidak memiliki integritas. Anda memakai topeng. Anda pemain sandiwara. Pernahkah terjadi anda mengetahui kebenarannya, tetapi mulut anda justru berkata sebaliknya? Pernahkah anda berjanji dan mengingkarinya? Pernahkah anda berbohong dalam hidup anda? Jika pernah, anda tidak memiliki integritas. Dalam diri sebenarnya ingin berhasil dalam hidup, tetapi dalam tindakan ternyata justru malas dan tidak percaya diri. Ingin menyelesaikan tugas dengan segera, tetapi malah duduk selama berjam-jam di depan televisi atau main games komputer atau internet. Pernahkah anda berkata saya membuang-buang waktu dengan semua ini, saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi? Dan ternyata anda mengulanginya sekali lagi, sekali lagi dan sekali lagi. Saya mau katakan, anda tidak memiliki integritas!

Pernahkah Anda mengalami perlakuan yang tidakadil atau tidak menyenangkan dari orang lain, namun anda diam saja? Saat semua itu terjadi anda tidak berbuat apa-apa, tetapi setelah lewat anda merasa tidak puas dan uring-uringan. Pernahkah anda dalam sebuah rapat apakah saudara setuju dan anda diam saja, tidak setuju, tidak angkat tangan, tidak bersuara. Namun setelah rapat anda menjadi provokator. Saya mau katakan, anda tidak memiliki integritas!

Mengapa beberapa orang tidak dapat mengekspresikan perasaannya terhadap orang lain, namun justru memendam dan kecewa dalam hati? Sebab ia tidak memiliki integritas. Ada orang yang menyadari ada hal-hal yang kurang pantas dilakukan karena melanggar norma, etika, dan membuat orang lain sakit hati. Namun secara sadar justru ia melanggar. Setelah terjadi barulah menyesal dan berkata, mengapa saya melakukan hal tersebut. Mengapa saya begitu lemah. Mengapa hal sepele ini terjadi. Bila hanya terjadi satu kali itu masih bisa dimengerti, tetapi bila terjadi berulang-ulang, maka saya mau katakan, ada yang harus dibenahi dalam hidup anda, yaitu integritas anda!

Bagaimanapun juga kunci keberhasilan jangka panjang adalah memiliki integritas. Orang punya modal, orang punya jaringan, tetapi bila tidak memiliki integritas, maka jaringan akan habis, relasi akan menjauh, ia tidak akan dihormati lagi, karena tidak memiliki integritas. Sebenarnya integritas ini ada pada setiap orang sebagai benih. Karena manusia diciptakan dengan watak sejati manusia dimana ada benih-benih cinta kasih, benih-benih kebenaran, kepantasan dan kebijaksanaan. Tetapi seringkali benih itu justru semakin lama semakin hilang dan mati. Karena itu dibutuhkan komitmen untuk membangkitkannya kembali.

Bagaimana cara membangkitkan integritas? Yang pertama adalah, hargai perkataan anda dengan perbuatan anda. Cara mendongkrak integritas adalah mulai menjagai perkataan, menghormati perkataan anda dengan tindakan anda. Mulai melakukan apa yang dikatakannya. Berani mengatakannya dan melakukannya atau sebaliknya tidak mengatakannya dan tidak melakukannya. Tetapi engkau harus berani mencoba untuk mengatakannya. Dengan begitu engkau sedang melatih integritasmu. Beranilah untuk berjanji dan lakukan. Beranilah untuk berkata dan lakukan. Selaraskan antara hati dan perkataan. Dengan berjalannya waktu, saya percaya, integritas anda akan dikenal semakin baik. Anda adalah orang yang memiliki integritas yang menghormati perkataan dengan tindakan.
Diposkan oleh Jarot Wijanarko di 04:09 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Berbagi ke Google Buzz

Label: inspirasi hari ini
SABTU, 04 DESEMBER 2010

JUJUR

Untuk sukses dalam jangka panjang, orang perlu memiliki integritas. Bagian penting dari integritas adalah kejujuran. Namun sering justru inilah yang membuat orang kesulitan, karena ia tidak memiliki kejujuran. Manusia adalah mahluk yang paling pandai mencari pembenaran untuk menenangkan perasaan hatinya. Namun jika hidup dalam bayang-bayang alasan dalam pembenaran semu dalam benaknya, maka yang terjadi adalah ketidak-puasan hidup dan miskin akan pencapaian. Begitu ada hal yang tidak berjalan, begitu mengalami kegagalan, begitu mengalami hal yang tidak menyenangkan diri, maka pikiran manusia mulai mencari alasan dan pembenaran untuk menghibur diri. Dan itu sebenarnya adalah sebuah kebohongan.

Ada orang yang berkata,”Pantas saja dia berhasil, dia banyak relasi, dia punya teman dan dia punya modal, tapi saya tidak. Saya sudah mencoba dari awal. Memang saya tidak bisa. Ini bukan jalan hidup saya. Ini memang takdir saya.” Yang lain lagi berkata,”Ah, yang lain juga korupsi, saya tidak seberapa dibanding dengan rekan sejawat saya.” Ada juga yang bilang,”Yach..selingkuh itu indah asal tidak ketahuan, kalau ketahuan namanya nasib, atau saya nikahi saja dia toh tidak dilarang”. Dan memang banyak tokoh-tokoh yang melakukan poligami. “Hidup di zaman ini, kalau lurus-lurus saja sulit berhasil untuk hidup senang.”

Alasan-alasan tersebut di atas sering disampaikan orang sebagai pembenaran atas pencapaian yang gagal, atau sebagai pembenaran atas apa yang ia lakukan. Padahal kalau manusia mau jujur, bukan itu alasan yang sebenarnya. Manusia bisa meningkatkan integritasnya jika ia mau belajar untuk mendengar suara hatinya. Kejujuran akan muncul di dalam hati nuraninya. Ambil saat teduh, berdiam diri, maka akan ada kejujuran yang berasal dari hati nurani. Setiap orang memiliki suara hati nurani yang terwujud dalam bentuk kegelisahan saat ia berbuat yang tidak benar. Dan ini harusnya dipertajam kepekaannya bukannya dimatikan dengan berkata,”Semua orang juga melakukannya.” Itu namanya membunuh benih integritas. Oleh sebab itu, mulailah jujur dengan diri sendiri. Bangun integritas Anda, karena integritas adalah jalan menuju sukses.

Namun kenyataannya banyak orang yang tidak jujur. Sebenarnya apa yang menghalangi orang untuk bersikap jujur? Karena takut ditolak, takut dimarahi, takut dihukum. Ini wujud dari citra diri yang rusak, bentuk dari tidak mau bertanggung jawab, dan takut menghadapi akibat. Seorang karyawan yang tidak jujur dengan menyembunyikan sebuah informasi karena takut dimarahi, tetapi karena sikapnya itu perusahaan menjadi rugi jauh lebih besar lagi. Ketika suatu saat kesalahannya ketahuan, maka dampaknya akan jauh lebih besar bila dibanding bila ia berkata jujur dari awal.

Adalah jauh lebih baik jika atasan kita tahu kesalahan kita dari kita sendiri daripada atasan tahu dari orang lain. Apalagi orang lain akan menambah-nambahi degan bumbu-bumbu fitnah. Karena itu, walaupun akibatnya dimarahi atau dihukum, tetap lebih baik bila kita jujur daripada melakukan kebohongan. Dengan jujur berarti kita berani bertanggung jawab. Karena sebenarnya atasan, instansi atau perusahaan pada akhirnya akan memahami bahwa semua orang pernah melakukan kesalahan. Dan yang membedakannya adalah, ada orang yang bersalah dan berani bertanggung jawab, ada orang yang bersalah tidak berani bertanggung jawab. Orang yang berbuat salah dan menyembunyikan kesalahannya atau melemparkan kesalahannya kepada orang lain, suatu saat, cepat atau lambat, akhirnya akan ketahuan juga bahwa dia berbuat bersalah. Itu membunuh karirnya dalam jangka panjang.

Apa yang menghalangi Anda untuk jujur? Takut dengan penilaian dan evaluasi dari orang lain? Ini juga bentuk dari sebuah citra diri yang rusak. Karena sebenarnya semua orang pasti pernah berbuat salah. Dengan bertanggung jawab menghadapinya, kita justru akan berhati-hati di kemudian hari. Kita akan belajar dari proses penghakiman, hukuman, atau tanggung jawab yang kita ambil akibat kesalahan yang kita lakukan. Dengan bersikap jujur orang akan keluar sebagai pemenang dari masalah yang ia hadapi. Dengan bersikap jujur maka ia membangun integritasnya. Dengan integritasnya orang akan sukses dalam jangka panjang.

SABTU, 04 DESEMBER 2010

SUARA HATI YANG MURNI
Untuk menjadi sukses orang harus mengambil keputusan dengan tepat. Mengambil keputusan dengan tepat itu namanya bijaksana. Bagaimana bisa menjadi bijaksana orang perlu melatihnya. Saya akan memberikan sebuah kisah berikut ini.

Seorang tukang kayu kehilangan jam tangannya yang sangat berharga ketika ia sedang bekerja. Jamnya hilang di sekitar pembuangan serbuk gergaji. Dia kumpulkan teman-temannya dan semuanya mulai sibuk mencari. Mereka berkeliling dan mengais-ngais untuk mencari jam itu. Jam itu sangat berharga karena pemberian anak tunggalnya sebelum ia mati dalam usia muda. Jam itu begitu berarti dan dia harus menemukannya.

Tetapi setelah sekian lama mencari semua orang tidak berhasil mencarinya, sementara hari sudah beranjak petang dan mulai gelap. Maka teman-teman tukang kayu itu memutuskan untuk berhenti mencari, besok dilanjutkan lagi ketika hari terang. Tetapi laki-laki itu tidak segera pulang, ia masih berusaha mencari sampai akhirnya ia kelelahan dan terduduk lesu.

Seorang anak kecil yang dari tadi memperhatikan tukang kayu itu datang lalu duduk tenang di atas serbuk gergaji. Ia duduk diam dengan tenang bahkan saking tenangnya ia lebih mirip orang yang sedang bersemedi. Tak lama kemudian ia mengais-ngais dan menemukan jam tersebut. Si tukang kayu begitu senang dan terheran-heran.

“Bagaimana kamu sendiri dengan cepat bisamenemukannya, sementara kami beramai-ramai gagal menemukannya?” tanya tukang kayu itu kepada si anak kecil.

Anak kecil menjawab,”Saya duduk dengan tenang di atas gundukan, begitu tenangnya sampai saya bisa mendengarkan bunyi yang begitu pelan, tik-tak-tik-tak dari mesin jam itu pada sebuah arah yang benar.”

Dari kisah ini, kita bisa belajar, untuk menjadi bijaksana kita butuh menyediakan waktu sebentar untuk berdiam diri. Berdiam diri dengan tenang, sampai engkau bisa mendengarkan suara hatimu yang paling dalam. Karena dari suara hati nurani yang paling dalam sering keluar nasihat-nasihat yang murni. Suara-suara yang murni yang sebenarnya suara yang keluar dari pribadi manusia sejati. Dari pribadi yang paling dalam. Karena itu, biasakan mendengarkan hati nurani. Ambil saat teduh setiap hari untuk berbicara dengan hati nuranimu, maka saya yakin engkau akan tumbuh menjadi orang yang bijaksana.

Setiap orang sebenarnya memiliki pondasi kebijaksanaan. Kebijaksanaan menjadi tumpul karena terburu-buru, karena emosi, karena kerakusan, keegoisan, ketakutan, sehingga manusia kehilangan rasionalnya. Kebijaksanaan juga hilang jika terlalu didominasi oleh perasaan. Karena perasaan orang membuat keputusan-keputusan yang terpaksa, ketakutan membuat orang berbuat nekat, atau hal-hal mistis lainnya.

Kebijaksanaan sebenarnya adalah kemampuan seseorang menilai sesuatu secara obyektif. Mengambil keputusan dengan benar, adil dan tepat. Orang yang berkata-kata dengan tepat meredakan orang yang sedang emosi, membangkitkan orang yang patah semangat, memberikan nasihat yang baik, maka ia bisa disebut sebagai orang yang bijak. Kebijaksanaan juga bisa diartikan sebagai kemampuan untuk berkata-kata dengan tepat. Berkata-kata dengan tepat ini tentunya dia obyektif dan adil bahkan memiliki belas kasihan. Semua orang bisa menjadi bijaksana asal dia mau menyediakan waktu untuk tenang, bersat teduh dan mendengarkan suara hati nuraninya. Dengan bijaksana membuat keputusan yang tepat tentunya akan menjadi sukses.
Diposkan oleh Jarot Wijanarko di 06:45 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Berbagi ke Google Buzz

Label: inspirasi hari ini
BANKIR TIDAK BISA MENULIS
Ada seorang Yunani yang sedang melamar bekerja di sebuah perusahaan. Pada saat wawancara, pewawancaranya merasa senang dengan kepribadian orang itu dan setuju bila ia bekerja di sana. Namun setelah ditanya ternyata orang itu tidak bisa membaca ataupun menulis. Ia hanya bisa menulis namanya sendiri dan tanda tangan. Padahal pekerjaan yang dibutuhkan adalah tukang ketik. Jadi terpaksa lamarannya ditolak.

Orang itu menjadi sedih karena tidak bisa diterima bekerja di kantor itu. Singkat cerita orang itu pergi ke Amerika dan tinggal di sana. Dalam perantauannya di Amerika ia berusaha dengan keras. Ia mencoba untuk berdagang di pasar, karena berjualan di pasar tidak diperlukan surat menyurat. Dia terus berjualan dan akhirnya ia menjadi seorang pengusaha yang berhasil. Saat ia mulai berhasil, ia mengembangkan usaha perkreditan dan ketika usaha perkreditannya berkembang akhirnya ia mengembangkannya menjadi bank. Dan akhirnya, orang Yunani ini menjadi seorang bankir.

Dalam kesuksesannya sebagai seorang bankir, seorang wartawan mewawancarainya dan menemukan kisahnya bahwa dulu ia tidak bisa membaca dan menulis. Wartawan itu kaget dan berkata,”Wah, bapak ini luar biasa. Tidak bisa membaca dan menulis saja bapak bisa menjadi seorang pengusaha yang sukses, apalagi kalau bapak bisa membaca dan menulis, pasti bapak jauh akan lebih sukses lagi.”

Mendengar pernyataan wartawan itu, ia menggeleng-gelengkan kepalanya lalu berkata,”Tidak, kalau saya bisa membaca dan menulis sejak kecil, maka saya tidak jadi pengusaha, tapi saya hanya akan menjadi seorang tukang ketik.”

Mengapa orang yang tidak bisa membaca dan menulis ini bisa sukses? Ia berhasil karena ia memiliki keuletan dan kegigihan. Ia mau berjuang. Ia tidak mau menyerah dengan kekurangannya. Pendidikan formal memang penting, setiap zaman butuh pendidikan yang lebih tinggi untuk keberhasilan yang sama, tetapi lebih penting lagi adalah kecerdasan emosinya, karakternya, kegigihan, keuletan, ketekunan yang membuat seseorang menjadi berhasil.

Cerita yang lain lagi yang menunjukkan bahwa pendidikan formal itu penting, tetapi lebih penting lagi kemauan yang keras, adalah kisah tentang Demostenes. Demostenes adalah seorang yang gagap. Suatu hari orang tuanya meninggal. Untuk mewarisi harta orang tuanya, maka sesuai dengan tradisi Yunani, calon pewaris harus berbicara di hadapan para dewan kota. Karena Demostenes gagap dan dia tidak berani berbicara, maka hartanya jatuh ke tangan orang lain. Ia sangat sedih dan kecewa karena harta orang tuanya jatuh ke tangan orang lain.

Peristiwa itu membuat Demostenes berusaha keras dan bertekad untuk bisa berbicara di depan umum. Ia mulai berlatih setiap hari di pinggir pantai. Ia terus belajar berteriak sekalipun ia gagap. Dan akhirnya, meskipun ia tidak bisa merebut kembali harta warisan orang tuanya, tetapi dalam buku sejarah Yunani namanya tercantum dalam daftar ahli pidato Yunani.

Orang yang tadinya punya kelemahan, tetapi akhirnya sukses. Karena itu benar apa yang dikatakan orang,”Kalau ada niat pasti ada jalan.” Kelemahan tertentu bisa membuat seseorang menjadi down, tetapi bila kelemahan itu justru memicu niat yang kuat untuk membuktikan bahwa ia mampu, maka ia pasti berhasil.

Di Inggris Nelson adalah seorang pahlawan laut yang besar dan tercantum dalam daftar pahlawan laut yang besar. Mulanya Nelson adalah orang yang tidak bisa mengatasi mabuk laut ketika baru naik kapal. Tetapi ia terus-menerus memaksakan dirinya untuk naik kapal berulang-ulang sampai akhirnya ia menjadi pahlawan di laut.

Sekali lagi, niat yang kuat selalu membuka jalan. Untuk melahirkan generasi yang berhasil, kita perlu mendidik anak-anak untuk memiliki niat yang kuat, memiliki drive, memiliki cita-cita. Orang tua perlu menanamkan cita-cita pada anak, karena akan menimbulkan kemauan yang kuat untuk meraih cita-citanya. Cita-cita itu juga adalah niat yang kuat.

SABTU, 04 DESEMBER 2010

KISAH BALON HITAM

Sukses adalah hak semua orang. Hak semua suku, hak semua bangsa. Sukses adalah hak setiap pribadi. Dan sukses tidak tergantung pada penampilan fisik seseorang, tetapi lebih pada apa yang ada di dalam dirinya. Kalau sukses tergantun pada fisik, maka Tuhan tidak adil, karena Tuhan yang menciptakan fisik. Sukses tergantung pada hati. Orang yang sungguh-sungguh, ulet, jujur dan takut akan Tuhan, yang punya integritas, maka dia bisa sukses, apapun bentuk fisiknya. Kalau sukses tergantung pada hati, maka Tuhan adil. Karena sikap hati ada di tangan kita. Kita punya keputusan dengan hati kita sendiri, apakah kita mau mengampuni atau mau marah, mau rajin atau mau malas, mau ceria atau mau murung. Karena itu perhatikan visimu, hatimu dan bukan terlalu konsentrasi fisikmu. Namun seringkali masa lalu, keluarga, sejarah hidup membuat orang terlalu terpengaruh dengan fisiknya.

Dulu orang kulit hitam di Amerika dipandang rendah, dan mereka pun merasa diri mereka rendah. Hal itu bisa disadari karena pada masa itu orang kulit hitam di sana dijadikan budak. Suatu ketika pada masa itu, ada seorang penjual balon yang sedang menawarkan balonnya kepada anak-anak dan orang-orang yang lewat. Sambil berkata,”Sayang anak, sayang anak, balon bisa terbang,” sambil ia melepaskan sebuah balon yang bisa terbang. Kisah ini terjadi pada masa sebelum zaman Abraham Lincoln naik jadi presiden. Dan pada waktu itu, balon bisa terbang merupakan hal yang luar biasa. Dan ketika contoh balon diterbangkan, maka orang-orang beramai-ramai membeli. Ketika orang mulai sepi ia berseru lagi,”Sayang anak, sayang anak, balon bisa terbang,” sambil iamelepaskan contoh balon yang bisa terbang sekali lagi. Maka orang-orang kembali datang dan membeli balonnya.

Sepanjang atraksi sang tukang balon itu, ada beberapa anak kulit hitam yang memperhatikannya. Dari awal mereka memperhatikan balon yang diterbangkan si tukang balon berwarna putih, warna pink, warna kuning. Mereka terus menunggu kapan balon warna hitam diterbangkan. Tetapi sekali lagi saat si tukang balon melepaskan balon terbang, maka ia melepaskan balon berwarna krem keputih-putihan. Anak-anak itu mulai penasaran. Adik-adiknya mulai bertanya, apakah balon berwarna hitam bisa terbang. Kakaknya menghibur, pasti ada waktunya nanti balon hitam juga bisa terbang. Tetapi sekian lama menunggu, balon hitam tidak diterbangkan juga.

Semakin lama anak-anak kulit hitam itu mulai gelisah. Dan ketika sudah sepi, mereka menghampiri si tukang balon lalu bertanya,”Om, saya mau tanya. Yang hitam bisa terbang nggak, Om?” Untungnya si penjual balon adalah pengikut Abraham Lincoln yang sedang berkampanye untuk menjadi presiden dengan agenda penghapusan sistem perbudakan. Maka si penjual balon yang mengerti apa maksud di balik pertanyaan itu menjawab,”Nak, semua balon ini terbang atau tidak tergantung pada isi di dalamnya. Kalau saya mengisikan hidrogen di dalamnya, maka balon ini pasti bisa terbang, apapun warnanya. Karena warna tidak penting, yang penting isinya.” Setelah berkata demikian ia meraih balon warna hitam yang sudah diisi hidrogen lalu menerbangkannya. “Lihat balon hitam itu juga bisa terbang, bukan?” Maka anak-anak kulit hitam itu bergembira sekali dan mulai berpelukan, ternyata balon hitam juga bisa terbang.

Sama seperti manusia, ia bisa naik bukan tergantung pada fisik atau warna kulitnya, tetapi tergantung pada apa isi orang itu. Berbicara tentang isi orang itu, bukan hanya hal-hal akademik yang dimasukkan ke dalam otaknya. Berbicara tentang isi orang itu, maka yang dimaksud adalah hatinya, karakternya. Kalau dia berhati baik, memiliki integritas, berkarakter, maka pasti, cepat atau lambat, ia sudah berada di jalan menuju sukses.
Diposkan oleh Jarot Wijanarko di 05:54 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Berbagi ke Google Buzz

Label: inspirasi hari ini
LAYANG-LAYANG

Orang yang sukses adalah orang yang bisa keluar dari masalah sebagai pemenang. Karena itu kita harus mengisi pikiran kita dengan sikap yang benar terhadap masalah. Sebuah masalah jangan dipandang sebagai masalah, karena bila dipandang sebagai masalah, maka menjadi masalah dan tetap masalah. Tetapi bila kita memandang sebuah masalah sebagai sebuah situasi atau keadaan, maka kita akan melihat masalah adalah sebuah situasi atau keadaan. Keadaan atau situasi ini bisa berubah menjadi tantangan jika kita mau berpikir bahwa saya mau mengubah keadaan ini. Saya akan menghadapi masalah atau keadaan ini, maka masalah telah berubah menjadi sebuah tantangan. Setiap tantangan akan menghasilkan orang yang kalah atau orang yang menang.

Apabila kita tertantang terhadap keadaan ini dan berusaha menyelesaikannya, sekalipun keluar sebagai yang kalah, tetapi selesai dengan baik-baik, maka itu sebenarnya ia sudah keluar sebagai pemenang, menang terhadap masalahnya. Karena menang bukan hanya dalam hal perkaranya, tetapi menang dalam hal menyelesaikan masalah itu sendiri adalah sebuah kemenangan. Dengan demikian, maka masalah berubah menjadi keadaan, keadaan menjadi tantangan, tantangan menjadi peluang, dan peluang menyertakan pemenang. Jadi masalah sebenarnya akan membuat kita menjadi sebuah pemenang.

Masalah juga bisa menjadi berkat. Kita ambil prinsip hujan. Kalau ada awan gelap, ada petir menyambar, ada guntur menggelegar, pasti sebentar lagi akan turun hujan. Apa respon Anda? Ada yang ketakutan bakal begini, bakal begitu. Tetapi yang pasti kalau ada awan akan ada hujan dan hujan dibutuhkan oleh tanah, sebab kalau lama tidak hujan akan ada kekeringan. Jadi setiap kali ada petir, insting kita pasti berpikir akan ada hujan, akan ada air yang kita butuhkan. Sama halnya dengan masalah. Setiap datang masalah, insting apa yang ada dalam benak anda? Kuatir, cemas atau kita berpikir akan ada hujan, akan ada berkat, akan ada sesuatu yang baik di balik masalah itu. Jadi kita bisa memandang masalah sebagai tanda-tanda berkat.

Masalah juga bisa kita pandang sebagai siklus hidup. Kali ini kita pakai prinsip layang-layang. Hidup ini seperti layang-layang. Ada saatnya layang-layang diturunkan, karena akan ada hujan atau hari sudah malam, tetapi bila ia diturunkan bukan berarti ia tidak bisa terbang lagi. Esok dia masih bisa terbang lagi. Yang penting bagi si layang-layang adalah tetap tersambung dengan pemilik layang-layang. Boleh saja ada angin, ada goncangan, bisa saja ia turun, tapi yang penting ia masih tersambung dengan benang dan masih tersambung dengan pemiliknya, maka ia pasti bisa naik lagi. Dalam hidup ini, yang penting kita tetap tersambung dengan pemilik hidup kita. Selama kita tersambung dengan Tuhan yang memberikan hidup kepada kita, dan kita hidup dalam sambungan komunikasi dengan Tuhan, maka saya percaya yang namanya masalah, yang namanya turun, yang namanya keadaan tidak baik, itu hanya sebuah siklus hidup, karena hari menjelang malam, ada saatnya esok hari akan terbit matahari dan layang-layang kembali naik. Jadi masalah bisa kita pandang sebagai siklus, jika ada masalah maka insting kita bisa berkata ini menjelang malam, esok pasti naik lagi. Sebab hidup itu memang ada siklusnya.

Bila kita memandang masalah dengan sikap dan attitude yang benar, maka masalah bukanlah masalah. Masalah adalah keadaan. Masalah adalah tantangan. Masalah adalah peluang sukses. Masalah adalah siklus hidup. Masalah adalah sinyal-sinyal berkat. Itulah prinsip orang-orang yang berhasil.

SABTU, 04 DESEMBER 2010

SEGALA SESUATU MUNGKIN
Orang yang sukses adalah orang yang berpikir bahwa segala sesuatu mungkin, atau tidak ada yang mustahil. Artinya bahwa dalam setiap hal yang ia alami ia selalu berpikir positif, selalu berpikir bahwa segala sesuatu mungkin, bahkan ada hal-hal yang baik yang bisa diambil dari hal-hal yang buruk yang dialami.

Sebuah kisah nyata dari seorang bernama Goris Yanto yang akrab dikenal sebagai sopir bus jurusan Kupang-kapan PP. Profesi ini sudah digelutinya sejak tahun 1970-1982. Ketika jumlah tabungannya mencapai 5 juta, ia nekat membeli sebuah bus bekas. Pria bertubuh besar ini semakin larut dalam pekerjaannya itu. Namun malang tak dapat ditolak ketika bulan Mei tahun 1986, bus yang dikemudikannya masuk jurang.

Goris benar-benar shock. Bus tuanya hancur. Beruntung 20 orang penumpangnya selamat. Tetapi persoalan hidup yang lain segera menyergapnya lantaran ia tidak punya uang untuk membeli bus lagi, sementara bus tuanya sudah hancur dan tidak ada asuransinya. Di sisi lain ia harus segera mendapatkan penghasilan untuk menghidupi keluarganya. Baginya pekerjaan sebagai sopir bus adalah andalan satu-satunya yang bisa ia kerjakan untuk menghidupi keluarganya. Di tengah himpitan hidupnya, muncul ide untuk berjualan patung khas Kupang. Kebetulan ia masih memiliki uang 200 ribu.

Ia ingat selama ini ia sering mengantar turis asing untuk berbelanja patung-patung itu di daerah Oesapa, Kupang. Jadi sedikit banyak ia tahu selera para turis tentang patung khas Kupang tersebut. Berbekal 200 ribu itulah ia mulai membeli patung-patung kecil yang kemudian membelokkan keberuntungannya. Itulah awalnya ia memulai bisnis patung yang sekarang memiliki omzet 30-40 juta dalam satu bulan. Bahkan ia memiliki 14 pekerja yang membantunya membuat patung-patung Oesapa.

Dari kisah ini, kita mendapat sebuah inspirasi, bahwa justru sebuah kemalangan, sebuah masalah, justru sering membuat seseorang menemukan peluang bisnis baru. Orang yang bekerja, nyaman, maka tidak terpikir untuk pindah pekerjaan, pindah bagian, pindah kehidupan, pindah jenis pekerjaan. Tetapi ketika keadaan memaksa, justru sering akan melemparkan orang ke tempat yang lebih baik, kalau saja ia bisa berpikir bahwa tidak ada yang tidak mungkin. Segala sesuatu adalah mungkin. Dalam setiap perkara selalu ada baiknya.

Kisah yang lain lagi saya dapat dari Timor Leste. Pastur Tan
Soei Ie adalah seorang perintis pengkaderan para petani di Dare, Dilli, Timor Leste. Kecintaannya terhadap pertanian membuatnya ingin tetap berkarya dan tetap berhubungan dengan alam, sekaligus memberikan kontribusi yang baik terhadap petani. Pastur Tan berkenalan dengan seorang muridnya yang bernama Suhendro, yang memperkenalkannya pada bisnis pupuk cacing, yang disebut pupuk kascing, pupuk bekas cacing. Berbekal 200 kg cacing Lumbicus Rubelus, Pastur Tan bisa menghasilkan bisa memproduksi 3 ton cacing per bulan dengan pendapatan 40-an juta perbulan.

Segala sesuatu mungkin. Apa saja yang dikerjakan dengan sungguh-sungguh, maka pasti ada hasilnya. Setiap hal terjadi pasti ada baiknya. Itu adalah pikiran orang sukses. Orang sukses berpikir optimis. Orang sukses berpikir bahwa setiap kejadian, pasti ada sesuatu di balik semua itu. Setiap ada awan, pasti ada hujan, ada hujan pasti ada air yang dibutuhkan. Setiap ada geledek, ada petir, ia tidak takut, ia berpikir positif karena pasti akan datang hujan yang mendatangkan air yang dibutuhkan. Berpikir positif itu, segala sesuatu mungkin harus terus dimiliki untuk menjadi orang sukses.
Diposkan oleh Jarot Wijanarko di 05:43 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Berbagi ke Google Buzz

Label: inspirasi hari ini
HAL BURUK DAN HAL BAIK
Orang sukses adalah orang yang memiliki motivasi yang kuat sekali. Masalahnya bagaimana agar kita bisa memiliki motivasi yang kuat. Saya berikan dua tips berikut.

Pertama, bayangkan hal yang terburuk, yang terjelek yang bisa terjadi dalam kehidupan anda. Rasakan betapa sakitnya bila ada dalam keadaan itu. Dan gunakan rasa sakit itu sebagai pemicu motivasi. Contoh, bayangkan seandainya hal buruk ini terjadi. Anda berumur 50 tahun, terserang stroke, anak masih kecil-kecil, tidak bisa bekerja lagi, istri yang cantik terpaksa bekerja di luar rumah. Anda hidup di kursi roda dalam kelumpuhanmu dan istrimu sering pulang malam karena harus mencari nafkah. Seandainya istrimu tidak selingkuh pun, engkau akan dihantui kecemburuan bahwa dia selingkuh. Engkau akan marah-marah dengan istrimu, cemburu dan penyakitmu bertambah parah. Engkau semakin menderita. Sanggupkah engkau mengalami hal semacam itu? Jika engkau membayangkan hal yang buruk itu dan engkau tidak sanggup menghadapinya, maka gunakan itu sebagai motivasi. Mulai sekarang saya akan makan yang sehat. Berhenti merokok, olahraga dan istirahat teratur, supaya saya tidak kena stroke pada usia yang kelima puluh. Bacalah buku-buku, hadirilah seminar tentang pola makan sehat, supaya engkau tahu menu yang sehat, hal-hal yang beracun, yang menimbulkan kanker atau stroke, supaya engkau mengerti dan menghindari hal itu. Engkau bisa memperpanjang umurmu atau memperpendek umurmu, pilihan itu ada di tanganmu. Hanya pikirkan hal yang terburuk itu untuk memotivasi hidupmu.

Kedua, bayangkan hal-hal baik untuk menambah motivasi. Misalnya, engkau bisa membayangkan sudah berumur lima puluh tahun. Engkau masih segar-bugar. Engkau masih bisa bekerja. Anak-anak sekolah di tempat yang baik. Istrimu bahagia dan setia. Ada waktu untuk bercengkerama di rumah ketika anak-anak usia remaja mereka butuh pendampingan. Hal yang terbaik ini juga bisa dibayangkan untuk memberikan motivasi dan menambah semangat memiliki pola hidup sehat.

Hal yang lain juga bisa kita bayangkan yang berhubungan dengan ekonomi. Engkau mengalami kebangkruta, mengalami PHK, atau hal-hal terburuk yang bisa terjadi, lalu gunakan hal itu untuk memotivasi bahwa saya tidak mau mengalami hal itu. Supaya itu tidak terjadi pada saya, apa yang harus kita lakukan. Bayangkan juga hal yang baik, lalu gunakan itu sebagai motivasi.

Bagi orang sukses, hal baik atau hal buruk keduanya sama-sama berdampak memberi motivasi. Bagi seorang pecundang hal-hal buruk membuat ia patah semangat, hal-hal yang baik membuat ia malas, merasa aman dan tidak berbuat apa-apa. Sehingga suatu saat ketika ada kejutan oleh hal buruk, maka hidupnya jadi berantakan. Jadi biasakan memilik attitude sukses untuk menjadi orang sukses.

SABTU, 04 DESEMBER 2010

MOTIVASI KUAT
Untuk menjadi sukses seseorang harus memiliki motivasi yang kuat sekali, sehingga ia mau melakukan apa saja dan mengerahkan segenap kemampuannya. Hanya saja, tidak banyak orang dalam kondisi yang begitu menggebu-gebu untuk mengerahkan segala kemampuan dirinya, padahal sebenarnya semua orang memiliki kemampuan yang lebih besar yang ia keluarkan selama ini, namun ia tidak mengerahkan semua kemampuan yang ia miliki.

Saya berikan contoh praktis. Misalnya, banyak orang yang tidak bisa melompati pagar setinggi satu meter. Tetapi coba ketika ia dikejar anjing besar yang galak, ia akan mengerahkan segenap kekuatannya untuk melompati pagar setinggi satu meter, bahkan mungkin pagar setinggi satu setengah meterpun bisa ia lompati. Mengapa hal itu bisa terjadi? Karena muncul kemauan yang kuat sekali. Ia tidak mau digigit anjing sia-sia. Maka ia lari sekencang-kencangnya dan melompat sekuat tenaga.

Ada sebuah kisah dari sebuah rumah sakit yang kebakaran. Dan seorang pasien yang sudah lama duduk di kursi roda. Ketika peristiwa itu terjadi, ia sedang berbaring. Dan ketika ia menyadari adanya bahaya, tiba-tiba ia berdiri lalu berjalan keluar. Mengapa itu pun bisa terjadi? Karena muncul kemauan yang kuat sekali. Ia tidak mau mati terbakar di rumah sakit dengan sia-sia.

Ketika muncul keinginan yang kuat, dan orang mengerahkan segenap kemampuan dan kekuatannya, maka ternyata orang menjadi mampu melakukan apa yang tadinya tidak mampu ia lakukan. Sebenarnya untuk menjadi sukses, orang harus mengerahkan segenap kemampuannya. Orang bisa membuat hal itu secara sadar atau melatih dan terus melatih untuk memiliki semangat yang menggebu-gebu.

Dalam bisnis sering ada persaingan justru memicu pertumbuhan. Karena ketika ada persaingan, orang menjadi bersemangat. Jangan sampai kita menjadi mati, jangan sampai kita jadi tutup dan bangkrut. Mereka bikin harga murah, kita juga harus bikin harga murah. Mereka bikin hal yang baik, kita harus melakukan lebih baik lagi. Ketika muncul persaingan maka muncul juga daya juang. Orang mulai memperbaiki mutu, memperbaiki produksi, memperbaiki pelayanan, maka saat muncul keinginan-keinginan untuk bertahan orang akan berjuang lebih keras lagi. Tetapi coba ketika tidak ada persaingan, orang akan tenang-tenang saja. Lalu tiba-tiba muncul persaingan yang jauh lebih kuat kita tidak siap.

Jadi sebenarnya ketika ada hal-hal yang tidak baik, yang menkhawatirkan, yang mencemaskan, yang menakutkan, ada hal-hal yang menyakitkan, seharusnya bagi orang yang mau sukses menggunakan itu sebagai pemicu untuk memunculkan daya juang atau daya dorong hidup.

Ketika orang sampai pada tahap ”Saya harus melakukan apa saja” maka dia mulai bergerak. Dan sungguh luar biasa hasilnya. Sering orang menjumpai jalan keluar. Begitu ada niat, ada jalan keluar. Begitu ada usaha, ada jalan keluar. Hanya saja, banyak orang yang tidak bisa melakukan itu. Begitu ada masalah, ia langsung stress, down, mengeluh, kesana-kemari, hilang semangat dan daya juangnya, bangkrut, sakit bahkan mati.

Jadi beda orang sukses dan tidak, sebenarnya terletak pada perbedaan reaksi. Orang yang sukses adalah orang yang bisa bereaksi positif. Menggunakan masalah yang ada untuk memunculkan daya juang, semangat yang menggebu-gebu, maka pasti seseorang pasti sukses. Sebab masalah pasti ada, tetapi bila reaksinya tepat, membuat orang menjadi sukses.
Diposkan oleh Jarot Wijanarko di 03:01 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Berbagi ke Google Buzz

Label: inspirasi hari ini
LINGKUNGAN POSITIF
Untuk menjadi sukses, orang perlu memiliki karakter dan sikap-sikap yang positif. Sikap yang positif tidak turun dari langit, tidak dibawa sejak lahir, tetapi bisa dipengaruhi oleh lingkungan. Perhatikan betul hal ini. Carilah lingkungan, sahabat, orang-orang yang memiliki pikiran positif.

Ada sebuah kisah dari Harold Abbot. Dia tinggal di West Dougherty Street di Web City. Ia bercerita bahwa suatu ketika ia sedang sedih sekali, karena ia baru saja mengalami kebangkrutan usaha. Semua miliknya habis. Tokonya ditutup polisi. Ia sendiri sedang mengalami penyidikan, fitnahan, cercaan, dan ia tidak sanggup mendengar gunjingan orang mengenai apa yang ia lakukan. Ia merasa sedang mengalami kekalahan total. Kemudian ia berpikir untuk pindah ke Kansas City dan mencoba mencari pekerjaan yang baru di sana.

Dalam keputus-asaannya dia pun berangkat menuju kota itu. Ketika dalam perjalanan ia melihat seseorang sedang menyeberang jalan. Orang itu tidak memiliki kaki. Ia duduk di atas sepotong kayu yang diberi roda dari bekas sepatu roda. Ia melaju sendirian dengan ‘kereta’ buatannya tadi dengan cara mendorongnya dengan kedua tangannya. Yang luar biasa menarik hati Harold Abbot saat ia berjumpa dengan orang itu, ia tersenyum, matanya bebinar-binar, wajahnya berseri, menampakkan kebahagiaan, sekalipun keadaan fisiknya seolah tidak mendukung hal itu.

Orang cacat itu menyapa Harold dengan sapaan yang ceria,”Selamat pagi, Pak. Bukankah hari ini hari yang cerah.” Lalu Harold mengamati orang yang cacat tadi dan menemukan bahwa betapa orang yang cacat tadi sangat kaya dalam hatinya. Ia tanpa kaki, namun begitu bergairah. Memandang hari itu hari yang baik. Wajah berseri-seri, mata berbinar-binar.

Kemudian Harold berkata dalam hatinya,”Saya menyadari betapa saya sebenarnya jauh lebih kaya daripada orang tadi. Saya punya kedua kaki. Saya dapat berjalan. Saya merasa malu dengan diri saya sendiri yang selalu minta dikasihani. Kemana saya pergi, saya selalu bercerita tentang kesusahan saya, kebangkrutan usaha saya, segala kepahitan hati saya, padahal saya punya lebih dibanding orang yang tidak punya kaki itu. Sudah sepantasnya kalau saya juga bisa bersyukur, menatap hari dengan baik. Mata hati saya kini terbuka. Kalau tadinya saya berpikir akan ke Kansas City untuk mencoba mendapatkan pekerjaan, maka sekarang saya yakin saya ke Kansas City pasti mendapatkan pekerjaan.”

Dari kisah tadi kita bisa menemukan bahwa orang yang optimis, mendapat sesuatu yang positif, lalu timbul sikap yang positif dan mengambil tindakan yang positif dan akhirnya mendapatkan apa yang ia harapkan.

Harold Abbot meneruskan ceritanya bahwa setelah ia sukses mendapatkan pekerjaan di Kansas City, maka ia menuliskan kata-kata dalam cermin di kamarnya, “Hatiku sedih, karena aku tidak punya sepatu, tetapi sesampai di jalan aku berjumpa dengan orang yang tidak punya kaki.” Ia menuliskan itu supaya dia ingat, bahwa sebenarnya yang dia punya, kaki tanpa sepatu pun masih jauh lebih baik. Hal itu membuat dia ingat sebuah peristiwa yang mengubah sikap hidupnya, yang awalnya selalu bersikap negatif, mengeluh, bersikap negatif, karena pengalaman gagal yang ia alami, menjadi sebuah attitude sikap yang positif yang membuat ia sukses pada langkah-langkah selanjutnya.

MINGGU, 24 OKTOBER 2010

KISAH PENEBANG POHON

Suatu saat ada penelitian yang dilakukan oleh seorang psikolog tentang kepuasan kerja. Ia memanggil beberapa penebang pohon dan menawarkan gaji dua kali lipat dari biasanya mereka terima. Tugas mereka sangat mirip dengan pekerjaan yang biasanya, yaitu mengayunkan kapak ke pohon, hanya saja mereka diminta mengayunkan kapak dengan bagian yang tumpul seolah-olah sedang menebang pohon. Dengan jam kerja yang sama, jam 8 pagi sampai jam 5 sore, jam 12-13 siang istirahat makan. Dalam satu minggu mereka akan dibayar dua kali lipat. Beberapa penebang pohon menerima tawaran itu. Cukup menarik dengan bayaran dua kali lipat. Apa salahnya dicoba.

Esoknya mereka mulai bekerja seperti para penebang pohon yang lain, hanya bedanya mereka mengayunka kapak dengan bagian yang tumpul. Maka yang terjadi kemudian, saat beberapa orang melintas dan melihat hal itu, mereka berkomentar. “Hai bodoh, apa yang sedang kamu lakukan?” Mereka menjawab,”Itu bukan urusanmu, kami sedang bekerja.” Beberapa orang yang lain berkata,”Mereka gila, pohon dipukuli.” Mereka tidak tahan dengan komentar-komentar seperti itu, tetapi mereka butuh uang. Maka esoknya, mereka masuk ke bagian hutan yang lebih dalam lagi, supaya tidak banyak dilihat orang, lalu memukul-mukul pohon dengan bagian belakang kapak, sebab kalau tidak, maka kontrak mereka dibatalkan dan mereka tidak mendapatkan uang.

Setelah dua minggu penelitian itu berlangsung, masih ada beberapa orang yang mau melakukan itu. Tetapi beberapa yang lain mulai mengundurkan diri karena tidak tahan oleh komentar orang-orang yang melihat mereka. Dan setelah lima minggu, maka tidak ada lagi yang tersisa dari kelompok itu. Kalau merekrut orang baru, mungkin ada yang mau, tetapi kelompok itu sudah tidak ada yang mau melanjutkan pekerjaan itu.

Kemudian mereka ditanya,”Mengapa mengundurkan diri, padahal dibayar dua kali lipat.” Para penebang pohon itu pun menjawab,”Kami ini manusia, bukan mesin. Kami bekerja bukan hanya untuk uang, tetapi juga untuk kepuasan. Saat kami mengayunkan kapak dengan bagian runcing mengenai pohon, lalu ada serpihan kayu yang terlempar, maka itulah kepuasan kami. Mungkin serpihan kayu itu mengenai kami, tetapi kami bangga karena kami membuat perubahan. Dan kepuasan tertinggi saat pohon yang kami tebang roboh. Suara pohon tumbang dan gemerisik daun dan ranting seolah sorak-sorai kemenangan yang menggairahkan kami. Tetapi kalau kami hanya pura-pura menebang pohon, memukul-mukul pohon dengan bagian kapak yang tumpul, maka kepuasan itu tidak kami rasakan.”

Ini menunjukkan bahwa memang semua orang bekerja tidak hanya untuk uang, tetapi harus mendapatkan kepuasan. Bila Anda sukses, maka Anda harus memiliki filosofi bahwa bekerja tidak hanya untuk uang, teapi juga untuk sebuah kepuasan bathin. Manusia bukanlah mesin, kita bekerja memang butuh uang untuk hidup, tetapi kita hidup juga butuh kepuasan bathin. Temukan kepuasan batin itu untuk setiap pekerjaanmu. Kepuasan batin yang engkau temukan dalam pekerjaanmu akan membuatmu ulet, gigih, tidak mudah menyerah, dan pasti pada waktunya akan mengasilkan keberhasilan yang lebih besar lagi.

PUJIAN YANG WAJAR

Seorang yang sukses haruslah membuat orang lain sukses. Orang yang sukses adalah orang yang bisa membuat orang lain sukses. Seorang bapak yang bisa mebuat anak-anaknya sukses, maka dia adalah seorang bapak yang sukses. Seorang pemimpin yang bisa membuat anak buahnya sukses, tentu dia juga pemimpin yang sukses. Pemimpin, owner atau direksi yang sukses adalah yang bisa membuat para manajer atau para salesnya sukses.

Bagaimana cara membuat orang lain sukses itu penting. Dan ada tips untuk hal itu. Berikan pujian atau reward yang sewajarnya. Salah satu cara yang paling baik dalam memberikan dorongan kepada orang lain adalah dengan memberikan pengakuan atau pujian yang sepatutnya. Suatu kesalahan yang paling lazim dari para pemimpin adalah kegagalan dalam memberikan pengakuan dan penghargaan kepada orang lain.

Sebagai contoh JC Seatle melakukan analisa kepada pekerja di Amerika dan menemukan bahwa penyebab ketidak-puasan nomor satu di kalangan karyawan adalah kelalaian atasan dalam memberikan penghargaan kepada mereka.

Pujian pada tempatnya dan sepatutnya akan meningkatkan citra diri seseorang. Banyak orang yang tidak yakin akan kemampuan mereka. Saat ada orang lain yang menyatakan pujian dalam bidang tertentu, maka ia terdorong untuk melakukan bidang itu dengan lebih baik lagi. Banyak orang memiliki kemampuan, tetapi ia ragu-ragu dengan kemampuannya.

Saya pernah betemu dengan seseorang di Bandung yang memilki pengajaran-pengajaran bagus sekali, tetapi baru menulis dua buku. Saya sendiri sudah menulis buku lebih dari 25 judul dan telah dijual di berbagai toko buku dan counter gereja. Saya heran mengapa dia hanya menulis 2 buku, padahal menurut saya pengajarannya jauh lebih baik daripada saya. Lalu saya tanya bagaimana dia menulis buku. Ia berkata, mulanya ia ragu-ragu dalam menulis bukunya. Jangan-jangan pengajarannya tidak bagus, tidak bermutu. Karena saat dia akan menulis buku, justru orang-orang terdekatnya, istrinya dan anak-anaknya, yang menurunkan motivasinya. “Kamu mau menulis buku, apa ada yang baca. Apa ada yang beli”. Itulah perkataan istri, anak atau orang terdekat yang sering menghentikan langkah maju seseorang.

Tetapi suatu hari, ia mengunjungi sebuah pertemuan dan ia menyampaikan ceramah. Kebetulan di situ hadir seorang yang memiliki usaha penerbitan yang selesai acara menghampirinya dan berkata,”Wah, ceramah bapak luar biasa, kalau bapak mau menulis buku, saya mau menerbitkannya.” Pujian itu membuatnya terdorong untuk menulis buku, dan akhirnya bukunya diterbitkan, dan ternyata laku dijual. Maka ia menulis bukunya yang kedua. Saya yakin ia akan menulis buku-buku selanjutnya.

Ketika orang menerima buku saya yang pertama tahun 1998-1999, saya hanya menulis buku tipis setebal 40 halaman. Saya membagikannya dengan cuma-cuma. Dan orang-orang yang menerima dan membacanya mengucapkan terima kasih dan memberikan pujian kepada saya. Itu mendorong saya dan meyakinkan saya, bahwa saya bisa menulis. Sekarang saya menikmatinya. Saya menulis banyak buku dan dibeli oleh banyak orang. Tetapi awalnya, ada orang-orang di sekitar saya yang mendorong saya, mengakui saya dan memuji saya dalam ukuran yang wajar.

Berikan pujian yang sewajarnya kepada orang-orang di sekitarmu. Itu akan berarti bagi mereka dan membuat mereka sukses, dan Anda pun sukses.

MINGGU, 24 OKTOBER 2010

TIDAK MUDAH TRAUMA

Untuk sukses seseorang perlu memiliki drive yang kuat, semangat yang menyala-nyala, berfikir positif dan tidak mudah menyerah dan trauma dengan peristiwa-peristiwa gagal yang mungkin pernah terjadi dalam hidupnya. Semua orang pasti pernah mengalami peristiwa gagal. Adakah di antara saudara yang tidak pernah gagal, mencari alamat jalan tidak pernah tersesat, makan tidak pernah tersedak, ujian selalumendapat nilai 100, pacaran tidak pernah putus dan langsung menikah? Saya yakin di seluruh muka bumi ini tidak ada orang yang tidak pernah gagal dalam hidupnya. Namun banyak orang yang tidak bereaksi secara wajar terhadap kegagalan yang pernah dia alami.

Saya utarakan ilustrasi ini. “Seekor kucing yang pernah duduk di atas sebuah tungku yang panas, tidak akan pernah lagi duduk di atas tungku yang panas tadi.” Demikian kata, Mark Twain, seorang ahli motivasi. Ia melanjutkan,”Dan kucing itu pun tidak akan pernah duduk di atas tungku lain yang dingin.” Kenapa? Rupanya kucing itu trauma. Tetapi tidak sedikit manusia yang juga seperti kucing itu. Ia melakukan kegagalan dalam satu bidang, maka ia tidak pernah mau lagi melakukan hal yang sama. Ia berketetapan untuk tidak mencoba lagi, atau tidak berusaha lagi di bidang itu. Padahal ia tidak tahu, barangkali saat ia mengalami kegagalan itu “tungkunya” sedang panas padahal sekarang “tungkunya” sudah dingin. Tetapi tetap saja ia tidak berani mencoba.

Untuk berhasil orang butuh ahli, butuh hati-hati, butuh bijaksana, butuh tahu dengan detail. Untuk bisa semua itu, kita butuh beberapa kali gagal sebelum berhasil. Misalnya orang yang bergerak di bidang usaha retail, ia gagal satu kali, coba lagi, dua kali gagal coba lagi, tiga kali gagal coba lagi. Maka dengan tiga kali gagal itu, ia akan lebih tahu dan berpengalaman. Ia tahu apa yang laku dan tidak laku, ia tahu apa yang disukai konsumen dan tidak, ia tahu warna yang disukai, bentuk seperti apa dan harganya bagaimana. Pengalaman tiga kali gagal itu mahal, semahal nilai kerugiannya. Dia tinggal melanjutnya. Mungkin akan terjadi satu atau dua kali gagal lagi, baru dia akan berhasil. Tetapi bila memutuskan untuk berhenti dan mengambil bidang yang lain, mungkin harus mengalami pengalaman gagal beberapa kali lagi. Dan kalau itu membuat ia tidak pernah mencoba sekali lagi, maka ia tidak akan pernah gagal lagi, tetapi juga ia tidak akan pernah berhasil.

Jadi, bagaimana agar hidup bisa sukses? Jangan pernah takut gagal. Jangan takut mencoba. Keberhasilan adalah bagian atau tidak bisa dipisahkan dari beberapa peristiwa gagal. Untuk berhasil, butuh beberapa kali gagal. Gagal adalah hal yang biasa. Hanya pecundang yang takut gagal. Tetapi bagi seorang pemenang, kegagalan adalah hal yang biasa. Tokh, nanti akan berhasil. Seorang pemenang juga tidak perlu menyembunyikan kisah-kisah gagalnya dan menganggap itu membuat reputasinya turun. Karena seorang pemenang yang akhirnya menang justru bisa membanggakan beberapa peristiwa gagalnya. Seorang pengecut menyembunyikan kegagalannya. Ia takut kegagalannya diketahui orang lain. Kalau Anda mau sukses, jangan takut gagal, jangan takut mencoba. Bila Anda berani gagal, berani mencoba, maka Anda sudah berada di jalan raya menuju sukses.
Diposkan oleh Jarot Wijanarko di 06:45 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Berbagi ke Google Buzz

Label: inspirasi hari ini
BUKAN KELEDAI

Suatu ketika, saya punya rencana ingin membuka toko. Dan ketika saya akan memuka toko, maka ada teman yang berkata, “Jarot, kamu bukan orang yang sukses dalam bisnis toko. Dulu kamu pernah membuka outlet di beberapa departemen store, lalu tutup. Untuk trading kamu memang bagus karena kamu punya sahabat banyak, pandai bergaul, jaringan luas. Mau cari supplyer apa saja, di kota mana saja, kamu punya banyak teman dan kenalan. Untuk trading kamu sukses, tapi untuk retail, itu bukan bagian kamu.”

Tapi saya tetap nekat dan akan mencoba lagi. Lalu teman saya yang lain berkata,”Kamu tuh sudah gagal kok tetap mau mencoba lagi.” Dia juga berkata,”Jarot, keledai saja tidak jatuh pada lubang yang sama dua kali.”

Lalu saya menjawab,”Memang, keledai tidak jatuh pada lubang yang sama dua kali. Tapi saya bukan keledai. Jadi jatuh di lubang yang sama dua kali, tidak apa-apa. Karena keledai itu tidak pernah membaca kisah-kisah orang sukses, bahwa banyak orang sukses itu setelah jatuh lebih dari dua kali. Seperti Mahatir Muhammad, mantan perdana menteri Malaysia pernah gagal lebih dari dua kali dalam bidang politik. Atau Abraham Lincoln yang berkali-kali gagal dalam hidupnya tetapi akhirnya sukses, bisa menjadi presiden Amerika. Atau keledai tidak pernah membaca kisah-kisah orang sukses, mereka juga pernah gagal.”

Yang paling sederhana saja, dalam hal pernikahan. Saya pernah mengadakan survey sederhana. Dalam hal berhasil menikah ini, saya pernah melakukan survey sederhana. Saya sudah bertanya kepada ribuan pasangan, bahkan dari setiap seminar yang saya adakan kalau dikumpulkan jumlahnya lebih dari sepuluh ribu pasangan. Setiap kali saya seminar couples, saya bertanya siapa belum menikah dan siapa belum. Lalu untuk pasangan yang sudah menikah saya bertanya, siapa yang suaminya atau istrinya adalah pacarnya yang pertama. Jawaban yang terkumpul tidak lebih dari 5% pasangan yang menikah sekarang ini, suaminya atau istrinya adalah pacar pertamanya. Ada pacar yang ketiga, kelima, ketujuh, dan sebagainya.

Apa artinya? Saya katakan kepada semua yang belum menikah, lihat mereka yang berhasil menikah, semuanya pernah gagal dalam berpacaran. Orang yang berhasil bisnis, dagang pernah gagal usaha. Orang yang berhasil bidang politik, juga pernah gagal dalam bidang politik. Dan cukup banyak yang gagal lebih dari dua kali. Jadi, kalau ada yang berkata, keledai saja tidak jatuh pada lubang yang sama lebih dari dua kali, maka saya mau katakan, bahwa saya bukan keledai. Keledai tiak pernah membaca kisah orang sukses, bahwa mereka pernah gagal lebih dari dua kali. Dan saya mau katakan: Jangan takut gagal. Karena gagal itu hal yang biasa.

Peter F. Ruker, bapak manajemen modern mengatakan bahwa semakin baik seseorang maka semakin banyak kesalahan yang ia buat, karena semakin banyak hal-hal yang ia coba. Saya tidak akan memberikan jabatan puncak kepada seseorang yang tidak berani melakukan kesalahan, karena kalau orang tidak berani melakukan kesalahan, pastilah dia orang yang biasa saja.

MINGGU, 24 OKTOBER 2010

TIDAK MUDAH MARAH

Orang bijak adalah orang yang tidak lekas marah. Sebagai orang bijak, maka cepat atau lambat ia akan meraih sukses. Saya akan menyampaikan sebuah ilustrasi ini.

Ada seorang pengusaha yang punya usaha banyak, pabrik banyak, kantor banyak. Ia juga punya banyak pegawai. Saking banyaknya ia tentu tidak bisa menghafal satu persatu nama pegawainya.

Suatu hari ia mengunjungi salah satu kantornya dan melihat karyawannya sibuk bekerja dengan rajin. Tetapi ia melihat ada seorang pemuda yang berdiri bersandar di tembok dengan santai.

Maka dengan segera ia marah dan memanggil pemuda itu,”Hai anak muda pemalas! Berapa gajimu satu minggu?”

Pemuda itu menyebut satu angka. Lalu Si Boss membuka dompetnya, mengambil uang empat kali lipat dari jumlah yang disebut pemuda itu. “Ini gajimu empat minggu, ambil dan jangan pernah datang lagi ke kantor ini!”

Si pemuda menerima uang tersebut lalu pergi dengan ketakutan juga kebingungan. Suasana jadi hening. Semua pegawai dalam ruangan itu diam dan serba kikuk. Sekretaris menundukkan kepalanya dan tidak berani berkata apa-apa. Lalu si boss memanggil sekretarisnya dan bertanya,”Siapa anak muda tadi dan dari divisi mana ia bekerja?”

Dengan ketakutan sekretaris menjawab,”Pak, anak muda tadi bukan pegawai kita. Ia pengantar pizza yang mengantar pesanan bapak. Saya menyuruhnya buru-buru, makanya tidak memakai seragamnya.”

Wah, si boss sudah keburu marah. Karena marah ia pusing. Bahkan kehilangan uang juga. Karena itu apa yang bisa kita tarik pelajaran dari ilustrasi ini. Jangan buru-buru marah! Sebab marah bukan saja bisa menyebabkan kerugian dan hal finansial, tetapi juga kerugian dalam hal kesehatan.

Ketika orang marah, maka dalam tubuhnya mengeluarkan beberapa hormon seperti kortisol dan adrenalin. Adrenalin adalah hormon yang berfungsi memicu kerja jantung. Hormon ini memang dibutuhkan bila keluarnya teratur. Tetapi ketika marah maka ia keluar dengan tidak teratur, dan jantung berdetak tidak teratur, maka itu menjadi berbahaya. Sedangkan kortisol adalah hormon yang keluar saat orang marah dan hormon ini menekan kinerja hormon IGE, yaitu hormon imunitas. Jadi kalau orang suka marah-marah, bisa datang beberapa penyakit. Karena itu, tidak ada gunanya kita cepat-cepat marah. Marahlah dalam rangka mendidik.

Demikian juga dalam keluarga. Boleh saja suami marah dengan istri. Istri marah dengan suami. Orang tua marah dengan anak dalam rangka mendidik. Karena dalam mendidik sekali-sekali kita juga butuh marah. Jadi marahnya dalam rangka untuk mendidik. Lalu, apa bedanya? Marah untuk mendidik, maka marah itu terkontrol sesuai dengan tujuannya. Tujuan marah adalah untuk menyatakan kesalahan. Jadi kalau anak sudah menyadari kesalahannya, kita berhenti marah. Artinya tujuan marah sudah tercapai. Marah yang salah adalah marah yang tidak terkontrol. Anak sudah sadar kesalahannya, tetapi orang tua belum berhenti marah. Marah yang seperti ini bukan hanya membuat orang tua gelisah, pusing, tetapi juga membuat anak tidak nyaman, kesal dan bahkan bisa menyimpan dendam.

Oleh sebab itu, marilah kita menjadi orang yang berhikmat, orang bijak. Orang yang bijak adalah orang yang bisa mengendalikan emosinya dan tidak mudah marah.
Diposkan oleh Jarot Wijanarko di 06:38 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Berbagi ke Google Buzz

Label: inspirasi hari ini
KAMIS, 30 SEPTEMBER 2010

WAJAH SENYUM

Saya mengamati banyak orang sukses, maka saya mendapati banyak dari mereka memiliki wajah senyum. Sehingga muncul beberapa julukan. Misalnya, Presiden Suharto mendapat julukan “The Smiling General”. Lim Siu Liong mendapat julukan “The Smiling Bussinessman”. Bill Gate mendapat julukan “The Smiling Engineer”. Atau dalam film-film yang selalu memerankan tokoh utama, cukup banyak yang memiliki wajah senyum. Demikian juga aktor yang memerankan James Bond pastilah orang yang ‘the smiling man’.

Kita melihat orang-orang yang sukses adalah orang-orang yang memiliki wajah senyum. Atau bisa saya katakan, memiliki selera humor. Karena itu, kalau Anda mau sukses, kembangkanlah sikap humor Anda. Sebab engkau akan menjadi orang yang membangun hubungan yang hebat. Keberadaanmu disukai teman-teman. Kehadiranmu membawa suasana ceria dan engkau dikenang oleh orang. Karena orang yang sukses adalah orang pembangun hubungan. Orang yang sukses adalah orang yang memiliki banyak teman. Untuk membangun hubungan maka sikap humor dan wajah senyum ini perlu dikembangkan.

Yang menarik bagi saya adalah pendapat dari Dr. Emiller. Ia adalah direktur dari prefentif cardiologi Meryland Medical Center, Baltimore, Amerika. Ia menyatakan bahwa bila orang stress, maka itu akan memacu kerusakan endopiliun yaitu pembuluh arteri jantung, serta mendorong terciptanya kolesterol dalam pembuluh darah. Saat orang stress juga akan memicu hormon adrenalin yang membuat jantung berdebar keras tidak beraturan.

Pendapat yang lain dikemukakan Dr. Lieberg, pakar neuromologi di Lomelinda University School of Medicine yang menyatakan bahwa stress menghasilkan hormon kortisol yang menyebabkan penurunan daya tahan tubuh. Sebab hormon kortisol menekan kinerja hormon IGE, yaitu hormon imunitas. Kebalikannya, ketika orang senang, tertawa, bersukacita, melimpah dengan syukur, maka tubuh mengeluarkan hormon endorphin, serotonim dan melatonim yang sangat dibutuhkan oleh otak. Melatonim membuat rasa nyaman dan tenang, bahkan bisa membuat orang tidur pulas. Dalam situasi yang tenang, saya percaya orang akan bekerja lebih optimal, mengambil keputusan dengan lebih tepat, bahkan hidup bahagia dan sehat, sebab kekebalan tubuhnya meningkat.

Jadi apa artinya orang sukses kalau cepat mati. Karena itu, kalau engkau ingin sukses, bahagia, umur panjang, maka kembangkanlah sikap humor. Milikilah wajah senyum.

KAMIS, 30 SEPTEMBER 2010

SIKAP POSITIF
Orang yang sukses adalah orang yang berpikir positif, bersikap positif, bereaksi positif, menilai positif dan mengingat hal-hal yang positif. Masalahnya orang lebih banyak mengingat yang buruk daripada yang baik. Bahkan banyak orang menganggap Tuhan itu tidak adil dan tidak baik karena ia mengalami hal-hal yang buruk, padahal sebenarnya apa yang dia alami adalah hal-hal yang lumrah, hal-hal yang wajar saja yang juga dialami oleh kebanyakan orang lain. Hal ini membuat orang mengasihi diri sendiri dan tenggelam dalam pernyataan “betapa malang hidupku ini.”

Ada orang yang berdalih dan menuntut,”Tuhan tidak adil. Kalau ini terjadi atas hidup saya, berarti Tuhan tidak adil!” Perhatikan, biasanya yang dipersoalkan adalah “ketidak-adilan” Tuhan itu yang merugikan kita. Tetapi pernahkah kita berkata Tuhan itu tidak adil atas apa yang baik yang terjadi atas hidup kita. Misalnya, pernahkah kita berkata,”Wah, Tuhan tidak adil. Mengapa saya punya kedua orang tua, bisa makan enak tiga kali sehari, sementara di luar sana, di Ethiopia sana banyak sekali anak yang tidak punya orang tua dan tidak bisa makan.” Itulah yang sering kita lakukan, kita protes kepada Tuhan dan menganggap Dia tidak adil, hanya kerena hal-hal yang buruk yang kita alami. Ini bukan sikap yang positif dan ini sikap yang seharusnya tidak kita kembangkan.

Bukankah hal ini juga tidak adil, tetapi kita tidak mempersoalkannya: ada banyak orang yang lahir cacat kaki, cacat tangan, cacat anggota tubuh, dan kalau kita memiliki anggota tubuh yang sempurna, bukankah itu sebuah ketidak-adilan? Tetapi kita tidak mempersoalkannya. Apa artinya? Artinya sikap seperti itu hanya muncul bagi orang-orang yang selalu berpikir negatif, bersikap negatif dan bereaksi negatif.

Seorang yang sukses dan bijaksana bernama Robert Fullen memberikan nasihat: “Jika Anda menghitung semua berkat yang Anda terima, Anda pasti akan mendapati diri Anda sebagai orang yang beruntung. Hanya saja, banyak orang tidak menghitung berkatnya, tetapi menghitung kelemahannya.”

Sikap negatif ini juga muncul dan saya jumpai dalam kehidupan berumah tangga. Sebagai contoh misalnya, saya pernah memimpin sebuah retreat untuk couples. Ada sekitar 300 couples hadir. Saya memberi kertas warna biru, lalu saya memberikan instruksi, “Tuliskan hal-hal yang tidak disukai dari pasangan masing-masing dan apa yang sedang Saudara doakan untuk pasanganmu berubah.” Maka mereka mulai sibuk menulis. Beberapa orang angkat tangan dan minta tambah kertas. Saya pun membagikan kertas tambahan. Kertas tambahan habis, maka saya menyuruh mereka menuliskan di balik lembar kertas yang masih kosong. Kemudian kertas itu dikumpulkan dengan alasan kita akan doakan. Selanjutnya saya membagikan kertas berwarna pink dengan instruksi agar mereka menuliskan hal-hal yang baik dari pasangannya. Dan saya mulai menjumpai tingkah laku aneh. Banyak orang yang garuk-garuk kepala, lalu menulis beberapa kalimat dan selesai. Kesimpulannya, terlalu banyak orang yang bisa mencari-cari hal negatif, ketimbang melihat hal-hal yang positif.

Biasanya orang membandingkan diri secara tidak adil pula dalam hal yang lain untuk dirinya sendiri, misalnya dia menemukan hal-hal yang buruk pada dirinya dan membandingkan dengan orang lain yang jauh lebih baik. Seseorang memandang wajahnya lalu berkata,”Kok wajah saya tidak cantik.” Itu karena ia membandingkan dirinya dengan artis film. Seseorang menganggap dirinya tidak pandai karena ia membandingkan dirinya dengan bintang pelajar atau Albert Einstein. Mengapa ia tidak membandingkan dengan orang yang di bawahnya dia? Oleh sebab itu, dalam hidup ini kita perlu memandang ke atas untuk memotivasi, tetapi juga memandang ke bawah agar kita bisa bersyukur.

Bila kita selalu melihat orang-orang yang kaya, dan melihat apa yang tidak kita punyai, menghitung yang tidak kita miliki, maka kita bisa mati dalam kepahitan, karena banyak sekali yang tidak kita miliki. Orang yang sudah punya rumah besar pun, dia belum punya helikopter. Yang punya helikopter tidak punya kapal pesiar. Kalau kita selalu menghitung apa yang tidak kita punya, memang di dunia ini banyak yang tidak kita punyai. Namun bila kita mulai menghitung apa yang kita miliki, sebenarnya kita punya sesuatu.

Ada sebuah pernyataan dari Benyamin Franklin yang bisa kita jadikan inspirasi: ”Siapakah orang kaya? Orang kaya adalah orang yang bersuka dengan bagian yang ia terima.” Kembangkan sikap positif seperti ini, maka saya yakin Anda sedang berada pada jalan yang benar, jalan menuju sukses.
Diposkan oleh Jarot Wijanarko di 04:53 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Berbagi ke Google Buzz

Label: inspirasi hari ini
SUKSES DAN BAHAGIA

Hidup perlu sukses. Tapi apa arti sukses kalau tidak bahagia. Atau saya buat pernyataan yang lain, orang yang sukses adalah orang yang hidupnya bahagia. Lalu, bagaimana berbahagia? Saya akan menceritakan sebuah kisah yang akan kita ambil prinsip hidupnya dan bisa kita pelajari menjadi inspirasi sukses bagi kita semua.

Ny. Moon begitu sedih. Ini kisah seorang ibu yang tinggal di Five Avenue, New York, yang baru saja kehilangan suaminya, William Moon. Ny. Moon begitu sedih setiap malam tiba. Kadang-kadang ia tidak sadar kalau suaminya sudah meninggal. Ketika ia tidur, ia sering meraba sisi tempat tidur yang biasanya ada suaminya tidur di sisinya. Ia mencari-cari suaminya, dan tentu saja ia hanya mendapati bantal guling. Barulah ia tersentak dan sadar bila suaminya sudah meninggal. Itu terjadi beberapa malam setelah kepergian suaminya. Dan ia tidak bisa tidur lagi. Ia hanyut dalam kesendirian, kesepian dan kepedihan yang mendalam. Ia menyesal mengapa ia tidak mati bersama-sama dengan suaminya. Dan memang, saya jarang mendapati couples yang mati bersama-sama. 99,99% pasangan suami istri akan mati salah satu terlebih dahulu. Dan yang satu akan menghadapi situasi kesendirian seperti yang dialami Ny. Moon itu.

Ny. Moon benar-benar sangat menderita hatinya. Ia malas untuk pergi ke pertemuan-pertemuan sosial, karena akan menjumpai pasangan-pasangan lain di sana yang membuatnya akan semakin bersedih, karena dia tinggal seorang diri. Ia mulai mengurung diri, mengurangi pergaulannya dan menikmati kesendiriannya, tetapi dalam kepedihan hatinya. Di tengah situasi seperti itu, ia sering naik bus yang melewati rute-rute yang biasa ia jalani bersama suaminya. Sekedar naik bus tanpa tujuan. Ketika ia naik bus, turun, ganti bus lagi, naik bus, ganti bus lagi, ia sampai pada pinggiran kota New York. Tempat itu begitu sepi. Dan ia mulai berjalan dan berjalan tanpa tujuan, sekedar menghabiskan waktu saja. Sampai akhirnya ia tertarik untuk melihat sebuah bangunan gereja kecil. Waktu itu menjelang sore, dan ada alunan musik lembut dari dalam gereja itu. Ia pun masuk ke dalam gereja itu. Ia duduk di kursi bagian belakang. Karena bukan hari minggu, maka tempat itu kosong. Alunan musik organ yang lembut membuatnya tanpa sadar mengantuk dan tertidur di sana.

Pagi harinya ia terbangun dan terkejut, karena ternyata ada tiga anak yang juga tidur di sampingnya. Ketika ia bangun dan anak-anak itu pun terbangun dan menjadi ketakutan. Lalu janda Moon ini berkata,”Jangan takut, Nak. Saya bukan orang jahat. Saya hanya tertidur di sini”

Mata Ny. Moon memperhatikan ketiga anak yang ada di hadapannya itu. Pakaian mereka lusuh dan compang-camping, kaki mereka tidak bersepatu, tubuhnya kurus dan dekil. Tiba-tiba timbul rasa belas kasihan dalam hatinya.

“Kalian sudah makan, Nak,” tanya Ny. Moon. Ketiga anak itu menjawab,”Sudah tiga hari kami tidak makan, Tante.” Lalu Ny. Moon pun mengajak mereka makan. Ia membelikan makanan dan minuman, dan anak-anak yang kelaparan itu menghabiskan sampai begitu bersih dan tidak tersisa lagi. Setiap tulang yang masih tersisa, yang masih bisa dimakan, dimakan juga. Bahkan sausnya mereka jilati sampai benar-benar bersih.

Dengan mata mereka berbinar-binar mereka berkata kepada Ny. Moon,”Tante, terimakasih. Kami belum pernah makan makanan yang seperti ini. Maafkan kami kalau kami jorok dan tidak sopan.” Wajah mereka berseri-seri dan mereka begitu senang dengan makanan seharga 20 dolar itu.

Mendadak ada sesuatu mengalir dalam hati Ny. Moon. Satu perasaan yang selama ini telah hilang dari sanubarinya. Yaitu perasaan bahagia. Dia mulai merasakan kebahagiaan. Ternyata hanya dengan 20 dolar, ia bisa membuat tiga anak kecil begitu berbinar-binar matanya, berseri-seri wajahnya dan begitu bahagia. Ny. Moon mulai menjumpai sebuah kunci kebahagiaan. Ternyata dengan membuat orang lain bahagia, ia menemukan kebahagiaan pula.

Ny. Moon pulang dengan membawa sebuah konsep hidup yang baru: “Saya bisa bahagia kalau saya membahagiakan orang lain. Saya masih punya rumah, saya punya uang, saya bisa makan rutin setiap hari, tetapi begitu banyak orang yang tidak memiliki kesempatan seperti saya. Selama ini saya hidup untuk diri saya sendiri dan itu membuat saya larut dalam kesedihan. Selama ini saya punya prinsip hidup hanya untuk diri sendiri. Saya bekerja keras mengumpulkan uang, membangun rumah, saya akan menikmatinya, dan itu untuk diri saya sendiri. Saya bahkan tidak pernah memberi, tidak pernah mengikuti kegiatan sosial. Saya tidak pernah berpikir soal memberi, karena saya berpikir ini adalah hak saya, hasil keringat saya, maka saya bisa menikmatinya sendiri. Namun ternyata menikmati kekayaan di dalam kesendirian tidak menghasilkan kebahagiaan. Namun ketika saya mengambil sebagian kecil dari milik saya dan saya berbagi dengan orang lain, itu membuat orang lain bahagia. Dan membuat orang lain bahagia membuat saya berbahagia juga.”

Itulah prinsip hidup Ny. Moon yang baru yang membuatnya bahagia, yang ia temukan di tengah-tengah kesendiriannya. Di dunia ini masih banyak orang lain yang bisa dibahagiakan. Kalau engkau mendapat prinsip yang sama, maka saya yakin, engkau juga akan menjadi orang yang sukses, dalam arti hidup berbahagia.

KAMIS, 30 SEPTEMBER 2010

MENEMBUS BATAS USIA

Semua orang ingin sukses tapi banyak halangan untuk sukses. Dan halangan terbesar bukan di luar dirinya, tapi di dalam dirinya sendiri, yaitu di dalam pikirannya. Ada orang yang berfikir bahwa saya masih terlalu muda apa saya bisa sukses. Saya akan beri tahu Anda, bahwa umur bukan halangan untuk sukses. Kalau anda berfikir umur adalah halangan untuk sukses, maka yang menjadi halangan bukan umur Anda tetapi pikiran Anda yang menyatakan begitu.

Banyak orang berpikir saya masih terlalu muda, saya tidak mungkin bisa. Barangkali mereka terlalu banyak nonton iklan media yang berkata “Yang muda yang tidak dipercaya. Yang muda tidak punya hak bicara”. Tapi itu hanya iklan. Itu bukan kebenaran. Pergilah ke kantor-kantor, perusahaan-perusahaan multinasional, entah itu Unilever, Orang Tua Group, Trans Corporation, perbankan, atau perusahaan-perusahaan besar di Indonesia, maka Anda akan melihat orang-orang berusia muda 25-30 tahun menjadi produk manager, marketing manager, promotion manager.

Usia bukanlah halangan untuk sukses. “Tapi bagaimana dengan saya yang sudah terlalu tua, Pak?” tanya seorang peserta seminar sukses yang saya pimpin. Tua pun juga bukan halangan untuk sukses. Nelson Mandela, seorang tahanan politik ternama. Ia dipenjara hampir seperempat abad, akhirnya menjadi presiden Afrika Selatan saat berumur 76 tahun. Ronald Reagen menjadi presiden Amerika Serikat pada umur 72 tahun. Kolonel Sanders, pendiri Kentcky Fried Chicken memulai usaha restorannya pada usia 65 tahun dan pada usia 70 tahun restorannya mulai di-francaise-kan, dan hingga saat ini KFC telah mendunia. Dalam bidang kerohanian, mungkin semua kenal Nabi Musa yang kenabiannya diakui oleh agama Kristen, Katolik, Islam dan Yahudi. Ia juga mulai memimpin bangsanya ketika ia berusia 80 tahun. Jadi memang benar bahwa usia bukanlah halangan untuk sukses. Kalau saya boleh memberi saran, maka “Lupakan usiamu, lakukan saja apa yang seharusnya engkau lakukan!”

Saya pernah mendapat SMS, seorang bapak konsultasi dengan saya. “Pak, bapak saya mau menikah lagi. Ibu saya sih sudah meninggal. Apa bapak saya boleh menikah lagi?” Saya menjawab,”Kalau istrinya sudah meninggal boleh saja menikah lagi.” Lalu ia menjawab,”Tapi bapak saya usianya sudah 68 tahun.” Wah, rupanya bapaknya ikut seminar saya dan menangkap pesan saya terakhir, “Lupakan usiamu, lakukan saja apa yang seharusnya engkau lakukan!”

Nah, kalau orang yang berumur 68 tahun saja ingin menikah lagi, saya prihatin dengan anak-anak muda yang tidak berani menikah. Kalau muda tidak berani menikah, apa mau menunggu sampai umur 68 tahun baru menikah? Jadi untuk menikah, untuk usaha, untuk berdagang, untuk bisnis, untuk kegiatan sosial, untuk urusan apa saja, usia bukan halangan. “Lupakan usiamu, lakukan saja apa yang seharusnya engkau lakukan!” Setiap orang berapapun usianya punya hak untuk sukses dan berhasil.
Diposkan oleh Jarot Wijanarko di 04:45 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Berbagi ke Google Buzz

Label: inspirasi hari ini
MENEMBUS BATAS TEMPERAMEN DASAR

Semua orang ingin sukses tapi banyak halangan untuk sukses. Dan halangan terbesar bukan di luar dirinya, tapi di dalam dirinya, yaitu di dalam pikiran manusia itu sendiri. Ada orang yang berfikir bahwa temperamen dasarnya adalah halangan untuk sukses. Banyak orang membangun image dirinya sendiri secara salah dan berkata,”Memang saya dari sananya begini. Memang saya orangnya memang tidak suka nulis. Memang saya orang yang tidak suka jalan-jalan. Memang saya orang yang tidak rapi. Memang saya orangnya tidak suka ini, tidak suka itu.”

Itu memang tidak salah, tetapi juga tidak seratus persen benar. Kalau Anda belajar mengenai temperamen dasar dan mengenal orang sanguin, plegmatik, kolerik, melankolik. Memang itu betul. Saya mau katakan itu bahan baku. Waktu kita di bangku SMA pernah belajar bahwa bisa terjadi perubahan terhadap genetik, itu namanya mutasi genetik. Artinya temperamen dasarpun bisa diubahkan. Kalau engkau mengenal dirimu sebagai salah satu temperamen dasar tertentu, engkau tahu kelebihanmu, dan engkau tahu kekuranganmu. Terima kelebihanmu dengan bersyukur kepada Tuhan, tetapi tentang kekuranganmu, engkau bisa melatihnya secara sadar, secara terus menerus dalam jangka waktu yang panjang, maka sebenarnya genetik bisa berubah.

Saya berikan contoh dari hidup saya sendiri. Pada waktu saya masuk ke perusahaan Astra Internasional tahun 1990 dalam kelompok manajemen training, maka saya ditest. Dari hasil test itu, diketahui bahwa 95% temperamen dasar saya adalah Sanguinis, dengan kelebihan dan kekurangannya, di antaranya, orang sanguin tidak suka menulis, lebih suka bicara, lebih suka bergaul, lihat angka pusing, kurang teliti, tetapi cenderung mudah memaafkan, lucu atau humoris, dan sebagainya.

Dari segi tidak suka menulis itulah saya. Jangankan menulis, agenda saja saya tidak punya. Tidak punya catatan pelajaran, semuanya mengalir begitu saja. Ketika saya menyadari hal ini, maka saya mulai latihan menulis. Saat saya diundang untuk menjadi pembicara seminar, saya memaksa diri untuk sebisa mungkin membuat makalah. Selanjutnya makalah itu saya tambahi, saya pertebal, saya edit, maka tahun 1998 jadilah sebuah buku tipis 30-34 halaman. Saya cetak dan saya bagikan kepada peserta seminar. Saat seminar berlangsung ada tanya jawab, saya evaluasi lagi, saya edit dan saya tambahi hal-hal yang perlu, semakin tajam, semakin dalam saya bahas isinya, dipertebal lagi, maka kalau hari ini saya meluncurkan buku HIDUP MAKSIMAL, itu adalah karya saya yang ke-24, bulan depan akan menyusul dua judul lagi. Jadi dari tahun 2000-2007 sudah ada 26 judul buku yang saya tulis. Kalau dihitung-hitung, maka dalam satu tahun saya menulis sekitar 3-4 judul buku. Dan saya konsisten. Saya tulis sendiri, karena saya tidak punya tim penulis.

Melihat banyaknya buku yang saya tulis, banyak orang heran. Orang sanguin kok bisa menulis buku. Saya menjawab mereka bahwa temperamen dasar bukanlah halangan untuk maju, untuk sukses. Kelemahannya bisa secara sadar dilatih dan ditutupi. Saya dasarnya tidak suka menulis, tetapi berubah menjadi penulis buku yang produktif, karena saya melatih diri saya. Jadi, jangan berlindung di balik alasan “Memang saya dari sananya begini.” Kalau engkau berfikir bahwa engkau tidak bisa berubah, maka engkau tidak akan berubah. Yang membuat engkau tidak bisa berubah bukan kerana tidak bisa ada perubahan genetik, tetapi karena engkau berpikir engkau tidak bisa berubah, maka itulah yang membuat engkau tidak berubah. Tetapi bila engkau berpikir engkau bisa berubah, maka engkau bisa berubah. Setiap orang bisa berubah, setiap orang bisa sukses, setiap orang bisa berhasil.


si bos

Rule no 1: Boss is always right. Rule no 2: When boss is not right, see rule no 1. Bagi sebagian orang, ungkapan tersebut hanya membuat mereka tersenyum. Tetapi bagi sebagian yang lain, kalimat tersebut membuat mereka marah karena teringat bosnya yang dianggap tidak becus bekerja. Mungkin Anda pernah menemui seorang atasan yang terkesan tidak pernah bekerja, dan hanya menuntut bawahannya untuk melakukan semua pekerjaan untuknya. Atau atasan yang seenaknya sendiri meminta Anda lembur setiap hari, sementara ia bisa pulang cepat dan jalan-jalan ke mall bersama keluarganya. Atau atasan yang dengan mudahnya menyalahkan Anda bila terjadi masalah di perusahaan, padahal masalah terjadi sebagian karena hasil kebijakannya juga. Kalau sudah begini, pantaskah bila bos selalu disebut benar? Dalam kenyataannya, tidak semua bos seperti ini. Bahkan, jumlah bos yang menjengkelkan dan tidak becus bekerja seperti yang Anda gambarkan tak banyak jumlahnya. Masih banyak bos yang bekerja sungguh-sungguh untuk menyukseskan bisnisnya, dan menyejahterakan karyawannya, kok. Jika Anda merasa bos telah memberikan kebijakan yang hanya menyusahkan karyawan dan lantas membencinya -boleh percaya boleh tidak- hal itu sudah diketahuinya sebelum ia menyampaikan kebijakannya tersebut. Sebagai bos, ia memang harus siap dibenci. Toh, ia tetap melakukannya karena ia tahu ia benar. Dan, Anda tak bisa menyalahkannya. Mengapa? Bos direkrut untuk menjadi pemimpin dan mengelola bawahan. Pekerjaan mereka yang utama bukan melakukan suatu tugas, tetapi memastikan pekerjaan dilaksanakan oleh sebuah tim yang memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan untuk melakukan tugas-tugas tersebut. Bos sendiri memang diberi posisi untuk memberi instruksi dan mengarahkan tim ini. Ketika ia berusaha menekan Anda, ingatlah selalu bahwa ia pun berada di bawah tekanan atasannya sendiri untuk memastikan bahwa tim di lini bawah menyelesaikan tugas sesuai instruksi. Bos memang harus mengambil risiko. Anda dan rekan-rekan kerja Anda mungkin merasa bahwa apa yang dilakukan bos tidak benar. Namun, Anda tak lantas harus langsung memprotes keputusan atau kebijakannya. Tidak semua keputusan masuk akal; situasi lah yang kadang membuatnya harus begitu. Ketika sedang menyampaikan pendapat, Anda tentu berharap si bos menunjukkan respek terhadap masukan Anda, dan tidak langsung mengabaikan ide-ide atau inisiatif Anda tersebut. Nah, bos Anda pun berharap begitu terhadap Anda ketika ia sedang menyampaikan kebijakannya. Anggap saja ini sebagai feedback yang membangun. Kemampuan dan prioritas setiap orang berbeda. Apa kriteria bos yang baik menurut Anda? Mungkin Anda akan menyebutkan: pintar, bijaksana, adil, tegas tapi tidak galak, dan mampu berempati terhadap karyawan. Dalam kenyataannya, tidak semua bos memenuhi kriteria semacam itu karena bagaimanapun karakter setiap orang berbeda. Seorang bos bisa saja sangat memerhatikan kepuasan karyawan, tetapi ia tidak menunjukkannya dengan cara terang-terangan seperti rajin membawakan makanan saat Anda lembur, atau memberikan bonus khusus setiap Anda menciptakan prestasi. Sebab, baginya mungkin ada hal lain yang perlu dijadikan prioritas. Bos memang lebih tahu, setidaknya untuk beberapa masalah tertentu. Sebab, ia lah yang memiliki akses ke para pembuat keputusan di perusahaan. Bos lah yang secara berkala menghadiri rapat manajemen bersama dewan direksi, atau bersama para relasi bisnisnya, sehingga mengetahui dengan pasti bagaimana situasi bisnis dalam industri yang dijalani perusahaan. Maka, sebelum Anda memprotesnya karena merasa Anda lah yang lebih tahu, pastikan bahwa pendapat atau ide-ide Anda didukung oleh dasar yang kuat berdasarkan fakta-fakta yang ada. Siapa tahu dengan demikian Anda dan bos bisa saling melengkapi untuk menjadikan perusahaan menjadi lebih baik? Ia sudah bekerja keras untuk mencapai posisinya saat ini. Jabatan bos tidak diturunkan dari langit, atau dihadiahkan begitu saja pada seseorang. Bosnya si bos tentu tidak sembarang menunjuk seseorang untuk menjadi pemimpin, melainkan memilih seseorang yang memenuhi kualifikasi dan dinilai cocok untuk menempati posisi tersebut setelah berhasil membuktikan prestasinya dalam kurun waktu tertentu. Kalau ada seseorang yang ditunjuk jadi bos karena cantik atau pintar mengambil hati atasannya, percayalah, kondisi seperti itu tak banyak jumlahnya. Jadi, tunggu saja sampai Anda mendapat giliran untuk memimpin.

Jatuh Cinta pada Pandangan Pertama? Inilah Faktanya

Datangnya cinta memang sulit diduga, termasuk saat pertama mata Anda bertemu pandang dengannya. Sayangnya, love at first sight ini tergolong langka karena kebanyakan orang butuh waktu untuk saling mengenal sebelum mereka saling jatuh cinta.

Dalam penelitian terhadap 1.500 pria dan 1.500 wanita terungkap bahwa 20 persen (1 dari 5) pria mengatakan pernah jatuh cinta pada pandangan pertama. Sebaliknya, hanya 10 persen wanita yang mengungkapkan hal serupa dan mayoritas tidak bisa menentukan apakah yang mereka rasakan itu hal yang nyata sampai kencan yang keenam.

Tak dimungkiri bahwa pria adalah makhluk visual karena dari jawaban para responden terungkap bahwa pria memilih penampilan fisik sebagai faktor penting untuk hadirnya cinta.

Sementara itu, wanita memerlukan waktu lebih panjang sebelum benar-benar merasa klik. Alexander Gordon, profesor psikologi, mengatakan, wanita lebih pandai membaca situasi sosial dan mengevaluasi apakah ia sungguh jatuh cinta. “Wanita juga cenderung memilih pria yang bisa membuatnya aman dan juga pria yang kelak bisa menjadi ayah yang baik,” katanya.

Di lain pihak, pria pada umumnya lebih mudah kagum pada lawan jenisnya, terutama yang cantik, sehingga rata-rata pria menjawab mereka sudah tiga kali jatuh cinta dalam hidupnya, sedangkan wanita menjawab satu kali.

Kekaguman pada sosok wanita yang membuatnya tertarik juga mendorong pria lebih mudah mengucapkan “I love you” pertama kali dan lebih sering bertepuk sebelah tangan.

Meski dalam beberapa sisi pria dan wanita berbeda, tetapi mereka sama-sama sepakat bahwa cinta pertama adalah hal yang paling sulit untuk dilupakan. Satu dari empat responden mengatakan, mereka masih belum sembuh dari patah hati karena cinta pertamanya.

Peringkat Jepang-China Berpeluang Terpangkas

Lembaga pemeringkat Fitch Ratings memperingatkan adanya kemungkinan penurunan peringkat utang China dan Jepang. Khusus untuk China, Fitch menyatakan bahwa penurunan peringkat itu bisa terjadi dalam dua tahun ke depan. Sedangkan bagi Jepang,menurut Fitch,kesempatan penurunan peringkat utang luar negerinya jauh lebih besar dibanding China.

Kepala Fitch Ratings untuk kawasan Asia-Pasifik Andrew Colquhon mengatakan, berdasarkan perhitungannya, peringkat utang dari mata uang lokal China menghadapi risiko downgrade selama 12?24 bulan berikutnya. “Kami melihat adanya kemerosotan kualitas pada aset bank,” ujarnya seperti dilansir dari Reuters.

Dia menambahkan,jika terdapat masalah dalam sistem perbankan, risiko penurunan rating akan lebih buruk. Sebelumnya, Fitch telah menurunkan prospek jangka panjang utang mata uang lokal China dengan outlook negatif dari sebelumnya stabil pada April lalu. Penurunan itu dikarenakan kekhawatiran mengenai stabilitas keuangan Negeri Panda setelah lonjakan pinjaman dalam dua tahun terakhir.

Saat ini Fitch memberikan peringkat utang luar negeri kepada China di level ?AA-? atau tingkat tertinggi keempat dalam skala lembaga pemeringkat itu. Negara yang populasi penduduknya mencapai 1,3 miliar jiwa lebih itu sebelumnya melaporkan bahwa utang pemerintah daerah mencapai 10,7 triliun yuan pada akhir 2010.

Selain itu, China masih memiliki utang dalam bentuk obligasi senilai 347 miliar yuan yang dananya dialokasikan untuk investasi pembangunan perkotaan dalam kurun waktu 2005?2010. ?Level utang tersebut relatif tinggi disebabkan adanya sejumlah faktor yang membuat kondisi nyaman seperti kuatnya keseimbangan neraca dan kualitas aset,?kata Colquhon (chindya citra)

Ujian Air Panas

Posted: 08 Sep 2011 03:54 AM PDT
Yakobus 1:2-3
Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.

Ketika kemalangan datang menenggelamkan hidup, apa reaksi anda? Mungkin anda pernah mendengar ilustrasi berikut: kentang, telur, dan bubuk kopi baru saja mengalami kemalangan yang sama. Yaitu, sama-sama dimasukkan dalam air mendidih. Yang berbeda adalah reaksi mereka masing-masing. Kentang mula-mula keras, kuat dan tidak mau tunduk, tapi setelah melewati waktu yang cukup lama, ia menjadi lunak dan lemah. Telur yang awalnya mudah pecah dan rapuh, akhirnya ia menjadi keras dan padat. Lain halnya dengan bubuk kopi, semula ia tidak menarik, tapi ketika ia dimasukkan ke air panas, ia justru mampu mengubah air panas sekelilingnya menjadi kopi yang harum dan memikat.

Masuk ke kelompok mana anda dalam ilustrasi tersebut? Apa persoalan anda hari ini? Pengkhianatan, sakit penyakit, kegagalan. Selamat! Itu berarti anda masuk dalam panasnya air mendidih. Seperti ilustrasi di atas, hasil akhir ada di tangan anda, karena hal itu bergantung pada cara anda bereaksi terhadap masalah dan penyelesaiannya. Maju dan keluar sebagai pemenang atau mundur sebagai pecundang. Firman Tuhan dalam Yakobus 1:12 menegaskan orang yang bertahan dalam pencobaan akan menerima upahnya. Dan semua ujian itu akan menghasilkan ketekunan.

Respon positif dalam menghadapi masalah dapat menjadikan anda lebih dari seorang pemenang.


BRI Mantepp

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Persero) masuk dalam 10 perusahaan berkinerja terbaik dari Majalah Forbes Indonesia edisi Agustus 2011 yang memasukkan Bank BRI dalam jajaran Top Ten Companies 2011 dengan total penjualan (sales) di atas 1 miliar dolar AS.
“BRI merupakan satu-satunya wakil dari industri perbankan yang masuk dalam jajaran Top Ten Companies 2011 tersebut,” kata Sekretaris Perusahaan BRI Muhamad Ali di Jakarta, Selasa.
Menurutnya, penilaian Forbes ini dilandaskan pada beberapa indikator yakni konsistensi pendapatan operasional perusahaan dalam lima tahun terakhir, penjualan selama lima tahun, peningkatan harga saham dalam setahun, dan pertumbuhan earning per share (EPS) perusahaan tiga hingga lima tahun terakhir.
“Metodologi ini menemukan perusahaan yang memiliki kinerja konsisten dalam jangka panjang di berbagai industri dan memiliki tata kelola serta likuiditas yang baik,? kata Ali mengutip keterangan majalah berbasis di Amerika Serikat itu.
Selain Bank BRI, sejumlah perusahaan nasional yang masuk dalam jajaran ini yakni PT Sinar Mas Multiartha, PT Charoen Pokphand Indonesia, PT Japta Comfeed Indonesia, PT Adaro Energy, PT Gajah Tunggal, dan PT Indomobil Sukses Internasional, PT AKR Corporindo, PT Semen Gresik, dan PT Indocement Tunggal Prakasa.
Ali mengatakan, prestasi ini tidak lepas dari semakin kompetitifnya Bank BRI di pasar keuangan mikro serta ekspansi jaringan yang kian masif dilakukan perusahaan dalam beberapa tahun terakhir. “Dari sisi daya saing, Bank BRI semakin teratas di pasar, ini tidak lepas dari ekspansi jaringan kita yang sekarang merupakan yang terbesar dan tersebar di pelosok nusantara,” katanya.
Sebelumnya juga secara berturut-turut, Bank BRI juga menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk dalam daftar “Asian Fabulous 50″ atau Daftar 50 Perusahaan Terhebat Asia. “Asian Fabulous 50″ merupakan daftar perusahaan-perusahaan publik terbesar Asia, di luar peringkat 500 dunia. Untuk masuk daftar ini tidaklah mudah karena daftar ini dibuat oleh Forbes berdasarkan laba jangka panjang, pertumbuhan penjualan dan pendapatan, kenaikan harga saham, dan proyeksi pendapatan.
Kinerja BRI yang membaik juga tercermin di pasar saham akhir-akhir ini yakni kapitalisasi pasar saham Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu Bank BRI (BBRI) mencatatkan kapitalisasi pasar saham BUMN terbesar di BEI senilai Rp159,96 triliun periode 26 Agustus 2011.
Pada Mei 2011 lalu, BRI Juga meraih peringkat terbaik dalam jajaran 500 merek bank paling bernilai tinggi sedunia dari Brand Finance. Brand Finance PLC merupakan konsultan spesialis valuasi merek global yang berbasis di London UK yang didirikan tahun 1996.
Setiap tahun Brand Finance PLC mengadakan penilaian merek-merek bank ternama di dunia dengan menghitung nilai masing-masing merek bank dengan me-makai metode royalty relief, yang telah disahkan oleh International Standard Organisation (ISO) 10668.

Pilihannya mengambil jurusan manajemen bisnis di Denmark oleh artis yang sudah beranjak dewasa Olivia Lubis Jensen, tak lepas agar dirinya bisa mengerti dan mengolah sebuah manajemen dalam lingkungan kerja yang dipahaminya.
Manajemen yang dimaksud adalah manajemen keartisan ataupun perfilman. “Kalaupun nanti bisa terjun ke bisnis film, mungkin aku bekerja profesional untuk bidang manajemennya,” terang putri pasangan Benny Jensen yang berdarah Denmark dan Viverina Lubis yang keturunan Batak.
Hal tersebut disebabkan, dimasa mendatang akan banyak film-film nasional yang akan diproduksi dalam bentuk budget yang sangat besar sehingga perlu adanya pengolahan manajemen yang sesuai.
“Aku melihatnya industri film Indonesia nantinya akan berkembang dan maju sangat pesat, maka aku mau berada di bagian manajemennya,” terang dara kelahiran Denmark, 11 April 1993 ini.

Bintang film yang terbilang masih remaja, Olivia Jensen, mengaku memiliki keinginan untuk bisa melanjutkan kuliah di jurusan manajemen bisnis di Denmark.
Dan jika hal tersebut bisa direalisasikan pada tahun mendatang, berarti dia harus meninggalkan kota Bandung dan juga karier yang selama ini digeluti.
“Semua sudah dikonsultasikan ke orangtua. Dan sudah mendapat persetujuan. Makanya, aku pasang target harus kelar SMU, terus melanjutkan kuliah ke Denmark,” terang pemain pendukung film ‘Mili dan Nathan’ saat ditemui di kawasan Kota, Jakarta, Selasa(6/9/2011) dini hari.
Selain itu, selama ‘berkutat’ di dunia akting, Olivia mengaku banyak mendapatkan pengalaman sehingga bisa membentuk karakter pribadinya secara secara tidak langsung.
“Selama setahun terakhir ini, aku banyak belajar akan hidup mandiri. Dan hal itu aku lakukan agar orangtuaku tidak terlalu khawatir nanti, saat aku belajar di Denmark nanti,” jelas dara kelahiran Denmark, 11 April 1993 ini.
Ketika disinggung mengenai pemilihan Negara Denmark sebagai tujuan menimba ilmu, Olivia mengatakan bahwa di negara tersebut masih ada keluarga besarnya di sana. Sehingga tidak terlalu sulit untuk berada disana.
“Ya, paling lama empat tahun, mudah-mudahan sudah bisa kelar. Dan lagi, setiap liburan, aku bisa saja nanti balik ke sini (Indonesia),”tambah putri pasangan Benny Jensen yang berdarah Denmark dan Viverina Lubis yang keturunan Batak.

Manajemen maskapai pelat merah nasional, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menyatakan proses rekrutmen sejumlah pramugarinya di Seoul, Korea dilakukan dengan berpakaian lengkap.
“Bahkan, pemeriksaan kesehatan terhadap calon pramugari dari Korea yang akan bertugas di Garuda tersebut dilakukan oleh dokter sesuai standar profesi dan terikat sumpah dokter,” kata “Vice President Corporate Communications” PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Pujobroto, yang dihubungi dari Surabaya, Jumat (26/8).
Selain itu, ungkap dia, pada saat melakukan pemeriksaan, dokternya juga didampingi staf lokal perempuan berwarga Negara Korea yang membantu menyampaikan penjelasan berkaitan dengan pemeriksaan kesehatan tersebut.
“Seleksi pramugari kami dari Korea telah dilaksanakan Garuda mulai 27 Juli 2011. Dari proses tersebut, lima peserta di antaranya tidak berhasil lulus untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya,” ujarnya.
Sementara itu, rinci dia, sejumlah media lokal Korea pada hari Rabu (24/8) telah melakukan wawancara dengan sepuluh calon pramugari di Korea usai mengikuti proses seleksi tahap akhir untuk menjadi pramugari Garuda, di kantor Garuda di Seoul, Korea.
“Seperti yang dilaporkan ‘chosun.com’, salah satu media online dari grup ‘Chosun Co’, media terbesar dan sangat berpengaruh di Korea, salah satu calon pramugari menyampaikan jika mereka malu dan tidak nyaman dengan pemberitaan yang ada,” katanya.
Penyebabnya, tambah dia, beberapa media di Korea mempublikasikan bahwa calon pramugari Korea yang menjalani proses seleksi untuk menjadi awak kabin Garuda harus melepas pakaian.
Di samping itu, media tersebut memberitakan saat pemeriksaan kesehatan, dokter yang bertugas menyentuh dada si calon pramugari.
“Kami tidak bodoh. Apabila dokter betul betul melakukan hal tersebut, kami tidak akan diam saja,” imbuhnya sembari menirukan pernyataan beberapa calon pramugari yang mengikuti seleksi di Korea.
Seluruh calon pramugari yang menjalani pemeriksaan kesehatan, lanjut dia, tetap menggunakan pakaiannya dan dokter hanya memeriksa dada bagian atas pada saat melakukan proses pemeriksaan.
“Kami tegaskan, berita yang mengatakan bahwa dokter melakukan tindakan yang kurang pantas atau menyentuh dada calon pramugari tidak benar,” katanya.

Perbedaan gaji antara pegawai lokal dan asing ternyata tidak hanya terjadi di maskapai penerbangan Garuda Indonesia (yang para pilotnya sampai menggelar mogok kerja demi memprotes perbedaan gaji ini). Seorang insinyur kimia yang bekerja di perusahaan kontraktor minyak dan gas bumi pun mengeluhkan hal yang sama kepada saya.

Dan bukan hanya dia yang mengeluh. Dalam obrolan santai belum lama ini, seorang presiden direktur perusahaan pertambangan multinasional juga menyampaikan hal serupa. “Posisi saya kayaknya hebat, paling puncak di perusahaan. Tapi ternyata gaji saya kalah sama staf yang ekspatriat,” katanya.

Bukan rahasia lagi, selama ini para insinyur asing mendapat bayaran yang lebih tinggi dari insinyur lokal. Sejak lima tahun lalu, Persatuan Insinyur Indonesia (PII) pernah mempertanyakan hal ini kepada pemerintah. PII mencatat, perbedaan gaji antara insinyur lokal dengan insinyur asing bisa mencapai 10 kali lipat.

Bahkan untuk proyek pemerintah pun, perbedaan itu dilegalkan. Pasalnya, untuk proyek yang dibiayai asing, tak jarang investor mensyaratkan pemakaian tenaga kerja asing. Dari sinilah kemudian muncul perbedaan gaji itu.

Apakah perbedaan gaji berarti orang Indonesia kalah cakap? Tidak juga. “Banyak insinyur kita yang memilih bekerja di luar negeri, karena adanya perbedaan gaji itu,” kata seorang teman. Artinya, kemampuan orang Indonesia tak kalah cakap dengan pekerja asing.

Apalagi permintaan dunia akan insinyur perminyakan memang tinggi — yang membuat gaji insinyur perminyakan melambung. Tahun lalu, National Association of Colleges and Employers, sebuah organisasi nirlaba yang bergerak di bidang sumber daya manusia, mengatakan bahwa insinyur perminyakan yang baru lulus adalah lulusan dengan bayaran tertinggi.

Gaji rata-ratanya lebih dari $ 125 ribu (sekitar Rp 1,2 miliar) per tahun, tahun pertama bekerja. Bahkan, lembaga ini mencatat ada yang bisa menerima gaji hingga $ 260 ribu (sekitar Rp2,6 miliar) per tahun atau lebih dari Rp 200 juta per bulan.

Mengapa gaji orang perminyakan begitu tinggi? Hal ini untuk menyumbangkan keadaan ekonomi para pekerja tersebut. Pasalnya, sering terjadi mereka pasti dipecat secara besar-besaran karena harga minyak turun. Selain itu, biasanya mereka ditempatkan di tengah laut.

Tawaran gaji yang begitu tinggi membuat insinyur kita lari ke luar negeri, khususnya Timur Tengah. Akibatnya, di dalam negeri kita kekurangan insinyur perminyakan dan lebih banyak memakai tenaga asing — yang digaji lebih besar ketimbang tenaga lokal.

Tantangan perusahaan minyak di Indonesia tampaknya adalah: Mampukah mereka menggaji insinyur lokal setara insinyur asing?

6 kekuatan

6 Kekuatan Dahsyat Pada Diri Manusia

1. Kekuatan Impian (The Power of Dreams)

Untuk memperoleh hal-hal terbaik dalam kehidupan ini, setiap kita harus memiliki impian dan tujuan hidup yang jelas. Setiap kita harus berani memimpikan hal-hal terindah dan terbaik yang kita inginkan bagi kehidupan kita dan kehidupan orang-orang yang kita cintai.

Tanpa impian, kehidupan kita akan berjalan tanpa arah dan akhirnya kita tidak menyadari dan tidak mampu mengendalikan ke mana sesungguhnya kehidupan kita akan menuju.

2. Kekuatan dari Fokus (The Power of Focus)

Fokus adalah daya (power) untuk melihat sesuatu termasuk masa depan, impian, sasaran atau hal-hal lain seperti kekuatan dan kelemahan dalam diri, peluang di sekitar kita, sehingga lebih jelas dan mengambil langkah untuk mencapainya.

Seperti sebuah kacamata yang membantu seorang untuk melihat lebih jelas, kekuatan fokus membantu kita melihat impian, sasaran, dan kekuatan kita dengan lebih jelas, sehingga kita tidak ragu-ragu dalam melangkah untuk mewujudkannya.

3. Kekuatan Disiplin Diri (The Power of Self Discipline)

Pengulangan adalah kekuatan yang dahsyat untuk mencapai keunggulan. Kita adalah apa yang kita lakukan berulang-ulang. Menurut filsuf Aristoteles, keunggulan adalah sebuah kebiasaan.

Kebiasaan terbangun dari kedisiplinan diri yang secara konsisten dan terus-menerus melakukan sesuatu tindakan yang membawa pada puncak prestasi seseorang. Kebiasaan kita akan menentukan masa depan kita.

Untuk membangun kebiasaan tersebut, diperlukan disiplin diri yang kokoh. Sedangkan kedisiplinan adalah bagaimana kita mengalahkan diri kita dan mengendalikannya untuk mencapai impian dan hal-hal terbaik dalam kehidupan ini.

4. Kekuatan Perjuangan (The Power of Survival)

Setiap manusia diberikan kekuatan untuk menghadapi kesulitan dan penderitaan. Justru melalui berbagai kesulitan itulah kita dibentuk menjadi ciptaan Tuhan yang tegar dalam menghadapi berbagai kesulitan dan kegagalan.

Seringkali kita lupa untuk belajar bagaimana caranya menghadapi kegagalan dan kesulitan hidup, karena justru kegagalan itu sendiri merupakan unsur atau bahan yang utama dalam mencapai keberhasilan atau kehidupan yang berkelimpahan.

5. Kekuatan Pembelajaran (The Power of Learning)

Salah satu kekuatan manusia adalah kemampuannya untuk belajar. Dengan belajar kita dapat menghadapi dan menciptakan perubahan dalam kehidupan kita. Dengan belajar kita dapat bertumbuh hari demi hari menjadi manusia yang lebih baik.

Belajar adalah proses seumur hidup. Sehingga dengan senantiasa belajar dalam kehidupan ini, kita dapat terus meningkatkan taraf kehidupan kita pada aras yang lebih tinggi.

6. Kekuatan Pikiran (The Power of Mind)

Pikiran adalah anugerah Tuhan yang paling besar dan paling terindah. Dengan memahami cara bekerja dan mengetahui bagaimana cara mendayagunakan kekuatan pikiran, kita dapat menciptakan hal-hal terbaik bagi kehidupan kita.

Dengan melatih dan mengembangkan kekuatan pikiran, selain kecerdasan intelektual dan kecerdasan kreatif kita meningkat, juga secara bertahap kecerdasan emosional dan bahkan kecerdasan spiritual kita akan bertumbuh dan berkembang ke tataran yang lebih tinggi.

Semua dari kita berhak dan memiliki kekuatan untuk mencapai kehidupan yang berkelimpahan dan memperoleh hal-hal terbaik dalam kehidupannya.

Semuanya ini adalah produk dari pilihan sadar kita, berdasarkan keyakinan kita, dan bukan dari produk kondisi keberadaan kita di masa lalu dan saat ini.

Sebagaimana dikatakan oleh Jack Canfield dalam bukunya The Power of Focus, bahwa kehidupan tidak terjadi begitu saja kepada kita. Kehidupan adalah serangkaian pilihan dan bagaimana kita merespons setiap situasi yang terjadi pada kita.

Oke ane mulai gan ane akan nulis satu per satu kalimatnya lalu ane bakal ngejelasin artinya menurut ane, langsung aja gan

Spoiler for Kalimat 1:
“keberanian adalah alat transportasi utama yang menghantarkan kemampuan menuju keberhasilan .”
=Dibutuhkan keberanian yang sangat kuat untuk memfasilitasi kemampuan seseorang untuk mencapai titik tersuksernya gan, kalo nyalinya masih tanggung2 akan sangat sulit untuk mencapai sukses

Spoiler for Kalimat2:
“Pengalaman adalah sebuah nama yang diberikan oleh pemiliknya setelah melakukan kesalahan .”
=Setiap orang yang telah melakukan kesalahan akan menyebut kesalahan itu sbg sebuah pengalaman

Spoiler for kalimat3:
“Harga sebuah kemenangan amatlah mahal, tapi harga kejujuran memiliki nilai yang tak terhingga”
=Semua orang saling berlomba untuk mendapatkan kemenangan dengan cara apapun semahal apapun mereka bisa mebeli kemenangan, tapi ingat ketika kejujuran dimiliki seseorang nilai kejujuran tsb akan sangat mahal karna harga yang dihitung oleh Tuhan

Spoiler for Kalimat4:
“Jika Anda menginginkan sesuatu dan tidak mendapatkannya, berarti anda tidak sungguh2 menginginkannya”
=Dibutuhkan kemauan yan sangat kuat untuk mendapatkan apa yang kita inginkan, karena kemauan yg kuat akan mendorong seseorang mencapai titik tertinggi semangatnya

Spoiler for Kalimat4:
“Janganlah kamu menunda ibadah-mu , karena Tuhan tidak pernah menunda untuk memberikan kita kenikmatan”
=Jangan pernah menunda ibadah kita kepada Tuhan kita gan, itu namanya ga bersyukur. Coba deh agan pikir Tuhan tidak pernah menunda untuk memberikan nikmatnya kepada kita

Spoiler for Kalimat5:
“Jangan menganggap remeh diri sendiri, karena setiap orang memiliki kemungkinan yang tak terhingga”
=Banyak orang yg minder sama dirinya sendiri yg membuktikan ketidaksungguhan dirinya dalam menggali potensi dirinya, padahal Tuhan memberikan kelebihan untuk setiap umat-Nya

Spoiler for kalimat6:
“Cinta dimulai dengan sebuah senyuman, bertumbuh dengan sebuah ciuman dan berakhir dengan tetesan air mata. Maka menyesalah kalian”
=kalau cinta hanya berlatar belakang nafsu belaka maka hanya penyesalanlah yang akan didapatkan di akhir cerita

Spoiler for Kalimat7:
“Cara memaafkan sederhana, yaitu anda mau memaafkannya. Kuncinya “kemauan”, tanpa “tapi”, tanpa syarat.”
=Sebenarnya untuk memaafkan sangatlah sederhana, kita hanya perlu keinginan untuk memaafkannya tanpa embel-embel dibelakangnya

Spoiler for Kalimat8:
“Saya benci latihan setiap menitnya,tetapi saya berkata”jangan berhenti”. Menderita skarang dan menjalani sisa kehidupan Anda sebagai “juara”
nah kalo yg ini dikutip dari quotenya Muhammad Ali gan
=setiap saat dalam proses menjadi juara tidaklah mudah, semua orang harus benar2 menderita dalam proses ini, tapi mereka yg tidak menyerah akan menjalani sisa hidup mereka sebagai seorang “JUARA” yg sejati dan AKAN SELALU BAHAGIA”

Spoiler for Kalimat9:
“Sesungguhnya alat Hipnotisme terbesar adalah sebuah kotak persegi yang ada disetiap sudut ruangan anda.”
=Maksudnya adalah televisi gan. Semua orang hidup seperti tv, berdandan seoerti di tv, makan sepertidi tv, membesarkan anak seperti di tv.
Jadi TV merupakan alat hipnotisme masal terbesar di dunia.

Spoiler for Kalimat10:
“Menyerah adalah cara terbaik untuk GAGAL.”
Ya orang yg menyerah adalah pemeran utama dalam setiap kegagalannya

Spoiler for kalimat11:
“Ketakutan Anda akan membatasi Anda untuk melakukan hal hebat yang berarti bagi Anda”
=Kalau dalam diri seseorang masih ada rasa takut, maka dia tidak akan pernah bertemu dengan keberhasilannya

Spoiler for kalimat12:
“Niat adalah Keselarasan antara keinginan dan perbuatan yang konsisten.
=Keinginan yang kuat dan perbuatan yang konsisten dalam melakukan suatu hal baru disebut niat. Karena “niat” saja tanpa perbuatan itu adalah omong kosong gan

Spoiler for kalimat13:
“Apa saja musibah yang menimpa kamu adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri.”
=sesuatu tidak akan terjadi tanpa penyebabnya

Spoiler for kalimat14:
“Tiada gunanya menangisi susu yang sudah tumpah,lebih baik mengambil gelas baru dan mulai membuatnya lagi.”
=maksudnya ga ada gunanya gan menyesali hal yang sudah terjadi terlalu lama, lebih baik bangkit dan kembali membuat hal yang baru

Spoiler for kalimat15:
“orang dengan ide baru adalah orang aneh sampai ide itu berhasil”
=orang2 yg mempunyai ide baru yg tidak biasa disebut aneh, tapi setelah dia berhasil semua orang akan berkata kalau orang itu adalah orang yang hebat

10 Motivasi Dari Buah dan Sayur

WELCOME TO MY TRHEAD

1. Jadilah Jagung, Jangan Jambu Monyet.
Jagung membungkus bijinya yang banyak, sedangkan jambu monyet memamerkan bijinya yang cuma satu-satunya.
Quote:
Jangan suka pamer, itu bukan perilaku yang baik.
Spoiler for Gambar:

2. Jadilah pohon Pisang.
Pohon pisang kalau berbuah hanya sekali, lalu mati.
Quote:
Kesetiaan dalam pernikahan.
Spoiler for Gambar:

3. Jadilah Duren, jangan kedondong
Walaupun luarnya penuh kulit yang tajam, tetapi dalamnya lembut dan manis.
Beda dengan kedondong, luarnya mulus, rasanya agak asam dan dalamnya ada biji yang berduri.
Quote:
Jangan menilai sesuatu hanya dari sisi luarnya saja.
Spoiler for Gambar:

4. Jadilah bengkoang.
Walaupun hidup dalam kompos sampah, tetapi umbinya isinya putih bersih.
Quote:
Jagalah hati, meskipun cobaan dalam hidup selalu ada.
Spoiler for Gambar:

5. Jadilah Padi.
Makin berisi, makin merunduk.
Quote:
Semakin bertambah ilmu, semakin rendah hati.
Spoiler for Gambar:

6. Jadilah Pohon kelapa.
Semua bagian pohon kelapa bermanfaat. Dari buah, daun, batang pohon, dan akarnya.
Quote:
Jadilah orang yang suka membantu orang lain.
Spoiler for Gambar:

7. Jadilah tandan Pete, bukan tandan rambutan.
Tandan pete membagi makanan sama rata ke biji petenya semua seimbang, tidak seperti rambutan, ada yang kecil ada yang gede .
Quote:
Jadilah orang yang adil dalam kebaikan.
Spoiler for Gambar:

8. Jadilah cabai.
Makin tua makin pedes.
Quote:
Semakin tua, harus semakin berpengalaman.
Spoiler for Gambar:

9. Jadilah buah manggis
Bisa ditebak isiny a dari bokong buahnya, maksudnya jangan munafik.
Quote:
Penampilan mencerminkan kepribadian.
Spoiler for Gambar:

10. Jadilah buah nangka
Selain buahnya, nangka memberi getah kepada penjual atau yang memakannya.
Quote:
Berikan kesan kepada semua orang (tentunya yang baik).

Kata kata Motivasi Hidup yang Lucu
Sebenar nya sih ga lucu lucu amat Gan
Ane yakin yang baca pazti ngantuk
tapi kunci untuk anda sukses itu disni
bacalh dengan ikhlas
jagan hiraukan Pertamax =karna pertamax bukan segalanya
ingat yang gw share bukan cuman kata kata bijak tapi juga gw ngerasa terbuka untuk memberi motivasi kepadaorang orang yang bimbang
kalo ada yang ngerasa repost tolong jagan marah kata motivasi bukan lah arti cuman haruz di bagi 1 kali aja karna 1 kali bukan berarti sudah dibaca semua orang betul ??
Renungin gan
ini motivasi motivasi yang buat gw maju…..
ok
kalo baguz ya gpp sih
ini juga boleh lah
ane yakin ga bakal ada ini
ga ada unsur menghina disini
ayo gan langsung baca

1. Setelah makan malam, seorang ibu dan putrinya bersama-sama mencuci mangkuk dan piring, sedangkan ayah dan putranya menonton TV di ruang tamu.

Mendadak, dari arah dapur terdengar suara piring yang pecah, kemudian sunyi senyap. Si putra memandang ke arah ayahnya dan berkata, “Pasti ibu yang memecahkan piring itu.” “Bagaimana kamu tahu?” kata si Ayah. “Karena tak terdengar suara dia memarahi orang lain,” sahut anaknya.

Kita semua sudah terbiasa menggunakan standar yang berbeda melihat orang lain dan memandang diri sendiri, sehingga acapkali kita menuntut orang lain dengan serius, tetapi memperlakukan diri sendiri dengan penuh toleran.

2. Ada dua grup pariwisata yang pergi bertamasya ke pulau Yi Do di Jepang. Kondisi jalannya sangat buruk, sepanjang jalan terdapat banyak lubang. Salah satu pemandu berulang-ulang mengatakan keadaan jalannya rusak parah dan tak terawat.

Sedangkan pemandu yang satunya lagi berbicara kepada para turisnya dengan nada puitis, “Yang kita lalui sekarang ini adalah jalan protokol ternama di Yi Do yang bernama jalan berdekik yang mempesona.”

Walaupun keadaannya sama, namun pikiran yang berbeda akan menimbulkan sikap yang berbeda pula. Pikiran adalah suatu hal yang sangat menakjubkan, bagaimana berpikir, keputusan berada di tangan Anda.

3. Murid kelas 3 SD yang sama, mereka memiliki cita-cita yang sama pula yaitu menjadi badut. Guru dari Tiongkok pasti mencela, “Tidak mempunyai cita-cita yang luhur, anak yang tidak bisa dibina!”

Sedangkan guru dari Barat akan bilang, “Semoga Anda membawakan kecerian bagi seluruh dunia!”

Terkadang orang yang lebih tua, bukan hanya lebih banyak menuntut daripada memberi semangat, malahan sering membatasi definisi keberhasilan dengan arti yang sempit.

4. Istri sedang memasak di dapur. Suami yang berada di sampingnya mengoceh tak berkesudahan, “Pelan sedikit, hati-hati! Apinya terlalu besar. Ikannya cepat dibalik, minyaknya terlalu banyak!”

Istrinya secara spontan menjawab, “Saya mengerti bagaimana cara memasak sayur.” Suaminya dengan tenang menjawab, “Saya hanya ingin dirimu mengerti bagaimana perasaan saya … saat saya sedang mengemudikan mobil, engkau yang berada disamping mengoceh tak ada hentinya.”

Belajar memberi kelonggaran kepada orang lain itu tidak sulit, asalkan Anda mau dengan serius berdiri di sudut dan pandangan orang lain melihat suatu masalah.

5. Sebuah bus yang penuh dengan muatan penumpang sedang melaju dengan cepat menelusuri jalanan yang menurun, ada seseorang yang mengejar bus ini dari belakang.

Seorang penumpang mengeluarkan kepala keluar jendala bus dan berkata dengan orang yang mengejar bus, “Hai kawan! Sudahlah Anda tak mungkin bisa mengejar!”

Orang tersebut menjawab, “Saya harus mengejarnya . . .” Dengan nafas tersenggal-senggal dia berkata, “Saya adalah pengemudi dari bus ini!”

Ada sebagian orang harus berusaha keras dengan sangat serius, jika tidak demikian, maka akibatnya akan sangat tragis!

Dan juga dikarenakan harus menghadapi dengan sekuat tenaga, maka kemampuan yang masih terpendam dan sifat-sifat khusus yang tidak diketahui oleh orang lain selama ini akan sepenuhnya muncul keluar.

6. Si A : “Tetangga yang yang baru pindah itu sungguh jahat, kemarin tengah malam dia datang ke rumah saya dan terus menerus menekan bel di rumah saya.”

Si B : “Memang sungguh jahat! Adakah Anda segera melapor polisi?”

Si A : “Tidak. Saya menganggap mereka orang gila, yang terus menerus meniup terompet kecil saya.”

Semua kejadian pasti ada sebabnya, jika sebelumnya kita bisa melihat kekurangan kita sendiri, maka jawabannya pasti berbeda.

7. Zhang San sedang mengemudikan mobil berjalan di jalan pegunungan, ketika dengan santai menikmati pemandangan yang indah, mendadak dari arah depan datang sebuah truk barang.

Si sopir truk membuka jendela dan berteriak dengan keras, “Babi!” Mendengar suara ini Zhang San menjadi emosi, dia juga membuka jendela memaki, “Kamu sendiri yang babi!”

Baru saja selesai memaki, dia telah bertabrakan dengan gerombolan babi yang sedang menyeberangi jalan.

Jangan salah tafsir maksud kebaikan dari orang lain, hal tersebut akan menyebabkan kerugian Anda, juga membuat orang lain terhina.

8. Seorang bocah kecil bertanya kepada ayahnya, “Apakah menjadi seorang ayah akan selalu mengetahui lebih banyak dari pada anaknya?”

Ayahnya menjawab, “Sudah tentu!”

“Siapa yang menemukan listrik?”

“Edison.”

“Kalau begitu mengapa bukan ayah Edison yang menemukan listrik?”

Pakar acapkali adalah kerangka kosong yang tidak teruji, lebih-lebih pada zaman pluralis terbuka sekarang ini.

9. Ketika mandi Toto kurang hati-hati telah menelan sebongkah kecil sabun, ibunya dengan gugup menelepon dokter rumah tangga minta pertolongan.

Dokter berkata, “Sekarang ini saya masih ada beberapa pasien, mungkin setengah jam kemudian saya baru bisa datang ke sana.”

Ibu Toto bertanya, “Sebelum Anda datang, apa yang harus saya lakukan? Dokter itu menjawab, “Berikan Toto secangkir air putih untuk diminum, kemudian melompat-lompat sekuat tenaga, maka Anda bisa menyuruh Toto meniupkan gelembung busa dari mulut untuk menghabiskan waktu.”

Jika peristiwa sudah terjadi, mengapa tidak dihadapi dengan tenang dan yakin. Daripada khawatir lebih baik berlega, dari pada gelisah lebih baik tenang.

10. Sebuah gembok yang sangat kokoh tergantung di atas pintu, sebatang tongkat besi walaupun telah menghabiskan tenaga besar, masih juga tidak bisa membukanya.

Kuncinya datang, badan kunci yang kurus itu memasuki lubang kunci, hanya diputar dengan ringan, ‘plak’ gembok besar itu sudah terbuka.

Hati dari setiap insan, persis seperti pintu besar yang telah terkunci, walaupun Anda menggunakan batang besi yang besar pun tak akan bisa membukanya. Hanya dengan mencurahkan perhatian, Anda baru bisa merubah diri menjadi sebuah anak kunci yang halus, masuk ke dalam sanubari orang lain.

Orang yang ingin bergembira harus menyukai kelelahan akibat bekerja.
• Janganlah engkau berteman dengan orang jahat karena sifatmu akan mencuri sifatnya tanpa engkau sadari.
• Plato berkata ,”Orang yang berilmu mengetahi orang yang bodoh karena dia pernah bodoh,sedangkan orang yang bodoh tidak mengetahui orang yang berilmu karena dia tidak pernah berilmu”.
• Budi pekerti yang tinggi adalah rasa malu terhadap diri sendiri.
• Plato di Tanya ,”Bagaimana caranya agar seseorang biasa hidup dengan tenang?”. Dia menjawab ,” Jika orang itutidak melakukan kejahatanh dan tidak beredihh akan sesuatu yang di alaminya,maka dia tentu akan merasa tenang”.
• Kerendahan seseorang di ketahui melalui dua hal : banyak berbicara tentang hal-hal yang tidak berguna,dan bercerita padahal tidak di tanya.
• Jangan terlalu banyak mengenal orang .sebab, kalian lebih sering di sakiti oleh orang yang kalian kenal,sedangkan orang yang tidak kalian kenal nyaris tidak dapat menyakiti kalian.
• Cint6a adalah gerak jiwa yang kosong tanpa pikiran.


Pelajaran Berharga Dari Seorang Tuna Netra

Ini adalah kisah dua orang pria yang sedang dirawat di sebuah kamar rumah sakit. Seorang di antaranya menderita penyakit yang mengharuskannya duduk dekat jendela disamping tempat tidurnya selama satu jam di setiap sore untuk mengosongkan cairan dari paru-parunya dan untuk menormalkan jantungnya karena denyutnya sangat lemah.

Sedangkan pria yang lain harus berbaring. Pria ini sering uring-uringan, bahkan tak jarang membentak anggota keluarga yang menjaga dan perawat yang memeriksanya. Tak jarang pula pria yang satu ini berteriak di malam hari (mungkin karena kesakitan) sehingga mengganggu pasien yang lainnya.

Suatu hari di sore yang cerah, seperti biasa pria yang berada dekat jendela ini duduk sambil melihat keluar jendela.

Sambil tersenyum dan dengan wajah gembira dia menggumam, “Senang sekali ya seandainya aku bisa berjalan-jalan setiap sore di taman itu, tentunya aku tidak ingin kembali di tempat ini lagi.” gumamnya sambil tetap terlihat tersenyum.

Melihat hal itu pria satunya yang berada di sebelah tempat tidurnya berkata dengan rasa penasaran, “Apa yang kau lihat di luar sana, kawan?”

“Sebuah taman dengan kolam yang indah. Itik dan angsa berenang-renang cantik, sedangkan anak-anak bermain dengan perahu-perahu mainan. Beberapa pasangan berjalan bergandengan di tengah taman yang dipenuhi dengan berbagai macam bunga berwarnakan pelangi. Sebuah pohon tua besar menghiasi taman itu. Jauh di atas sana terlihat kaki langit kota yang mempesona. Suatu senja yang indah.” jelas pria yang duduk

Setiap sore ia menceritakan tentang apa yang terlihat di luar jendela kepada rekan sekamarnya. Selama satu jam itulah, pria yang hanya bisa berbaring merasa begitu senang dan bergairah membayangkan betapa luas dan indahnya semua kegiatan dan warna-warna indah yang ada di luar sana.

Pria pertama itu menceritakan keadaan di luar jendela dengan begitu detil sehingga membuat pria yang berbaring membayangkan semua keindahan pemandangan itu.

Perasaannya menjadi lebih tenang, dalam menjalani kesehariannya di rumah sakit itu. Semangat hidupnya menjadi lebih kuat, percaya dirinya pun semakin bertambah.

Pada suatu sore yang lain, pria yang duduk di dekat jendela menceritakan tentang parade karnaval yang sedang melintas.

Meski pria yang kedua tidak dapat mendengar suara parade itu, namun ia dapat melihatnya melalui pandangan mata pria yang pertama yang menggambarkan semua itu dengan kata-kata yang indah. Begitulah seterusnya, dari hari ke hari. Dan, satu minggu pun berlalu.

Suatu pagi, seorang perawat mendapati pria yang berbaring di dekat jendela itu telah meninggal dunia dengan tenang dalam tidurnya.

Pria yang kedua merasa begitu kehilangan seorang teman yang mengisi hari-harinya. Begitu penasarannya dengan apa yang diceritakan oleh sang kawan hingga ia meminta pada perawat agar ia bisa dipindahkan ke tempat tidur di dekat jendela itu.

Perawat itu menuruti kemauannya dengan senang hati dan mempersiapkan segala sesuatunya. Ketika semuanya selesai, ia meninggalkan pria tadi seorang diri dalam kamar.

Dengan perlahan dan kesakitan, pria ini memaksakan dirinya untuk bangun. Ia ingin sekali melihat keindahan dunia luar melalui jendela itu.

Betapa senangnya, akhirnya ia bisa melihat sendiri dan menikmati semua keindahan itu. Hatinya tegang, perlahan ia menjengukkan kepalanya ke jendela di samping tempat tidurnya. Apa yang dilihatnya? Ternyata, jendela itu menghadap ke sebuah . . . Tembok Kosong!!!

Ia berseru memanggil perawat dan menanyakan apa yang membuat teman pria yang sudah wafat tadi bercerita seolah-olah melihat semua pemandangan yang luar biasa indah di balik jendela itu.

Dari perawat itulah dia menyadari bahwa rekannya yang sudah meninggal ternyata seorang Tuna Netra yang terserang penyakit parah dan kronis

Hikmah :

Kata yang penuh semangat, tutur kata yang membangun, selalu menghadirkan sisi terbaik dalam hidup kita.

Menyampaikan setiap ujaran dengan santun, akan selalu lebih baik daripada menyampaikannya dengan ketus, gerutu, atau dengan kesal.

Ada hal-hal yang mempesona saat kita mampu memberikan kebahagiaan kepada orang lain.


kisah kisah inspiration

10 Kisah Lucu Penuh Motivasi

1. Setelah makan malam, seorang ibu dan putrinya bersama-sama mencuci mangkuk dan piring, sedangkan ayah dan putranya menonton TV di ruang tamu.

Mendadak, dari arah dapur terdengar suara piring yang pecah, kemudian sunyi senyap. Si putra memandang ke arah ayahnya dan berkata, “Pasti ibu yang memecahkan piring itu.” “Bagaimana kamu tahu?” kata si Ayah. “Karena tak terdengar suara dia memarahi orang lain,” sahut anaknya.

Kita semua sudah terbiasa menggunakan standar yang berbeda melihat orang lain dan memandang diri sendiri, sehingga acapkali kita menuntut orang lain dengan serius, tetapi memperlakukan diri sendiri dengan penuh toleran.

2. Ada dua grup pariwisata yang pergi bertamasya ke pulau Yi Do di Jepang. Kondisi jalannya sangat buruk, sepanjang jalan terdapat banyak lubang. Salah satu pemandu berulang-ulang mengatakan keadaan jalannya rusak parah dan tak terawat.

Sedangkan pemandu yang satunya lagi berbicara kepada para turisnya dengan nada puitis, “Yang kita lalui sekarang ini adalah jalan protokol ternama di Yi Do yang bernama jalan berdekik yang mempesona.”

Walaupun keadaannya sama, namun pikiran yang berbeda akan menimbulkan sikap yang berbeda pula. Pikiran adalah suatu hal yang sangat menakjubkan, bagaimana berpikir, keputusan berada di tangan Anda.

3. Murid kelas 3 SD yang sama, mereka memiliki cita-cita yang sama pula yaitu menjadi badut. Guru dari Tiongkok pasti mencela, “Tidak mempunyai cita-cita yang luhur, anak yang tidak bisa dibina!”

Sedangkan guru dari Barat akan bilang, “Semoga Anda membawakan kecerian bagi seluruh dunia!”

Terkadang orang yang lebih tua, bukan hanya lebih banyak menuntut daripada memberi semangat, malahan sering membatasi definisi keberhasilan dengan arti yang sempit.

4. Istri sedang memasak di dapur. Suami yang berada di sampingnya mengoceh tak berkesudahan, “Pelan sedikit, hati-hati! Apinya terlalu besar. Ikannya cepat dibalik, minyaknya terlalu banyak!”

Istrinya secara spontan menjawab, “Saya mengerti bagaimana cara memasak sayur.” Suaminya dengan tenang menjawab, “Saya hanya ingin dirimu mengerti bagaimana perasaan saya … saat saya sedang mengemudikan mobil, engkau yang berada disamping mengoceh tak ada hentinya.”

Belajar memberi kelonggaran kepada orang lain itu tidak sulit, asalkan Anda mau dengan serius berdiri di sudut dan pandangan orang lain melihat suatu masalah.

5. Sebuah bus yang penuh dengan muatan penumpang sedang melaju dengan cepat menelusuri jalanan yang menurun, ada seseorang yang mengejar bus ini dari belakang.

Seorang penumpang mengeluarkan kepala keluar jendala bus dan berkata dengan orang yang mengejar bus, “Hai kawan! Sudahlah Anda tak mungkin bisa mengejar!”

Orang tersebut menjawab, “Saya harus mengejarnya . . .” Dengan nafas tersenggal-senggal dia berkata, “Saya adalah pengemudi dari bus ini!”

Ada sebagian orang harus berusaha keras dengan sangat serius, jika tidak demikian, maka akibatnya akan sangat tragis!

Dan juga dikarenakan harus menghadapi dengan sekuat tenaga, maka kemampuan yang masih terpendam dan sifat-sifat khusus yang tidak diketahui oleh orang lain selama ini akan sepenuhnya muncul keluar.

6. Si A : “Tetangga yang yang baru pindah itu sungguh jahat, kemarin tengah malam dia datang ke rumah saya dan terus menerus menekan bel di rumah saya.”
Si B : “Memang sungguh jahat! Adakah Anda segera melapor polisi?”
Si A : “Tidak. Saya menganggap mereka orang gila, yang terus menerus meniup terompet kecil saya.”

Semua kejadian pasti ada sebabnya, jika sebelumnya kita bisa melihat kekurangan kita sendiri, maka jawabannya pasti berbeda.

7. Zhang San sedang mengemudikan mobil berjalan di jalan pegunungan, ketika dengan santai menikmati pemandangan yang indah, mendadak dari arah depan datang sebuah truk barang.

Si sopir truk membuka jendela dan berteriak dengan keras, “Babi!” Mendengar suara ini Zhang San menjadi emosi, dia juga membuka jendela memaki, “Kamu sendiri yang babi!”

Baru saja selesai memaki, dia telah bertabrakan dengan gerombolan babi yang sedang menyeberangi jalan.

Jangan salah tafsir maksud kebaikan dari orang lain, hal tersebut akan menyebabkan kerugian Anda, juga membuat orang lain terhina.

8. Seorang bocah kecil bertanya kepada ayahnya, “Apakah menjadi seorang ayah akan selalu mengetahui lebih banyak dari pada anaknya?”
Ayahnya menjawab, “Sudah tentu!”
“Siapa yang menemukan listrik?”
“Edison.”
“Kalau begitu mengapa bukan ayah Edison yang menemukan listrik?”

Pakar acapkali adalah kerangka kosong yang tidak teruji, lebih-lebih pada zaman pluralis terbuka sekarang ini.

9. Ketika mandi Toto kurang hati-hati telah menelan sebongkah kecil sabun, ibunya dengan gugup menelepon dokter rumah tangga minta pertolongan.

Dokter berkata, “Sekarang ini saya masih ada beberapa pasien, mungkin setengah jam kemudian saya baru bisa datang ke sana.”

Ibu Toto bertanya, “Sebelum Anda datang, apa yang harus saya lakukan? Dokter itu menjawab, “Berikan Toto secangkir air putih untuk diminum, kemudian melompat-lompat sekuat tenaga, maka Anda bisa menyuruh Toto meniupkan gelembung busa dari mulut untuk menghabiskan waktu.”

Jika peristiwa sudah terjadi, mengapa tidak dihadapi dengan tenang dan yakin. Daripada khawatir lebih baik berlega, dari pada gelisah lebih baik tenang.

10. Sebuah gembok yang sangat kokoh tergantung di atas pintu, sebatang tongkat besi walaupun telah menghabiskan tenaga besar, masih juga tidak bisa membukanya.

Kuncinya datang, badan kunci yang kurus itu memasuki lubang kunci, hanya diputar dengan ringan, ‘plak’ gembok besar itu sudah terbuka.

Hati dari setiap insan, persis seperti pintu besar yang telah terkunci, walaupun Anda menggunakan batang besi yang besar pun tak akan bisa membukanya. Hanya dengan mencurahkan perhatian, Anda baru bisa merubah diri menjadi sebuah anak kunci yang halus, masuk ke dalam sanubari orang lain.

11 Hal yang Membedakan Antara Bos dan Pemimpin

Sebuah pekerjaan yang mirip namun tak sama, bagaimana cara kerja seoorang BOS dan Pemimpin?

1.Seorang BOS menciptakan rasa takut dalam diri anak buahnya.
Seorang PEMIMPIN membangun kepercayaan.

2. Seorang BOS mengatakan “saya”.
Seorang PEMIMPIN mengatakan “kita”

3. Seorang BOS tahu bagaimana pekerjaan harus dilakukan.
Seorang PEMIMPIN tahu bagaimana suatu karier harus ditempa.

4. Seorang BOS mengandalkan kekuasaan.
Seorang PEMIMPIN mengandalkan kerjasama.

5. Seorang BOS menyetir.
Seorang PEMIMPIN memimpin.

6. Seorang BOS menyalahkan.
Seorang PEMIMPIN menyelesaikan masalah dan memperbaiki kesalahan.

7. Seorang BOS menguasai 10% tenaga kerja bermasalah.
Seorang PEMIMPIN menguasai 90% tenaga kerja yang kooperatif.

8. Seorang BOS menyebabkan dendam bertumbuh.
Seorang PEMIMPIN memupuk antusiasme yang bertumbuh.

9. Seorang BOS menyebabkan pekerjaan menjemukan.
Seorang PEMIMPIN menyebabkan pekerjaan menyenangkan / menarik.

10. Seorang BOS melihat masalah sebagai musibah yang akan menghancurkan perusahaan.
Seorang PEMIMPIN melihat masalah sebagai kesempatan yang dapat diatasi staff yang bersatu padu, dan berubah menjadi pertumbuhan.

11. Seorang BOS berkata, “Pergi!”
Seorang PEMIMPIN berkata, “Ayo Pergi!”

Nah, jika suatu saat kamu cukup beruntung berada di situasi seperti itu, yang mana yang mau kamu pilih, mau jadi BOS atau seorang Pemimpin? Pilihan ada di tanganmu . . .

6 Orang yang Mati Karena Ingin Membuktikan Hal yang Gak Penting

Sejarah mencatat banyak juga orang-orang yang mempertaruhkan diri mereka untuk membuktikan sesuatu yang mereka percayai.

Apa yang sejarah tidak ceritakan adalah bahwa ada beberapa orang yang mencoba mempertaruhkan nyawa mereka hanya untuk membuktikan sesuatu yang tidak berarti bagi siapa-siapa kecuali bagi diri mereka sendiri.

1. Franz Reichelt (1912)

Seorang penjahit dari Perancis, dia mencoba membuktikan kalau dengan menggunakan pakaian buatan dirinya, semua orang bisa terjun dengan selamat dari ketinggian manapun.

Lalu dia mencari tempat yang tinggi untuk membuktikan hal tersebut. Karena waktu itu menara eiffel adalah tempat yang paling tinggi, jadi dia memtuskan untuk lompat dari situ.

Namun sayang, apa yang dia pikir akan menjadi percobaan terhebat, justru membuat dia sukses menghantam tanah dan mati seketika.

2. Bando Mitsugoro VIII (1975)

Seorang aktor pemeran kabuki di Jepang yang terkenal pada tahun 1975. Waktu itu dia bersama temannya mampir ke sebuah restoran untuk memesan 4 porsi liver ikan fugu. Dirinya ingin membuktikan bahwa dia bisa makan ikan tersebut dan tetap hidup.

Ikan fugu termasuk makanan yang paling beracun jika disajikan sembarangan. Jangankan empat, makan satu porsi saja bisa membuat Anda mati keracunan.

Setelah 7 jam, Mitsugoro ditemukan tewas, menurut data forensik, Mitsugoro tetap sadar meskipun dalam keadaan sekarat ketika keracunan, dia benar-benar lumpuh sampai akhirnya mati perlahan karena kehabisan nafas.

3. Garry Hoy (1993)

Seorang pengacara terkenal di Kanada. Dia memiliki kantor di lantai atas sebuah gedung. Nah yang ingin dia buktikan adalah kalau kaca di kantornya itu anti pecah walaupun dihajar dengan apapun.

Dia pun mencoba usaha pertamanya dengan berlari menghantam kaca. Hasilnya, kacanya tidak pecah! Tapi entah apa yang ada dipikirannya. Dia justru jadi tertantang untuk memecahkan kaca tersebut.

Setelah mundur beberapa langkah, Garry lalu berlari sekencang-kencangnya dan prankk?!! Kaca itu akhirnya pecah! Garry pun dengan bangga membuktikan klo kaca itu ternyata bisa pecah.

Namun sayangnya dia baru sadar klo keberhasilannya itu justru membuat dia kini terjun bebas kebawah dan akhirnya tewas.

4. Jeff Dailey dan Peter Burkowski (1981)

Dua sohib ini adalah maniak game arcade Berzerk. Berzek adalah game arcade atau yang lebih kita kenal dengan sebutan dindong ini sempet jadi hit ditahun 1980an. Jeff dan Peter berlomba untuk mencapai skor tertinggi sampai akhirnya . . . .

Jeff ditemukan meninggal karena serangan jantung setelah mendapatkan skor tertinggi 16.660. Peter tidak menyadari apabila tubuh dalam keadaan lemah, video game bisa jadi hal yang sangat ekstrim, dan serangan jantung yang menewaskan Jeff itulah salah satu buktinya.

Setelah 2 tahun kemudian Peter berhasil mengalahkan skor Jeff, namun akibatnya fatal. Karena kelelahan Peter terkena serangan jantung, sama seperti apa yang dialami Jeff. Dan dia pun meninggal.

5. Jennifer Strange (2007)

Tahun 2007, sebuah stasiun radio KDND 107.9 di California mengadakan sebuah kontes bertajuk “Hold Your Wee For a Wii”.

Jadi prinsip dasarnya, Anda harus menahan pipis / kencing selama mungkin setelah minum beberapa botol air. Dan sebagai hadiahnya tidak lain adalah konsol Nintendo Wii. Mainan yang lagi menjadi tren pada waktu itu.

Kontes ini menarik perhatian Jennifer, apalagi sebagai seorang ibu yang mempunyai anak. Dirinya berharap, apabila menang Nintendo nya bisa jadi hadiah terbaik buat anaknya. Dia pun mengikuti kontes itu, tapi apa yang terjadi?

Jennifer meninggal karena apa yang disebut dengan “Water Intoxication” atau keracunan air. Jadi karena terlalu banyak air yang masuk kedalam tubuh terjadi ketidak seimbangan elektrolit yang akut di dalam otak.

Dan pada akhirnya Jennifer tidak memenangkan kontes itu, dan semua pihak di radio yang terlibat dari awal, saat itu juga langsung dipecat.

6. Christopher Mccandless (1992)

Bagi kalian yang sudah pernah nonton film “Into The Wild” pasti tahu jalan ceritanya. Ada beberapa orang yang punya motivasi untuk hidup di alam bebas, jauh dari peradaban. Dan Chris adalah salah satu orang itu.

Sebenarnya dia orang yang pintar dan bahkan waktu itu dia dapet beasiswa sampai puluhan ribu dollar Tapi entah apa yang ada dipikirannya waktu itu, dia memutuskan untuk membuang hal itu dan mulai menjalani hidup baru di alam bebas tanpa bantuan siapapun. Meninggalkan pendidikan, teman-teman dan bahkan keluarganya sendiri.

Mencoba sesuatu itu boleh, tapi tanpa persiapan yang matang semua itu bisa jadi bencana. Inilah yang terjadi dengan Chris, karena tidak punya pengalaman sama sekali dan juga minimnya peralatan yang dibawa lambat laun dia terdesak dan mulai kelaparan.

Setelah hampir 4 bulan bertahan hidup dengan hanya memakan biji-bijian dari tumbuhan, Chris pun akhirnya tewas karena kelaparan. Dua minggu setelah itu mayatnya ditemukan masih terbungkus selimut tidur oleh 2 orang pemburu yang kebetulan lewat.

Ciri-Ciri Anak Cerdas

Spoiler for Ciri:

Artikel berikut ini akan memberikan ciri-ciri orang yang cerdas dari kriteria tertentu, anda termasuk salah satunya kah?
Semoga bermanfaat!
1. Kecerdasan Linguistik
Kecerdasan dalam mengolah kata-kata secara efektif baik bicara ataupun menulis (jurnalis, penyair, pengacara)
Ciri-ciri :
- Dapat berargumentasi, meyakinkan orang lain, menghibur atau mengajar dengan efektif lewat kata-kata
- Gemar membaca dan dapat mengartikan bahasa tulisan dengan jelas

2. Kecerdasan Matematis-Logis
Kecerdasan dalam hal angka dan logika (ilmuwan, akuntan, programmer)
Ciri-ciri :
- Mudah membuat klasifikasi dan kategorisasi
- Berpikir dalam pola sebab akibat, menciptakan hipotesis
- Pandangan hidupnya bersifat rasional

3. Kecerdasan Visual-Spasial
Kecerdasan yang mencakup berpikir dalam gambar, serta mampu untuk menyerap, mengubah dan menciptakan kembali berbagai macam aspek visual (arsitek, fotografer, designer, pilot, insinyur)
Ciri-ciri :
- Kepekaan tajam untuk detail visual, keseimbangan, warna, garis, bentuk dan ruang
- Mudah memperkirakan jarak dan ruang
- Membuat sketsa ide dengan jelas

4. Kecerdasan Kinestetik-Jasmani
Kecerdasan menggunakan tubuh atau gerak tubuh untuk mengekspresiakan gagasan dan perasaan (atlet, pengrajin, montir, menjahit, merakit model)
Ciri-ciri :
- Menikmati kegiatan fisik (olahraga)
- Cekatan dan tidak bias tinggal diam
- Berminat dengan segala sesuatu

5. Kecerdasan Musikal
Kecerdasan untuk mengembangkan, mengekspresikan dan menikmati bentuk musik dan suara (konduktor, pencipta lagu, penyanyi dsb)
Ciri-ciri :
- Peka nada dan menyanyi lagu dengan tepat
- Dapat mengikuti irama
- Mendengar music dengan tingkat ketajaman lebih

6. Kecerdasan Interpersonal
Kecerdasan untuk mengerti dan peka terhadap perasaan, intensi, motivasi, watak dan temperamen orang lain (networker, negotiator, guru)
Ciri-ciri :
- Menghadapi orang lain dengan penuh perhatian, terbuka
- Menjalin kontak mata dengan baik
- Menunjukan empati pada orang lain
- Mendorong orang lain menyampaikan kisahnya

7. Kecerdasan Intrapersonal
Kecerdasan pengetahuan akan diri sendiri dan mampu bertidak secara adaptif berdasar pengenalan diri (konselor, teolog)
Ciri-ciri :
- Membedakan berbagai macam emosi
- Mudah mengakses perasaan sendiri
- Menggunakan pemahamannya untuk memperkaya dan membimbing hidupnya
- Mawas diri dan suka meditasi
- Lebih suka kerja sendiri

8. Kecerdasan Naturalis
Kecerdasan memahami dan menikmati alam dan menggunakanya secara produktif dan mengembangkam pengetahuan akan alam
(petani, nelayan, pendaki, pemburu)
Ciri-ciri :
- Mencintai lingkungan
- Mampu mengenali sifat dan tingkah laku binatang
- Senang kegiatan di luar (alam)

9. Kecerdasan Eksistensial
Kecerdasan untuk menjawab persoalan-persoalan terdalam eksistensi atau keberadaan manusia (filsuf, teolog,)
Ciri-ciri :
- Mempertanyakan hakekat segala sesuatu
- Mempertanyakan keberadaan peran diri sendiri di alam/ dunia


Inspirasi, Kisah Seseorang yang Ditolak Bekerja di Microsoft

Seorang laki-laki pengangguran melamar posisi sebagai ‘office boy’ di Microsoft. Manajer HR mewawancarainya, kemudian melihatnya untuk membersihkan lantai sebagai ujian.

“Anda diterima bekerja. Berikan alamat e-mail Anda dan saya akan mengirimkan aplikasi untuk diisi, juga tanggal ketika Anda dapat mulai bekerja,” kata Manajer HR.

Pria itu menjawab, “Tapi saya tidak punya komputer, bahkan email.”

“Maafkan aku, jika Anda tidak memiliki email, itu berarti Anda tidak ada. Dan siapa yang tidak ada, tidak dapat memiliki pekerjaan,” tambah Manajer HR.

Orang itu tanpa harapan sama sekali. Dia tidak tahu apa yang harus dilakukan, dengan hanya memiliki uang $10 di saku, Ia kemudian memutuskan untuk pergi ke supermarket dan membeli 10 kg peti tomat.

Dia kemudian menjual secara keliling tomat itu dari rumah ke rumah. Dalam waktu kurang dari dua jam, dia berhasil melipatgandakan modalnya.

Dia mengulangi penjualannya secara keliling tiga kali, dan pulang dengan uang $60. Lelaki itu menyadari bahwa ia bisa bertahan hidup dengan berjualan tomat, dan dia mulai untuk pergi berjualan tomat sehari-hari dan sering pulang larut malam mendagangkan dagangannya hari demi hari.

Uuang keuntungan yang didapat dua kali lipat atau tiga kali lipat dalam penjualannya sehari-hari. Tak lama, ia membeli mobil, lalu truk, dan kemudian ia mempunyai armada kendaraan pengiriman sendiri.

5 tahun kemudian, orang itu menjadi salah satu pengusaha food retailer terbesar di Amerika Serikat. Ia mulai merencanakan masa depan keluarganya, dan memutuskan untuk memiliki asuransi jiwa.

Dia memanggil broker asuransi, dan memilih rencana perlindungan. Ketika percakapan, broker bertanya tentang email yang akan dipakai untuk keperluan asuransi.

Pria itu menjawab, “Aku tidak punya email.”

Broker itu penasaran dan ingin tahu mengapa ia tidak punya email, “Anda tidak memiliki email, namun telah berhasil membangun sebuah imperium perusahaan bisnis. Dapatkah Anda membayangkan apa yang bisa terjadi jika Anda memiliki email?”

Pria itu berpikir sejenak dan menjawab, “Ya, aku akan menjadi seorang office boy di Microsoft!!”

Pesan dari cerita diatas:
Ketika satu pintu tertutup, pintu lain terbuka. Namun terkadang kita melihat dan menyesali pintu tertutup terlalu lama sehingga tidak melihat pintu lain yang telah terbuka. Jangan pernah berhenti berusaha dan jangan menyerah karena gagal, serta berani melangkah.

tips jd pintar

10 Tips Menjadi Pinter
Spoiler for Tips:

Belajar mendadak menjelang ujian memang tidak efektif. Paling nggak sebulan sebelum ulangan adalah masa ideal buat mengulang pelajaran. Materi yang banyak bukan masalah. Ada sepuluh cara pintar supaya waktu belajar kita menjadi efektif.
1. Belajar itu memahami bukan sekedar menghapal
Ya, fungsi utama kenapa kita harus belajar adalah memahami hal-hal baru. Kita boleh hapal 100% semua detail pelajaran, tapi yang lebih penting adalah apakah kita sudah mengerti betul dengan semua materi yang dihapal itu. Jadi sebelum menghapal, selalu usahakan untuk memahami dulu garis besar materi pelajaran.

2. Membaca adalah kunci belajar
Supaya kita bisa paham, minimal bacalah materi baru dua kali dalam sehari, yakni sebelum dan sesudah materi itu diterangkan oleh guru. Karena otak sudah mengolah materi tersebut sebanyak tiga kali jadi bisa dijamin bakal tersimpan cukup lama di otak kita.
3. Mencatat pokok-pokok pelajaran
Tinggalkan catatan pelajaran yang panjang. Ambil intisari atau kesimpulan dari setiap pelajaran yang sudah dibaca ulang. Kata-kata kunci inilah yang nanti berguna waktu kita mengulang pelajaran selama ujian.
4. Hapalkan kata-kata kunci
Kadang, mau tidak mau kita harus menghapal materi pelajaran yang lumayan banyak. Sebenarnya ini bisa disiasati. Buatlah kata-kata kunci dari setiap hapalan, supaya mudah diingat pada saat otak kita memanggilnya. Misal, kata kunci untuk nama-nama warna pelangi adalah MEJIKUHIBINIU, artinya merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu.
5. Pilih waktu belajar yang tepat
Waktu belajar yang paling enak adalah pada saaat badan kita masih segar. Memang tidak semua orang punya waktu belajar enak yang sama lo. Tapi biasanya, pagi hari adalah waktu yang tepat untuk berkonsentrasi penuh. Gunakan saat ini untuk mengolah materi-materi baru. Sisa-sisa energi bisa digunakan untuk mengulang pelajaran dan mengerjakan pekerjaan rumah.
6. Bangun suasana belajar yang nyaman
Banyak hal yang bisa buat suasana belajar menjadi nyaman. Kita bisa pilih lagu yang sesuai dengan mood kita. Tempat belajar juga bisa kita sesuaikan. Kalau sedang bosan di kamar bisa di teras atau di perpustakaan. Kuncinya jangan sampai aktivitas belajar kita mengganggu dan terganggu oleh pihak lain.
7. Bentuk Kelompok Belajar
Kalau lagi bosan belajar sendiri, bisa belajar bareng dengan teman. Tidak usah banyak-banyak karena tidak bakal efektif, maksimal lima orang. Buat pembagian materi untuk dipelajari masing-masing orang. Kemudian setiap orang secara bergilir menerangkan materi yang dikuasainya itu ke seluruh anggota lainnya. Suasana belajar seperti ini biasanya seru dan kita dijamin bakalan susah untuk mengantuk.
8. Latih sendiri kemampuan kita
Sebenarnya kita bisa melatih sendiri kemampuan otak kita. Pada setiap akhir bab pelajaran, biasanya selalu diberikan soal-soal latihan. Tanpa perlu menunggu instruksi dari guru, coba jawab semua pertanyaan tersebut dan periksa sejauh mana kemampuan kita. Kalau materi jawaban tidak ada di buku, cobalah tanya ke guru.
9. Kembangkan materi yang sudah dipelajari
Kalau kita sudah mengulang materi dan menjawab semua soal latihan, jangan langsung tutup buku. Cobalah kita berpikir kritis ala ilmuwan. Buatlah beberapa pertanyaan yang belum disertakan dalam soal latihan. Minta tolong guru untuk menjawabnya. Kalau belum puas, cari jawabannya pada buku referensi lain atau internet. Cara ini mengajak kita untuk selalu berpikir ke depan dan kritis.
10. Sediakan waktu untuk istirahat
Belajar boleh kencang, tapi jangan lupa untuk istirahat. Kalau di kelas, setiap jeda pelajaran gunakan untuk melemaskan badan dan pikiran. Setiap 30-45 menit waktu belajar kita di rumah selalu selingi dengan istirahat. Kalau pikiran sudah suntuk, percuma saja memaksakan diri. Setelah istirahat, badan menjadi segar dan otak pun siap menerima materi baru.
Satu lagi, tujuan dari ulangan dan ujian adalah mengukur sejauh mana kemampuan kita untuk memahami materi pelajaran di sekolah. Selain menjawab soal-soal latihan, ada cara lain untuk mengetes apakah kita sudah paham suatu materi atau belum. Coba kita jelaskan dengan kata-kata sendiri setiap materi yang sudah dipelajari. Kalau kita bisa menerangkan dengan jelas dan teratur, tak perlu detail, berarti kita sudah paham.

STOP Kebiasaan- Tidur Terlalu Malam !
Spoiler for …:

Para dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia kedokteran karena ditemukannya kasus seorang dokter muda berusia 37 tahun yang selama ini sangat mempercayai hasil pemeriksaan fungsi hati(GOT,GPT), tetapi ternyata saat menjelang Hari Raya Imlek diketahui positif menderita kanker hati sepanjang 10 cm! Selama ini hampir semua orang sangat bergantung pada hasil indeks pemeriksaan fungsi hati (Liver Function Index).

Mereka menganggap bila pemeriksaan menunjukkan hasil index yang normal berarti semua OK. kesalahpahaman macam ini ternyata juga dilakukan oleh banyak dokter spesialis. Benar-benar mengejutkan, para dokter yang Seharusnya memberikan pengetahuan yang benar pada masyarakat umum,ternyata memiliki pengetahuan yang tidak benar. Pencegahan kanker hati harus dilakukan dengan cara yang benar. Tidak ada jalan lain kecuali mendeteksi dan mengobatinya sedini mungkin, demikian kata dokter Hsu Chin Chuan. Tetapi ironisnya, ternyata dokter yang menangani kanker hati juga bisa memiliki pandangan yang salah, bahkan menyesatkan masyarakat, inilah penyebab terbesar kenapa kanker hati sulit untuk disembuhkan.
Penyebab utama kerusakan hati adalah :

1. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling utama

2. Tidak buang air di pagi hari.

3. Pola makan yang terlalu berlebihan.

4. Tidak makan pagi.

5. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan.

6. Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat
pewarna, pemanis buatan.

7. Minyak goreng yang tidak sehat! Sedapat mungkin
kurangi penggunaan minyak goreng saat menggoreng makanan. Hal ini juga
berlaku meski menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti
olive oil. Jangan mengkonsumsi makanan yang digoreng bila kita dalam
kondisi penat, kecuali dalam kondisi tubuh yang fit.

8. Mengkonsumsi masakan mentah (sangat matang) juga menambah beban hati. Sayur mayur dimakan mentah atau dimasak matang 3/ 5 bagian. Sayur yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangandisimpan.
Kita harus melakukan pencegahan dengan tanpa mengeluarkan biaya
tambahan. Cukup atur gaya hidup dan pola makanan sehari-hari.
Perawatan dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh
kita dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna sesuai dengan jadwalnya.

Quote:
Sebab:
*. Malam hari pk 9 – 11: adalah pembuangan zat- zat tidak berguna/beracun
(de-toxin) di bagian sistem antibodi (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan
musik. Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang
tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak
belajar, hal ini dapat berdampak negatif bagi kesehatan.
*. Malam hari pk 11 – dini Hari pk 1: saat proses de-toxin di bagian
hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas.
*. Dini hari pk 1 – 3: proses de-toxin di bagian empedu, juga
berlangsung dalam kondisi tidur.
*. Dini hari pk 3 – 5: de-toxin di bagian paru-paru. Sebab itu akan
terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selama durasi
waktu ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran
pernafasan, maka tak perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi
proses pembuangan kotoran.
*. Pagi pk 5 – 7: de-toxin di bagian usus besar, harus buang air di
kamar kecil.
*. Pagi pk 7 – 9: waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus
makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu
sebelum pk 6:30. Makan pagi sebelum pk 7:30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya.
Bagi mereka yang tidak makan pagi harap merubah kebiasaannya ini,
bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9-10
daripada tidak makan sama sekali. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu
siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat tidak berguna. Selain
itu,dari tengah malam hingga pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum
tulang belakang untuk memproduksi darah.

10 Kebiasaan yang Dapat Membunuh Otak
Spoiler for cara:

Otak adalah organ tubuh vital yang merupakan pusat pengendali sistem syaraf pusat. Otak mengatur dan mengkordinir sebagian besar gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh.

Otak juga bertanggung jawab atas fungsi seperti pengenalan, emosi. ingatan, pembelajaran motorik dan segala bentuk pembelajaran lainnya. Sungguh suatu tugas yang sangat rumit dan banyak dan inilah 10 kegiatan yang bisa merusak kerja otak kita.

1. Tidak mau sarapan

Mereka yang tidak mengkonsumsi sarapan pagi memiliki kadar gula darah yang rendah, yang akibatnya suplai nutrisi ke otak menjadi kurang.

2. Kebanyakan makan

Terlalu banyak makan, apalagi yang kadar lemaknya tinggi, dapat berakibat mengerasnya pembuluh darah otak karena penimbunan lemak pada dinding dalam pembuluh darah. Akibatnya kemampuan kerja otak akan menurun.

3. MEROKOK

Zat dalam rokok yang terhisap akan mengakibatkan penyusutan otak secara cepat, serta dapat mengakibatkan penyakit Alzheimer.

4. Terlalu banyak mengkonsumsi gula

Konsumsi gula yang terlalu banyak akan menyebabkan terganggunya penyerapan protein dan nutrisi, sehingga terjadi ketidakseimbangan gizi yang akan mengganggu perkembangan otak

5. Polusi udara

Otak adalah konsumen oksigen terbesar dalam tubuh manusia. Menghirup udara yang berpolusi menurunkan suplai oksigen ke otak sehingga dapat menurunkan efisiensi otak.

6. Kurang tidur

Otak memerlukan tidur sebagai saat beristirahat dan memulihkan kemampuannya. Kekurangan tidur dalam jangka waktu lama akan mempercepat kerusakan sel-sel otak.

7. Menutup kepala ketika sedang tidur

Kebiasaan tidur dengan menutup kepala meningkatkan konsentrasi zat karbondioksida dan menurunkan konsentrasi oksigen yang dapat menimbulkan efek kerusakan pada otak.

8. Berpikir terlalu keras ketika sedang sakit

Bekerja terlalu keras atau memaksakan untuk menggunakan pikirankita saat sedang sakit dapat menyebabkan berkurangnya efektifitas otak serta dapat merusak otak.

9. Kurangnya stimulasi otak

Berpikir adalah cara yang paling tepat untuk melatih otak kita. Kurangnya stimulasi pada otak dapat menyebabkan mengkerutnya otak kita.

10. Jarang bicara

Komunikasi diperlukan sebagai salah satu sarana memacu kemampuan kerja otak. Berkomunikasi secara intelektual dapat memicu efisiensi otak. Jarangnya berkomunikasi akan menyebabkan kemampuan intelektual otak jadi kurang terlatih.

NASA Temukan ‘Aliran Sungai’ di Mars

Kamera High Resolution Imaging Science Experiment (HiRiSE) yang ada pada Mars Reconaissance Orbiter (MRO) berhasil menangkap citra guratan pada kawah curam di Mars.

Para ilmuwan mempercayai, guratan tersebut merupakan tanda keberadaan air yang mengalir layaknya sungai.

“Ini adalah air masa kini, bukan yang terdapat di masa lalu,” kata Alfred McEwen, pakar ilmu keplanetan dari University of Arizona yang terlibat penelitian ini.

Ia mengatakannya dalam konferensi pers yang diadakan NASA. “Penjelasan paling masuk akal dari hasil observasi sejauh ini adalah aliran air asin,” sambung McEwen.

Meski demikian, ia buru-buru menegaskan bahwa hasil observasi yang dipublikasikan hari ini di jurnal Science ini bukanlah bukti keberadaan aliran air secara langsung. Meski demikian, alternatif penjelasan selain air mengalir masih belum ada.

“Membandingkan dengan Bumi, sulit menjelaskan bahwa guratan terbentuk dari aliran zat lain.

Pertanyaannya adalah, apakah ini terjadi di Mars, dan bila ya, mengapa hanya di tempat tertentu,” jelas Richard Zurek, pimpinan proyek MRO dari Jet Propulsion Laboratory NASA.

McEwen menjelaskan, dari guratan yang ditinggalkan, tampak bahwa air yang mengalir memiliki kekentalan yang tinggi, membuatnya lebih mirip dengan aliran sirup.

Namun, McEwen menuturkan, “Kami belum tahu salinitas atau keasinan dari air yang mengalir itu.”

Guratan-guratan itu merupakan guratan musiman yang terbentuk di musim panas membuat penampakan gelap dan seolah menghilang di musim dingin.

Guratan sudah ditemukan di 7 lokasi dan kemungkinan di 20 lokasi lainnya lagi. Salah satunya ada di sekitar kawah Newton.

Setiap lokasi penemuan kurang lebih memiliki 1000 guratan yang jika dilihat berbentuk seperti jari.

Lisa M Pratt, pakar biogeokimia dari Indiana Univerity mengatakan, guratan yang ditemukan bisa berpotensi menjadi tempat tinggal makhluk hidup, jika memang ada.

Di Bumi, mikroba bisa hidup di air asin yang tak pernah membeku, atau bahkan bisa mengalami dormansi di air beku.

“Ini sangat spekulatif karena kita tidak tahu apakah ada organisme di sana, atau apakah pernah ada sebelumnya,” kata Pratt seperti dikutip the New York Times hari ini.

Guratan-guratan pada kawah Mars itu pertama kali terobservasi oleh pelajar University of Arizona, Lujendra Ojha. Ia tengah mempelajari perubahan kecil yang ada di planet Mars ketika akhirnya menemukan struktur guratan tersebut.

“Saya bingung saat pertama kali melihatnya dalam gambar setelah saya memproses dengan algaritma,” kata Ojha.

“Tapi kami akhirnya sadar bahwa guratan itu ialah struktur berbeda dari yang ditemukan sebelumnya. Kami melihat bahwa ini struktur musiman dan bisa tumbuh hingga 200 meter dalam 2 bulan,” sambung Ojha.

Konfirmasi struktur guratan yang tampak gelap dengan Compact Reconaissance Imaging Spectrometer for Mars (CRISM) memang tak menunjukkan tanda keberadaan aliran air secara langsung.

Tapi, ini tak menutup kemungkinan adanya aliran air yang cepat kering atau hanya dalam jumlah sedikit di bagian sub permukaan.

Menjelaskan penampakan guratan yang gelap dan kemampuannya berubah menjadi terang, McEwen mengatakan, “Guratan tampak gelap bukan karena aliran air yang basah. Aliran air asin bisa menyusun kembali butiran-butiran atau mengubah kekasaran permukaan sehingga tampak gelap. Bagaimana guratan tampak terang lagi saat temperatur turun, belum ada penjelasan.”

McEwen mengatakan, “Ini masih misteri saat ini. Tapi saya pikir ini misteri yang bisa dipecahkan dengan penelitian lebih lanjut.”

Ilmuwan Jepang Ciptakan Otak Transparan

Ilmuwan Jepang berhasil menciptakan otak transparan. Dengan menggunakan larutan bernama Sca le, ilmuwan itu megubah otak putih tikus yang semula berwarna keruh menjadi sebening kristal.

Otak transparan yang diciptakan bisa membantu ilmuwan melihat penanda fluorescent yang disisipkan pada tikus putih. Medical imaging memasuki era baru dengan penciptaan otak transparan ini.

“Penelitian kami saat ini memang fokus pada otak tikus, namun aplikasinya tak terbatas pada tikus maupun otak,” kata Atsushi Miyawaki, peneliti RIKEN Brain Institute Jepang yang menciptakan otak transparan ini.

“Kami bisa mengembangkan pemakaian Sca le untuk organ lain seperti jantung, otot dan ginjal serta pada jaringan dari primata dan sampel biopsi manusia,” lanjut Miyawaki seperti dikutip National Geographic.

Sca le merupakan larutan yang terbuat dari bahan yang relatif sederhana. Komposisinya adalah urea (senyawa utama pada urin), gliserol (senyawa yang juga terdapat pada sabun) dan deterjen yang disebut Triton X. Untuk membuat otak transparan, organ otak direndam selama 2 minggu dalam larutan ini.

Tak seperti larutan lain yang juga digunakan untuk membantu melihat otak, Sca le tak menghilangkan penanda fluorescent. Selama ini, penanda fluorescent dipakai untuk membantu fluorescent imaging.

Teknik fluorescent imaging sendiri digunakan untuk memetakan arsitektur otak, mulai jaringan saraf, pembuluh darah dan struktur lain.

Otak transparan yang diciptakan bisa membantu pemetaan arsitektur otak. Lebih luasnya, organ transparan bisa membantu pencitraan awal sebelum melakukan pencitraan yang lebih mahal seperti CT Scan dan MRI.

Aplikasi untuk penanganan penyakit, dokter bisa menganalisa apakah perawatan yang diberikan benar-benar berdampak pada organ target. Ini hal yang belum bisa dilakukan sebelumnya dalam dunia medis.

Meski banyak manfaatnya, larutan Sca le tidak akan digunakan segera secara luas. Miyawaki mengatakan, Sca le saat ini masih terlalu toksik untuk digunakan.

“Saat ini kami sedang mencari kandidat reagen lain yang memungkinkan kita mempelajari jaringan hidup dengan cara yang sama dengan transparansi yang lebih rendah,” jelas Miyawaki. Penemuan Miyawaki dipublikasikan di Jurnal Nature Neuroscience.

Inilah Alasan Kenapa Kucing Menoleh Jika Dipanggil “Pus”

Dalam kehidupan sehari-hari tentu kita menemukan banyak hewan di sekeliling kita, mulai dari anjing, kucing, belalang, kupu-kupu, ular, tawon, lebah, nyamuk, dan lalat.

Di antara hewan yang telah disebutkan, mungkin yang paling familiar dan akrab dengan manusia adalah anjing dan kucing.

Anjing dan kucing, menurut saya, adalah hewan yang paling banyak menerima perhatian dari kita, manusia.

Anjing dan kucing sangat populer untuk dijadikan hewan peliharaan, baik itu di rumah atau sekedar memelihara dengan memberi mereka makan.

Mereka pastinya sangat senang jika diberikan makan, karena mereka tidak usah susah-susah cari makan ke sana ke mari dengan perut lapar. Mereka hanya perlu menggonggong atau mengeong sebagai tanda mereka lapar dan berharap diberi makan.

Suara ‘pus’ = makan?

Pertanyaan tentang kucing, kenapa kucing akan datang kalau dipanggil ‘pus’? Dan, kenapa semua orang memanggil kucing dengan panggilan ‘pus’? Lebih baik ke pertanyaan yang kedua terlebih dahulu.

Kebanyakan orang akan memanggil kucing dengan panggilan ‘pus’ karena kata ‘pus’ singkat, padat, dan jelas. Namun, kucing itu sendiri tidak tahu bahwa dirinya dinamakan pus atau apa.

Kucing yang sejak lahir sampai dewasa tidak dipanggil ‘pus’ tidak akan mendatangi yang memanggilnya ‘pus’.

Biasanya, orang yang memanggil kucing dengan panggilan ‘pus’ memiliki tujuan memberi makan. Dengan kebiasan orang yang memanggil ‘pus’ terus-menerus ketika memberi makan, maka kucing akan mengetahui bahwa suara ‘pus’ adalah makan.

Makan adalah kesenangan bagi kucing. Oleh karena itu, dengan memanggil ‘pus’ maka kucing akan merasa senang dan berharap akan realisasi dari rasa senangnya tersebut yaitu makan. Jadi, kucing yang datang ketika dipanggil ‘pus’ itu adalah kebiasaan.

Andaikan kucing sejak kecil sampai dewasa dipanggil ‘woi’ ketika hendak makan, sangat besar kemungkinannya kucing akan datang ketika dipanggil ‘woi’ meskipun tidak ada makanan.

Tidak heran, kalau ada kucing rumahan yang tidak menengok atau datang jika dipanggil dengan namanya, karena kucing tersebut biasa diberikan makanan begitu saja tanpa ada suara, perintah, atau komando khusus seperti ‘pus’.

Oleh karena itu, bagi yang ingin kucingnya datang ketika dipanggil namanya, harus dibiasakan memanggil namanya ketika diberikan makan.

Kalau sudah terbiasa datang ketika dipanggil, maka coba tanpa makanan. Jika kucing datang, maka elus-eluslah dia supaya dia tetap merasa senang dan disayangi.

Ditemukan Kotak Tua Terkait Misteri Penyaliban Yesus

Otoritas Barang Antik Israel berhasil menyita kotak tua berusia 2000 tahun dengan ukiran pesan di permukaannya. Peristiwa itu terjadi 3 tahun lalu. Namun kotak tua itu ternyata berharga, sebab ditengarai terkait dengan cerita mengenai kematian Yesus.

“Di luar semua keraguan, pesan yang terukir di atas kotak tua itu otentik,” kata Yuven Goren, arkeolog dari Tel Aviv University yang memimpin upaya otentifikasi kotak tua berbahan batu gamping dan berhiaskan ukiran bunga roset itu.

Ukiran pesan di kotak tua itu menyebut nama salah satu imam besar yang bertanggungjawab dalam penyaliban Yesus, yakni Kayafas. Tulisan pesan itu sesuai publikasi Foxnews, “Miriam anak perempuan Yeshua putra Caiaphus (Kayafas), imam besar Maaizah dari Beit Imri.”

Goren menerangkan, Maaizah merupakan klan terakhir yang disebut dari 24 ordo imam besar dari periode gereja kedua. Sementara Beit Imri menurut Goren adalah tempat dimana klan tinggal sebelum menyebar ke Galilea pada tahun 70 AD sesuai riwayat dalam Kitab Talmud.

Menurut Goren, kotak tua itu kemungkinan berasal dari komples pekuburan Lembah Elah, barat daya Yerusalem. Lokasi tersebut diketahui merupakan tempat legendaris dimana pertempuran Daud dan Goliath berlangsung. Beit Imri mungkin berada di lereng Gubung Hebron.

Penemuan kotak tua dengan ukiran pesan ini bukan pertama kalinya. Pada tahun 2002, benda serupa pernah ditemukan namun akhirnya terungkap bahwa hanya hoax. Goren sendiri menekankan bahwa kotak tua yang diotentifikasi olehnya benar, ia mampu menerangkannya secara ilmiah.

“Ketika batu terpendam selama ribuan tahun, ia dipengaruhi oleh lingkungan dan mempengaruhi lingkungannya,” jelas Goren. Proses erosi, pengasaman, tumbuhnya bakteri, alga dan lumur kerak, merupakan proses yang tak mungkin ditiru di lab. Penemuan kotak tua ini dipublikasikan di Israel Exploration Journal.

Sejarah Mengapa 1 Menit = 60 Detik

Bilangan 60 digunakan untuk menyatakan waktu, sejam 60 menit, semenit 60 detik. Bilangan 60 ini digunakan pertama kali oleh bangsa Sumeria, jadi mereka berhitung dengan basis 60 atau disebut juga Sexagesimal.

Alasan kenapa digunakan bilangan 60 adalah bilangan ini bilangan terkecil yang bisa dibagi oleh enam angka pertama yaitu: 1,2,3,4,5,6.

Jadi dengan mudah kita bisa terbayang: 1/2 jam = 30 mnt, 1/3 jam = 20 menit, 1/4 jam = 15 menit, dst. Bayangkan kalau satu jam = 100 menit, berarti 1/3 jam = 33,333 mnt??? Kalo kata orang, itu ngga bunyi …

Kalo kata matematisnya, 60 itu highly composite number, atau bilangan yang angka pembaginya/faktornya banyak, yaitu 1,2,3,4,5,6,10,12,15,20,30,60.

Detik

Detik atau sekon adalah satuan waktu dalam SI (Sistem Internasional, lihat unit SI) yang didefinisikan sebagai durasi selama 9.192.631.770 kali periode radiasi yang berkaitan dengan transisi dari dua tingkat hyperfine dalam keadaan ground state dari atom cesium-133 pada suhu nol kelvin.

Dalam penggunaan yang paling umum, satu detik adalah 1/60 dari satu menit, dan 1/3600 dari satu jam.

Sejarahnya

Pada awalnya, istilah second dalam bahasa Inggris dikenal sebagai “second minute” (menit kedua), yang berarti bagian kecil dari satu jam. Bagian yang pertama dikenal sebagai “prime minute” (menit perdana) yang sama dengan menit seperti yang dikenal sekarang.

Besarnya pembagian ini terpaku pada 1/60, yaitu, ada 60 menit di dalam satu jam dan ada 60 detik di dalam satu menit.

Ini mungkin disebabkan oleh pengaruh orang-orang Babylonia, yang menggunakan hitungan sistem berdasarkan sexagesimal (basis 60).

Istilah jam sendiri sudah ditemukan oleh orang-orang Mesir dalam putaran bumi sebagai 1/24 dari mean hari matahari. Ini membuat detik sebagai 1/86.400 dari mean hari matahari.

Di tahun 1956, International Committee for Weights and Measures (CIPM), dibawah mandat yang diberikan oleh General Conference on Weights and Measures (CGPM) ke sepuluh di tahun 1954, menjabarkan detik dalam periode putaran bumi disekeliling matahari di saat epoch, karena pada saat itu telah disadari bahwa putaran bumi di sumbunya tidak cukup seragam untuk digunakan sebagai standar waktu.

Gerakan bumi itu digambarkan di Newcomb’s Tables of the Sun (Daftar matahari Newcomb), yang mana memberikan rumusan untuk gerakan matahari pada epoch di tahun 1900 berdasarkan observasi astronomi dibuat selama abad ke-18 dan 19.

Dengan demikian detik didefinisikan sebagai 1/31.556.925,9747 bagian dari tahun matahari di tanggal 0 Januari 1900 jam 12 waktu ephemeris.

Definisi ini diratifikasi oleh General Conference on Weights and Measures ke sebelas di tahun 1960. Referensi ke tahun 1900 bukan berarti ini adalah epoch dari mean hari matahari yang berisikan 86.400 detik. Melainkan ini adalah epoch dari tahun tropis yang berisi 31.556.925,9747 detik dari Waktu Ephemeris.

Waktu Ephemeris (Ephemeris Time – ET) telah didefinisikan sebagai ukuran waktu yang memberikan posisi obyek angkasa yang terlihat sesuai dengan teori gerakan dinamis Newton.

Dengan dibuatnya jam atom, maka ditentukanlah penggunaan jam atom sebagai dasar pendefinisian dari detik, bukan lagi dengan putaran bumi.

Dari hasil kerja beberapa tahun, dua astronomer di United States Naval Observatory (USNO) dan dua astronomer di National Physical Laboratory (Teddington, England) menentukan hubungan dari hyperfine transition frequency atom caesium dan detik ephemeris.

Dengan menggunakan metode pengukuran common-view berdasarkan sinyal yang diterima dari stasiun radio WWV, mereka menentukan bahwa gerakan orbital bulan disekeliling bumi, yang dari mana gerakan jelas matahari bisa diterka, di dalam satuan waktu jam atom.

Sebagai hasilnya, di tahun 1967, General Conference on Weights and Measures mendefinisikan detik dari waktu atom dalam International System of Units (SI) sebagai

Durasi sepanjang 9.192.631.770 periode dari radiasi sehubungan dengan transisi antara dua hyperfine level dari ground state dari atom caesium-133.

Ground state didefinisikan di ketidak-adaan (nol) medan magnet. Detik yang didefinisikan tersebut adalah sama dengan detik ephemeris. Definisi detik yang selanjutnya adalah disempurnakan di pertemuan BIPM untuk menyertakan kalimat

Definisi ini mengacu pada atom caesium yang diam pada temperatur 0 K. Dalam prakteknya, ini berarti bahwa realisasi detik dengan ketepatan tinggi harus mengkompensasi efek dari radiasi sekelilingnya untuk mencoba mengextrapolasikan ke harga detik seperti yang disebutkan di atas.

Setiap orang wajib tahu waktu, oleh karena itu mari kita pelajari konversi atau perubahan waktu berikut ini :

1 Detik = Sama Dengan Seper 60 Menit (1/60 Detik)
1 Menit = Sama Dengan 60 Detik
1 Jam = Sama Dengan 60 Menit
1 Jam = Sama Dengan 3.600 Detik
1 Hari = Sama Dengan 24 Jam
1 Hari = Sama Dengan 1.440 Menit
1 Hari = Sama Dengan 86.400 Detik
1 Minggu = Sama Dengan 7 Hari
1 Bulan = Sama Dengan 28 Sampai 31 Hari
1 Bulan = Sama Dengan 4 Minggu
1 Caturwulan Atau Cawu = Sama Dengan 4 Bulan
1 Semester = Sama Dengan 6 Bulan
1 Tahun = 365 Sama Dengan Hingga 366 Hari
1 Tahun = Sama Dengan 12 Bulan
1 Dasawarsa = Sama Dengan 10 Tahun
1 Abad = Sama Dengan 100 Tahun

Inilah kisah-kisah luar biasa tentang sekelompok orang yang melakukan praktek kanibalisme demi mempertahankan hidupnya.

Bencana yang terjadi membuat orang tidak lagi bisa berpikir normal. Betapa tidak, terdampar di pegunungan terpencil di musim dingin, tanpa makanan, apa yang harus dilakukan untuk mempertahankan hidup?

Salah satu kisah paling terkenal adalah jatuhnya pesawat Uruguay Force di pegunungan Andes pada tahun 1972. Demi bertahan hidup penumpangnya terpaksa memakan mayat teman-temannya. Berikut kisah-kisah kanibalisme terkenal yang terjadi karena bencana.

1. Kasus Jatuhnya Pesawat Uruguay Force Flight di Andes: Kasus Kanibalisme Paling Terkenal

Inilah kasus kanibalisme paling terkenal dalam sejarah, terjadi di pegunungan Chili, Andes, perbatasan Argentina-Chilli pada musim dingin tahun 1972.

Peristiwa ini bermula dengan jatuhnya pesawat carteran Uruguay Air Force Flight 571 yang membawa 45 orang penumpang, termasuk di dalamnya tim rugby dan keluarganya, di pegunungan Chili, Andes, 13 Oktober 1972.

Dari kecelakaan itu, 29 penumpang berhasil selamat, namun medan yang berat membuat satu demi satu korban berjatuhan. Delapan orang tewas tertimbun longsoran salju, beberapa lainnya menyusul ke alam baka karena berbagai sebab, di antaranya, suhu yang luar biasa dingin dan cidera.

Praktis yang tersisa hanya 16 orang, mereka berhasil di selamatkan pada 23 Desember 1972. Itupun, setelah mereka sendiri berjuang mencari bantuan, karena operasi penyelamatan telah dihentikan jauh-jauh hari.

Pemerintah setempat sudah menganggap mereka sebagai korban hilang yang tak ditemukan, sampai akhirnya para korban itu datang sendiri melaporkan lokasi mereka. Luar biasa!!!

Bayangkan, berada di ketinggian 3.600 meter di atas permukaan laut pada saat musim dingin sedang hebat-hebatnya. Salju yang turun deras, nyaris membekukan semuanya.

Nah, para korban ini, hanya memakai pakaian seadanya, tidak ada makanan, siapapun tak bisa berpikir normal. Bagaimana caranya bertahan hidup, itulah satu-satunya yang ada dalam pikiran mereka.

Satu-satunya cara untuk bertahan hidup adalah dengan memakan teman-teman mereka yang telah tewas. Ini bukan keputusan mudah, bahkan terlalu berat, tapi harus dilakukan jika ingin hidup.

Biasanya, dalam keadaan terjepit seperti itu, orang baru mengerti betapa berharganya sebuah kehidupan. Dan mereka berjuang untuk mempertahankannya, apapun caranya.

Yang menyakitkan, lewat radio mereka memonitor kalau upaya pencarian mereka dihentikan karena lokasi kecelakaan tidak ditemukan.

Operasi penyelamatan mereka dihentikan setelah delapan hari pencarian, atau 11 hari mereka jatuh di gunung. Pihak berwenang menganggap semua korban pasti tidak ada yang selamat.

Bisa dimaklumi, lokasi pengunungan itu sangat sulit diakses, sementara dari udara terlihat semua berwarna putih karena tertutup salju. Celakanya, pesawat itu pun berwarna putih.

Nando Parrado, Roberto Canessa dan Sergio Katalan
(berdiri di belakang: penduduk yang menolong mereka)

Persisnya, 72 hari mereka survive sebelum akhirnya ditemukan tim SAR. Itupun setelah dua orang dari korban, Nando Parrado dan Roberto Canessa, berjuang mencari bantuan.

Mereka menuruni pegunungan, mencari jalan menuju ‘kehidupan’. Selama 12 hari keduanya menempuh jalan sulit, penduduk setempat, Sergio Katalan, menemukan mereka.

Endingnya, semua korban (16 orang) dibawa ke rumah sakit Santiago dan dirawat karena menderita penyakit ketinggian, dehidrasi, radang dingin, patah tulang, kudis dan gizi buruk.

Pengalaman luar biasa ini, difilmkan pada tahun 1993, dan sejak itu menjadi salah satu kisah ajaib paling terkenal sepanjang masa.

Tahun 2006 lalu, Nando Parrado, salah seorang yang selamat, membukukan pengalamnya yang dramatis itu dalam buku berjudul Miracle in the Andes: 72 Days on the Mountain and My Long Trek Home.

2. Ekspedisi Franklin

Inilah ekspedisi yang paling disesali sepanjang masa yang populer dengan sebutan ekspedisi Franklin.

Seorang perwira angkatan laut yang sudah berpengalaman dan berkali-kali memimpin ekspedisi, dan kali itu tahun 1845, dia diperintahkan Sir John Barrow memimpin ekspedisi lagi, yakni menyelesasikan pemetaan bagian barat laut ujung Kanada dan melayari Kutub Utara.

Ekspedisi itu sendiri dilakukan dua kapal, Erebus dan HMS Terror, dua kapal canggih di zamannya.

Tapi kecanggihan teknologi, tak mampu mengalahkan alam. Konon dua kapal ini terkepung es di Victoria Selat dekat Pulau King William di Arktik Kanada. Franklin dan 128 crew dan peneliti, hilang.

Nasib ekspedisi Franklin ini baru terungkap berabad-abad kemudian. Selama itu pencarian terus dilakukan, bahkan dengan iming-iming hadiah.

Sebuah pencarian yang dipimpin oleh Francis Leopold McClintock pada tahun 1859 menemukan sebuah catatan yang tertinggal di Pulau King William tentang rincian ekspedisi itu. Pencarian kemudian dilanjutkan sampai abad ke-19.

Barulah pada tahun 1981, lewat penelitian tim ilmuwan yang dipimpin Prof Owen Beattie, seorang antropologi dari Universitas Alberta, berhasil mengungkap beberapa hal dari temuan mereka di Pulau Beechey dan Pulau Raja William.

Di Pulau Beechey di mana beberapa awak dikubur, ditemukan bahwa mereka meninggal karena radang paru-paru dan mungkin TBC dan keracunan timah.

Tapi penemuan yang juga mengejutkan di Pulau King Williams di mana terjadinya kanibalisme karena kelaparan sehingga akhirnya semua terbunuh.

3. Kapal Pemburu Paus Essex

Cerita tentang kanibalisme untuk survive di kalangan pelaut sebenarnya bukan hal yang baru. Bahkan pada awal-awal abad ke-19 dunia maritim marak dengan cerita-cerita mengerikan semacam itu. Salah satu contohnya adalah Kapal Essex, kapal pemburu paus, pada tahun 1820.

Kisah itu dimulai dengan kecelakaan kapal pada tahun 1820, di mana paus menabrak Essex yang menyebabkan kapal tersebut tenggelam di 2.000 mil laut (3.700 km) sebelah barat pantai barat Amerika Selatan.

Sebanyak 21 awak berhasil menyelamatkan diri di Pulau Henderson, wilayah kepulauan Pitcairn. Di Pulau Henderson mereka bertahan dengan makan ikan, burung juga tumbuhan yang ada, juga ditemukan sumber mata air kecil untuk minum.

Sayangnya, sumber daya alam pulau itu hanya cukup untuk seminggu, selanjutnya tidak ada lagi yang bisa dimakan. Mereka masih mencoba bertahan dengan minum air kencing sendiri, tapi tidak lama. Jadi, bisa ditebak apa yang terlintas di pikiran mereka untuk bisa bertahan.

Di sinilah berlaku hukum rimba, siapa yang kuat dia yang menang. Mereka saling membatai, saling memakan. Tidak ada teman, sahabat, bahkan saudara, semua saling bantai. Tragisnya, kapten kapal, Pollard ikut memakan sepupunya, Owen Coffin, yang sebelumnya dibantai oleh anak buahnya sendiri.

Pertolongan baru datang hampir setahun kemudian oleh kapal penangkap ikan Dauphin Nantucket 95. Saat itu dua orang yang selamat, kapten Pollard dan Ramsdell, orang yang membunuh Coffin sepupu Pollard. Di tempat terpisah crew lain berhasil diselamatkan kapal dagang India.

Sebanyak delapan orang berhasil diselamatkan. Pengakuan mereka, mereka berhasil bertahan hidup dengan mengkonsumsi mayat tujuh temannya.

4. Pengepungan Leningrad

Inilah kisah pengepungan paling lama dan paling banyak korban sepanjang sejarah. Pengepungan Leningrad atau popular juga dengan sebutan Blokade Leningrad, adalah operasi militer berkepanjangan yang dilakukan oleh Jerman dan pasukan pertahan Finlandia untuk memblokade Leningrad pada 8 September 1941. Pengepungan ini berlangsung selama dua tahun.

Pengepungan Leningrad yang menimbulkan korban 1,5 juta jiwa.

Kota ini benar-benar terisolasi, baik di darat maupun laut. Selama berbulan-bulan, para penduduk hanya makan dari danau yang ada di sana, tapi ketika musim dingin tiba, danau beku. Tentara Soviet mengalami kesulitan untuk memasok makanan. Masyarakat mulai kelaparan.

Untuk memenuhi kebutuhan akan makanan, para tukang roti di kota itu diperintahkan untuk membuat roti yang dicampur dengan serbuk gergaji. Ini semata-mata untuk bertahan hidup.

Selebihnya, burung, tikus, dan makan-makanan lain yang dalam kondisi normal jijik untuk dimakan, terpaksa menjadi santapan. Ini semua demi perut, dan demi kehidupan. Ketika tidak ada lagi yang bisa dimakan, maka mulailah terjadi kanibalisme.

Praktek ini terjadi semakin meluas di seluruh kota, sampai-sampai Polisi Leningrad merasa perlu melakukan patrol anti-kanibalisme, untuk mencegah kondisi makin buas dan tak terkendali.

Dan memang itulah tujuan Jerman dan Finlandia untuk menjatuhkan Soviet. Sekalipun belakangan diakui bahwa kanibalisme ini kenyataannya menyelamatkan kehidupan banyak orang, tapi pada saat itu polisi tetap melarang perbuatan itu.

Meski begitu kanibalisme tetap terjadi meski sembunyi-sembunyi. Diperkirakan, tragedi itu menyebabkan tewasnya 1,5 juta orang.

Berdasarkan catatan, ini bukan pertama kalinya rakyat Soviet melakukan kanibalisme. Sebelumnya, tahun 1932-1933 terjadi bencana kelaparan yang luas di Ukraina yang menyebabkan praktek kanibalisme terjadi di kawasan itu.

5. Holocaust

Sampai sekarang peristiwa itu masih menjadi sumber perdebatan. Holocaust adalah genosida sistematis yang dilakukan Jerman Nazi terhadap berbagai kelompok etnis, keagamaan, bangsa, dan sekuler pada masa Perang Dunia II.

Bangsa Yahudi di Eropa merupakan korban-korban utama dalam Holocaust, yang disebut kaum Nazi sebagai “Penyelesaian Terakhir Terhadap Masalah Yahudi”.

Jumlah korban Yahudi umumnya dikatakan mencapai 6 juta jiwa. Genosida ini yang diciptakan Adolf Hitler dilaksanakan, antara lain, dengan tembakan-tembakan, penyiksaan, dan gas racun, di kampung Yahudi dan Kamp konsentrasi.

Selain kaum Yahudi, kelompok-kelompok lainnya yang dianggap kaum Nazi “tidak disukai” antara lain adalah bangsa Polandia, Rusia, suku Slavia lainnya, penganut agama Katolik Roma, orang-orang cacat, orang cacat mental, homoseksual, Saksi-Saksi Yehuwa (Jehovah’s Witnesses), orang komunis, suku Gipsi (Orang Rom dan Sinti) dan lawan-lawan politik. Mereka juga ditangkap dan dibunuh.

Jika turut menghitung kelompok-kelompok ini dan kaum Yahudi juga, maka jumlah korban Holocaust bisa mencapai 9-11 juta jiwa.

Kesadisan Jerman memperlakukan tawanannya sudah menjadi cerita yang hidup puluhan tahun hingga kini. Apa dan bagaimana mereka diperlakukan menjadi kisah yang tak henti-hentinya mengundang air mata dan kemarahan.

Konon, para tawanan perang Jerman ini dibiarkan kelaparan di kamp-kamp konsentrasi yang didirikan Jerman. Dampaknya, demi mempertahankan hidupnya para tawanan pun saling memangsa satu sama lain.

6. Alferd Packer

Alferd Packer (21 November 1842 – 23 April 1907) sering dikenal sebagai satu-satunya warga Amerika yang pernah dihukum dengan tuntutan kanibalisme, meskipun sebenarnya tuntutannya adalah pembunuhan, bukan kanibalisme.

Anggota Partai Donner yang terkenal itu pun, tidak dihukum karena kanibalisme di California, karena secara hukum kanibalisme bukanlah kejahatan di Amerika Serikat.

Pada 9 Februari 1874, dia dengan 5 orang lainnya melakukan ekspedisi di pegunungan Colorado. Dua bulan kemudian Packer kembali dari ekspedisi sendirian.

Ketika ditanya kemana orang-orang yang telah pergi dengan dia, Packer mengatakan bahwa dia telah membunuh mereka semua untuk bertahan hidup dengan terpaksa memakan tubuh teman-temannya.

-
10 Penyebab Gigi Kuning
Spoiler for Sebab:

Jangan salahkan pasta gigi jika gigi Anda masih saja kuning walaupun Anda tak pernah absen menggosok gigi secara rutin. Adalah 10 hal berikut yang menyebabkan gigi Anda kuning:

1. Teh Herbal
Menjaga kelangsingan tubuh serta kesehatan dengan teh herbal menjadi kebiasaan yang umum akhir-akhir ini. Tubuh terasa lebih bugar, dan lebih langsing. Namun, ternyata teh herbal ini membawa efek samping yang buruk bagi gigi. Mereka yang rutin mengonsumsi teh herbal cenderung memiliki gigi kuning. Menanggapi hal ini, para peneliti Jepang, seperti dilansir Dailymail, menyarankan agar para konsumen teh herbal lebih memilih teh hijau. Kandungan katekin di dalam teh hijau dipercaya dapat menekan bakteri pemroduksi asam di gigi, sehingga gigi kuning lebih mudah dicegah.

2. Obat Mata
Mungkin Anda bingung, apa hubungan obat tetes mata dengan kuningnya gigi. Namun, obat tetes mata ini memang menjadi salah satu penyebab gigi menjadi kuning. Kandungan kimia dalam obat tetes mata menekan produksi saliva. Di mana saliva akan menetralisir asam di dalam mulut. Karena jumlah saliva ini berkurang, secara otomatis asam di dalam mulut akan meningkat. Di sini bakteri akan berkembang biak lebih pesat, sehingga gigi menjadi kuning.

3. Berenang
Hasil studi yang dilakukan terhadap 500 orang perenang menyebutkan bahwa 66% dari perenang mengalami kerusakan pada gigi serta gigi kuning. Hal ini disebabkan karena kandungan klorin yang tinggi di dalam air kolam. Klorin tersebut mempengaruhi pH air yang menyebabkan kandungan asamnya lebih tinggi. Untuk itu, jangan lupa menyikat gigi setelah berenang.

4. Pemutih gigi
Bagaimana bisa pemutih gigi malah membuat gigi menjadi kuning? Well, ternyata cara kerja pemutih gigi ini tidak sesederhana yang kita pikirkan. Kebanyakan, pemutih gigi bekerja dengan mengerosi gigi. Dan seringkali, pemutih gigi yang dikenakan di rumah, tidak bekerja secara maksimal. Bukannya memutihkan, mereka malah mengikis gigi, membuatnya rapuh dan kuning.

5. White Wine
Anda mungkin berpikir bahwa anggur merah justru buruk untuk gigi, karena warna merahnya. Namun ternyata anggur putih justru memberikan efek lebih buruk bagi gigi. “Anggur putih lebih cepat mengikis gigi,” ungkap Dr Paul Ashley, direktur institusi kesehatan gigi, di University College Hospitals.

6. Menyikat gigi setelah makan yang manis
Saking takutnya ada bakteri yang tinggal di gigi, maka Anda akan buru-buru menyikat gigi setelah makan yang manis-manis. Benarkah hal ini? Ternyata justru hal ini salah. Setelah proses pengunyahan, maka mulut cenderung bersifat asam. Saat ini akhirnya gigi menetralisir keadaan mulut dengan mengeluarkan enamel untuk melindungi gigi. Jika Anda terburu-buru menyikat gigi, maka enamel ini akan terbuang sia-sia dan bakteri justru bebas berkembang. Untuk itu sangat disarankan menyikat gigi setidaknya 1 jam setelah makan yang manis-manis.

7. Diabetes
Tak bisa dipungkiri bahwa penyakit yang satu ini memang menyumbangkan efek gigi kuning, rapuh bahkan keropos. Sayangnya, banyak penderita diabetes tidak menyadari bahwa penyakitnya ini juga mempengaruhi keadaan giginya.

8. Rokok
Selain penyakit diabetes, rokok juga membuat gigi menjadi kuning. Kandungan nikotin di dalam rokok menyebabkan ruang mulut menjadi asam, nikotin-nikotin terikat pada elemen gigi dan tinggal pada dinding-dinding gigi. Tak heran jika mereka yang merokok hampir sulit untuk punya gigi putih bersih.

9. Minuman berenergi
Karena dibuat untuk menggantikan energi dan garam yang hilang saat berolahraga, maka minuman berenergi dilengkapi dengan gula dan asam.

Berdasarkan studi yang dilakukan University of Birmingham, ditemukan bahwa minuman berenergi bersifat korosif ketimbang air mineral. Zat kimia yang terkandung dalam minuman berenergi cenderung merusak dan mengikis gigi.

10. Membuka kemasan dengan gigi
Saking kuatnya gigi dan tak ada gunting di sekitar Anda, maka Anda memutuskan membuka kemasan dengan gigi Anda. STOP kebiasaan ini! Tanpa Anda sadari, kebiasaan ini akan membuat gigi lebih mudah rapuh dan lemah. Ketika gigi rapuh, secara otomatis warnanya tidak akan sehat dan cenderung menguning.

3 rahasia sukses

3 rahasia sukses sampai selama-lamanya
Quote:
Ada banyak rahasia, tips dan kunci untuk mencapai kesuksesan di dalam hidup ini, mulai dari yang ditulis di dalam buku-buku pengembangan diri, sampai yang banyak dipresentasikan pada seminar-seminar motivasi dengan biaya yang sangat mahal. Yang menjadi pertanyaan, apakah semuanya itu bisa bertahan sampai selama-lamanya? Apakah semuanya itu dapat bertahan saat keadaan sudah tidak sesuai dengan yang dibayangkan?

Lebih daripada itu semua, ada tiga rahasia hidup sukses yang sangat sederhana dan dapat diterapkan detik ini juga, dan yang ketiganya tidak bisa dipisahkan, bahkan ketiganya saling berkaitan satu sama lain, dan ini adalah rahasia untuk mencapai kesuksesan dan mempertahankan kesuksesan tersebut, sampai selama-lamanya.
1. Takut Akan Tuhan!

Spoiler for :
Tuhan adalah sumber dari segala kehidupan. Tuhan adalah awal dari segala kehidupan. Tuhan adalah akhir dari segala kehidupan. Tidak ada satu perkarapun yang terjadi tanpa sepengetahuan Tuhan.

Kita manusia bisa menyembunyikan isi hati kita kepada manusia lainnya, tetapi kita tidak akan pernah bisa menyembunyikan isi hati kita dari Tuhan. Tuhan tahu segala-galanya yang ada di dalam lubuk hati kita yang paling dalam sekalipun, meskipun kita berusaha menyembunyikannya. Maka dari itu hiduplah dengan takut akan Tuhan, jagalah hati kita agar tidak melawan Tuhan, dan jagalah hati kita agar tetap setia kepada Tuhan, sampai selama-lamanya. Karena Tuhan tahu apa yang ada di dalam hati kita, dan selanjutnya Tuhan akan menentukan apa yang akan terjadi atas hidup kita, sesuai dengan apa yang ada di dalam hati kita.

“Orang jahat boleh saja menyembunyikan isi hatinya yang jahat itu dari orang lain, dan merencanakan perbuatannya yang jahat itu terhadap orang lain, tetapi, sampai selama-lamanya orang baik yang hidup dengan takut akan Tuhan, tidak akan pernah ditinggalkan-Nya, bahkan orang jahat pun tidak akan mampu mencelakakannya.”

2. Disiplin!

Spoiler for :
Mulai sekarang, belajarlah untuk hidup disiplin dalam segala hal, meskipun sulit, meskipun banyak rintangan, meskipun banyak godaan, meskipun banyak hambatannya, meskipun berat, tetapi sepanjang sejarah dunia ini, orang yang hidup dengan menabur disiplin yang tinggi akan menuai hasil berlipat-lipat kali ganda. Sepuluh kali lipat, seratus kali lipat, bahkan sampai seribu kali lipat akan dihasilkan dari tangan orang yang hidupnya dipenuhi dengan disiplin dalam segala hal.

Karena apa yang kita kerjakan pada hari ini, akan menentukan apa yang akan kita peroleh pada hari esok. Apa yang kita tabur sekarang ini, akan menentukan apa yang akan kita tuai pada masa yang akan datang, bahkan untuk hal-hal yang sekecil apapun yang kita lakukan pada hari-hari ini, akan menentukan perkara-perkara besar yang pasti akan terjadi pada hari-hari yang akan datang.

Berjalanlah dengan melihat ke depan, jangan terus-terusan melihat kebelakang. Yang dibelakang cukup dijadikan sebagai pengalaman saja, karena kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di depan, tetapi kita masih dapat menentukan yang mungkin terjadi di depan, yaitu melalui apa yang sedang kita kerjakan dan lakukan saat ini, sekarang ini, hari ini, dan detik ini.

“Orang yang malas, boleh saja menghabiskan hari-harinya hanya untuk menyenangkan dirinya sendiri dan hidup semaunya sendiri, tetapi, sampai selama-lamanya orang yang hidupnya rajin dan disiplin tidak akan pernah kekurangan apapun juga yang dia perlukan, walaupun dunia ini dilanda kelaparan, namun dia akan tetap kenyang karena kerajinan dan kedisiplinannya.”

3. Jangan Sombong!

Spoiler for :
Mengapa ada banyak orang kaya yang tidak bisa mempertahankan kekayaannya? Mengapa ada banyak orang yang pintar dan merasa dirinya cerdas namun tidak menjadi sukses? Mengapa ada banyak pejabat-pejabat tinggi yang hidupnya berakhir dalam kesengsaraan? Mengapa ada atlet-atlet yang walaupun sudah berlatih sangat keras, namun tidak kunjung memperoleh kemenangan? Mengapa ada banyak orang yang walaupun sudah jatuh bangun dalam merintis usaha, namun tidak kunjung memperoleh hasil yang diharapkannya?

Itu semua karena masih adanya benih-benih kesombongan yang pada akhirnya tumbuh menjadi tunas yang sangat berbahaya bagi diri orang-orang tersebut! Di atas langit masih ada langit, bumi yang besar ini tidak ada apa-apanya jika dibandingkan matahari, seluruh jagat raya ini tidak lebih besar dari Yang Menciptakannya. Sumber yang paling utama dari segala kekuatan kita, kelebihan kita, kepintaran kita, kecakapan kita, kemampuan kita bukanlah diri kita sendiri, tetapi karena kemurahan dan kebaikan Sang Pencipta yang sudah memberikan serta menganugerahkannya kepada kita.

Janganlah kita menjadi sombong, karena kita memiliki apa yang tidak dimiliki oleh orang lain, tetapi berusahalah untuk tetap rendah hati, walaupun seluruh isi dunia ini ada di dalam genggaman tangan kita.

“Orang yang sombong boleh saja bermimpi untuk menguasai seluruh isi dunia ini, bahkan berjuang mati-matian untuk mewujudkan mimpinya tersebut, tetapi, sampai selama-lamanya justru orang yang rendah hatilah yang akan mendapatkan segala sesuatu yang luar biasa, yang tidak pernah dia bayangkan sebelumnya, bahkan yang tidak pernah timbul di dalam hatinya.”


Selama ini yang banyak diketahui orang, kentut dipicu dari makanan seperti kacang-kacangan, kedelai atau fast food yang merupakan jenis makanan penyebab flatulensi (perut kembung). Jika perut sudah kembung, tak berapa lama kemudian mungkin Anda akan mengeluarkan gas si kentut.

8 Hal Pemicu Terjadinya Kentut
Tapi bukan makanan saja yang bisa memicu buang angin alias kentut ini. Setidaknya ada 8 faktor yang mungkin menjadi pemicunya.

Kentut itu sehat karena menandakan gerakan peristaltik usus hingga anus berjalan normal. Tapi kalau buang anginnya keseringan itu pertanda ada gangguan di perut.

Pernahkah Anda mendengar seseorang harus menjalani operasi karena tidak bisa kentut? Jadi bersyukurlah kalau masih bisa kentut.

Seperti dikutip dari Digg, ada 8 hal yang bisa memicu seseorang sering kentut.

1. Naik pesawat.
Saat berada di lingkungan bertekanan udara rendah, gas yang terperangkap dalam tubuh akan terdorong ke luar sehingga Anda cenderung ingin kentut.

2. Gigi palsu yang dipasang tidak benar.
Jika Anda punya gigi palsu tapi pemasangannya kurang pas, maka akan banyak udara yang terjebak di sela-sela gigi. Lalu ketika menelan, udara akan ikut masuk ke dalam tubuh dan memungkinkan terjadinya kentut.

3. Anoreksia.
Ketika tidak ada makanan yang masuk ke dalam perut, lama kelamaan usus bisa mengecil. Tak hanya gas yang terperangkap di dalamnya, tapi juga bakteri. Alhasil, orang anoreksia cenderung mengeluarkan gas (kentut) yang bau.

4. Makan permen karet.
Semakin banyak mengunyah permen karet, semakin banyak pula gas yang berada di mulut. Selain itu pemanis buatan yang ada di permen karet biasanya sulit dicerna tubuh sehingga menimbulkan gas.

5. Mengisap ganja.
Sama halnya dengan mengunyah permen karet, mengisap ganja juga bisa memicu kentut karena banyak udara yang akan masuk melalui kegiatan inhalasi.

6. Minum bir.
Bir bisa memicu pengeluaran gas dari 3 faktor, yaitu air, karbonasi dan alkohol.

7. Kanker.
Punya penyakit kanker, terutama kanker perut dan usus besar biasanya bisa menyebabkan pengeluaran gas atau kentut yang terus menerus.

8. Konstipasi (Sembelit).
Meskipun terjadi penghambatan akibat konstipasi, tapi gas akan selalu mencari cara untuk keluar. Akan ada ruang kecil untuk gas keluar dari perut dan baunya akan lebih menyengat.


1. Darimana asal Kentut ?
Dari gas dalam usus. Gas dalam usus berasal dari udara yang kita telan, gas yang menerobos ke usus dari darah, gas dari reaksi kimia dan gas dari bakteri perut.

2. Apa komposisi Kentut ?
Bervariasi. Makin banyak udara anda telan, makin banyak kadar nitrogen dalam kentut (oksigen dalam udara terabsorbsi oleh tubuh sebelum sampai usus). Adanya bakteria dan reaksi kimia antara asam perut dan cairan usus menghasilkan karbondioksida.

Bakteria juga menghasilkan metana dan hidrogen. Proporsi masing-masing gas tergantung apa yang anda makan, berapa banyak uidara yang tertelan, jenis bakteri dalam usus, berapa lama kita menahan kentut.

Makin lama menahan kentut, makin banyak kadar nitrogen dalam kentut karena gas-gas lain terabsorbsi oleh darah melalui dinding usus. Orang yang makannya tergesa-gesa kadar oksigen dalam kentutnya lebih banyak karena tubuh tidak sempat mengabsorbsi oksigem.

3. Kenapa Kentut berbau busuk ?

Bau kentut karena kandungan hidrogen sulfida dan merkaptan. Kedua senyawa ini mengandung sulfur (belerang). Makin banyak kandungan sulfur dalam makanan anda, makin banyak sulfur dan merkaptan diproduksi oleh bakteri dalam perut dan makin busuklah kentut anda.

Telur dan daging berperan besar dalam menghasilkan bau busuk kentut. Kacang-kacangan berperan dalam memproduksi volume kentut dan bukan kebusukannya.

4. Kenapa Kentut menimbulkan bunyi ?
Karena adanya vibrasi lubang anus pada saat kentut diproduksi. Kerasnya bunyi tergantungkecepatan gas.

5. Kenapa Kentut yang busuk itu hangat dan tidak bersuara ?
Salah satu sumber kentut adalah bakteri. Fermentasi bakteri dan proses pencernaan memproduksi panas, dan hasil sampingannya adalah gas busuk. Ukuran gelembung gas lebih kecil, hangat dan jenuh dengan produk metabolisme bakteri yang berbau busuk. Ini kemudian menjadi kentut, walau hanya kecil volumenya tapi SBD (Silent but Deadly).

6. Berapa banyak Kentut diproduksi dalam sehari ?
Rata-rata setengah liter sehari dalam 14 kali kentut.

7. Mengapa Kentut keluar melalui lubang dubur ?
Karena density-nya lebih ringan, mengapa gas tidak melakukan perjalanan ke atas ? Tidak demikian. Gerak peristaltik usus mendorong isinya ke arah bawah. Tekanan di sekitar anus lebih rendah.

Gerak peristaltik usus menjadikan ruang menjadi bertekanan, sehingga memaksa isi usus termasuk gas-ganya untuk bergerak ke kawasan yang bertekanan lebih rendah, yaitu sekitar anus. Dalam perjalanan ke arah anus, gelembung-gelembung kecil bergabung menjadi gelembung besar.

Kalau tidak ada gerak peristaltik, gelembung gas akan menerobos ke atas lagi, tapi tidak terlalu jauh karena bentuk usus yang rumit dan berbelit-belit.

8. Berapa waktu yang diperlukan Kentut untuk melakukan perjalanan ke hidung orang lain ?
Tergantung kondisi udara seperti kelembaban, suhu, kecepatan dan arah angin, berat molekul gas kentut, jarak antara transmitter dengan receiver. begitu meninggalkan sumbernya, gas kentut menyebar dan konsenstrasinya berkurang.

Kalau kentut tidak terdeteksi dalam beberapa detik berarti mengalami pengenceran di udara dan hilang ditelan udara selam-lamanya. Kecuali kalau anda kentut di tempat sempit seperti lift atau mobil, konsentrasinya lebih banyak sehingga baunya akan tinggal dalam kurun waktu lama sampai terserap oleh dinding.

9. Apakah setiap orang Kentut ?
Sudah pasti, kalau masih hidup. Sesaat setelah matipun orang masih bisa kentut.

10. Betulkah laki-laki kentut lebih sering daripada perempuan ?
Tidak ada hubungannya dengan gender. Kalau benar, maka perempuan menahan kentutnya dan saat kentut banyak sekali jumlah yang dikeluarkan.

11. Saat apa biasanya orang Kentut ?
Pagi hari saat di toilet, yang disebut “morning thunder”. Kalau resonansinya bagus, boleh kedengaran diseluruh penjuru rumah.

12. Mengapa kacang-kacangan menyebabkan banyak kentut ?
Kacang-kacangan mengandung zat gula yang tidak bisa dicerna tubuh. Zat gula tersebut (raffinose, stachiose, verbascose) jika mencapai usus, bakteri di usus langsung berpesta pora dan menghasilkan gas. Jagung, kubis, susu juga penyebab banyak kentut (bukan baunya).

13. Selain makanan, apa saja penyebab Kentut ?
Udara yang tertelan, makan terburu-buru, makan tanpa dikunyah, minum soft drink, naik pesawat udara (karena tekanan udara lebih rendah, sehingga gas di dalam usus mengalami ekspansi, sehingga muncul sebagai kentut).

14. Apakah kentut sama dengan sendawa, tapi muncul di lain lubang ?
Tidak. Sendawa muncul dari perut, komposisi kimianya lain dengan kentut. Sendawa mengandung udara lebih banyak, kentut mengandung gas yang diproduksi oleh bakteri lebih banyak.

15. Kemana perginya kentut kalau ditahan atau tidak dikeluarkan ?
Bukan diabsorbsi darah, bukan hilang karena bocor. Kentut berimigrasi menuju ke bagian atas menuju usus dan pada gilirannya akan keluar juga. Jadi bukan lenyap, hanya mengalami penundaan.

16. Mungkinkah kentut terbakar ?
Kentut mengandung metana, hidrogen yang combustible (gas alam mengandung komponen ini juga). Kalau terbakar, nyalaannya berwarna biru karena kandungan unsur hidrogen.

17. Bisakah menyalakan korek api dengan kentut ?
Jangan mengada-ada ! Konsistensinya lain. Juga suhunya tidak cukup panas untuk memulai pembakaran.

18. Mengapa Kentut anjing dan kucing lebih busuk ?
Karena kucing dan anjing adalah karnivora. Daging kaya akan protein. Protein mengandung banyak sulfur, jadi kentut binatang ini lebih busuk. Lain dengan horbivor seperti gajah, kuda, kambing yang memproduksi banyak kentut, lebih lama, lebih keras bunyinya, tapi relatif tidak berbau.

19. Betulkah pening kepala kalau mencium bau kentut 2-3 kali berturut-turut ?
Kentut mengandung sedikit oksigen. Mungkin sedikit saja anda akan mengalami pening kepala kalau mencium bau kentut terlalu banyak.

20. Apakah warna kentut ?
Tidak berwarna. Kalau warnanya oranye seperti gas nitrogen oksida akan ketahuan siapa yang kentut.

21. Apakah kentut itu acid, basa, atau netral
Acid, karena mengandung karbondioksida (CO2) dan hidrogen sulfida (H2S).

22. apakah yang terjadi kalau seseorang kentut di planet venus ?
Planet venus sudah banyak mengandung sulfur (belerang) di lapisan udaranya, jadi kentut disana tidak akan banyak pengaruhnya.

-

Mengapa Bumi Makin Panas
Spoiler for …:

Saking panasnya, majelis ulama Uni Emirat Arab mengeluarkan fatwa, boleh tak berpuasa.

VIVAnews – Puasa Ramadhan tahun ini mungkin yang paling ‘menguji iman’ bagi umat muslim di Timur Tengah.

Tak hanya menahan lapar dan dahaga, di sama umat muslim juga harus kuat menghadapi panasnya suhu udara.

Seperti dilaporkan AP, gelombang panas telah menyelimuti Timur Tengah. Panasnya cuaca mencapai 100 derajat Fahrenheit atau 38 derajat Celcius.

Beberapa negara mengambil langkah untuk meringankan jalannya ibadah puasa di tengah cuaca panas. Pemerintah Yordania, Lebanon, dan Palestina mengurangi jam kerja para PNS dari delapan menjadi enam jam kerja.

Sementara di Lebanon, para pekerja konstruksi memilih bekerja pada malam hari.

Di Uni Emirat Arab, majelis ulama setempat mengeluarkan fatwa — membolehkan buruh untuk makan
, jika kondisi terlalu panas atau sulit untuk berpuasa.

Tak hanya di Timur Tengah, cuaca panas ekstrim melanda dunia. Bulan Juli lalu di Jepang, hawa panas telah menelan korban jiwa sebanyak 66 orang dan sudah mengirim 15 ribu orang ke rumah sakit. Korban terbesar adalah para lansia.

Gelombang panas juga menyerang China. Akhir Juli lalu, Beijing mengalami musim panas terlama dalam sepuluh tahun ini dengan temperatur harian mencapai 35 derajat Celcius. Suhu dengan panas setinggi itu tanpa jeda selama sepuluh hari.

Bumi yang kian panas memaksa para ahli untuk menganalisa lalu menjelaskannya kepada khayalak ramai. Badan Nasional Administrasi Kelautan dan Atmosfer Amerika Serikat melansir bahwa suhu global bulan Januari dan Juni 2010 adalah rekor terpanas sejak tahun 1880 — ketika pembacaan suhu mulai akurat.

Serangan hawa panas kali ini menyapu sejumlah negara di berbagai belahan dunia, dengan dampak yang berbeda-beda. Di Rusia, efeknya lebih menggerikan. Gelombang panas menyebabkan kebakaran hebat di sejumlah kawasan hutan. Tak hanya menimbulkan kerugian ekonomi — rugi US$ 15 miliar tapi juga menewaskan belasan orang.

Kebakaran lantaran suhu memanas itu juga mengancam bangkitnya partikel radioaktif yang tersisa dari bencana nuklir Chernobyl 1986 ke atmosfer.

“Bahaya itu masih di sana,” kata Vladimir Chuprov dari Greenpeace Rusia kepada AP, seperti dimuat Al Jazeera, Kamis 12 Agustus 2010.

Unsur-unsur radioaktif paling berbahaya yang ditinggalkan oleh kecelakaan Chernobyl adalah caesium dan strontium, yang dengan pemaparan berulang dapat meningkatkan risiko kanker dan kelainan genetik.

Harga mahal yang harus dibayar manusia

Lalu apa yang menyebabkan cuaca itu begitu ekstrim akhir-akhir ini? Seperti dimuat situs Daily Mail, para ilmuwan yakin cuaca ekstrim, seperti banjir Pakistan dan gelombang panas di Rusia disebabkan oleh adanya penyimpangan perilaku arus jet (jetstream).

Arus jet adalah angin yang berada di altitude tinggi yang mengelilingi dunia — dari barat ke timur dan biasanya mendorong kelembaban yaang ringan Atlantik sampai Inggris Raya.

Arus ini dibawa oleh gelombang Rossby yang biasanya menghasilkan pola yang khas seperti gelombang. Gelombang Rossbi menunjukkan pola tak biasa saat ini.

Sejak pertengahan Juli, saat biasanya mengarah ke timur, arus jet terblokir oleh gelombang Rossby yang menghadangnya.

Arus jet itu adalah perangkap sistem cuaca. Udara hangat tersedot ke puncak sementara udara dingin menuju ke ‘palung.

Profesor Reading yakin, arus jet yang terblokir di belakang fenomena panas di Jepang yang menewaskan 60 orang dan mengakhir tiba-tiba cuaca hangat di Inggris.

Juga penyebab banjir di Pakistan dan gelombang panas di Rusia.

Sementara, para pakar iklim dan cuaca dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan, banjir di Pakistan, kebakaran hutan di Rusia, serta tanah longsor di China dalam beberapa pekan terakhir merupakan bukti bahwa prediksi pemanasan global sangat tepat.

Jean-Pascal van Ypersele, wakil presiden badan PBB yang memonitor pemanasan global – Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) – mengatakan bahwa pola-pola cuaca dramatis ini konsisten dengan perubahan iklim yang ditimbulkan oleh manusia.

“Ini adalah peristiwa-peristiwa yang muncul kembali dan makin intensif di tengah iklim yang terganggu efek rumah kaca,” kata Ypersele seperti dikutip dari laman harian Telegraph, Selasa, 10 Agustus 2010.

“Peristiwa ekstrim seperti ini merupakan salah satu contoh di mana perubahan iklim yang dramatis bisa tampak secara nyata,” lanjut Ypersele.

Panel Perubahan Iklim PBB sebelumnya telah memperingatkan, tanpa tindakan mengurangi efek rumah kaca, suhu global bisa naik 6 derajat celcius di akhir abad ini. Makin sulit bagi manusia untuk hidup di Bumi.

“Ini adalah pesan, bahwa ada harga yang harus kita bayar mahal — jika tidak mengambil tindakan melawan pemanasan global,” kata juru bicara The National Wildlife Federation, Tony Iallonardo, seperti dimuat laman Global Nation, 12 Agustus 2010.

“Ada harga dalam hal kehidupan dan juga harga struktural yang harus dipertimbangkan untuk mempersiapkan diri lebih baik menghadapi pemanasan global.”

“Termasuk mengkondisikan para lanjut usia — pihak yang paling rentan– untuk siap menanggung risiko kesehatan,” tambah dia.

Satu ciri khas yang melekat pada seorang kiper dan membedakannya dari pemain lain adalah sarung tangan yang membungkus jemari dan telapak tangan. Namun, tahukah kamu, siapa penjaga gawang pertama yang memakainya? Dialah Amadeo Carrizo, salah satu kiper terbesar dan terbaik yang pernah dimiliki Argentina.

Spoiler for Biodata Amadeo Carrizo:
Name: Amadeo Carrizo
DOB: 12/06/1926 Rufino, Argentina
Height: 6 Feet 2 Inches / 1.88m
Clubs:
River Plate (1945-68) – 513 Apps
Milonarios (1969-70) – 53 Apps
Years Active: 1945-70
Club Appearances: 556
International Appearances: (Argentina) 20

Carrizo memulai debut profesional bersama River Plate saat umurnya baru menginjak 19 tahun. Tak diketahui pasti apakah pada saat itu dia sudah mengenakan sarung tangan untuk memproteksi tangannya. Namun, satu hal yang jelas, Carrizo mulai memakainya antara dekade 1940-an dan 1950-an.

Sarung tangan yang dipakai Carrizo tentu belumlah seperti saat ini yang didesain dengan tingkat keamanan yang tinggi bagi pemakainya. Carrizo hanya memakai sarung tangan dari bahan kain biasa.

Ini sebuah terobosan baru karena di Eropa sendiri tren penggunaan sarung tangan oleh kiper baru marak pada 1970-an. Itu pun beberapa kiper justru merasa terbebani olehnya. Hingga 1980-an, masih banyak kiper yang tak suka memakai sarung tangan. Mereka hanya memakainya jika cuaca tidak bersahabat.

Sebelum teknologi sarung tangan diperkenalkan, para kiper tak berbeda jauh dengan para pemain di posisi lain. Pasalnya, saat berusaha menyelamatakan gawang dari gempuran lawan, mereka biasanya meluncur dengan kaki terlebih dahulu, tak ubahnya seorang bek saat melakukan tekel. Bahkan para kiper nomor wahid macam Frank Swift, Ted Ditchburn, dan Bert Trautmann pun melakukan hal serupa.

Selain sebagai pemakai sarung tangan pertama, Carrizo yang dijuluki Tarzan dan Si Mesin ini juga dikenal sebagai pelopor kiper yang tak ragu keluar dari wilayahnya. Menurut Eduardo Galeano, penulis buku Soccer in Sun and Shadow, Carrizo-lah kiper pertama yang tak ragu memulai serangan dan menggiring bola melewati pemain lawan. Sebelum Carrizo, tindakan gila seperti itu tak pernah terpikir sebelumnya.

10 Misteri Pada Tubuh
Spoiler for …:

Di sekitar kita terdapat banyak misteri yang menyangkut tubuh kita. Misalnya, kenapa ya kita ikut menguap ketika teman menguap? Atau, mengapa kita bisa merinding? Selama ini kita menerimanya saja, karena menganggap hal ini adalah banyak hal yang diciptakan Tuhan untuk kita. Ternyata, semua ini ada penjelasan ilmiahnya. Anda ingin tahu? Simak jawabannya berikut ini.

Mengapa kita cegukan?

Kelebihan makan, alkohol, rasa senang, atau stres, dapat menstimulasi saraf phrenic, yang mengontrol diafragma (lapisan otot yang mengontrol pernafasan). Diafragma ini lalu berkontraksi.

Pada waktu yang sama, glotis (bagian dari pangkal tenggorokan dimana terdapat pita suara) menutup sehingga menutupi jalannya udara, demikian menurut Patricia Raymond, M.D., gastroenterologist di Chesapeake, Virginia.

Saat itulah terjadi cegukan setiap beberapa detik. Cegukan yang normal terjadi beberapa menit saja, namun dalam kasus lain juga lebih lama. Cara mengatasinya antara lain dengan menahan napas sambil menelan ludah, atau bernafas di dalam kantong kertas.

Mengapa beberapa orang memiliki gigi yang sangat putih?

Seperti juga warna mata dan rambut, warna alami dari gigi diwariskan dari orangtua. “Beberapa orang memiliki enamel -lapisan tipis pada permukaan gigi- yang sangat putih, sementara enamel orang lain memiliki warna yang lebih kuning,” ujar Richard Price, juru bicara American Dental Association.

Mengonsumsi obat-obatan antibiotik seperti tetracycline atau amoxicillin sewaktu kecil juga mempengaruhi proses pengapuran yang menyebabkan perusakan warna. Beberapa jenis makanan tertentu juga menggelapkan gigi. Kopi, teh, cola, dan red wine adalah beberapa di antaranya.

Jika hal ini yang terjadi, Anda harus menggunakan produk pemutih gigi atau menjalani perawatan tertentu.

Mengapa menguap itu menular?

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam edisi terakhir jurnal Cognitive Brain Research menyatakan bahwa jika Anda menguap karena ketularan orang yang ada di dekat Anda sebenarnya merupakan bentuk empati Anda padanya.

Hal ini sama dengan jika Anda tertawa, dan teman Anda ikut tertawa. “Menguap tidak hanya dipicu karena melihat seseorang menguap, tetapi juga karena mendengar, membaca, atau bahkan hanya karena berpikir tentang menguap,” kata Steven Platek, Ph.D., profesor psikologi di Drexel University, Philadelphia, yang memimpin studi tersebut.

Platek dan timnya meyakini bahwa ketularan menguap merupakan cara primitif dalam mengekspresikan perasaan orang lain terhadap diri kita.

Mengapa kepala kita pusing ketika meminum es?

Pusing terjadi ketika saraf pada langit-langit mulut distimulasi secara besar-besaran oleh makanan atau minuman dingin. Saraf-sarafnya memang ada pada mulut, namun pusat saraf ada di otak, sehingga di situlah Anda merasa ngilu.

Lalu mengapa orang merasakan sakit di satu tempat, padahal stimulusnya di tempat lain? Seymour Diamond, M.D., executive chairperson dari National Headache Foundation, mengatakan, “Makan atau menyesap minuman dengan lambat tampaknya mengurangi efek dingin. Begitu mulai pusing, cara tercepat untuk menghilangkannya adalah minum sesuatu yang hangat.”

Apakah wortel memang baik untuk mata?

Menurut Michael F. Marmor, seorang profesor ophthalmology di Stanford University School of Medicine, wortel dan semua makanan yang mengandung vitamin A memang baik untuk mata.

Misalnya sayuran berwarna merah, kuning, oranye, dan hijau, termasuk ketela, mangga, dan pepaya, serta telur dan liver. Tubuh menggunakan vitamin A untuk mendukung sel saraf di dalam retina yang membantu memelihara penglihatan yang normal. Orang yang kekurangan vitamin A umumnya mengalami problem penglihatan, seperti rabun senja.

Mengapa ada kotoran di dalam telinga?

Membersihkan telinga dilakukan untuk mencegah benda asing masuk ke dalam saluran telinga. Kotoran telinga diproduksi oleh kelenjar-kelenjar di telinga bagian luar untuk melindungi telinga bagian dalam dari infeksi.

Substansi yang lengket ini justru mencegah debu, kotoran, atau serangga masuk ke dalam telinga. Telinga dapat membersihkan diri sendiri. Kotoran itu akan bergerak perlahan ke atas dan keluar dari telinga, mengering, lalu rontok, atau tercuci ketika Anda keramas.

Jika Anda mandi, bersihkan saja bagian luar telinga. “Saluran telinga itu seperti jalan buntu,” kata Andrew Cheng, M.D., seorang spesialis THT di Manhattan Eye, Ear and Throat Hospital.

“Membersihkan kotoran dengan cotton bud hanya membuat kotoran lebih masuk ke dalam.” Anda juga bisa menggores saluran telinga, atau membocorkan gendang telinga.

Mengapa kita bisa merinding?

Merinding terjadi saat kita kedinginan, atau ketakutan. Ketika kita kedinginan, otot-otot di sekitar pori-pori berkontraksi, menyebabkan bulu tangan berdiri untuk menciptakan lapisan pengasingan, demikian menurut Richard Potts, Ph.D., anthropolog dan direktur Human Origins Program di Smithsonian Institution’s National Museum of Natural History, Washington, D.C.

Semua mamalia juga mengalami hal ini. Namun, “Manusia tidak memiliki cukup banyak bulu tubuh untuk merespons; hal itu merupakan sesuatu yang tertinggal saat kita mengenakan mantel yang berbulu,” paparnya.

Potts dan timnya berteori, bahwa berabad-abad yang lalu, ketika rambut pada nenek moyang kita cukup banyak, mereka tampak jauh lebih menakutkan. “Binatang buas pun akan mundur untuk mencari mangsa yang tidak begitu menakutkan,” lanjutnya.

Mengapa remaja senang bangun siang?

Hal ini bukan disebabkan mereka malas. Saat masih kecil, melatonin -hormon yang mengatur siklus tidur-bangun- dikeluarkan kelenjar pada sore hari. Memasuki masa puber (dari usia 10-14 tahun), hormon melatonin dilepaskan lebih lambat, sekitar pukul 21.00-22.00.

“Shift ini sering membuat remaja tidak mampu tertidur sebelum pukul 23.00,” ujar pakar tidur remaja, Mary A. Carskadon, Ph.D., yang juga direktur Bradley Hospital Sleep and Chronobiology Research Laboratory, di Providence. “Karena remaja masih butuh tidur sembilan jam atau lebih, mereka berusaha ‘membayar’ waktu tidur yang terbuang malam sebelumnya dengan tidur sampai siang.”

Mengapa tangan dan kaki kita sering dingin?

“Saraf-saraf yang mengontrol aliran darah ke tangan dan kaki lebih sensitif pada wanita daripada pria,” jelas Mark Eskandari, M.D., ahli bedah vaskuler di Northwestern Memorial Hospital, Chicago.

“Jadi begitu suhu turun, pembuluh darah mengkerut, membuat aliran darah lebih pelan.” Wanita juga memiliki tekanan darah lebih rendah daripada pria. Ketika Anda kedinginan atau stres, dan tekanan darah menurun, darah diarahkan ke jantung, menjauh dari tangan dan kaki.

Mengapa sendi bisa retak?

Ketika Anda meregangkan sendi dengan, misalnya, menekan-nekan ruas jari atau memutar tulang belakang Anda sehingga terdengar suara gemeretak, Anda dapat menyebabkan gelembung udara yang terbentuk antara kantong di dalam sendi meletus.

Kantong-kantong ini membantu bantalan udara di antara tulang dan menjaganya tetap licin. Retaknya sendi sebenarnya tidak terlalu membahayakan. “Menggeretakkan jari, engkel, lutut, atau sendi-sendi lain tidak menyebabkan arthritis, namun juga bukan kebiasaan yang baik.

Rasa enak yang didapatkan orang saat menggeretakkan badan sangat psikologis sifatnya,” kata James Applegate, seorang dokter keluarga di Grand Rapids, Michigan.


Penyebab INDONESIA Dijajah Belanda
Spoiler for …:

TAHUKAH ANDA BAHWA KARENA SEBUAH BUKULAH MAKA BANGSA BELANDA BISA SAMPAI DI NUSANTARA DAN MELAKUKAN PENJAJAHAN ATAS BUMI YANG KAYA RAYA INI SELAMA BERABAD-ABAD? BUKU TERSEBUT BERJUDUL ITINERARIO NAER OOST OFTE PORTUGAELS INDIEN, YANG DITULIS JAN HUYGEN VAN LINSHOTEN DI TAHUN 1595. INILAH KISAHNYA:

Jauh sebelum Eropa terbuka matanya mencari dunia baru, warga pribumi nusantara hidup dalam kedamaian. Situasi ini berubah drastis saat orang-orang Eropa mulai berdatangan dengan dalih berdagang, namun membawa pasukan tempur lengkap dengan senjatanya. Hal yang ironis, tokoh yang menggerakkan roda sejarah dunia masuk ke dalam kubangan darah adalah dua orang Paus yang berbeda. Pertama, Paus Urbanus II, yang mengobarkan perang salib untuk merebut Yerusalem dalam Konsili Clermont tahun 1096. Dan yang kedua, Paus Alexander VI.

Perang Salib tanpa disadari telah membuka mata orang Eropa tentang peradaban yang jauh lebih unggul ketimbang mereka. Eropa mengalami pencerahan akibat bersinggungan dengan orang-orang Islam dalam Perang Salib ini. Merupakan fakta jika jauh sebelum Eropa berani melayari samudera, bangsa Arab telah dikenal dunia sebagai bangsa pedagang pemberani yang terbiasa melayari samudera luas hingga ke Nusantara.

Bahkan kapur barus yang merupakan salah satu zat utama dalam ritual pembalseman para Fir’aun di Mesir pada abad sebelum Masehi, didatangkan dari satu kampung kecil bernama Barus yang berada di pesisir barat Sumatera tengah. Dari pertemuan peradaban inilah bangsa Eropa mengetahui jika ada satu wilayah di selatan bola dunia yang sangat kaya dengan sumber daya alamnya, yang tidak terdapat di belahan dunia manapun.

Negeri itu penuh dengan karet, lada, dan rempah-rempah lainnya, selain itu Eropa juga mencium adanya emas dan batu permata yang tersimpan di perutnya. Tanah tersebut iklimnya sangat bersahabat, dan alamnya sangat indah. Wilayah inilah yang sekarang kita kenal dengan nama Nusantara. Mendengar semua kekayaan ini Eropa sangat bernafsu untuk mencari semua hal yang selama ini belum pernah didapatkannya.

Paus Alexander VI pada tahun 1494 memberikan mandat resmi gereja kepada Kerajaan Katolik Portugis dan Spanyol melalui Perjanjian Tordesillas. Dengan adanya perjanjian ini, Paus Alexander dengan seenaknya membelah dunia di luar daratan Eropa menjadi dua kapling untuk dianeksasi. Garis demarkasi dalam perjanjian Tordesilas itu mengikuti lingkaran garis lintang dari Tanjung Pulau Verde, melampaui kedua kutub bumi. Ini memberikan Dunia Baru kini disebut Benua Amerika kepada Spanyol. Afrika serta India diserahkan kepada Portugis.

Paus menggeser garis demarkasinya ke arah timur sejauh 1.170 kilometer dari Tanjung Pulau Verde. Brazil pun jatuh ke tangan Portugis. Jalur perampokan bangsa Eropa ke arah timur jauh menuju kepulauan Nusantara pun terbagi dua. Spanyol berlayar ke Barat dan Portugis ke Timur, keduanya akhirnya bertemu di Maluku, di Laut Banda. Sebelumnya, jika dua kekuatan yang tengah berlomba memperbanyak harta rampokan berjumpa tepat di satu titik maka mereka akan berkelahi, namun saat bertemu di Maluku, Portugis dan Sanyol mencoba untuk menahan diri.

Pada 5 September 1494, Spanyol dan Portugal membuat perjanjian Saragossa yang menetapkan garis anti-meridian atau garis sambungan pada setengah lingkaran yang melanjutkan garis 1.170 kilometer dari Tanjung Verde. Garis itu berada di timur dari kepulauan Maluku, di sekitar Guam.

Sejak itulah, Portugis dan Spanyol berhasil membawa banyak rempah-rempah dari pelayarannya. Seluruh Eropa mendengar hal tersebut dan mulai berlomba-lomba untuk juga mengirimkan armadanya ke wilayah yang baru di selatan.
Ketika Eropa mengirim ekspedisi laut untuk menemukan dunia baru, pengertian antara perdagangan, peperangan, dan penyebaran agama Kristen nyaris tidak ada bedanya. Misi imperialisme Eropa ini sampai sekarang kita kenal dengan sebutan “Tiga G”: Gold, Glory, Gospel. Seluruh penguasa, raja-raja, para pedagang, yang ada di Eropa membahas tentang negeri selatan yang sangat kaya raya ini.

Mereka berlomba-lomba mencapai Nusantara dari berbagai jalur. Sayang, saat itu belum ada sebuah peta perjalanan laut yang secara utuh dan detil memuat jalur perjalanan dari Eropa ke wilayah tersebut yang disebut Eropa sebagai Hindia Timur. Peta bangsa-bangsa Eropa baru mencapai daratan India, sedangkan daerah di sebelah timurnya masih gelap.

Dibandingkan Spanyol, Portugis lebih unggul dalam banyak hal. Pelaut-pelaut Portugis yang merupakan tokoh-tokoh pelarian Templar (dan mendirikan Knight of Christ), dengan ketat berupaya merahasiakan peta-peta terbaru mereka yang berisi jalur-jalur laut menuju Asia Tenggara.

Peta-peta tersebut saat itu merupakan benda yang paling diburu oleh banyak raja dan saudagar Eropa. Namun ibarat pepatah,“Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga”, maka demikian pula dengan peta rahasia yang dipegang pelaut-pelaut Portugis.

Sejumlah orang Belanda yang telah bekerja lama pada pelaut-pelaut Portugis mengetahui hal ini. Salah satu dari mereka bernama Jan Huygen van Linschoten. Pada tahun 1595 dia menerbitkan buku berjudul Itinerario naer Oost ofte Portugaels Indien, Pedoman Perjalanan ke Timur atau Hindia Portugis, yang memuat berbagai peta dan deksripsi amat rinci mengenai jalur pelayaran yang dilakukan Portugis ke Hindia Timur, lengkap dengan segala permasalahannya.

Buku itu laku keras di Eropa, namun tentu saja hal ini tidak disukai Portugis. Bangsa ini menyimpan dendam pada orang-orang Belanda. Berkat van Linschoten inilah, Belanda akhirnya mengetahui banyak persoalan yang dihadapi Portugis di wilayah baru tersebut dan juga rahasia-rahasia kapal serta jalur pelayarannya.

Para pengusaha dan penguasa Belanda membangun dan menyempurnakan armada kapal-kapal lautnya dengan segera, agar mereka juga bisa menjarah dunia selatan yang kaya raya, dan tidak kalah dengan kerajaan-kerajaan Eropa lainnya.

Pada tahun 1595 Belanda mengirim satu ekspedisi pertama menuju Nusantara yang disebutnya Hindia Timur. Ekspedisi ini terdiri dari empat buah kapal dengan 249 awak dipimpin Cornelis de Houtman, seorang Belanda yang telah lama bekerja pada Portugis di Lisbon. Lebih kurang satu tahun kemudian, Juni 1596, de Houtman mendarat di pelabuhan Banten yang merupakan pelabuhan utama perdagangan lada di Jawa, lalu menyusur pantai utaranya, singgah di Sedayu, Madura, dan lainnya. Kepemimpinan de Houtman sangat buruk.
Dia berlaku sombong dan besikap semaunya pada orang-orang pribumi dan juga terhadap sesama pedagang Eropa. Sejumlah konflik menyebabkan dia harus kehilangan satu perahu dan banyak awaknya, sehingga ketika mendarat di Belanda pada tahun 1597, dia hanya menyisakan tiga kapal dan 89 awak. Walau demikian, tiga kapal tersebut penuh berisi rempah-rempah dan benda berharga lainnya.

Orang-orang Belanda berpikiran, jika seorang de Houtman yang tidak cakap memimpin saja bisa mendapat sebanyak itu, apalagi jika dipimpin oleh orang dan armada yang jauh lebih unggul. Kedatangan kembali tim de Houtman menimbulkan semangat yang menyala-nyala di banyak pedagang Belanda untuk mengikut jejaknya. Jejak Houtman diikuti oleh puluhan bahkan ratusan saudagar Belanda yang mengirimkan armada mereka ke Hindia Timur.
Dalam tempo beberapa tahun saja, Belanda telah menjajah Hindia Timur dan hal itu berlangsung lama hingga baru merdeka pada tahun 1945.


MUI (Majelis Ulama Indonesia) dalam fatwanya sebagai berikut:
Jenis-jenis transaksi Valuta Asing
1. Transaksi SPOT, yaitu transaksi pembelian dan penjualan valuta asing untuk penyerahan pada saat itu (over the counter) atau penyelesaiannya paling lambat dalam jangka waktu dua hari. Hukumnya adalah boleh, karena dianggap tunai, sedangkan waktu dua hari dianggap sebagai proses penyelesaian yang tidak bisa dihindari dan merupakan transaksi internasional.

2. Transaksi FORWARD, yaitu transaksi pem belian dan penjualan valas yang nilainya ditetapkan pada saat sekarang dan diberlakukan untuk waktu yang akan datang, antara 2×24 jam sampai dengan satu tahun. Hukumnya adalah haram, karena harga yang digunakan adalah harga yang diperjanjikan (muwa’adah) dan penyerahannya dilakukan di kemudian hari, padahal harga pada waktu penyerahan tersebut belum tentu sama dengan nilai yang disepakati, kecuali dilakukan dalam bentuk forward agreement untuk kebutuhan yang tidak dapat dihindari (lil hajah).

3. Transaksi SWAP yaitu suatu kontrak pembelian atau penjualan valas dengan harga spot yang dikombinasikan dengan pembelian antara penjualan valas yang sama dengan harga forward. Hukumnya haram, karena mengandung unsur maisir (spekulasi).

4. Transaksi OPTION yaitu kontrak untuk memperoleh hak dalam rangka membeli atau hak untuk menjual yang tidak harus dilakukan atas sejumlah unit valuta asing pada harga dan jangka waktu atau tanggal akhir tertentu. Hukumnya haram, karena mengandung unusru maisir (spekulasi).

Strategi Khusus

Berguru Pada 3 Strategi Perang yang Ampuh dari China

Negara China mempunyai sejarah yang panjang dalam hal peperangan antar kerajaannya. Sehingga banyak orang pintar yang menjadi penasehat perang atau para jendral harus mengadu strategi untuk memenangkan sebuah peperangan.

Diantaranya yang paling terkenal adalah Sun Tsu, Sun Bing, Qin Shi Huang, Liu Bang, Cao-Cao, Zhuge Liang, dll.

Nah tulisan kali ini kita hanya akan membahas 3 strategi perang China jaman dulu yang dikembangkan dan dipraktekkan di jaman modern ini. Kenapa cuma tiga ?

Karena ada ribuan atau mungkin ratusan ribu strategi perang yang mereka terapkan jaman dulu yang tidak mungkin kita bahas satu persatu. Nah apa-apa saja strategi perangnya itu? Mari kita bahas satu persatu.

1. Untuk menaklukan dunia saya tidak perlu memiliki seribu pasukan tetapi saya hanya butuh satu anak perempuan yang paling cantik di negeri ini. (Sun Tzu)

Pada jaman dahulu di negeri China seorang Kaisar dapat memiliki selir hingga mencapai 200 orang. Bagi yang memiliki anak perempuan yang cantik dapat di ajukan ke Kaisar untuk dipersunting sebagai selir.

Nah kalau kita memiliki seorang anak perempuan yang cantik bahkan paling cantik di negeri itu maka otomatis pasti akan dijadikan selir oleh Kaisar. Dan dengan menjadi yang tercantik dari semua selir yang di miliki Kaisar maka tentunya akan menjadi selir kesayangan Kaisar yang mana akan dipenuhi semua permintaannya oleh Kaisar. Jadi dengan begitu kita bisa memerintah kerajaan melalui sang anak.

Jadi inti dari seni perang ini adalah mempergunakan daya tarik wanita atau di negeri China dikenal dengan strategi ” JEBAKAN WANITA CANTIK “

Bagaimana hal ini dipraktekan di jaman modern ???

Teori ini dikembangkan dengan baik di bidang pemasaran dan politik. Kita bisa lihat bagaimana tenaga-tenaga wanita dijadikan Sales Promotion Girls untuk menarik pembeli atau pengunjung suatu event dan bagaimana tenaga wanita juga dijadikan Lady Escourt yang kerjanya melakukan lobby kepada klien guna memenangkan sebuah tender.

Selain dari pada itu kita juga mendengar wanita dimanfaatkan untuk menghancurkan karir seseorang dengan memakai jasa mereka sebagai pembuat scandal kepada lawan bisnis atau politik.

2. Setelah sampai didaerah musuh bakar kapal dan buang persediaan makan. (Xiang Yu)

Ketika seorang Jendral kejam yang bernama Xiang Yu ingin memaksa anak buahnya berjuang mati-matian sampai titik darah penghabisan maka cara yang ditempuhnya adalah dengan mengancam kelangsungan hidup dari para tentaranya dengan membakar kapal untuk mereka pulang serta membuang semua perbekalan untuk makan mereka.

Sehingga kalau mereka tetap ingin hidup jalan satu-satunya adalah memenangkan perang. Karena kalau mereka dapat memenangkan peperangan berarti mereka dapat merampas semua kebutuhan yang mereka butuhkan dari pihak musuh yang kalah.

Di jaman modern strategi ini dipraktekan di bidang perdagangan atau lebih tepatnya di bidang ketenagakerjaan.

Cara yang dilakukan pengusaha atau perusahaan adalah dengan memberikan gaji yang kecil dan pas-pasan kepada karyawan agar mereka tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup mereka dan baru bisa mencukupi kebutuhan mereka kalau mereka mencapai target yang ditentukan perusahaan dengan imbalan bonus dari pencapaian target.

Jadi dengan gaji yang pas-pasan atau malah kurang, maka tanpa disuruh pun para pegawai mereka akan bekerja mati-matian untuk mencapai target yang ditentukan agar menerima bonus yang dijanjikan perusahaan untuk dapat memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari.

3. Tempat yang paling aman adalah tempat yang paling berbahaya. (Sam Kok)

Maksudnya adalah ketika melakukan pencurian di istana kaisar maka tempat yang paling aman bersembunyi adalah di istana itu sendiri. Kenapa ??? Karena kebiasaan orang mencuri di istana kaisar pasti sudah lari terbirit-birit dengan memakai jurus langkah sejuta.

Karena kalau ketahuan mencuri akan langsung di hukum pancung atau disiksa sampai mati. Maka dengan tetap di istana bahkan berteriak maling dan ikut serta dalam pencarian pencuri itu maka pasti orang tidak akan menyangka bahwa dialah yang melakukan pencurian karena semua orang tidak akan mempuyai nyali seperti itu.

Dijaman sekarang ini strategi perang ini malah lebih sering kita temukan di Indonesia. Para pejabat atau pemilik kekuasaan yang melakukan korupsi akan lebih dulu teriak maling kepada orang lain dan bertindak seakan-akan ingin memberantas korupsi agar orang menyangka dirinya bersih dari korupsi.

Orang sudah pasti akan berpaling kepada orang yang diteriakan dari pada kepada dirinya yang pura-pura bersih bahkan orang akan mendukungnya atas usahanya memberantas korupsi padahal dialah biang dari korupsi itu.

Dari tulisan diatas kita dapat melihat bahwa strategi perang China jaman dahulu tersebut telah dimodif sedemikian rupa agar dapat dipergunakan di abad modern ini. Tetapi yang sangat disayangkan mereka menggunakannya untuk kepentingan dan keperluan yang negatif.

Pengaruh Air pada 7 Bagian Tubuh

Air adalah komponen utama dalam tubuh manusia, bahkan sekitar 55 persen berat tubuh kita adalah air. Tanpa air makhluk hidup tidak mungkin tumbuh dan berkembang karena air sangat vital untuk reaksi kimia tubuh.

Air harus dikonsumsi setiap hari karena tubuh tidak bisa membuatnya. Untuk mengetahui peran air dalam tubuh kita, simak apa saja pengaruh air pada 7 bagian tubuh berikut ini:

1. Otak

Tubuh yang terhidrasi dengan baik akan membuat daya ingat lebih tajam, mood stabil dan motivasi lebih baik. Jika kecukupan air dalam tubuh baik, kemampuan kita dalam memecahkan masalah juga akan meningkat.

Para ilmuwan menyebutkan kekurangan air akan menyebabkan aliran oksigen ke area otak berkurang sehingga sel-sel saraf menyusut sementara. Tak heran jika orang yang kehausan biasanya sulit berkonsentrasi.

2. Mulut

Air akan menjaga tenggorokan dan bibir lebih basah dan menjaga mulut kekeringan. Kondisi mulut yang kering bisa memicu bau mulut dan rasa yang tidak enak, bahkan gigi berlubang.

3. Jantung

Dehidrasi akan menyebabkan penurunan volume darah sehingga jantung akan bekerja lebih keras dalam memompa darah agar sel-sel tidak kekurangan oksigen. Akibatnya aktivitas fisik ringan seperti naik tangga atau berlari akan terasa lebih melelahkan.

4. Sirkulasi darah

Tubuh mengeluarkan panas dengan cara melebarkan pembuluh darah yang dekat dengan permukaan kulit sehingga aliran darah lebih cepat dan panas lebih banyak yang dikeluarkan.

Bila kita kekurangan cairan, dibutuhkan temperatur lingkungan yang lebih tinggi agar pembuluh darah melebar sehingga kita akan tetap kepanasan.

5. Otot

Bila kecukupan cairan terpenuhi, air di dalam dan luar sel yang berfungsi mengkontraksi otot menyediakan nutrisi yang cukup dan proses pembuangan berlangsung efisien sehingga performa tubuh akan baik.

Air juga penting untuk melumaskan sendi. Namun kram otot tidak berkaitan dengan dehidrasi melainkan karena kelelahan otot.

6. Kulit

Jika seseorang menderita dehidrasi berat, kulit menjadi kurang elastis. Kondisi ini berbeda dengan kulit kering, yang biasanya disebabkan karena zat kimia dalam sabun, air panas atau terpapar udara kering. Sayangnya, minum cukup air tidak akan mencegah keriput.

7. Ginjal

Ginjal membutuhkan cairan untuk menyaring “sampah” dari peredaran darah dan membuangnya melalui urin. Kecukupan cairan juga akan membantu mencegah infeksi saluran kemih dan batu ginjal.

Dehidrasi berat akan menyebabkan ginjal berhenti berfungsi, sehingga toksin atau racun menumpuk di tubuh.

-

Be Your Self

Posted: 04 Sep 2011 07:49 AM PDT
Titus 2:7a
Dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik.

Hidup adalah seperti sebuah koin. Anda dapat menggunakan hidup anda menurut cara apa pun yang anda inginkan; Tetapi, anda hanya dapat menggunakannya satu kali. Hidup adalah seperti uap yang sebentar kelihatan lalu lenyap.

Beberapa hari sebelum meninggal dunia, George Bernard Shaw diwawancarai oleh seorang reporter. Reporter itu bertanya, “Tuan Shaw, dalam hidupmu kau telah berjumpa dengan beberapa orang terkenal di dunia. Kau telah bersahabat dengan para raja, penulis kenamaan, seniman, dan guru. Seandainya kau dapat hidup kembali dan kau dapat memilih sosok seorang terkenal yang kau kenal atau sosok seorang pribadi dalam sejarah, siapakah yang akan kau pilih?”

George Bernard Shaw menjawab dengan mantap,”Aku akan memilih menjadi George Bernard Shaw dengan segala keinginanku yang belum tercapai.”

Bagaimana sikapmu jika diberi kebebasan untuk menjadi tokoh terkenal? Seorang pengusaha besar, bintang film, olahragawan, atau politisi besar?

Jangan pernah berpikir untuk menjadi orang lain. Bertekadlah menjadi diri anda sendiri, dengan menggunakan secara maksimal semua potensi diri anda.

Mengalami Terobosan-terobosan Supernatural yang Menakjubkan

Pengarang: Lynne Hammond

Alkitab berkata bahwa tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah! Bagi manusia kemustahilah adalah sesuatu yang membuat kita bertanya kepada Tuhan, “Bagaimana?” namun Tuhan memahami arti dari kata “Bagaimana” dari setiap situasi yang tidak memberi pengharapan!

clip_image002

Saat Tuhan menyuruh malaikatNya, Gabriel untuk menyampaikan pesan kepada Maria bahwa “Sebuah benih Ilahi akan kau kandung di dalam rahimmu dan pada waktu yang telah ditentukan buah rahim dari benih ilahi itu akan dilahirkan.”

Sebenarnya didalam setiap kitapun Tuhan sedang menaruh benih-benih IlahiNya setiap waktu. Tuhan bisa berbicara kepada roh kita dan memberi kita mimpi atau amanat yang khusus, amanat yang Dia mau kita lakukan bagiNya. Atau mungkin panggilan dari Tuhan yang terdengar melalui dasar hati kita yang paling dalam dan kita tahu bahwa Tuhan sudah menaruhnya disana.

Namun berjalannya waktu kadang-kadang ada “debu” kehidupan yang menimbun benih-benih Ilahi yang sudah ditaruh dalam setiap kita sehingga menyembunyikan atau menghambat benih itu dari perhatian kita. Mungkin kita mulai berhenti untuk memikirkan bahkan kita mulai membiarkan hati kita mengeras sehingga tidak memperhatikannya lagi. Ingatlah bahwa benih-benih yang Dia taruh tetap ada didalam kita dan menunggu waktu yang telah ditentukan untuk bertunas dan menghasilkan tuaian.

Seringkali pada saat Tuhan memberi mimpi atau memanggil kita melalui hati kita. Hal itu terasa seperti telah terjadi ledakan besar dan hal itu menjadi peristiwa yang sangat besar di dalam diri kita. Hal itu bisa terjadi pada saat itu juga tetapi bagaimana jika ternyata mimpi atau hal sejenis yang kita dapatin ini ternyata tak terjadi dihari-hari berikutnya lalu kita mulai bertanya-tanya “darimanakah datangnya mimpi atau hal seperti itu? Mengapa tidak sesuai dengan kenyataan yang sedang kita hadapi saat ini.”

Penulis buku ini menerangkan jika hal diatas dialami oleh kita maka cobalah untuk kita mengintropeksi diri kita apakah mungkin kita sedang mengejar berbagai rencana dan tujuan kita sendiri, dan sekarang kita sedang menuju ke arah yang berbeda dari yang Tuhan sudah tetapkan bagi setiap kita. Karena jika hal ini kita lakukan maka selama hal ini tetap kita lakukan dampaknya adalah benih Ilahi yang Dia taruh dalam setiap kita itu akan tertutupi oleh kesusahan-kesusahan dan kekuatiran-kekuatiran dari kehidupan ini, sekarang dan kelak.

Bersihkanlah tanah yang menutupi benih-benih Ilahi itu dan katakana, “Ya, saya akan mempercayai Hal itu lagi.” Intropeksi diri itu perlu dilakukan dan meresponi Tuhan dengan kebenaranNya bukan kebenaran kita.

Janganlah kita memberontak akan kebenaranNya yang dinyatakan dalam hidup kita, karena tidak peduli betapa kerasnya kita berusaha untuk membuang benih yang Tuhan sudah taruh dalam diri kita, benih itu tetap dalam diri kita karena, benih itu adalah rencana Allah bagi diri kita untuk menyatakan kemuliaan dalam hidup ini. Benih itu yang pada akhirnya membuahkan mukjizat dalam hidup kita…..

-

Broken Bread

Oleh: Reinhard Bonnke

clip_image002

Roti adalah makanan yang penting bagi tubuh kita. Yesus berkata: “Akulah roti hidup: barang siapa datang kepadaKu, ia tidak akan lapar lagi, dan barang siapa percaya kepadaKu, ia tidak akan haus lagi” Yohanes 6:35. Dia tidak hanya memberikan makanan bagi jiwa, tetapi juga menyerahkan diriNya supaya kita dapat hidup dalam kelimpahan.

Dalam seri pertama buku broken bread ini, kita akan menemukan kekuatan bagi jiwa melalui pengajaran yang bijaksana dan firman Allah dari penginjil yang diurapi Tuhan ini, Reinhard Bonnke.

Dalam seri ke empat ini, pokok bahasan yang diberikan adalah:

1. Api Baru dari Surga

2. Kasih Empat Dimensi

3. Yesus di Masa Kini

4. Berani seperti Singa

5. Ya dan Amin

6. Berada di Sisi Pemenang

7. Hidup Kekal

Penulis menjelaskan dalam satu pokok bahasan tentang kata Amin! Apa itu Amin sebenarnya? Amin sebenarnya juga merupakan nama lain dari Allah, pertama di temukan di Yesaya 65:16 (Alkitab terjemahan bahasa Inggris) dimana dikatakan bahwa Allah yang Amin (kebenaran), dan terakhir di Wahyu 3:1, “Amin”. Jadi sebenarnya kata “Amin” bukanlah sekadar sebuah kata mengakhiri doa, atau sejenis basa-basi. “Amin” sesungguhnya tidak pernah menjadi pengakhir doa di Perjanjian Baru, juga kata ini tidak berarti “Dengar! Dengar!” tetapi “Amin” adalah sebuah deklarasi atas sebuah tujuan yang jelas atas apapun yang diucapkan atau doa seorang. Dalam Yesaya 65:16 dikatakan “Sehingga orang yang hendak mendapat berkat di negeri akan memohon berkat demi Allah yang setia [God of Amen], dan orang yang hendak bersumpah di negeri akan bersumpah demi Allah yang setia…” sedangkan didalam kitab Wahyu 3:14 “Inilah firman dari Amin, Saksi yang setia dan benar.”

Allah adalah “Amin”, Ia adalah yang setia dan benar tentang apa yang Ia katakan tentang diriNya. Ia punya nama dan reputasi akan kebaikanNya. Ia punya nama dan reputasi akan kebaikanNya yang tidak pernah berubah. Dalam doanya di 2 Samuel 7:23, Daud berkata bahwa Allah pergi untuk membebaskan umatNya “untuk mendapat nama bagiNya dengan melakukan perbuatan-perbuatan yang besar dan dahsyat…”

Sering kita berdoa , “Tuhan, muliakanlah namaMu yang kudus.” Kita ingin semua orang menghormai dan memuji Dia, tetapi sesungguhnya kita sedang berkata kepada Tuhan untuk mengkonfirmasikan namaNya, buktikanlah siapa diriMu. Didalam Yohanes 17, Yesus berkata , “Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepadaKu untuk melakukanNya.” Ya Allah kita adalah Allah yang Amin, punya karakter yang suportif dan tidak pernah tanggung-tanggung.

-
Roti adalah makanan yang penting bagi tubuh kita. Yesus berkata: “Akulah roti hidup: barang siapa datang kepadaKu, ia tidak akan lapar lagi, dan barang siapa percaya kepadaKu, ia tidak akan haus lagi” Yohanes 6:35. Dia tidak hanya memberikan makanan bagi jiwa, tetapi juga menyerahkan diriNya supaya kita dapat hidup dalam kelimpahan.

Dalam seri pertama buku broken bread ini, kita akan menemukan kekuatan bagi jiwa melalui pengajaran yang bijaksana dan firman Allah dari penginjil yang diurapi Tuhan ini, Reinhard Bonnke.

Pokok bahasan dalam buku ini adalah sebagai berikut :

1. Lipat Dua

2. Tanda-tanda Ajaib dan Mukjizat

3. Operasi Pentakosta

4. Apakah Kebenaran itu?

5. Pengajaran Revolusioner Penyembahan

6. Sesuai dengan Allah

Dalam salah satu pokok bahasan dibuku ini dijelaskan tentang Alkitab dan Roh Kudus. Lukas 14:31 “Atau, raja manakah yang kalau mau pergi berperang melawan raja lain tidak duduk dahulu untuk mempertimbangkan, apakah dengan sepuluh ribu orang ia sanggup menghadapi lawan yang mendatanginya dengan dua puluh ribu orang?” jadi makna yang dapat diambil adalah orang percaya harus tahu apakah sanggup menyerang lawan/setan. Apakah yang dimiliki oleh orang percaya untuk memperjuangkan perjuangan yang baik dengan iman dan hati nurani yang murni, dan juga mengalahkan kekuatan yang tak bertuhan?

Mengapa dinyatakan diatas seperti itu? Sebab banyak orang yang mengaku dirinya Kristen tidak tahu kekuatan apa yang dimiliki sebagai orang Kristen yang sesungguhnya. Mereka berharap dan berdoa namun karena tidak memiliki keteguhan akan kuasa ilahi yang memegang mereka, merasa tidak nyaman dan menganggap bahwa sesuatu dalam hidup merekalah yang menjadi masalah.

Ingatlah yang dituliskan di Efesus 1:18-19 “Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus, dan betapa hebat kuasa-Nya bagi kita yang percaya, sesuai dengan kekuatan kuasa-Nya”

Jadi sesungguhnya ketidak mengertian kita pada keteguhan akan kuasa ilahi dalam hidup orang percayaNya ,dimana kekuatan yang ada pada kita sebagai orang percaya atau Kristen sejati bukanlah berasal dari diri kita sendiri tetapi berasal dariNya yang memberikan kekuatan kepada orang percaya kepadaNya.
-
Dalam seri pertama buku broken bread ini, kita akan menemukan kekuatan bagi jiwa melalui pengajaran yang bijaksana dan firman Allah dari penginjil yang diurapi Tuhan ini, Reinhard Bonnke.

Banyak pembaca sangat diberkati oleh pengajaran yang terfokus,membangkitkan, mengairahkan, mengarahkan dan membangun kehidupan rohaninya. Dalam buku ini beberapa pokok bahasan yang diberikan adalah :

1. Allah Beserta Kita

2. Identitas Yesus yang Sebenarnya

3. Hamba Firman Allah

4. Baptisan dalam Roh Kudus

5. Amanat Agung

6. Apa yang Dilihat Abraham

Dalam salah satu pokok bahasan di buku ini, dijelaskan tentang bibir yang Allah pakai. Allah bertanya kepada Nabi Yesaya “Siapakah yang mau pergi untuk Aku?” tetapi dalam kitab Yesaya ini dijelaskan bagaimana nabi Yesaya tahu betapa najis bibirnya sehingga tak layak untuk melayani Tuhan. Hal yang menentukan dia melangkah akhirnya mematuhi panggilan Tuhan adalah saat dia mengatakan ke Tuhan “Ini aku Tuhan, utuslah aku.”

Saat Tuhan memanggil kita, responilah dengan sikap hati yang benar. Tuhan tak pernah salah dalam bertindak. Tuhan lebih berkenan kepada ketaatan daripada korban itu sudah dinyatakanNya sebab itu saat kita akui kesalahan dan kelemahan kita dan berbalik dari jalan-jalan kita yang salah maka Dia akan sempurnakan kita.

2 korintus 6:1 menyebutkan “teman-teman sekerja”, dengan kata lain, Allah adalah pekerja. Dengan Allah kita bisa menikmati persekutuan. Kita perlu mengetahui rasanya memiliki teman sekerja seperti itu. Tuhan kita adalah yang memulai sesuatu hubungan bahkan Dia rela memberikan nyawaNya untuk tebus kita, sehingga ada pemulihan hubungan kita denganNya. Jika kita menginginkan persekutuan yang sejati denganNya maka kita sebaiknya mengetahui siapa Dia atau hubungan rekanan tersebut akan menjadi tidak nyaman. Sebagai mana rasul Paulus berdoa, “Yang kuhendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitanNya” Filipi 3:10. Tuhan Yesus adalah satu-satunya Juruselamat. Itulah kerinduanNya yang pertama dan terbesar yang Dia mau kita semua lakukan yaitu mengenal Dia dengan benar.

Dalam seri pertama buku broken bread ini, kita akan menemukan kekuatan bagi jiwa melalui pengajaran yang bijaksana dan firman Allah dari penginjil yang diurapi Tuhan ini, Reinhard Bonnke.

Pokok bahasan yang akan didapati dari buku ini adalah:

1. Iman di atas iman

2. Api Tuhan

3. Anak yang Menyukakan Hati

4. Kemuliaan Kristus

5. Visi adalah Wahyu

6. Yesus dan KewajibanNya

7. Iman dan Penginjilan

8. Kebangkitan-Kebenaran tentang Surga

9. Alkitab-Kotak Obat

Dalam salah satu pokok bahasan di buku ini dijelaskan tentang tuntunan Allah yang selalu benar! TuntunanNya selalu benar tidak pernah mendadak, berlambat-lambat, tetapi memiliki tujuan yang jelas. Hari demi hari jika kita melakukan dengan kekuatan sendiri maka kita akhirnya akan berputar-putar,bersusah payah. Yeremia 10:23 mengatakan “Aku tahu, ya Tuhan, bahwa manusia tidak berkuasa untuk menentukan jalannya.” Sebab itu Tuhan Yesus mengatakan kepada kita untuk mengikuti Dia! Mengarakan mata pada perubahan minat, mode, atau cita-cita dalam hidup ini adalah ide yang buruk sekaligus gila. Dalam mengikuti Dia memang diperlukan hati yang sepenuhnya bersandar kepadaNya.

Kedekatan kita denganNya membuat kita peka akan tuntunanNya. Allah akan menuntun kita, langkah demi langkah, selalu positif, melewati sepanjang hari, dan dalam seluruh tindakan kita. Ibrani 12:2 “Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.”

Ya, Tuhan akan menuntun kita ke mata air kehidupan dan kekudusan melalui kalvari.PengorbananNya ini dilakukan karena ketaatan kepada Allah Bapa, yang berdampak kepada pemulihan hubungan kita dengan Allah Bapa,yang membawa pengharapan bagi kita, kehidupan kekal bersamaNya. Mikha 7:18 “Siapakah Allah seperti Engkau yang mengampuni dosa, dan yang memaafkan pelanggaran dari sisa-sisa milik-Nya sendiri; yang tidak bertahan dalam murka-Nya untuk seterusnya, melainkan berkenan kepada kasih setia?” Dia mengajarkan kita untuk meneladaniNya, memiliki karakterNya, dan itu hanya didapati lewat keintiman denganNya. TuntunanNya itulah yang menguatkan setiap kita.

-

selamat menyimak !!!

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, anak perempuan yang sedang bekerja diperantauan, anak perempuan yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, anak perempuan yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya…..akan sering merasa kangen sekali dengan ibunya.

Lalu bagaimana dengan Ayah?

Mungkin karena ibu lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata ayah-lah yang mengingatkan Ibu untuk menelponmu?

Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Ibu-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Ayah bekerja dan dengan wajah lelah Ayah selalu menanyakan pada Ibu tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil…… Ayah biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda. Dan setelah Ayah mengganggapmu bisa, Ayah akan melepaskan roda bantu di sepedamu…

Kemudian Ibu bilang : “Jangan dulu Ayah, jangan dilepas dulu roda bantunya” ,
Ibu takut putri manisnya terjatuh lalu terluka….
Tapi sadarkah kamu?

Bahwa Ayah dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.

Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Ibu menatapmu iba.. Tetapi Ayah akan mengatakan dengan tegas : “Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang”

Tahukah kamu, Ayah melakukan itu karena Ayah tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?

Saat kamu sakit pilek, Ayah yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :
“Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!”.
Berbeda dengan Ibu yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Ayah benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.

Ketika kamu sudah beranjak remaja….
Kamu mulai menuntut pada Ayah untuk dapat izin keluar malam, dan Ayah bersikap tegas dan mengatakan: “Tidak boleh!”.
Tahukah kamu, bahwa Ayah melakukan itu untuk menjagamu?
Karena bagi Ayah, kamu adalah sesuatu yang sangat – sangat luar biasa berharga..

Setelah itu kamu marah pada Ayah, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu…
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Ibu….
Tahukah kamu, bahwa saat itu Ayah memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,
Bahwa Ayah sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?

Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu,

Ayah akan memasang wajah paling cool sedunia…. :’)
Ayah sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..

Sadarkah kamu, kalau hati Ayah merasa cemburu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Ayah melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.

Maka yang dilakukan Ayah adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir…
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut – larut…
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Ayah akan mengeras dan Ayah memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Ayah akan segera datang?

“Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Ayah”
Setelah lulus SMA, Ayah akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Sarjana.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Ayah itu semata – mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti…
Tapi toh Ayah tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Ayah..

Ketika kamu menjadi gadis dewasa…..Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain…
Ayah harus melepasmu di bandara.

Tahukah kamu bahwa badan Ayah terasa kaku untuk memelukmu?
Ayah hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini – itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .
Padahal Ayah ingin sekali menangis seperti Ibu dan memelukmu erat-erat.

Yang Ayah lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata “Jaga dirimu baik-baik ya sayang”.
Ayah melakukan itu semua agar kamu KUAT…kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.
Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Ayah.

Ayah pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.
Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Ayah tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan….

Kata-kata yang keluar dari mulut Ayah adalah : “Tidak….. Tidak bisa!”
Padahal dalam batin Ayah, Ia sangat ingin mengatakan “Iya sayang, nanti Ayah belikan untukmu”.

Tahukah kamu bahwa pada saat itu Ayah merasa gagal membuat anaknya tersenyum?

Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Ayah adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Ayah akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat “putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang”

Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Ayah untuk mengambilmu darinya.
Ayah akan sangat berhati-hati memberikan izin..
Karena Ayah tahu……

Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.

Dan akhirnya….
Saat Ayah melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Ayah pun tersenyum bahagia…..
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Ayah pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?

Ayah menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Ayah berdoa…..
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Ayah berkata:

“Ya Allah, ya Tuhanku …..Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita dewasa yang cantik….
Bahagiakanlah ia bersama suaminya…”

Setelah itu Ayah hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk…
Ayah telah menyelesaikan tugasnya menjagamu …..

Ayah, Bapak, atau Abah kita…Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat…
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis…
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .

Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa “KAMU BISA” dalam segala hal